Mau Wisata Sejarah? Kunjungi 10 Candi di Jawa Tengah Ini

Ditulis oleh Riastri Herliana

Jawa Tengah merupakan provinsi yang dikenal dengan budaya Jawanya. Provinsi Jawa Tengah juga disebut sebagai jantung budaya Jawa. Sebagai provinsi yang sangat melestarikan budaya Jawa, Jawa Tengah memiliki banyak sekali destinasi wisata sejarah. Salah satunya adalah candi.

Jawa Tengah merupakan tempat dimana Kerajaan Mataram berasal. Awal mulanya, Kerajaan Mataram diberi nama Kerajaan Kalingga. Pada tahun 750 – 850 Masehi, Jawa Tengah dikuasai dua pemerintahan dari agama Hindu dan Budha. Maka dari itu, candi di Jawa Tengah bagian utara umumnya merupakan candi Hindu, dan bagian selatan merupakan candi Budha.

Ingin wisata sejarah? Yuk, kunjungi 10 candi di Jawa Tengah yang sudah Keluyuran rangkum untuk kamu. Simak ulasannya berikut ini!

1. Candi Borobudur

Candi Borobudur

Candi Borobudur merupakan Candi Budha terbesar di Indonesia yang masuk ke dalam daftar warisan dunia dan menjadi salah satu keajaiban dunia. Candi Borobudur dibangun sekitar tahun 780 Masehi pada masa pemerintahan Raja Wangsa Sanjaya. Pembangunan candi ini selesai sekitar tahun 830 Masehi.

Candi Borobudur terletak di bukit kecil yang dikelilingi oleh pegunungan Menorek. Diantaranya Gunung Merbabu, Gunung Merapi, Gunung Sindoro, dan Gunung Sumbing. Candi Borobudur sempat terkubur akibat letusan dahsyat Gunung Merapi pada tahun 950 Masehi. Pada tahun 1814 Candi Borobudur ditemukan kembali. Hingga kini, Candi Borobudur selalu ramai dikunjungi untuk wisata budaya serta study tour.

  • Alamat: Jl. Badrawati, Borobudur, Borobudur, Kabupaten Magelang
  • Operasional: 06.00 – 17.00 WIB
  • Tiket Masuk: Rp30.000/orang

2. Candi Plaosan

Candi Plaosan

Candi Plaosan merupakan Candi Buddha yang dibangun pada masa pemerintahan Kerajaan Mataram Hindu, tepatnya pada abad ke-9 Masehi. Candi Plaosan memiliki pahatan yang sangat halus serta rinci seperti pahatan yang ada di Candi Borobudur. Pada tahun 2003, ditemukan prasasti yang terbuat dari lempengan emas di Candi Plaosan.

Kompleks Candi Plaosan terdiri dari dua bagian. Plaosan Lor, dan Plaosan Kidul. Candi Plaosan Lor merupakan kompleks candi yang luas dengan dua pasang arca Dwarapala yang saling berhadapan. Candi Plaosan Kidul terpisah dengan Candi Plaosan Lor. Di sini hanya tersisa beberapa candi perwara.

  • Alamat: Jl. Candi Plaosan, Plaosan Lor, Bugisan, Prambanan, Kabupaten Klaten
  • Operasional: 08.00 – 17.00 WIB
  • Tiket Masuk: Rp5.000/orang

3. Candi Arjuna

Candi Arjuna

Candi Arjuna merupakan salah satu candi yang terletak di dataran tinggi Dieng. Berada di ketinggian 2000 meter di atas permukaan laut, Candi Arjuna merupakan Candi Hindu beraliran Syiwa yang dibangun pada abad ke-8 hingga abad ke-9. Candi ini disebut sebagai candi tertua di Pulau Jawa.

Candi Arjuna terletak di ujung selatan dalam kompleks Candi Dieng. Candi Arjuna memiliki denah berbentuk persegi dengan luas 4 m2. Sekilas Candi Arjuna mirip dengan Candi Gedong Songo yang ada di Kabupaten Semarang. Candi Arjuna memiliki atap berbentuk kubus bersusun dengan hiasan pahatan Kalamakara pada bagian ambang pintu.

  • Alamat: Karangsari, Dieng Kulon, Batur, Kabupaten Banjarnegara
  • Operasional: 24 jam
  • Tiket Masuk: Rp10.000/orang

4. Candi Mendut

Candi Mendut

Candi Mendut merupakan Candi Buddha yang letaknya hanya 3 km dari Candi Borobudur. Candi Mendut dibangun pada tahun 824 masehi oleh Raja Wangsa Syailendra. Candi ini pertama ditemukan pada tahun 1836 namun atap candi tidak ditemukan. Kemudian pada tahun 1897 – 1904, Candi Mendut dilakukan pemugaran.


Candi Mendut memiliki tinggi sekitar 26 meter dengan bentuk dasar persegi empat. Pada bagian dinding kaki candi, terdapat 31 buah panel yang memuat relief cerita. Pada dinding luar terdapat jaladwara yang merupakan saluran untuk membuang air ke selasar. Di sisi barat terdapat tangga untuk menuju selasar, tepat di pintu masuk tubuh candi.

  • Alamat: Jl. Mayor Kusen No. 92, Mendut, Mungkid, Kabupaten Magelang
  • Operasional: 07.00 – 18.00 WIB
  • Tiket Masuk: Rp10.000/orang

5. Candi Sukuh

Candi Sukuh

Candi Sukuh merupakan Candi Hindu yang terletak di sisi barat lereng Gunung Lawu. Candi Sukuh berada di ketinggian 910 meter di atas permukaan laut. Candi ini dibangun pada abad ke-15, dan ditemukan kembali pada tahun 1815. Candi Sukuh dinilai menyimpang dari ketentuan kitab pedoman pembuatan Candi Hindu.

Candi Hindu memiliki ketentuan berdenah dasar bujur sangkat dan tempat paling suci berada di tengah. Candi Sukuh dibangun untuk menangkal atau melepaskan kekuatan buruk dalam kehidupan seseorang. Candi Sukuh memiliki bangunan berbentuk trapezium dengan tinggi 6 meter dan terdapat tangga yang sempit untuk sampai ke atap candi.

  • Alamat: Tambak, Berjo, Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar
  • Operasional: 07.00 – 17.00 WIB
  • Tiket Masuk: Rp7.000/orang

6. Candi Gedong Songo

Candi Gedong Songo

Candi Gedong Songo merupakan semuah kompleks candi yang terletak di puncak Gunung Ungaran, Kabupaten Semarang. Berada di ketinggian, Candi Gedong Songo merupakan Candi Hindu Syiwa yang diduga dibangun untuk keperluan pemujaan, karena pada masa lampau dataran tinggi dianggap sebagai perwujudan dari kahyangan.

1 2»
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram