10 Camilan Khas Palangkaraya untuk Disantap Bareng Keluarga

Ditulis oleh - Diperbaharui 11 Oktober 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Kalimantan Tengah dengan ibukotanya Palangkaraya ini tak hanya menyimpan potensi wisata saja tapi juga potensi dari kulinernya. Palangkaraya yang melimpah akan hasil ikannya terlihat juga dari olahan makanan ringannya.

Kalau kamu sedang berlibur ke Palangkaraya, berikut ini adalah ulasan beberapa camilan dari kota Palangkaraya yang musti kamu coba!

1. Keripik Kelakai

Keripik Kelakai

Camilan yang satu ini merupakan camilan renyah yang terbuat dari tanaman khas dari Palangkaraya. Tanaman kelakai merupakan tanaman yang dahulunya digunakan sebagai obat oleh suku Dayak. Tanaman ini dipercaya dapat mengobati diare, darah rendah dan menjaga agar tetap awet muda.

Konon, para nenek moyang dahulu mengonsumsi tanaman ini agar badan selalu sehat dan bugar serta memancarkan kecantikan yang cerah bersinar. Kini tanaman ini diolah menjadi camilan dengan rasa yang gurih dan nikmat. Keripik kelakai merupakan camilan yang sangat digemari masyarakat.

Jika kamu ingin mencoba keripik dari tanaman paku ini, kamu bisa membelinya di toko oleh-oleh. Harga dari keripik ini juga cukup ramah di dompet. Kamu tak perlu mengeluarkan uang yang banyak, dengan uang sekitar 10 ribu rupiah kamu sudah dapat merasakan gurihnya keripik kelakai.

 2. Kue Gagatas

Kue Gagatas

Di pulau Jawa kita mengenal camilan dengan nama gemblong, maka di Palangkaraya ada cemilan yang sejenis dengan nama gagatas. Camilan ini dibuat dengan menggunakan beras ketan sebagai bahan dasarnya. Kamu akan  merasa kenyang saat menyantapnya kue ini karena bahan dasar beras ketan.

Camilan ini dibuat dengan menghaluskan beras ketan dan mencetaknya dengan bentuk bulat yang kemudian dilapisi gula merah. Camilan ini dapat kamu temukan di pasar-pasar tradisional di Palangkaraya. Camilan ini sangat cocok kamu nikmati dengan segelas teh hangat atau juga kopi panas.

3. Wadai Apam

Wadai Apam

Kue yang satu ini merupakan camilan manis yang terbuat dari tepung terigu, santan dan juga gula. Kue ini memiliki tekstur yang lembut saat digigit dan memiliki rasa yang legit. Kue manis ini biasanya juga hadir pada saat perayan-perayaan penting, seperti pernikahan atau dalam upacara sakral.

Wadai apam dapat kamu dapatkan di pasar-pasar tradisional yang menjual penganan kue tradisional. Harga dari kue ini juga cukup terjangkau, tidak akan membuat dompet kamu bolong. Kue dengan cita rasa manis ini dijual dengan harga sekitar 2 ribu rupiah untuk setiap bijinya.

4. Tahu Bakso Ijo

Tahu Bakso Ijo

Camilan tahu bakso ijo merupakan bukan camilan tahu yang berwarna ijo, melainkan nama sebuah warung yang telah lama ada di Palangkaraya dan cukup terkenal. Camilan ini dibuat oleh pendiri dari warung sendiri. Tahu bakso ijo ini pun menjadi camilan yang banyak diminati oleh warga setempat.

Jajanan ini pun  menjadi terkenal dan disukai dari para wisatawan yang datang ke Palangkaraya. Tahu bakso ijo akhirnya sering dijadikan buah tangan oleh orang yang datang berkunjung. Tahu bakso ijo adalah tahu yang bagian dalamnya diberi irisan bakso pada bagian dalam tahunya.

Bakso pada bagian dalam tahu tersebut, memiliki tiga pilihan, diantaranya adalah bakso ikan, ayam dan juga sapi. Kamu bisa menikmati tahu dengan irisan baso ini dari mulai harga 10 ribu rupiah untuk satu kotaknya. Hanya saja untuk rasa bakso daging sapi harganya sedikit lebih mahal.

5. Hintalu Karuang

Hintalu Karuang

Hintalu dalam bahasa asli daerah Palangkaraya berati telur, sedangkan karuang memiliki arti kelelawar. Tetapi camilan ini bukan benar-benar berasal dari telur kelelawar. Camilan manis ini di pulau Jawa biasanya di panggil dengan nama biji salak, yang merupakan camilan dari tepung ketan.

Bentuk dari camilan ini mirip dengan biji salak, dengan bentuknya yang bulat-bulat kecil yang dimasak dengan kuah dari gula merah. Selain dari gula merah biasanya juga ditambahkan santan sehingga rasanya perpaduan manis dan gurih. Camilan ini sangat nikmati jika kamu santap disaat masih hangat.

6. Kenta

Kenta

Makanan ringan yang satu ini merupakan kue yang khas dari Suku Dayak. Makanan ini menggunakan beras sebagai bahan utamanya. Ketan ini disangrai dan ditumbuk dengan lesung kayu hingga menjadi  pipih. Makanan ini biasa dihidangkan dengan parutan kelapa muda, gula merah, dan air kelapa.

Makanan ini memiliki citarasa gurih dan manis perpaduan antara gula merah dan juga kelapa. Makanan ini termasuk makanan yang jarang ditemukan lagi saat ini. Hal itu karena proses membuatannya yang cukup rumit. Makanan ini sangat nikmat jika kamu jadikan camilan di sore hari.

7. Wadai Baceper

Wadai Baceper

Wadai baceper merupakan jenis kue tradisional yang terdapat di Palangkaraya. Cemilan ini mengggunakan tepung beras dan santan sebagai bahan utama pembuatan kuenya. Perpaduan dari kedua bahan itu memberikan citarasa manis dan juga gurih. Sekilas kue ini tampak seperti kue serabi.

Wadai baceper merupakan penaganan yang khas yang biasa hadir di saat Bulan Ramadhan. Kue ini biasa di santap oleh masyarakat untuk berbuka puasa. Kamu akan jarang menemukan kue ini pada hari-hari biasa. Kue ini mudah dalam proses pembuatannya jika tertarik menjadikannya menu berbuka.

8. Keripik Ikan Saluang

Keripik Ikan Saluang

Palangkaraya merupakan daerah yang memiliki banyak kuliner olahan dari ikan. Satu di antaranya adalah olahan dari ikan saluang. Ikan saluang merupakan ikan dengan ukuan yang cukup kecil mirip dengan ikan teri, hanya saja ukurannya agak lebih besar sedikit dari ikan teri.

Ikan ini biasanya diolah dengan cara goreng hingga terasa renyah saat digigit, dan juga memiliki rasa yang gurih. Ikan salung ini bisa kamu nikmati dengan sambal, sehingga rasanya semakin mantap. Camilan ini banyak digemari oleh wisatawan yang berkunjung ke Palangkaraya.

Olahan dari ikan saluang yang renyah seperti keripik ini, dapat kamu jadikan buah tangan dari Palangkaraya. Olahan ikan ini lumayan awet dan tahan lama saat kamu membawanya pulang ke kampung halaman. Kamu dapat dengan mudah menemukan olahan ikan ini di pusat oleh-oleh.

9. Lemang

Lemang

Lemang merupakan makanan yang berbahan dasar beras ketan yang mirip dengan lontong. Hanya saja cara mengolah lemang berbeda dengan mengolah lontong. Lemang diolah dengan cara dibakar dengan menggunakan ruas bambu, sedangkan lontong diolah dengan cara di kukus.

Rasa dari lemang berbeda dengan rasa lontong yang dibungkus daun pisang. Rasa lemang terasa jauh lebih gurih dan nikmat, serta teksturnya pun terasa lembut. Lemang ini bisa kamu nikmati juga dengan aneka ragam lauk pauk, seperti ikan, ayam ataupun daging sapi.

Lemang merupakan makanan yang biasanya hadir di acara-acara istimewa seperti upacara adat. Kuliner ini juga merupakan makanan yang banyak diminati banyak orang. Jika kamu ingin mencobanya, kamu bisa datang ke Palangkaraya untuk menikmati hidangan yang satu ini.

10. Hekeng

Hekeng

Tampilan dari hekeng seperti makanan otak-otak yang sering kamu lihat. Makanan ringan ini merupakan makanan olahan ikan laut yang diolah seperti sosis, hanya saja dalam ukuran yang sangat besar. Hekeng bisanya dimasak dengan cara digoreng, dengan diiris-iris terlebih dahulu.

Jika kamu senang dengan makanan pedas, maka kamu dapat menikmati hekeng dengan tambahan sambal atau juga cabe. Hekeng sendiri biasanya disajikan dengan kuah yang memiliki rasa asam manis. Makanan ringan ini memliki rasa khas dari ikan-ikan laut yang terasa nikmat saat menyentuh lidah.

Limpahan hasil ikan dan juga resep dari nenek moyang yang membuat kamu awet muda dapat kamu temukan di Palangkaraya. Jika kamu sangat suka dengan olahan ikan, kamu tidak boleh melewatkan mencoba camilan-camilannya. Kamu juga akan menemukan camilan yang bagus untuk kecantikan dan juga kesehatan.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *