10 Dessert Khas Iran yang Unik, Lezat dan Penuh Rasa

Ditulis oleh Siti Hasanah - Diperbaharui 2 Januari 2022

Umumnya tiap-tiap dessert akan mempunyai rasa yang sedikit berbeda, bergantung dari mana asal makanan tersebut. Namun ada beberapa bahan yang akan selalu ditemukan dalam dessert khas Iran. Kebanyakan dari dessert dari Iran menggunakan air mawar, safron, dan kapulaga sebagai bahannya. Ada juga yang memakai tepung almond atau beras, kurma, kismis dan kacang-kacangan.

Orang Iran dikenal ramah dengan tamu. Mereka menggunakan tiap kesempatan untuk berkumpul dan minum teh. Kesukaan mereka pada teh membuat orang Iran senang dengan rasa manis sehingga melahirkan beragam dessert khas Iran yang lezat. Berikut ini deretan makanan penutup dari Iran yang pastinya bisa bikin kamu ngiler!

Baca juga: 10 Reruntuhan Kuno di Iran Bukti Kejayaan Bangsa Persia

1. Khoresht Mast

Khoresht MastSumber: youtube.com

Dalam bahasa Iran istilah "Khoresht" hanya diterjemahkan jadi stew saja, tapi makanan ini sebenarnya merupakan sebuah dessert atau appetizer. Resep aslinya menggunakan air mawar, safron, yogurt, gula, dan bahan yang luar biasa, yaitu daging leher domba yang dihancurkan.

Walaupun kombinasi rasa manis dengan gurih ini sepertinya tidak biasa, penambahan yogurt membuat makanan ini menjadi lezat. Kamu akan terpikat dengan warna kuning dari makanan ini yang terlihat mempesona, rasanya juga eksotis dan lembut akan lebih membuatmu jatuh cinta.

Untuk memberikan tekstur yang renyah ditambah sentuhan akhir berupa almond atau pistachio. Untuk yang vegetarian, bisa membuatnya tanpa daging dan rasanya tetap lezat. Hidangan ini lebih enak disajikan saat dingin.

2. Ranginak

Ranginak

Iran selatan dan di sepanjang Teluk Persia yang bercuaca hangat, kurma merupakan salah satu buah terpenting yang dipanen petani. Bahkan, di kalangan penduduk yang tinggal di Iran selatan, kurma dikenal sebagai salah satu bahan makanan utama. Penduduk setempat menggunakan kurma untuk membuat hidangan yang sangat lezat bernama ranginak.

Ranginak merupakan salah satu dessert khas Iran yang dibuat oleh orang Iran selatan menggunakan kurma. Rasa dan warna makanan ini cukup indah.

Untuk membuat ranginak, bahan-bahan yang digunakan adalah tepung, mentega, kayu manis, kapulaga, dan pistachio cincang. Ranginak tampilannya menarik karena itu saat semua orang melihatnya, mereka ingin mencobanya.

3. Es Krim Akbar Mashti

 Es Krim Akbar Mashti

Seorang pria bernama Akbar Mashhadi pada tahun 1950-an memperkenalkan es krim lezat. Kini es krim ini menjadi es krim yang sangat terkenal di Iran. Es krim ini dikenal juga sebagai es krim tradisional dan digemari oleh banyak orang.

Campuran es krim vanila, safron dengan air mawar, dan ditambah dengan pistachio akan memberikan pengalaman menikmati es krim yang menyenangkan bagi penikmatnya. Ketika sudah mencicipinya, mereka akan terpikat dengan uniknya rasa es krim ini. Makanan manis ini dihidangkan dalam cangkir dan juga dalam bentuk sandwich es krim khas Iran.

4. Qottab

Qottab adalah kue kering yang digoreng. Ini merupakan manisan tradisional Iran yang dibuat dari adonan gandum lembut yang membungkus isian berupa almond atau kenari. Biasanya hidangan ini banyak diberi bumbu dengan air mawar, kayu manis, kapulaga, dan bunga jeruk, kemudian dibentuk jadi berbentuk bulat atau bulan sabit.

Makanan penutup pokok ini berukuran kecil dan ditaburi gula bubuk. Di Iran, umumnya makanan ini disajikan di berbagai perayaan dan pesta. Meskipun asal makanan ini dari Yazd, sekarang manisan lezat ini dibuat dan dinikmati di seluruh negeri.

5. Masghati

Masghati

Masghati merupakan salah satu dessert khas Iran yang paling terkenal. Hidangan ini memiliki tekstur yang lembut dan berwarna-warni. Bahan dasarnya adalah campuran cairan seperti air atau susu yang dikombinasikan dengan pati dan gula. Ketika didinginkan, pati mengeraskan cairan sehingga menciptakan makanan manis yang lembut dan hampir mirip dengan jeli.

Untuk memberikan kombinasi rasa yang berbeda, umumnya hidangan ini dipadukan dengan bumbu dan bahan tradisional Iran. Tambahan khasnya seperti air mawar, safron, kapulaga, jus delima, biji delima, serta kacang-kacangan yang dicincang atau dihancurkan.

Ketika sudah dingin, suguhan ini bisa dipotong menjadi berbagai bentuk seperti diamond atau persegi panjang. Selain itu, masghati bisa disajikan dalam mangkuk atau cetakan tersendiri. Orang Iran lebih senang menikmati hidangan ini saat upacara dan perayaan karena saat itu masghati akan didekorasi dengan mewah dan rumit.

Karena dapat dibuat dengan mudah, masghati juga dianggap sebagai dessert sehari-hari yang sederhana. Santapan ini paling baik dihidangkan dengan secangkir teh. Selain merupakan penganan khas provinsi Fars, masghati juga adalah salah satu suvenir otentik daerah tersebut.

6. Noon Khamei

Noon Khamei

Jika di Indonesia ada kue sus, di Iran ada noon khamei. Ini adalah pastry puff khas Iran yang enak. Kue berbentuk kerang ini diisi dengan krim kocok yang lembut. Ini merupakan makanan penutup yang diberi rasa dengan vanilla dan air mawar.

Walaupun banyak dijumpai di toko kue, makanan ini sebenarnya mudah untuk dibuat sendiri di rumah. Kebanyakan orang akan memberikan sedikit taburan gula bubuk untuk membuatnya semakin menarik. Krim puff ini paling sempurna jika ditemani secangkir teh Persia dan bisa juga dijadikan hidangan untuk melengkapi pesta makan malam.

7. Kue Yazdi

Kue Yazdi

Kue Yazdi merupakan kue kecil yang harum. Asal kue ini dari Iran tengah. Hidangan ini dibuat dengan campuran sederhana berupa telur, tepung, gula, minyak, dan yogurt atau susu. Sementara rasa khasnya didapat dari penambahan air mawar serta kapulaga.

Terkadang ditambahkan juga safron. Kue ini biasanya dibuat dengan cetakan kaleng logam kecil, sementara versi buatan sendiri bisa dibuat dengan cetakan cangkir kertas atau kaleng muffin.

Biasanya tiap kue diberi taburan pistachio, almond, atau biji wijen. Kue yang lembut dan harum ini berasal dari kota Yazd. Hidangan ini sering dibuat untuk upacara keagamaan dan acara khusus.

8. Zoolbia-Bamieh

Zoolbia-bamieh adalah dessert khas Iran lainnya yang paling enak dan umumnya dibuat orang Iran saat bulan suci Ramadan. Kabarnya wisatawan asing yang melakukan perjalanan ke Iran saat bulan suci Ramadan segera akan tertarik dan jatuh cinta pada makanan penutup yang lezat ini.

Makanan penutup ini dibuat dari kombinasi dari tepung terigu, minyak, yogurt, baking soda, dan safron. Pertama, bahan-bahan yang dicampur adalah pati dan yogurt, kemudian ditambahkan minyak. Saat campuran siap kemudian ditambahkan air, air mawar, dan safron dan akhirnya digoreng.

9. Nan-e barbari

Nan-e barbari

Nan-e barbari merupakan jenis roti pipih yang dibuat dari adonan beragi berbahan gandum Iran. Biasanya roti ini dibentuk menjadi bentuk oval panjang yang umumnya diolesi dengan roomal, yaitu glasir tepung yang memberinya crust berwarna keemasan dengan bagian dalam yang tetap ringan dan berongga.

Biasanya sebelum dipanggang di dalam oven tandoor tradisional, roti ini diberi taburan biji poppy, wijen, atau nigella. Nama barbari asalnya dari sebutan yang tidak baik yang dulu digunakan untuk menyebut kelompok etnis Hazara. Dipercaya kalau merekalah yang awalnya membawa tradisi membuat nan-e barbari ke Teheran dan bagian lainnya di Iran.

Roti renyah ini merupakan menu makanan pokok sarapan di Iran dan paling baik dihidangkan saat segar dan disertai dengan keju, krim serta beragam sayuran segar.

10. Sohan

Sohan

Untuk mencicipi dessert khas Iran yang lezat di kota asalnya ini, kamu harus mengunjungi kota religius, Qom. Sohan memiliki tekstur yang sangat renyah dan buttery.

Bahan untuk membuat makanan penutup dari Iran yang luar biasa ini yaitu kecambah gandum, air mawar, gula, telur, kapulaga, dan mentega, dan di atasnya diberi hiasan pistachio dan almond. Jika ingin membuat kue ini lebih enak lagi rasanya, disarankan kamu mencobanya dengan teh.

Ketika mencoba sepotong sohan, mungkin kamu merasa sudah cukup, tapi tak lama kamu akan meregangkan tangan untuk mengambil potongan yang lain. Itulah mengapa kamu harus berhati-hati saat memakannya karena bisa saja kamu menemukan piring sudah kosong.

Deretan 10 dessert khas Iran ini memperlihatkan bahan apa saja yang merupakan bahan utamanya, yaitu safron, air mawar, dan kapulaga. Bahan lain yang juga banyak digunakan adalah yogurt dan kurma. Pastinya bahan-bahan tersebut membuat makanan ini jadi lezat.

Dari deretan dessert khas Iran ini terdapat makanan yang mirip dengan di Indonesia, yaitu noon khamei. Ada juga qottab, pastel versi Iran, tapi qottab diisi dengan almond atau kenari.

Jika di sana ada es krim dengan rasa safron, di Indonesia ada es krim dengan rasa durian yang terkenal. Menurutmu apakah dessert kita mendapat pengaruh dari kuliner Iran?

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram