10 Alat Musik Unik yang Berasal dari Kalimantan Timur

Ditulis oleh Siti Hasanah - Diperbaharui 1 April 2021

Kalimantan Timur merupakan tempat tinggal dari suku Dayak yang memiliki kebudayaan yang unik. Satu di antaranya adalah dari ragam alat musik yang mereka miliki. Alat musik menjadi bagian dari kehidupan masyarakat yang tidak dapat dipisahkan. Alat musik memiliki fungsi sebagai alat komunikasi  dan juga hiburan.

Alat musik dapat berfungsi sebagai alat komunikasi antar masyarakat, dan juga sebagai alat untuk menghibur diri di saat sepi. Alat musik  Kalimantan Timur juga tak hanya sekedar alat berkomunikasi antar manusia yang masih hidup, tetapi dengan roh para leluhur mereka. Berikut ini adalah beragam alat musik dari Kalimantan Timur yang menarik untuk kamu ikuti.

1. Alat Musik Sampek

Alat Musik Sampek

Sampek merupakan alat musik tradisional petik dari suku Dayak di Kalimantan Timur. Alat musik ini dipanggil dengan nama yang berbeda pada setiap sub suku Dayak. Sampek sendiri merupakan alat musik petik yang umumnya memiliki tiga buah senar, dengan badan yang besar dan juga kecil.

Alat musik sampek memiliki bentuk seperti sebuah perahu tetapi memiliki gagang yang kecil. Bagian depannya rata dan biasa dihiasi dengan ukiran Dayak. Sedangkan pada bagian belakangnya dibuat berongga sehingga akan menghasilkan suara yang nyaring saat dipetik.

Alat musik sampek memiliki peran penting dalam upacara-upacara adat dan keagamaan dalam kehidupan masyarakat Dayak. Saat ini alat musik sampek juga digunakan untuk mengiringi berbagai tarian dan sebagai musik yang menghibur masyarakat dengan lantunannya yang mendayu-dayu.

2. Alat Musik Kadire/ Keledik

Alat Musik Kadire

Kadire merupakan alat musik tiup yang dikenal juga dengan nama keledik. Alat musik kedire ini terbuat dari buah labu yang telah dikeringkan berusia tua sekitar 5-6 bulan. Selain itu juga alat musik ini terbuat dari bilah bambu. Labu yang dikeringkan ini nantinya akan disatukan dengan bilah bambu.

Memainkan alat musik kedire ini tidak hanya ditiup tapi juga di hisap. Nada yang dihasilkan oleh alat musik ini adalah nada pentatonik. Musik yang dihasilkan dari alat musik kadire  biasanya digunakan untuk  mengiringi upacara adat pada suku Dayak, tarian, teater tutur, dan juga nyanyian.

3. Alat Musik  Jatung Utang

Alat Musik Jatung Utang

Alat musik jatung utang merupakan alat musik yang berasal dari suku Dayak Kenyah. Alat musik ini terbuat dari bilah-bilah kayu yang disusun dengan berbagai ukuran. Setiap ukuran tersebut memiliki nadanya masing-masing. Alat musiknya dimainkan dengan cara dipukul oleh dua batang kayu.

Bahan pembuat dari alat musik jatung utang ini biasanya digunakan jenis kayu lempung dan kayu meranti. Alat musik ini juga biasa digunakan untuk mengiringi permainan sampek. Selain itu kini jatung utang juga dapat mengikuti perkembangan zaman dengan mengikuti perkembangan musik modern.

4.  Alat Musik Lutung

Alat Musik Lutung

Lutung atau lutong merupakan alat musik tradisional yang khas dari suku Dayak Kenyah. Alat musik lutung merupakan alat musik yang dipetik yang biasanya dimainkan oleh kaum wanita yang telah berusia lanjut. Alat musik ini biasanya dimainkan oleh dua orang atau lebih pemain.

Alat musik lutung ini terbuat dari kayu adau, tetapi ada juga yang terbuat dari bambu. Alat musik yang terbuat dari bambu biasanya disebut dengan nama lutung bulo.  Untuk 2-4 buah senarnya digunakan senar dari kawat baja, sedangkan zaman dahulu senarnya biasanya dibuat kari serat kayu iman.

Lutung termasuk ke dalam alat musik seperti sitar dan masuk dalam jenis alat musik idiokordofon. Alat musik ini biasanya digunakan pada saat upacara adat untuk mengiringi sebuah tarian. Terkadang alat musik ini dimainkan sendiri untuk menghibur hati yang sedang sepi atau bersedih. 

5. Alat Musik Jatung Adau

Alat Musik Jatung Adau

Jatung adau merupakan alat musik yang dipukul untuk menghasilkan suara. Alat musik ini berasal dari suku Dayak Kenyah, tetapi suku Dayak yang lain pun memilikinya dengan sebutan yang berbeda. Alat musik ini memiliki bentuk seperti kendang hanya saja ukurannya lebih panjang dan ramping. 

Jatung adau memiliki panjang sekitar 250 cm, dengan diameter bagian atas sekitar 45 cm dan bagian bawah sekitar 25 cm saja. Bahan yang digunakan untuk membuat jatung adau tentunya adalah jenis pohon adau, penggunaan kayu adau karena kayu jenis ini terbilang kuat, tidak mudah pecah.

Jatung adau memiliki selaput gendang yang terbuat dari kulit kijang atau juga dari kulit lembu yang diikat dengan menggunakan tali yang terbuat dari bahan rotan. Selain itu alat musik ini biasa digunakan dalam seni tari serta sebagai penanda di saat ada orang terdekat  mengalami sakit keras.

6. Alat Musik Suliikng

Alat Musik Suliikng

Alat musik suliikng merupakan jenis alat musik tiup yang berasal dari Kalimantan Timur. Bentuknya sendiri mirip dengan suling pada umumnya. Alat musiknya terbuat dari bambu dengan beberapa lubang yang akan menghasilkan nada-nada yang berbeda pada setiap lubangnya.

Alat musik suliikng sendiri merupakan alat musik yang terdiri atas empat jenis suling yang memiliki bentuk dan ukuran yang berbeda.  Jenis suling dari Kalimantan Timur ini terdiri atas, serupaai, suliikng dewa, kelalii, , dan tompong. Cara memainkan dari alat musik ini hampir sama dengan suling biasa.

Alat musik suliikng bisa digunakan dalam upacara adat  dan juga dalam ritual keagamaan dari masyarakat Kalimantan Timur. Satu di antaranya adalah suling dewa yang biasa digunakan untuk medium pemanggil roh nenek moyang  agar segera datang dalam upacara penyembuhan. 

7. Alat Musik Ketipung

Alat Musik Ketipung

Ketipung merupakan alat musik yang dimainkan dengan cara ditabuh atau dipukul. Bentuk dari alat musik ketipung sendiri seperti tabung  dengan hanya memiliki satu sisi saja yang digunakan untuk ditabuh. Alat musik ketipung sekilas penampakannya seperti sebuah kendang tetapi lebih kecil.

Ketipung merupakan alat musik yang terbuat dari kayu rengas, sedangkan bagian untuk kulit penabuhnya terbuat dari kulit kambing. Diameter dari ketipung sendiri sekitar 20-40 cm. Alat musik ini biasanya dimainkan bersama dengan alat musik biola, rebana, gabus, dalam sebuah ensambel.

8. Alat Musik Uding Uring

Alat Musik Uding Uring

Alat musik tradisional ini merupakan alat musik yang buat dari kayu yang panjangnya sekitar 20 cm. Alat musik ini memiliki rongga yang diameternya sekitar 2-3 cm. Alat musik yang satu ini dimainkan dengan cara dipukul, dan keberadaannya sendiri sudah cukup jarang kamu lihat lagi.

Alat musik uding uring ini dimainkan dengan cara yang tidak biasa, yaitu dengan meletakan alat musik di mulut. Lalu petik ujungnya dengan menggunakan jari sehingga terdapat getaran yang akan menghasilkan suara. Alat musik ini dapat kamu mainkan sendiri ataupun dalam sebuah ensambel.

9. Alat Musik Genikng

Alat Musik Genikng

Genikng merupakan alat musik pukul dari Kalimantan Timur yang bentuknya hampir mirip dengan gong. Bentuknya mirip dengan gong pada umumnya berbentuk bundar dengan bagian yang menonjol dibagian tengahnya. Di Kalimantan Timur alat musik genikng ini terdiri dari tiga jenis.

Sukatn, lesung, dan pamole merupakan jenis dari alat musik genikng yang dibedakan dari ukurannya. Gong-gong ini diletakan dengan cara digantung pada sebuah rangka kayu. menggunakan Dahulu alat musik genikng ini terbuat dari kayu, dan saat ini genikng  kayu sudah jarang dijumpai.

Alat musik genikng sendiri merupakan alat musik yang juga merupakan media komunikasi pada masyarakat Dayak Rentenuukng. Biasanya alat ini digunakan untuk mengumpulkan masyarakat misalnya saat ada acara gotong royong, alat musik ini akan dibunyikan berulang-ulang.

10. Alat Musik Gambus

Alat Musik Gambus

Gambus merupakan alat musik yang berasal dari Timur Tengah, yang menyebar hingga Ke Kalimantan Timur. Gambus  merupakan alat musik petik yang bentuknya seperti mandolin. Alat ini dibawa oleh orang-orang  melayu  yang beragama Islam yang berdiam di daerah pesisir Kalimantan Timur.

Bahan yang digunakan untuk membuat alat musik gambus biasanya berasal dari kayu nangka. Dawai dari gambus memiliki beragam jumlahnya dari 3-4 buah, sedangkan senarnya berbahan nilon. Gambus juga biasanya mengiringi kesenian tingklingan atau seni pantun yang menyindir dengan musik.

Itulah beberapa jenis alat musik dari Kalimantan Timur, yang menjadi bagian tidak terpisahkan dari kehidupan mereka. Alat musiknya musik Kalimantan Timur ini memiliki alunan nada yang mendayu-dayu. Perkembangan zaman membuat beberapa alat musik mungkin sulit dijumpai lagi.

Sebagian dari alat musik ini juga merupakan khas dari suku Dayak. Alat musik juga merupakan media komunikasi bagi masyarakat Dayak entah itu dengan alam atau juga sang pencipta. Selain dari kepentingan upacara adat, alat musik ini juga biasa digunakan untuk mengiringi tari-tarian.

linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram