10 Dessert Khas Jerman yang Bikin Kamu Susah Nolak

Ditulis oleh Siti Hasanah - Diperbaharui 3 November 2021

Orang mengenal Jerman sebagai penghasil sosis terkenal. Padahal negara ini juga memiliki dessert khas Jerman yang lezat. Jerman terkenal memiliki kue yang enak. Orang Jerman memiliki kebiasaan menikmati kue (kuchen) ditemani kopi pada sekitar pukul 4 sore. Waktu tersebut disebut sebagai kaffeezeit atau waktu ngopi dan bisa disamakan dengan waktu minum teh khas Inggris.

Di Jerman tiap daerah memiliki spesialisasi makanan penutupnya sendiri. Oh iya, ketika berada di Jerman, wisatawan akan kesulitan memilih dessert khas Jerman untuk dicoba karena kemanapun mereka berbelok, mereka akan menemukan begitu banyak pilihan yang menggiurkan. Apa saja makanan penutup khas Jerman yang bisa dicoba? Cek daftarnya berikut ini.

Baca juga: 10 Makanan Khas Jerman yang Enak dan Mesti Dicoba

1. Baumkuchen

Baumkuchen

Baumkuchen merupakan versi Jerman untuk spit cake atau di Indonesia bisa disamakan dengan kue lapis legit. Kue ini hanyalah salah satu dari banyak kue yang mirip yang bisa dijumpai di seluruh Eropa. Beberapa teori tentang asal-usul kue ini saling bertentangan.

Ada yang mengatakan kue ini berasal dari kota Jerman bernama Salzwedel pada abad ke-19, sedangkan yang lain mengatakan kue ini adalah turunan dari kue pengantin asal Hungaria. Untuk membuat adonan kue ini bahannya terdiri dari tepung, gula, telur, vanila, dan garam, sementara mentega dioleskan tipis di bagian atas, di sumber panas.

Sebelum tiap lapisan kue ditumpuk, lapisan kue yang sebelumnya harus benar-benar kering. Sesudah diiris, kue tersebut mempunyai tekstur dan tampilan yang indah yang mirip dengan cincin pertumbuhan. Karenanya kue ini disebut dengan baumkuchen atau kue pohon.

Adonan dasar bisa diperkaya dengan menambahkan beragam bahan seperti madu, kacang, dan brendi. Sering juga kue dilapisi dengan gula atau glasir cokelat. Miniatur atau irisan kue ini disebut dengan baumkuchenspitzen atau ujung kue pohon. Umumnya bagian ini dilapisi cokelat dan dijual terpisah.

2. Gâteau Black Forest

Gâteau Black Forest

Black Forest Gateau atau Black Forest Cake merupakan kue sponge cokelat yang diapit dengan isian ceri serta krim kocok. Biasanya kue ini diberi hiasan dengan krim kocok yang banyak, serutan cokelat, serta ceri utuh.

Kue ini asalnya dari Jerman yang di negara asalnya disebut sebagai Schwarzwälder Kirschtorte. Dessert khas Jerman ini namanya diambil dari nama minuman beralkohol khusus yang dikenal dengan nama Schwarzwälder Kirsch (wasser) yang berasal dari Pegunungan Black Forest di barat daya Jerman. Minuman ini memberikan rasa khas pada makanan penutup ini.

3. Rote Grütze

Rote Grütze

Untuk penyuka buah ceri, dessert khas Jerman utara ini adalah makanan penutup yang dicari. Pada dasarnya rote grütze merupakan "puding" yang terbuat dari stroberi, raspberry, blackberry, blueberry, ceri serta kismis merah, dan kemudian di atasnya dihiasi dengan saus vanila, krim segar dingin, krim kocok atau es krim.

Buah-buahan tadi kemudian dicampur dan dimasak bersama gula dan tepung kentang sehingga menghasilkan konsistensi seperti agar-agar. Umumnya, makanan penutup ini dibuat dengan sereal dan pada Abad Pertengahan populer di kalangan kelas bawah.

Sekarang semolina atau sagu kadang-kadang digunakan dalam pembuatan makanan penutup ini. Rote grütze dihidangkan panas atau dingin dan ditambah dengan saus vanila, susu, krim kocok, es krim, atau puding.

4. Schnecken

Schnecken

Dalam bahasa Jerman schnecken berarti siput. Schnecken adalah pastry yang dinikmati pagi hari yang paling sebanding dengan cinnamon roll. Meskipun kue ini juga mengandung kayu manis, tidak seperti kue serupanya di Amerika, schnecken tidak disiram dengan lapisan gula. Untuk gantinya kue ini dilapisi dengan glasir ringan dan sering diberi kismis.

Nama roti manis Jerman ini terinspirasi dari bentuk siput karena terdiri dari banyak gulungan yang diletakkan dengan rapi di dalam pan. Bentuk akhir dari susunan adonan ini mengingatkan pada cangkang siput. Bagian dasar roti dibuat dari adonan seperti brioche yang dibentuk jadi gulungan.

Biasanya tiap gulungan terdiri dari beragam isian seperti mentega kayu manis, custard rasa vanila, buah-buahan, biji poppy, kismis, atau marzipan. Ketika dipanggang, roti diberi lapisan atau ditaburi dengan gula bubuk. Di Alsace, kue manis ini lebih dikenal dengan sebutan chinois.

5. Stollen

Stollen

Suguhan Natal klasik khas Jerman ini disebut sebagai stollen. Hampir sama dengan kue buah Natal Anglo tradisional maupun kue panetone di Italia, stollen merupakan roti yang dicampur dengan buah kering, manisan kulit jeruk dan di atasnya diberi topping dengan gula icing. Roti buah yang kaya rasa ini bahan untuk membuatnya terdiri dari adonan mentega dan ragi manis.

Roti ini biasanya diberi rasa dengan rasa lemon dan diperkaya dengan bermacam buah kering dan marzipan. Walaupun mungkin hadir dalam bentuk yang bermacam-macam, umumnya stollen berbentuk lonjong dan dilapisi dengan banyak mentega cair serta gula bubuk. Stollen asalnya dari Dresden, dari tahun 1474 saat masih disebut striezel.

Di Jerman hanya ada 150 pembuat roti stollen 'resmi'. Para pembuat roti stollen yang resmi membedakan produk buatannya dengan stempel Augustus II, 'The Strong'.  Dahulu, stollen berbentuk polos dan dibuat hanya menggunakan tepung, ragi, dan minyak.

Baru di tahun 1490, saat Paus Innocent VIII mencabut larangan untuk memanggang menggunakan mentega selama Adven, stollen mulai berkembang jadi kue yang padat dan kaya rasa seperti yang dikenal hari ini.

6. Käsekuchen

Käsekuchen

Berbeda dengan cheesecake di Amerika Serikat, cheesecake Jerman tradisional dibuat menggunakan quark dan bukan dengan keju krim. Quark itu terlihat seperti yogurt Yunani yang kental tapi sebenarnya ini adalah keju segar yang tidak berumur.

Selain itu, crust pada cheesecake tradisional Jerman juga berbeda. Alih-alih menggunakan crust yang terbuat dari kue kering atau graham cracker seperti cheesecake Amerika Serikat, cheesecake di Jerman crust-nya menggunakan short-crust manis.  Terkadang tanpa crust sama sekali.

Walaupun kue ini banyak dijual di toko roti, wisatawan juga bisa mencoba käsekuchen yang dijual di kafe. Di sana irisan kuenya yang lebih tinggi dan empuk, kerap kali dihidangkan dengan setumpuk krim kocok segar yang biasanya dihidangkan di sisi cheesecake bukan di atasnya. Sering kali cheesecake Jerman penampilannya polos tapi ada juga yang campuran ceri, persik, kismis, atau jeruk Mandarin.

Biasanya käsekuchen dihidangkan dengan taburan gula bubuk. Ini merupakan makanan penutup klasik Jerman yang umum disantap sebagai camilan sehari-hari bersama kopi atau teh.

7. Bethmnnchen

Bethmnnchen

Selama lebih dari 200 tahun bethmännchen menjadi makanan wajib di hari Natal di Jerman. Asal kue ini dari Frankfurt dan dibuat dari adonan marzipan yang diberi air mawar. Tiap kue dihias dengan menggunakan tiga bagian almond sebelum diglasir dan dipanggang.

Bethmännchen berhubungan erat dengan keluarga Bethmann yang dulu pernah berpengaruh. Menurut legenda, koki kue keluarga ini terinspirasi oleh dessert serupa yang disebut dengan Frankfurter Brenten. Dia menciptakan bethmännchen di tahun 1838 dan mendekorasinya untuk menghormati keempat putra Bethmann.

Sekarang kue-kue itu populer di seluruh negeri, tapi bethmännchen masih berhubungan erat dengan Frankfurt dan umumnya dibuat selama musim Natal yang meriah.

8. Bienenstich

Bienenstich

Kue klasik Jerman lainnya, bienenstich, merupakan kue yang dibuat dari bahan berupa adonan ragi manis. Untuk isiannya diberi custard vanilla, sedangkan untuk topping-nya adalah almond karamel. Jika diterjemahkan, bienenstich berarti 'sengatan lebah'. Dipercaya asal mula kue ini dari Munich.

Akan tetapi sejarah mengenai penamaan dessert khas Jerman ini kurang begitu jelas.  Menurut legenda, bienenstich diperkirakan dari abad ke-15. Dikisahkan seorang tukang roti terkena sengatan lebah karena di dapurnya terdapat madu.

Bisa jadi penamaan itu juga didapatkan dari sebuah peristiwa saat para penduduk desa sukses melawan pasukan tentara yang berasal dari wilayah tetangganya. Untuk merayakan kemenangannya mereka membuat bienenstich.

9. Spaghettie

Spaghettie

Mendengar namanya orang akan teringat dengan makanan khas Italia. Namun spaghettie tidak seperti makanan berbahan pasta tersebut. Dessert khas Jerman ini berupa es krim dan wajib dicoba saat sedang di Jerman. Hampir tiap penjual es krim akan mempunyai menu spaghettie. Makanan penutup ini bukan, tapi juga orang dewasa.

Spaghettie mungkin hanya tampak seperti es krim vanilla. Namun ada sesuatu tentang es krim vanila plus saus stroberi segar plus krim kocok yang diletakkan di atas es krim yang sangat lezat dan memuaskan ini.

10. Prinzregententorte

Prinzregententorte

Prinzregententorte merupakan kue cokelat lezat lainnya yang asalanya dari Bavaria di Jerman. Kue ini setidaknya terdiri dari enam lapis kue sponge tipis yang dilapisi dengan krim mentega cokelat serta selai aprikot.

Terkadang kue ini bisa ditambah juga dengan aprikot atau raspberry yang diawetkan dan umumnya diberi hiasan dengan krim kocok atau krim cokelat serta di atasnya ditambah serutan cokelat. Awalnya, kue ini mempunyai delapan lapisan yang menjadi perwakilan dari delapan distrik Bavaria. Namun karena saat ini hanya ada tujuh distrik, sekarang kue tersebut hanya terdiri dari tujuh lapisan.

Pembuatan kue prinzergententorte dahulu tujuannya untuk menghormati Pangeran Luitpold dari Bavaria, yang kemudian jadi Prince Regent. Dari situlah nama itu didapatkan. Dessert asli Jerman ini dapat didapatkan di banyak toko kue di seluruh wilayah Jerman.

Makanan manis memang selalu menggoda, begitu pula dengan 10 dessert khas Jerman di atas. Tak hanya penampilannya yang terlihat memikat, tapi rasanya juga membuat orang tak bisa menolaknya. Makanan penutup di Jerman beragam di tiap daerahnya.

Bila selama ini orang hanya tahu Jerman sebagai penghasil sosis dan bir, ternyata negara ini juga memiliki dessert khas Jerman yang luar biasa menggoda. Hmm … apakah kamu tergoda untuk mencicipi cheesecake atau black forest-nya?

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram