Keluyuran / Kuliner Bandung / Nongkrong Bareng Keluarga di Dago Bakery Punclut & Nara Park

Nongkrong Bareng Keluarga di Dago Bakery Punclut & Nara Park

Ditulis oleh - Diperbaharui 18 April 2019

Bandung dari dulu terkenal sebagai gudangnya kuliner. Berbagai macam makanan tersedia untuk memanjakan para pengunjung. Tak hanya makanan, Bandung pun terkenal memiliki tempat-tempat wisata yang kreatif.  Umumnya tempat wisata tersebut berupa kafe atau restoran yang mengusung tema yang unik, cocok bagi para penyuka fotografi atau selfie.

Beberapa kafe yang mengusung tema unik adalah One Eighty Coffee di daerah Dago. Pengunjung yang datang bisa ngopi di tengah kolam . Ada juga kafe bagi penyuka Doraemon di D’Moners Home, atau kafe dengan gaya ala-ala Santorini di Goldstar 360, dan masih banyak tempat-tempat nongkrong asyik lainnya di Kota Bandung.

Tempat yang akan dibahas kali ini pun tak kalah menarik dari tempat-tempat yang sudah disebutkan tadi. Ada dua tempat yang menarik yang bisa menjadi referensi bagi para pengunjung yang akan datang ke Kota Bandung. Tempat apa sajakah itu? Penasaran? Ikuti perjalanan Tim Keluyuran, ya.

Hogwarts ala Punclut

Hogwarts ala Punclut

Siapa sih yang tak kenal Harry Potter, tokoh fiksi buatan J.K. Rowling penulis buku terkenal dari Inggris? Banyak orang sudah membaca dan menonton filmnya. Setelah itu, bermunculan tempat-tempat yang bertemakan Harry Potter, seperti Harry Potter Universal Studio yang ada di beberapa negara, di antaranya Amerika Serikat, Inggris dan Jepang.

Nah, di Bandung juga muncul tempat dengan ala-ala Harry Potter, atau terinspirasi dari bangunan-bangunan yang ada di Eropa. Tempat ini tengah ramai dibicarakan oleh warganet di Indonesia dan di Korea Selatan. Ya, Korea Selatan, negara pengekspor K-Pop dan Drakor itu dihebohkan dengan kemunculan kafe ini.

Bagi yang mengikuti berita, pasti tak akan kaget dengan fakta tadi. Alasan mengapa kafe itu dibahas oleh orang Korea karena kafe tersebut muncul di salah satu variety show Korea bernama “Battle Trip” yang ditayangkan di stasiun televisi KBS. Dua orang host dikirim ke Bandung untuk berlibur dan tentunya melaporkan tempat-tempat yang dikunjungi mereka kepada penonton.

Hogwarts ala Punclut 2

Kedua host itu, selain mengunjungi beberapa tempat nongkrong terkenal di Bandung, juga mencicipi beberapa kuliner kota khas kota Bandung, seperti pisang goreng, sate kelinci, dan tentunya kopi. Saking menariknya, beberapa host lain sampai ingin tinggal di Bandung. Di akhir acara, kota Bandung berhasil mengalahkan kota Sakhalin, Rusia.

Penasaran apa nama kafe yang muncul di Battle Trip? Dago Bakery Punclut, itu nama salah satu tempat yang dikunjungi oleh Lee Suji dan Song Daeun. Mereka mengunjungi Dago Bakery di akhir acara. Karena mereka datang menjelang malam hari, tempat jadi tak terlihat jelas. Sekilas muncul payung-payung yang bergelantungan di atas seutas tali. Ada juga bangunan seperti kastil.

Karena rasa penasaran itu, akhirnya, aku dan teman-teman berkunjung ke Dago Bakery Punclut di hari Sabtu. Bagi kamu yang sudah biasa mengunjungi Punclut pasti tak akan susah mencari tempat ini. Pernah ke Lereng Anteng? Dago Bakery letaknya dekat sekali dengan Lereng Anteng, bersebelahan tampaknya.

Hogwarts ala Punclut 3

Jika kamu datang pada hari Sabtu, siap-siap disambut oleh padatnya antrian parkir. Sudah maklum setiap weekend Bandung selalu penuh dengan pengunjung dari luar kota. Terlebih lagi Dago Bakery Punclut sedang heboh-hebohnya menjadi pembicaraan karena muncul di Battle Trip dan Koran-koran online nasional. Bahkan di Instagram milik Kang Emil, Gubernur Jawa Barat, pun muncul.

Mobil-mobil yang datang tak hanya dari kota Bandung, beragam plat mobil nongkrong di Dago Bakery. Motor? Jangan ditanya, banyak sekali. Oh, iya, jika kamu bingung mencari Dago Bakery, tempatnya bersebelahan dengan D’Dieuland. Dago Bakery memiliki beberapa lantai, jadi bukan luas ke pinggir tapi luas ke atas.

Untuk masuk ke dalam kafe dipungut biaya masuk 10.000 rupiah yang bisa ditukar dengan minuman atau makanan, asal jumlahnya sepadan dengan harga makanan atau minumannya. Interior ruangan didominasi dengan warna hitam, terkesan bernuansa gothic. Hampir lupa, jika datang pas weekend, siap-siap masuk dalam daftar tunggu alias waiting list. Ini berarti pengunjung sudah membludak.

Hogwarts ala Punclut 4

Deretan bangku dan meja berwarna hitam menyambut tamu yang datang. Dago Bakery menyediakan ruangan indoor dan outdoor. Pilih saja mana yang kamu suka. Tapi tentunya outdoor lebih banyak pengunjungnya karena di sinilah pengunjung bisa melihat bangunan seperti yang ada di Hogwarts. Jika ingin foto di gerbang dengan latar mirip Hogwarts, kamu harus siap mengantri.

Orang yang datang tak hanya anak muda. Dari nenek, kakek, cucu hingga cicit ada di sini. Mereka semua sibuk berfoto karena daya tarik Dago Bakery ini memang tempatnya. Pemandangan di luar bagus sekali untuk berfoto. Yang hobi selfie atau wefie tak akan kehabisan spot foto di sini. Bagi yang suka tantangan, kamu bisa berfoto di jaring-jaring tambang yang menggantung di atas.

Hogwarts ala Punclut 5

Tentunya tak hanya berfoto, kamu juga bisa mencicipi kudapan yang tersedia di menu. Walaupun namanya Dago Bakery, menu yang tersedia tak melulu roti dan kue-kue. Tersedia juga menu lain dari cireng, batagor hingga pizza. Harga yang tertera di menu cukup ramah dompet, dari belasan hingga puluhan ribu. FYI, Dago Bakery Punclut ini cabang dari Dago Bakery yang ada di Jl. Dago.

Untuk menikmati pemandangan di luar, baiknya datang pagi atau sore hari supaya tidak terlalu panas menyengat. Cek prakiraan cuaca jika akan berkunjung dengan menggunakan motor. Jalan yang berkelok-kelok dan sempit lumayan menantang saat hujan. Alamat Dago Bakery Punclut di Jalan Pagermaneuh No. 57, Pagerwangi, Lembang.

Nara Park Versi Bandung

Nara Park Versi Bandung

Jika pernah mengunjungi daerah Kansai di Jepang, kamu pasti tahu ada Nara Park di kota Nara. Nara Park di sana adalah taman luas berpenghuni rusa-rusa yang jinak. Nah, Nara Park di Bandung pun memiliki taman, tapi tak ada rusa. Yang ada di Nara Park adalah restoran-restoran yang mengelilingi taman berumput hijau.

Semua gara-gara Kim Moo Young, aku jadi berkunjung ke Nara Park. Siapa Kim Moo Young? Bagi yang nonton drama “The Smile Has Left Your Eyes” pasti hapal Kim Moo Young, tokoh utama pria yang diperankan oleh Seo In Guk. Nah, di salah satu episode drama itu, ada adegan Kim Moo Young memasak Mille Feuille Nabe. Namanya Perancis sekali tapi menunya Jepang sekali.

Ketika browsing cari tempat hangout, tiba-tiba muncul foto makanan ini dan ternyata menu ini tersedia di Torigen Nara Park. Awalnya aku pikir nama restorannya adalah Torigen Nara Park. Usut punya usut, restoran Torigen tersebut ada di Nara Park. Jadi, di Nara Park ada beberapa restoran dan kafe, seperti Pamor, Torigen, Porto, Foresta Coffe, dan Oval.

Nara Park Versi Bandung 2

Letak Nara Park berdekatan dengan Rabbit Town. Alamatnya di Jalan Rancabentang No. 28, di daerah Ciumbuleuit. Lokasinya masuk ke dalam, jadi siapkan saja google map untuk menghindari kehilangan arah. Bagi yang membawa kendaraan, tempat parkir di Nara Park agak ribet karena kurang begitu luas jadi mungkin sedikit menyulitkan.

Nara Park Versi Bandung 3

Begitu masuk, kamu akan disambut kafe yang menyediakan kopi, lalu melipir ke samping, kamu akan melihat restoran Pamor. Ke arah bawah ada beberapa restoran dan taman berumput hijau yang luas. Anak-anak pasti akan senang berlarian di sana. Waktu itu aku dan teman-teman datang pukul sembilan pagi, jadi tempat masih sepi. Nara Park buka dari pukul 8 pagi sampai 11 malam.

Ada area smoking dan non-smoking di sini. Tempat favorit tentulah di dekat taman. Kamu bisa duduk-duduk sambil menikmati pemandangan dan udara yang sejuk. Ternyata pilihan kita datang pagi sangat tepat. Menjelang siang, Nara Park semakin penuh. Pengunjung yang datang tak hanya satu atau dua orang, melainkan berkelompok. Datang pagi bisa memilih spot yang lebih asyik.

Nara Park Versi Bandung 4

Sesuai tujuan awal datang ke Nara Park, aku dan teman-teman memesan menu Mille Feuille Nabe. Milleu Feuille artinya seribu lembar. Jadi menu ini terdiri dari lembaran daun sawi putih yang ditumpuk dengan irisan daging kemudian disusun sedemikian rupa sampai memenuhi panci panas. Campuran sayuran dan daging ini kemudian dimasak dalam kuah dashi.

Melihat penampakannya yang cantik, langsung mengundang air liur. Seperti biasa, saat mencicipi masakan berkuah, kuahnya dahulu yang kita coba. Terbayang pasti kuahnya tipis tapi kaya rasa. Hmm…sayang, rasa kuahnya kurang nendang, malah terasa kurang garam. Karena lapar, kami tetap semangat memakannya.

Untuk minumnya, aku memilih refresh water yang mirip dengan infused water. Kupikir refresh water ini akan disajikan dalam gelas tinggi, tak tahunya dalam botol kaca yang lumayan besar. Cocok dengan harganya yang lumayan. Sementara temanku ada yang memilih vanilla mocca latte.

Nara Park Versi Bandung 5

Harga termurah di Nara Park 15 ribu rupiah untuk sprite atau coca-cola. Untuk menu lainnya, kisaran harganya dari 25 ribu hingga 200 ribuan lebih. Menu milleu feuille nabe harganya 189 ribu. Boleh dibilang harga-harga yang ditawarkan agak mengguncang dompet ha..ha..ha…

Tips hemat: Jika ingin berhemat, pilih refresh water karena isinya banyak jadi bisa dibagi-bagi. Untuk makanan, pilih menu dengan porsi besar sehingga bisa dimakan bersama supaya bisa bayar barengan untuk satu menu. Jadi lebih murah, bukan?

Kesimpulan

Nara Park Versi Bandung 6

Kedua tempat asyik untuk dijadikan tempat wisata bareng keluarga. Dago Bakery Punclut, asyik untuk berfoto dan menikmati pemandangan alam. Nara Park, asyik untuk ngobrol dan nongkrong bersama teman atau keluarga. Untuk makanan, karena hanya mencoba beberapa saja, rasanya tak adil untuk mengatakan makanannya biasa-biasa saja atau enak. Mungkin bisa dicoba sendiri.

Apakah kamu pernah berkunjung ke Dago Bakery Punclut atau Nara Park? Bagaimana kesanmu tentang kedua tempat tersebut? Jika kamu membutuhkan rekomendasi tempat makan legend di Bandung untuk makan bareng keluarga, kunjungi artikel kuliner legendaris di Bandung.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan komentar