10 Wisata Air Terjun Tertinggi di Dunia yang Menakjubkan

Ditulis oleh - Diperbaharui 1 Mei 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Jika kamu senang menghabiskan liburanmu dengan berpetualang, air terjun dengan ketinggian yang spektakuler ini mungkin bisa dijadikan satu destinasi wisata yang kamu kunjungi. Lokasinya yang berada di tempat yang tidak biasa mungkin akan memicu rasa penasaranmu.

Kali ini Keluyuran sudah merangkum ulasan beberapa air terjun tertinggi di dunia yang mungkin akan menarik untuk kamu datangi. Penasaran? Simak ulasannya yuk!

1. Air Terjun Angel (Salto Angel) – Venezuela

Air Terjun Angel (Salto Angel) – Venezuela

Air terjun Angel berlokasi di Taman Nasional Cainama di Rio Caroni. Ernesto de Santa Cruz adalah seorang penjelajah yang pertama kali melihat air terjun ini. Tetapi yang memperkenalkan pada dunia adalah seorang pencari emas bernama James Crawford Angel.

Oleh Penduduk setempat air terjun ini dikenal dengan nama Auyan-tepui yang memiliki makna Gunung Setan. Hal itu dikarenakan banyaknya pendaki yang hilang disaat  mencoba menaikinya, dan mereka  tidak pernah kembali.

Air Terjun Angel ini memiliki ketinggian sekitar 927 meter, dengan lebarnya sekitar 150 meter. Saat ini Air Terjun Angel ini menjadi satu objek wisata yang populer di Venezuela. Walaupun perjalanan untuk menuju lokasi cukup sulit, karena keberadaannya di hutan yang cukup terpencil.

2. Air Terjun Tugela – Afrika Selatan

Air Terjun Tugela – Afrika Selatan

Air terjun Tugelu lokasinya berada di Benua Afrika tepatnya berada di Kwa-Zulu Natal Afrika Selatan. Air terjun ini merupakan bagian dari Taman Nasional Royal Natal, tepatnya di Pegunungan Drakensberg di dekat  sumber Sungai Tugela dengan ketinggian 948 meter.

Air terjun Tugela airnya tidak jatuh langsung kebawah, tetapi ada lima tahapan seperti undakan sebelum airnya jatuh ke bawah. Air terjunnya lebih bagus saat kamu melihatnya setelah hujan, karena airnya akan jatuh dengan konsisten tidak seperti pada musim kemarau.

Jika kamu ingin mengunjunginya, kamu bisa mengikuti jalur menuju puncak Mont-Aux-Source dengan jarak 6,4 km, atau kamu juga bisa menyusuri jalur hulu Sungai Tugela melalui Ngarai Tugela jaraknya 7 km. Pilihan lain adalah melalui rangkaian tangga di dinding batunya sampai ke puncak.

3. Air Terjun Tres Hermanas – Peru

Air Terjun Tres Hermanas - Peru

Kamu bisa menemukan air terjun Tres Hermanas di daerah yang terpencil di daerah Ayacucho Peru.  Nama air terjun ini didapat dari bentuk air terjun yang terdiri dari tiga tingkatan. Dua tingkat pertama terlihat sama tingginya, tetapi tingkat ketiga agak sulit terlihat.

Ketinggian dari Air terjun Tres Hermanas ini diperkirakan sekitar 914 meter, dan disekelilingnya terdapat hutan yang rimbun. Lokasi dari Air Terjun Tres Hermanas ini berada di dalam sebuah Taman Nasional Otishi yang di dalamnya juga terdapat jembatan alami terbesar di dunia Pavirontsi.

4. Air Terjun Olo’upena – Hawaii, Amerika Serikat

Air Terjun Olo’upena – Hawaii, Amerika Serikat

Lokasi Air terjun ini berada di Hawaii, tepatnya berada di sebuah Pulau Moloka’i, di sebelah timur laut di daerah yang cukup terpencil. Jika diperkirakan dari peta topografinya diperkirakan ketinggian dari Air terjun Olo’upena sekitar 900 meter, yang airnya jatuh di sepanjang tebing.

Air Terjun ini terlihat tipis seolah terukir pada dinding tebing. Jika kamu ingin melihatnya ada beberapa perusahaan wisata yang menawarkan wisata perahu untuk melihat air terjun ini, kamu juga dapat menyewa helikopter jika memiliki budget lebih.

5. Air Terjun Yumbilla – Peru

Air Terjun Yumbilla – Peru

Air Terjun Yumbilla berlokasi di dekat kota Cuispes yang terletak disebelah utara Peruvian daerah di sekitar Amazon. Pada tahun 2007 air terjun ini mulai dikenal saat peneliti dari Geographical Institute of Peru melakukan pengukuran dengan menggunakan instrumen laser.

Ketinggian dari Air terjun Yumbilla sekitar 896 meter, dengan pemandangan yang menakjubkan yang dapat kamu lihat di saat melihat air terjun membelah hutan-hutan. Air yang jatuh melewati empat tingkatan dan berhenti sejenak sebelum jatuh ke tingkat berikutnya dengan dihiasi pelangi.

Kamu memerlukan pemandu untuk melakukan perjalan menuju air terjun ini. Dari kota Cuispes kamu memerlukan waktu sekitar 1-2 jam untuk sampai ke Air Terjun Yumbilla. Selama perjalan jangan lupa untuk mengamati fauna yang mempesona yang terdapat di dalam hutan.

6. Air Terjun Vinnufossen – Norwegia

Air Terjun Vinnufossen – Norwegia

Air Terjun Vinnufossen terletak di sebelah timur dari Desa Sunndalsøra di kota Sunndal di daerah Møre og Romsdal Norwegia. Air terjun yang berasal dari gletser ini memiliki ketinggian sekitar 860 meter, dan terdapat empat tingkatan sebelum airnya jatuh ke dasar lembah.

Jika kamu berminat untuk mengunjungi Air terjun ini, waktu yang tepat adalah di saat musim panas pada bulan Juni hingga Agustus. Air terjun ini mudah kamu lihat dari jalan 70, dari Sunndalsøra menuju Oppdal, untuk melihat lebih dekat kamu cukup berjalan mengikuti tanda sepanjang sungai.

7. Air Terjun Balaifossen – Norwegia

Air Terjun Balaifossen – Norwegia

Air terjun Balaifossen  yang berada di Norwegia ini terletak Ulvik,di sebelah timur dari Osafjorden. Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 850 meter, sayangnya volume air yang mengalirnya cukup rendah sehingga terkadang airnya seolah tidak mengalir terutama saat diluar bulan Juli.

Diperkirakan air terjun ini akan mengalir dengan deras pada saat salju di atas air terjun tersebut mencair. Jika kamu ingin melihat air terjun ini pastikan kamu memilih waktu yang tepat, sehingga kamu tidak kecewa dengan hanya melihat saluran yang kering.

8. Air Terjun Pu’uka’oku – Hawaii, Amerika Serikat

Air Terjun Pu’uka’oku – Hawaii, Amerika Serikat

Air Terjun Pu’uka’oku terletak pada sebuah tebing yang sangat tinggi yaitu tebing Haloku yang terletak di sebelah timur laut dari Pulau Moloka’i, dengan ketinggian sekitar 840 meter. Tidak jauh dari air terjun ini ke sebelah barat sekitar 500 meter kamu akan melihat air terjun Olo’upena.

Kedua air terjun tertinggi ini letaknya berada pada tebing yang sama. Jika kamu ingin melihat air terjun ini dengan volume air yang sangat besar kamu harus mendatanginya di saat musim hujan, sekitar bulan November sampai dengan bulan Maret, jika di musim panas volume airnya cukup kecil.

9. Air Terjun James Bruce – Canada

Air Terjun James Bruce – Canada

Air Terjun James Bruce termasuk salah satu air terjun tertinggi di Amerika Utara, tepatnya berada Taman Provinsi Pincess Louise Marine. Ketinggian dari air tejun ini diperkirakan 840 meter, dan air yang pengalir di air terjun ini berasal dari salju yang mencair, sehingga kering di saat musim panas.

Kamu tidak akan melihat air deras yang mengalir di air terjun ini, tetapi aliran air yang kecil, tampak seperti pita. Tetapi didekatnya kamu akan menemukan beberapa air terjun yang aksesnya jauh lebih mudah untuk dijangkau.

10. Air Terjun Browne – Selandia Baru

Air Terjun Browne – Selandia Baru

Air Terjun Browne yang terletak di Taman Nasional Fiordland Selandia Baru. Ketinggian dari air terjun ini masih jadi bahan perbincangan apakah berukuran 836 meter atau 619 meter. Hal itu karena air terjun ini lebih terlihat seperti mengalir dibandingkan jatuh bebas seperti yang lain.

Jika kamu ingin mengunjungi air  terjun ini kamu bisa memesan terlebih dahulu agar dapat berpesiar di Doutbful Sound untuk sehari penuh atau hanya semalam. Kamu akan melewati beberapa tempat seperti danau Manapouri atau pembangkit listrik sebelum akhirnya kamu melihat air terjun ini.

Air terjun dengan ketinggian yang luar biasa, memberikan pemandangan yang spektakuler yang memanjakan penglihatan kita. Mungkin kamu tertarik untuk mengunjungi air terjun tertinggi di dunia ini pada musim liburan nanti. Manakah air terjun yang ingin kamu lihat?

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *