10 Candi di Magelang, Peninggalan Bersejarah yang Mengagumkan

Ditulis oleh - Diperbaharui 12 November 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Candi merupakan bangunan keagamaan peninggalan peradaban Hindu-Budha yang kerap ditemukan di wilayah yang ada di tanah air. Keberadaan candi di suatu daerah sering kali dikaitkan dengan peninggalan kerajaan yang berkuasa di daerah tersebut pada ratusan tahun silam.

Di Indonesia sendiri terdapat ratusan candi yang tersebar di berbagai wilayah yang ada di tanah air. Salah satunya yang terdapat di Magelang, Provinsi Jawa Tengah. Nah, candi apa saja yang terdapat di daerah yang dijuluki sebagai Kota Sejuta Bunga ini? Yuk, kita simak ulasan yang akan Keluyuran bahas dalam artikel di bawah.

1. Candi Borobudur

Candi Borobudur

Siapa yang tidak kenal dengan Candi Borobudur? Masyarakat tanah air pasti sudah tidak asing dengan salah satu cagar budaya yang berada di Magelang, Provinsi Jawa tengah ini. Candi Borobudur merupakan candi Budha yang dibangun pada abad ke-9 pada masa pemerintahan wangsa Syailendra.

Candi Borobudur menjadi salah satu peninggalan bersejarah yang berhasil masuk ke dalam daftar situs warisan dunia oleh UNESCO. Candi Borobudur sendiri disebut sebagai monumen dan kompleks stupa termegah serta terbesar yang ada di dunia. Hal inilah yang membuat candi ini terkenal tidak hanya di Indonesia tapi juga di mancanegara.

  • Harga tiket : Rp25.000 – Rp75.000
  • Jam operasional : Setiap hari 08.00-16.00 WIB
  • Telepon : 0274496402
  • Alamat : Jl. Badrawati, KW Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah 56553

2. Candi Mendut

Candi Mendut

Salah satu candi yang tidak kalah populer lainnya di Magelang adalah Candi Mendut. Candi ini berada tidak jauh dari lokasi candi Borobudur. Lokasinya sendiri berada di jalan Mayor Kusen Kota Mungkid, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Candi Mendut merupakan  candi Buddha yang didirikan pada masa pemerintahan Raja Indra dari wangsa Syailendra. Meskipun bangunan candinya tidak semegah candi Borobudur, namun keberadaan candi setinggi 24,6 meter ini cukup menarik perhatian masyarakat tanah air.

Selain memiliki banyak relief yang terukir indah pada dinding candi, kisah yang dituangkan dalam ukiran dalam candi tersebut membuat candi Mendut semakin mengagumkan.

  • Harga tiket : Rp12.000-Rp17.000
  • Jam operasional : Setiap hari 07.00-18.00 WIB
  • Telepon : –
  • Alamat : Jl. Mayor kusem, Desa Mendut, Mungkid, Kabupaten Magelang, 56501

3. Candi Umbul

Candi Umbul

Candi Umbul merupakan situ peninggalan selanjutnya yang juga memiliki daya tarik yang cukup mempesona. Candi ini terletak di desa Kartoharjo, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Candi Umbul merupakan kolam pemandian air panas yang telah ada pada masa pemerintahan dari dinasti Syailendra.

Candi Umbul sendiri diambil dari bahasa Jawa, mumbul atau keluar. Nama itu diambil karena kolam tersebut kerap mengeluarkan gelembung-gelembung air dari dasar kolam. Konon, candi Umbul sendiri merupakan tempat pemandian bagi para putra-putri bangsawan di masa lalu.

  • Harga tiket : Rp4500 – Rp7500
  • Jam operasional : Setiap hari 06.00 – 17.30 WIB
  • Telepon : –
  • Alamat : Jalan Candi Umbul, Grabag, Perkebunan, Kartoharjo, Kec. Grabag, Magelang, Jawa Tengah 56196

4. Candi Pawon

Candi Pawon

Candi Pawon adalah salah satu candi Budha yang terletak diantara Candi Borobudur dan Candi Mendut. Pemugaran candi ini dilakukan pada tahun 1903. Meskipun keberadaan candi ini belum bisa identifikasi lebih jauh, namun kehadirannya sendiri menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan yang sedang berkunjung ke Magelang.

Masyarakat yang tinggal di lokasi tersebut kerap menyebut candi ini dengan candi Bajranalan. Candi Pawon sendiri menjadi salah satu situs budaya yang wajib untuk dijaga kelestariannya.

  • Harga tiket : Rp10.000 – Rp20.000
  • Jam operasional : Setiap hari 09.00 – 17.30 WIB
  • Telepon : –
  • Alamat : jl. Brojonalan, Dusun 1, Wanurejo, Borobudur, Magelang, Jateng, ,Indonesia,56553

5. Candi Pendem

Candi Pendem

Candi Pendem adalah salah satu candi dari peradaban Hindu yang dibangun pada abad ke-9 di masa pemerintahan Mataram Kuno, di bawah kepemimpinan Maharaja Rakai Jatiwangi Dyah Lokapala. Candi Pendem berlokasi tidak jauh dari berdirinya candi Asu dan Lumbung. Ketiga candi ini berada di Dusun Sengi, Kabupaten Magelang, Kecamatan Dukun, Jawa Tengah.

Masyarakat sendiri mengenal ketiga candi ini dengan Candi Sengit. Meskipun lokasi candi tidak mudah untuk dijangkau  oleh pengunjung, namun antusias masyarakat untuk melihat salah satu situs peninggalan bersejarah ini memang cukup besar. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya para pengunjung yang sengaja ke tempat tersebut setiap harinya.

  • Harga tiket : Rp3000
  • Jam operasional : Setiap hari 24 Jam
  • Telepon : –
  • Alamat : Desa Candi, Sengi, Dukun, Magelang, Jawa Tengah 56482

6. Candi Ngawen

Candi Ngawen

Candi Ngawen adalah candi bercorak Budha peninggalan kerajaan Mataram kuno yang dibangun pada masa pemerintahan wangsa Syailendra pada abad ke-8. Candi ini berada di desa Ngawen, kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah.

Menurut pakar sejarah yang meneliti keberadaan candi tersebut. Candi Ngawen diperkirakan merupakan tempat peribadatan yang disebutkan dalam prasasti Karang Tengah. Meski demikian, belum ada informasi lain mengenai candi yang memiliki beberapa relief menarik yang dipahatkan pada bagian samping bangunan candi.

  • Harga tiket : Rp3000
  • Jam operasional : Setiap hari 07.00 – 17.00 WIB
  • Alamat : Ngawen, Muntilan, Magelang, Jawa Tengah 56415

7. Candi Selogriyo

Candi Selogriyo

Candi lainnya yang juga wajib untuk dikunjungi di Magelang adalah candi Selogriyo. Candi ini adalah candi Hindu yang dibangun pada abad ke-9, yaitu pada masa pemerintahan kerajaan Mataram Kuno. Candinya sendiri berada di Desa Candisari, Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang.

Candi Selogriyo memiliki bentuk yang unik dan berbeda dengan candi lainnya. Pada bagian puncak candi berbentuk buah keben atau yang sering disebut dengan Amalaka. Meski sempat tertimbun longsor pada tahun 1998, namun beruntung candi ini masih bisa direkonstruksi pada tahun 2005 silam.

  • Harga tiket : Rp5000
  • Jam operasional : Setiap Hari 08.00 – 16.00 WIB
  • Alamat : Hutan, Windusari, Magelang, Jawa Tengah 56152

8. Candi Lumbung

Candi Lumbung

Candi Lumbung adalah candi Budha yang berada di Dusun Tlatar, Desa Krogowanan, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang. Candi ini memiliki 17 bangunan yang terdiri dari satu candi utama yang dikelilingi oleh 16 candi kecil.

Candi Lumbung diketahui masih berada dalam satu komplek dengan situs cagar budaya candi Prambanan. Keberadaan Candi Lumbung sendiri menjadi salah satu situ peninggalan bersejarah yang cukup menarik meski informasi tentang candi ini masih belum bisa dipastikan.

  • Harga tiket : Rp12.500 – Rp30.000
  • Jam operasional : Setiap Hari 08.00 – 17.15 WIB
  • Telepon : –
  • Alamat : Jl. Blabak – Boyolali Tlatar, Krogowanan, Sawangan, Magelang, Jawa Tengah 56481

9. Candi Asu

Candi Asu

Candi Asu merupakan candi Hindu yang berada di Desa  Sengi, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah. Candi ini pertama kali ditemukan di lereng Gunung Merapi di dekat Sungai Pabelan dan Telingsing. Candi ini diperkirakan berdiri pada masa pemerintahan Prabu Hayuwangi Darmalih Salingsinga atau Rakai Hayuwangi pada abad ke-8.

Candi ini sendiri memiliki satu mitos yang cukup unik. Salah satunya adalah larangan untuk membawa balsem atau minyak gosok ke area candi. Konon, orang yang melanggar akan merasakan panas karena minyak dan obat gosok yang dibawa. Nah, kira-kira apakah kamu percaya dengan mitos tersebut? Tulis komentar di bawah, ya!

  • Harga tiket : Rp3000
  • Jam operasional : Setiap hari 08.00 – 17.00 WIB
  • Telepon : –
  • Alamat : Candi Pos, Sengi, Dukuh, Sengi, Dukun, Magelang, Jawa Tengah 56482

10. Candi Losari

Candi Losari

Candi berikutnya yang ada di Magelang adalah candi Losari. Candi ini berada di Dusun Losari, Desa Salam, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang. Candi ini pertama kali ditemukan di sebuah perkebunan salak oleh pemilik kebun.

Candi Losari sendiri diperkirakan dibangun pada periode waktu yang sama dengan candi Borobudur, yaitu sekitar abad ke-9. Candi Losari terdiri dari empat buah candi yang masing-masing berukuran sekitar 2×2 meter. Para ahli sendiri belum bisa memastikan lebih dalam mengenai candi yang duga dibangun pada masa pemerintahan wangsa Syailendra tersebut.

  • Harga tiket : Rp3000
  • Jam operasional : setiap hari 08.00- 17.00 WIB
  • Telepon : –
  • Alamat : Jl. Losari, Losari, Salam, Kec. Salam, Magelang, Jawa Tengah 56484

Nah, itulah 10 Candi di Magelang, peninggalan bersejarah yang mengagumkan. Keberadaan candi-candi tersebut memang menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan. Semoga informasi yang telah kami bahas di atas bisa menjadi referensi tempat liburan menarik di daerah Magelang.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *