Keluyuran / Tips Wisata Jepang / Panduan Cara Naik Berbagai Macam Kereta di Jepang

Panduan Cara Naik Berbagai Macam Kereta di Jepang

Ditulis oleh - Diperbaharui 8 Juni 2019

Sudah siap untuk liburan ke Jepang? Bagi kamu yang baru pertama kali berpelesir di negeri sakura, kamu wajib mengenal moda transportasi yang tersedia di Jepang, nih! Beberapa waktu lalu, Keluyuran telah berbagi informasi dalam artikel jenis transportasi di Jepang. Namun, kali ini kami akan memberikan lebih detail panduan untuk naik kereta di Jepang.

Kereta adalah transportasi favorit bagi masyarakat maupun wisatawan di Jepang. Bagi sebagian besar masyarakat Jepang yang sangat menghargai waktu, tentu saja mereka membutuhkan transportasi yang cepat agar dapat sampai tujuan tepat waktu.

Nah, bagi kamu yang menjadi wisatawan di Jepang, kamu harus coba beberapa kereta-kereta di Jepang, ya! Sebelum masuk ke panduan cara naik keretanya, Keluyuran akan memperkenalkan beberapa jenis kereta yang tersedia di negara tersebut.

Jenis-jenis Kereta di Jepang

1. Futsu (普通) – Kereta Biasa

Futsu Kereta Biasa

* sumber: kiminodensha.blogspot.com

Mau bepergian dengan rute-rute dekat? Futsu adalah jenis kereta yang paling cocok untukmu. Pasalnya, kereta ini selalu berhenti di setiap stasiun yang dilewatinya. Akan tetapi, futsu hanya disarankan bagi orang yang sedang tidak terburu-buru. Bukan karena laju keretanya yang lambat, tapi karena kereta ini berhenti di setiap stasiun, meskipun biasanya futsu hanya berhenti selama 1 menit saja di setiap stasiun.

Futsu terdiri dari 8-10 gerbong. Kereta ini juga bisa dijumpai di wilayah pedesaan dan biasanya hanya menyediakan 2-3 gerbong saja. Kebanyakan kereta futsu melintasi rel yang berada di atas permukaan tanah. Ada juga futsu yang melewati jalur bawah tanah alias subway.

2. Kyuukou (急行) – Kereta Express

Kyuukou Kereta Express

* sumber: captainsrun2019.com

Kyuukou juga merupakan jenis kereta lokal seperti futsu. Yang membedakan hanyalah kyuukou tidak berhenti di setiap stasiun, melainkan hanya di stasiun-stasiun yang ramai. Jadi, boleh dibilang bahwa kyuukou ini sedikit lebih cepat dibanding futsu.

Gerbong yang dimiliki kyuukou bisa mencapai 12-15 gerbong. Harga tiketnya juga hampir sama dengan futsu. Kalau kamu ingin bepergian jarak dekat secara lebih cepat, kamu bisa mempertimbangkan untuk naik kyuukou.

3. Kaisoku(快速) – Kereta Rapid

Kaisoku(快速) – Kereta Rapid

* sumber: jprail.com

Memiliki tiket yang sama dengan kereta lokal (futsu dan kyuukou), kaisoku disebut sebagai kereta yang lebih cepat dibanding dua jenis kereta lokal tersebut. Pasalnya, kaisoku tidak berhenti di setiap stasiun yang dilewatinya. Kereta ini hanya berhenti di sejumlah stasiun yang terbilang kecil saja.

4. Tokkyu (特急) – Kereta Limited Express

Tokkyu Kereta Limited Express

* sumber: www.jnto.go.jp

Meskipun tokkyu tidak secepat shinkansen, tetapi kereta lebih cepat jika dibandingkan dengan kereta lokal. Tokkyu juga bisa menjadi solusi bagi kamu yang ingin bepergian jauh tapi tidak ingin merogoh kocek terlalu besar untuk membeli tiket kereta shinkansen.

Tokkyu adalah kereta yang berhenti di stasiun-stasiun besar (utama) saja. Rutenya pun hampir sama dengan shinkansen. Jadi, kamu bisa memilih kereta ini jika ingin bepergian luar kota kala berada di Jepang.

5. Shinkansen (新幹線) – Kereta Super Express

Shinkansen Kereta Super Express

* sumber: en.wikipedia.org

Yang satu ini adalah jenis kereta yang paling populer di Jepang. Ya, shinkansen merupakan kereta tercepat untuk rute-rute jarak jauh. Meskipun demikian, tidak semua stasiun bakal dilewati oleh shinkansen.

Kamu bisa mencermati stasiun yang pasti dilewati oleh kereta ini dengan mencermati nama stasiunnya. Beberapa stasiun yang dilalui shinkansen akan ditambahkan kata “shin” di depannya untuk membedakannya dengan stasiun lain dengan nama yang serupa, seperti Shin-Aomori, Shin-Osaka, Shin-Asahikawa, dll.

Shinkansen sendiri merupakan kereta yang berada di bawah naungan Japan Railway. Jadi, kamu bisa menggunakan kartu Japan Rail Pass untuk naik shinkansen.

Cara Naik Kereta Lokal

Kereta lokal alias kereta biasa adalah kereta yang bisa dinaiki dengan tiket biasa, sebagai contoh adalah futsu. Rute kereta api lokal umumnya tidak terlalu jauh. Nah, berikut adalah beberapa metode pembelian tiket untuk bisa naik kereta api lokal.

1. Tiket Biasa

Cara Naik Kereta Lokal

* sumber: www.j-journeys.com

Kalau tidak ingin repot membeli kartu-kartu untuk naik kereta di Jepang, kamu bisa membeli tiket sekali jalan di stasiunnya. Berikut adalah langkah-langkah pembelian tiket kereta biasa:

  • Tentukan dulu tujuanmu sebelum membeli tiket kereta api lokal. Sejatinya, kereta api lokal seperti futsu akan berhenti di setiap stasiun yang dilewatinya.
  • Beli tiket sesuai tujuan pada vending machine yang tersedia di stasiun. Kamu bisa menggunakan uang kertas atau koin untuk membeli tiket di mesin ini.
  • Masukkan tiket yang sudah dibeli pada gate masuk, lalu tunggu kereta di jalur yang telah disediakan.
  • Setelah naik kereta, simak baik-baik pemberitahuan yang ada di papan digital atau pemberitahuan suara mengenai stasiun pemberhentian. Turunlah di stasiun yang memang kamu tuju.
  • Keluar stasiun melalui gate keluar dengan cara masukkan tiket pada gate keluar tersebut.

2. IC Card

IC Card

* sumber: japon-magazine.com

Selain tiket biasa, ada juga IC Card (seperti Pasmo atau Suica), sejenis e-money card yang biasa kita pakai untuk melalui gerbang tol atau naik LRT dan MRT di Jakarta. Namun, setiap IC Card memiliki biaya administrasi yang berbeda-beda. Agar lebih jelas, simak langkah-langkah naik kereta lokal di Jepang dengan memakai IC Card:

  • Seperti biasa, tentukan dulu rute tujuan agar kamu bisa mengetahui harga tiketnya.
  • Beli IC Card di vending machine yang tersedia di stasiun. Kamu juga bisa melakukan top up untuk mengisi saldo IC Card-mu itu.
  • Tap IC Card-mu di gate masuk, lalu tunggu di jalur yang telah disediakan.
  • Naik kereta sampai ke tujuan dan perhatikan pemberitahuan stasiun perhentian kereta agar tidak kesasar.
  • Tap kembali kartumu ke gate keluar untuk mengakhiri perjalanan dengan kereta.

3. JR Pass

Bukti Pembelian JR Pass

* sumber: www.japantrips.co

Kalau kartu yang satu ini agak mahal dan terkesan eksklusif karena hanya bisa dipakai pada kereta yang dioperasikan oleh Japan Railway. Harganya sekitar 3,5 juta rupiah untuk masa berlaku 7 hari. Simak panduan naik kereta lokal dengan JR Pass berikut ini:

  • Dapatkan JR Pass saat kamu masih berada di Indonesia. Kamu juga bisa membeli kartu ini di sejumlah bandara yang ada di Jepang.
  • Tentukan tujuan dan kereta lokal yang memang dioperasikan oleh JR.
  • Tunjukkan JR Pass yang kamu bawa ke petugas yang menjaga gate
  • Naik kereta dan turun di stasiun yang kamu tuju.
  • Pada saat melalui gate keluar, kamu harus kembali menunjukkan JR Pass ke petugas penjaga gate.

Cara Naik Shinkansen

Cara Naik Shinkansen

* sumber: www.insidekyoto.com

Jika kamu ingin naik shinkansen, maka tiketnya bisa dibeli di stasiun yang dilewati shinkansen, lho. Tiketnya bisa didapatkan gratis jika memiliki JR Pass. Namun. kalau kamu hanya ingin mencoba naik shinkansen sekali saja, tentu saja sangat rugi jika kamu membeli JR Pass. Berikut adalah cara naik shinkansen dengan tiket:

  • Cek dulu jadwal keberangkatan shinkansen. Kamu bisa mengeceknya di sini.
  • Beli tiketnya di stasiun atau situs online. Jenis tiket ditentukan sesuai dengan kursinya. Pasalnya, harga tiket shinkansen berbeda sesuai jenis kursinya.
  • Masukkan tiket yang sudah dibeli ke gate masuk seperti ketika naik kereta biasa.
  • Silakan naik kereta dan turun di stasiun tujuan.
  • Masukkan kembali tiketmu pada gate keluar.

Untuk keterangan lebih lanjut, simak penjelasan mengenai jenis kursinya.

  • Reserved merupakan kursi pesanan di mana kamu tidak perlu takut kehabisan kursi atau berpencar dengan temanmu meskipun harganya lebih mahal 300 yen dari pada tiket biasa;
  • Non-reserved merupakan kursi bebas yang harganya lebih murah dan disarankan bagi kamu yang ingin naik shinkansen bukan di jam sibuk, tetapi ada risiko kehabisan seat dan harus berdiri;
  • Green Seat merupakan kursi dengan layanan first class yang tentunya lebih nyaman.

Nah, naik kereta apapun di Jepang ternyata caranya semudah ini kok! Kamu nggak perlu menyewa tour guide karena lebih eknomis dan asyik jika kamu bisa berjalan-jalan sendiri. Kalau ada panduan lain mengenai cara naik kereta di Jepang, silakan share di kolom komentar, ya!

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan komentar