Keluyuran / Tips Liburan / 9 Cara Packing yang Benar dan Simpel Menggunakan Ransel

9 Cara Packing yang Benar dan Simpel Menggunakan Ransel

Ditulis oleh - Diperbaharui 24 Oktober 2019

Kegiatan outdoor dapat menjadi solusi untuk kamu yang ingin menghilangkan penat dari kesibukan sehari-hari. Traveling dengan gaya backpacker pun bisa kamu coba untuk mendapat pengalaman baru. Backpacker identik dengan melakukan perjalanan dengan membawa ransel besar, menggunakan transportasi umum, dan perjalanan yang low budget.

Jalan-jalan menggunakan ransel membutuhkan kekuatan pundak untuk membawa beban dalam ransel. Bagi kamu yang suka jalan-jalan dengan gaya backpacker, atau ingin mencoba backpacker-an, Keluyuran akan memberikan informasi cara packing barang bawaanmu dengan benar menggunakan ransel agar tidak overload dan tetap nyaman digunakan dalam waktu lama.

9 Cara Packing Barang di Ransel

1. Catat Barang Bawaan

Catat Barang Bawaan

* sumber: enaknyakemana.com

Sebelum melakukan perjalanan, kamu disarankan untuk membuat data barang apa saja yang diperlukan untuk menemani perjalananmu. Ini diperlukan untuk meminimalisir membawa barang yang tidak diperlukan. Dengan mencatat barang yang akan dibawa, kamu juga bisa menghindari adanya barang yang tertinggal.

Barang-barang yang sekiranya sudah selesai dipersiapkan, bisa kamu checklist pada catatanmu. Sebelum memasukkan barang ke dalam tas, pastikan kamu menaruh semua barang pada bidang kosong untuk memudahkan kamu dalam mencatat barang yang sudah siap untuk di packing.

2. Bawa Baju Sesuai Kebutuhan

Bawa Baju Sesuai Kebutuhan

* sumber: www.roadaffair.com

Ketika melakukan perjalanan, penting bagi kamu untuk membawa pakaian seperlunya. Selain menghindari overload ketika packing, juga untuk meminimalisir pakaian yang sekiranya tidak akan digunakan selama perjalanan. Membawa pakaian lebih dari waktu perjalanan hanya akan memberatkan bawaanmu saja.

Hitung baju yang akan digunakan dan sesuaikan dengan waktu perjalanan kamu. Jika kamu melakukan perjalanan 5 hari, baju yang kamu perlukan hanya 4 stel dan satu pasang baju tidur. Jika ingin lebih hemat bawaan, kamu bisa membawa 1 celana dan 4 baju yang digunakan untuk berwisata.

Jika melakukan perjalanan lebih dari 7 hari, kamu tidak perlu membawa baju sejumlah hari perjalanan. Cukup membawa 5 stel baju saja, kemudian sempatkan untuk mencuci baju di tempat tujuan ketika sedang beristirahat di penginapan. Dengan begitu, kamu tetap bisa menghemat barang bawaan meski melakukan perjalanan panjang.

3. Persiapkan Travel Pouch

Persiapkan Travel Pouch

* sumber: shop.mochithings.com

Travel pouch dibutuhkan untuk menyimpan barang-barang penting, seperti toileteries, alat make-up untuk perempuan, charger ponsel/laptop, dan obat-obatan agar lebih tertata dan tidak berpencar ketika dimasukkan ke dalam ransel. Selain itu, kamu bisa membawa travel pouch atau totebag untuk menyimpan baju-baju bekas pakai.

Simpan travel pouch di tempat yang mudah dijangkau untuk menjaga agar barang bawaan kamu tidak berantakan ketika mengambil salah satu travel pouch yang kamu butuhkan. Dengan menggunakan travel pouch, kamu akan lebih memudahkan ketika packing.

4. Sesuaikan Barang Bawaan dengan Kondisi Cuaca

* sumber: snapguide.com

Pentingnya membuat catatan pada poin 1, berpengaruh pada poin ini. Kamu perlu mengetahui cuaca apa yang sedang terjadi di tempat yang akan kamu tuju. Terutama jika kamu melakukan perjalanan ke luar negeri dengan cuaca dan iklim yang berbeda seperti di Indonesia. Hal ini penting untuk menghindari ‘salah kostum’ atau membawa barang yang tidak diperlukan selama perjalanan.

Jika kamu backpacker ke dalam negeri, kamu tetap perlu menyesuaikan dengan cuaca yang sedang terjadi. Apabila backpacker saat musim hujan, jangan lupa membawa raincoat dan rain cover untuk ranselmu. Selain itu, penting bagi kamu membawa baju yang memiliki kekuatan quick dry agar kamu tidak perlu membawa baju basah di dalam ransel.

Jika melakukan perjalanan ketika musim panas/kemarau, kamu tetap perlu membawa baju quick dry. Selain itu, bawa baju yang tipis dan menyerap keringat. Apabila kamu ingin lebih simple, hindari membawa banyak sepatu yang akan memberatkan ranselmu. Cukup membawa sandal gunung yang cocok untuk digunakan di segala medan dan cuaca.

5. Gulung Pakaian Agar Lebih Praktis

Gulung Pakaian Agar Lebih Praktis

* sumber: www.arumsilviani.com

Melipat pakaian yang akan kamu bawa justru lebih memakan tempat dibandingkan dengan kamu menggulungnya. Jika kamu backpacker pasti sudah tidak asing dengan cara packing seperti ini. Kamu hanya perlu menggulung pakaian yang akan kamu bawa, sehingga lebih menghemat ruang untuk membawa perlengkapan lainnya.

Selain itu, menggulung pakaian juga akan meminimalisir baju kamu menjadi kusut. Kamu bisa menggulung baju satu persatu atau menggulung satu stel. Jika kamu menggulung satu stel, akan lebih mudah ketika kamu mengambil baju yang akan kamu gunakan.

6. Gunakan Metode Bundling

Gunakan Metode Bundling

* sumber: www.hipwee.com

Selain menggulung baju, kamu juga bisa gunakan metode bundling dengan cara membungkus sebuah objek di bagian pusat pakaianmu dengan erat. Kamu perlu meletakkan pakaian-pakaianmu dan dibentangkan dari kiri-kanan dan atas-bawah secara berselang-seling hingga terdapat satu lipatan baju yang erat dan tanpa celah.

Metode bundling akan lebih menghemat tempat dan praktis ketika dibawa. Namun kekurangannya adalah, jika kamu butuh satu baju dalam keadaan darurat, kamu perlu membongkar baju yang sudah di bundling dan perlu mem-bundling kembali. Sehingga lebih repot jika dalam kondisi darurat.

7. Susun Pakaian dan Barang

Susun Pakaian dan Barang (2)

* sumber: www.sportsmanswarehouse.co.za

Jika kamu membawa sepatu gunung atau sleeping bag, simpan barang tersebut di paling bawah, untuk menjadi tumpuan atau fondasi ranselmu. Selanjutnya, kamu bisa susun pakaianmu. Jika memungkinkan, urutkan pakaian sesuai dengan waktu penggunaannya.

Misalnya, kamu hendak melakukan perjalanan panjang dan memungkinkan untuk mandi di perjalanan, maka letakkan baju ganti di tempat paling atas atau paling mudah dijangkau. Begitupun dengan dalaman yang akan kamu gunakan. Bisa juga dengan cara menggulung pakaianmu beserta pakaian dalam satu stel, sehingga lebih mudah untuk diambil.

Baju hangat, seperti jaket, simpan di paling atas dan paling mudah diambil agar memudahkan kamu mengambil jaket dalam keadaan darurat. Baju ganti dan jaket adalah barang penting yang kemungkinan besar akan kamu butuhkan ketika dalam perjalanan panjang.

8. Selipkan Barang Kecil

Selipkan Barang Kecil

* sumber: www.devpolicy.org

Jika kamu traveling ke tempat dengan udara dingin, kamu pasti membutuhkan kaus kaki dan sarung tangan untuk menghangatkan kaki dan tanganmu. Simpan barang kecil, seperti kaus kaki dan sarung tangan, di tempat yang mudah dijangkau. Jika kamu menggunakan ransel carrier maka kamu bisa menyimpan barang tersebut di saku ranselmu.

Selain bertujuan agar lebih mudah diambil, menyelipkan barang kecil juga diperlukan untuk memanfaatkan ruang kosong pada ransel dan tidak menumpuk barang bawaan pada ruang utama ransel, sehingga lebih praktis dan hemat tempat.

9. Sisakan Ruang Kosong di Ranselmu

Sisakan Ruang Kosong di Ranselmu

* sumber: www.radionz.co.nz

Sebisa mungkin saat berangkat, kamu menyisakan ruang kosong pada ransel. Terlebih jika kamu senang berbelanja dan memiliki banyak titipan oleh-oleh. Ruang kosong pada ransel bisa kamu gunakan untuk menyimpan oleh-oleh atau barang milik pribadi yang kamu beli di tempat wisata.

Kamu pun perlu sedia totebag atau tas belanja dari bahan kain yang mudah dilipat di dalam ransel. Jadi, jika ruang kosong pada ransel sudah terisi penuh, kamu tetap bisa membawa oleh-oleh dalam tottebag yang sudah kamu bawa sebelumnya. Hemat plastik, dan kamu tetap bisa mencintai lingkungan ketika melakukan perjalanan.

Itulah tadi 9 tips packing yang benar untuk para backpacker. Nah, apakah kini kamu sudah siap backpacker? Atau masih bingung dengan barang yang wajib dibawa saat jalan-jalan? Jangan bingung, kami punya daftar 10 Barang Wajib Dibawa untuk Para Traveller ini.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Baca Juga

Artikel Terkait

Tinggalkan komentar