Inilah 16 Bioskop di Bandung yang Paling Asyik buat Nonton

Ditulis oleh Syuri

Sudah tahu belum, kalau kata bioskop diambil dari bahasa Belanda, yaitu bioscoop? Ini adalah tempat orang-orang menonton pertunjukan film lewat layar lebar. Sedikit sejarah tentang bioskop Indonesia. Bioskop yang pertama kali ada di negeri ini adalah di Jakarta, lebih tepatnya di Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada tahun 1900.

Lalu, ada juga Talbot, yaitu bioskop keliling! Konsepnya seperti pasar malam keliling yang berpindah dari kota ke kota. Talbot diambil dari nama pengusahanya waktu itu.

Pertama dibuka di Lapangan Gambir (sekarang Monas), bioskopnya berupa bangsal dengan dinding gedek dan atap seng. Ternyata unik sekali awal muda adanya bioskop di Indonesia, ya? Bahkan ada bioskop tanpa atap sehingga disebut misbar karena kalau gerimis, bubaaar!!

Dari dulu hingga kini, banyak sekali orang yang gemar menonton, entah sebagai hobi atau pun iseng saja untuk melepas penat. Makanya, di kota besar seperti Bandung sangat wajar kalau ada banyak bioskop yang bisa dikunjungi. Berikut adalah daftar semua bioskop di Bandung yang sudah Keluyuran kumpulkan untuk Anda. Tahu, tidak, kalau di sini ada 16 Bioskop?

1. CGV 23 Paskal

*

Semenjak dibuka pada April 2017, mall 23 Paskal langsung menyedot banyak pengunjung. Memang, bisa dilihat sendiri kalau mall ini yang paling lengkap dan mewah di Bandung. Salah satu daya tarik mall ini tentu bioskopnya. Di sini ada CGV.

Buat yang belum tahu, CGV adalah rantai bioskop multipleks terbesar asal Korea Selatan. CGV Cinemas dirilis tahun 2006 dan membuka cabang pertamanya di kota Bandung, loh! Nama awalnya adalah Blitzmegaplex dan CGV Blitz, tapi sekarang CGV saja.

CGV memiliki cabang di Cina, Myanmar, Turki, Vietnam, Amerika Serikat dan Indonesia tentunya. Semenjak kehadiran CGV di Indonesia, bioskop lokal kita Cineplex 21 agak kekurangan pamor, nih! Mungkin karena CGV lebih 'futuristik' di mana ada mesin self ticketing, kursi yang lebih nyaman dan bervariasi, serta suasana tempat menunggu yang lebih cozy.

Terus kelebihan CGV adalah adanya film-film dari negara lain selain Amerika dan Inggris, seperti Jepang, Cina, Thailand, India dan tentunya Korea Selatan juga, yang tidak pernah ditayangkan di 21. But, semua kembali lagi ke selera masing-masing, sih.. Toh, 21 juga punya beberapa brand terpisah (seperti IMAX) yang kualitasnya mevvah.

Kembali lagi ke CGV 23 Paskal. Dari segi proyektor dan pilihan kursi, CGV menang telak, bahkan dari XXI (beda dengan 21, ya, XXI kelas satunya sedangkan 21 kelas dua). Cuma, menurut orang-orang harga snack di sini lumayan mahal.

  • Alamat: Waxhaus 23 Paskal Shopping Center, lantai 3. Jalan Pasir Kaliki, Kb. Jeruk, Kec. Andir, 40182
  • Telepon: (022) 20568080
  • Harga Tiket:
    • Regular 2D Senin-Kamis: Rp 40.000, Jumat: Rp 45.000, Sabtu/Minggu/Libur: Rp 55.000
    • Starium 2D Senin-Kamis: Rp 45.000, Jumat: Rp 50.000, Sabtu/Minggu/Libur: Rp 60.000
    • Gold Class Senin-Kamis: Rp 80.000, Jumat: Rp 90.000, Sabtu/Minggu/Libur: Rp 110.000
    • Sweetbox Senin-Kamis: Rp 95.000, Jumat: Rp 105.000, Sabtu/Minggu/Libur: Rp 125.000
    • Velvet 2D (2 tiket = 1 Bed) Senin-Kamis: Rp 150.000, Jumat: Rp 180.000, Sabtu/Minggu/Libur: Rp 250.000
      *1 tiket 3D = 1 tiket 2D + Rp 5.000

2. CGV PVJ

* sumber: design-ace.com

Kalau dari visual dan dari mall sebenarnya lebih keren CGV PVJ daripada yang di 23 Paskal. Tapi, mungkin karena studionya terpisah-pisah ada dua lantai, terus tata letak mall PVJ memang agak memusingkan, lebih banyak orang yang memfavoritkan CGV 23 Paskal. Kalau Anda bagaimana? Sama seperti CGV lainnya, Anda bisa memilih mau nonton di kursi Starium, Velvet dll sesuai dengan budget.


  • Alamat: Paris Van Java Resort Lifestyle Place. Jalan Sukajadi No. 137-139, Cipedes, Kec. Sukajadi, 40162
  • Telepon: (021) 29200100
  • Harga Tiket:
    • Regular 2D. Senin-Kamis: Rp 40.000. Jumat: Rp 45.000. Sabtu/Minggu/Libur: Rp 55.000
    • Velvet 2D (2 tiket = 1 Bed) Senin-Kamis: Rp 150.000. Jumat: Rp 180.000. Sabtu/Minggu/Libur: Rp 250.000
    • 4DX 2D. Senin-Kamis: Rp 60.000. Jumat: Rp 70.000. Sabtu/Minggu/Libur: Rp 80.000
      *1 tiket 3D = 1 tiket 2D + Rp 5.000

3. XXI TSM

Anda suka bingung tidak, sih, dengan 21, XXI? Memang bedanya apa? Jadi begini, Cineplex 21 Group adalah pelopor jaringan bioskop di Indonesia. Ini asli produk lokal, loh. Sudwikatmono bekerjasama dengan Benny Suherman dan Harris Lesmana untuk membuatnya. Cineplex 21 mulai beroperasi menyapa masyarakat Indonesia sejak tanggal 21 Agustus 1987.

Biasanya bioskop ini menayangkan film-film Indonesia dan juga Hollywood saja, tak ada film dari negara lainnya kecuali dari Inggris. FYI, industri perfilman Inggris sebenarnya punya julukan sendiri, yaitu Cinema of the United Kingdom dengan distributor utama Warner Bros (18.2%), Paramount (16.3%) dan 20th Century Fox (12.1%). Tapi, entah kenapa film-film Inggris suka dilabeli sebagai film Hollywood.

Mengikuti kemajuan teknologi dan permintaan pasar, Cineplex 21 Group meng-upgrade produk mereka dan membuat 4 brand terpisah: Cinema 21, Cinema XXI, The Premiere dan IMAX untuk target pasar yang berbeda-beda (urutan kemewahannya sama seperti itu, pertama 21 terakhir IMAX yang paling 'wah').

1 23»
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram