Etika Makan dengan Konsep Fine Dining yang Baik dan Benar

Ditulis oleh Gerryaldo

Pernah dengar kata fine dining? Iya benar, itu loh, konsep makan kelas atas yang dikenal dengan aturannya yang super ketat. Umumnya konsep makan fine dining ini dilakukan oleh orang-orang kaya dalam acara gala; atau makan bersama orang-orang VIP lainnya. Selain menunjukan kelas sosial, makan dengan konsep fine dining seperti ini bisa menunjukan sikap seseorang loh. 

Konsep makan ini pertama kali dilakukan pada tahun 1780 di Perancis. Hal tersebut mulai berkembang ketika banyak tempat makan disana yang mulai menawarkan akomodasi mewah sekaligus dengan santapan dengan beragam pilihan.

Tokoh di balik ini semua adalah César Ritz, seorang pengembang bisnis yang bekerjasama dengan koki Perancis terkemuka bernama chef Auguste Escoffier. Seberapa seru sih konsep makan fine dining ini? Yuk simak terus artikelnya di bawah ini!

Fine Dining

YouTube video

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, fine dining merupakan sebuah konsep makan yang biasanya dilakukan oleh para old dan new money untuk bersosialisasi dengan rekan bisnis dan kolega mereka.

Di luar negeri konsep makan seperti ini sudah umum; apalagi kalau kalian datang dari kalangan kasta Brahmana. Namun sepertinya di Indonesia belum terlalu dipakai ya meski sekalipun ada gala penting.

Meski demikian, tidak ada salahnya bukan untuk belajar bersama mengenai fine dining; supaya di kemudian hari kalau memang teman-teman mendapat undangan gala dinner, sudah tidak canggung dan kaku lagi.

Prosesnya memang melelahkan apalagi kalau restorannya memang benar-benar strict. Yah, tapi lagi-lagi. Ilmu tidak boleh dibiarkan menguap begitu saja bukan?

Fine dining terbagi atas 3 bagian; yaitu makanan pembuka yang dikenal dengan appetizer, disambung dengan makanan utama atau Main Course dan diakhiri dengan makanan penutup atau dessert. 3 rangkaian makanan tersebut kudu dimakan berurutan.

Jangan kaget juga ya kalau melihat porsinya yang imut-imut alias sedikit. Tapi kalau Keluyuran lihat, untuk versi Indonesia; fine dining sudah disesuaikan dengan cara makan Indonesia.

Alasan kenapa porsi 3 rangkaian makanan tersebut sedikit adalah supaya kalian tidak terlalu over kekenyangan; bisa dibayangkan apa jadinya kalau appetizer, main course dan dessert memiliki porsi banyak yang serupa. Sebelum melanjutkan ke hidangan utama, kemungkinan kalian sudah kekenyangan di rangkaian makan pertama. Yaitu appetizer kalian!


The Courses

Fine Dining_Courses (Copy)

Rangkaian makanan dimulai dari appetizer. Umumnya, makanan pembuka ini dibuat untuk menggugah selera kalian sebelum makan hidangan utama. Rasa gurih, pedas dan manis biasanya mendominasi rasa pada tiap makanan pembuka. Saat selesai makan hidangan appetizer kalian akan terpancing untuk makan makanan selanjutnya.

Oh iya, untuk appetizer sendiri terbagi atas hot dan cold appetizer loh! Contoh dari hot appetizer adalah sup, gorgonzola pizza, sosis isi jamur dan lainnya. Sedangkan untuk cold appetizer adalah salad, buah, kudapan ringan dan lainnya yang memiliki temperatur penyajiannya yang rendah.

Perlu diingat, sebelum appetizer kalian belum habis, makanan selanjutnya tidak akan keluar. Jadi kalau memang sudah cukup, panggil server untuk lanjut ke main course ya!

Selesai menyantap appetizer; ayo kita mulai masuk ke dalam main course atau hidangan utama! Biasanya makanan yang dihidangkan merupakan makanan berat. Seperti steak, daging sapi atau daging ayam, seafood, nasi dan lainnya.

Menyantap hidangan main course, kalian butuh minuman yang cocok dengan makanan tersebut, Apabila kalian minum wine; pilihlah white wine untuk makanan jenis ayam atau seafood; sedangkan red wine untuk daging merah. Kalau kalian tidak minum wine juga tidak apa kok; kalian bisa meminta air putih atau minuman lainnya.

Setelah kenyang, kita akan menunggu sebentar sebelum hidangan terakhir keluar; yaitu makan penutup seperti es krim, eclair coklat, puding, panacotta, buah serut dan lainnya. Dalam rangkaian makanan penutup ini, kalian bisa saling share kok apabila merasa perut kalian sudah penuh dan tidak bisa menampung makanan atau minuman lain.

Silverware

Fine Dining_Silverware (Copy)
*Source: Silverware HQ

Saat melakukan fine dining, kalian akan berhadapan dengan beberapa silverware yaitu garpu, sendok, pisau dan lainnya untuk menyantap hidangan kalian mulai dari appetizer, main course sampai dessert. Biasanya, saat akan duduk di meja, silverware tersebut sudah di-setting sedemikian rupa menandakan kalian sudah siap makan.

Semakin banyak hidangan yang disediakan, maka semakin banyak pula silverware yang harus digunakan. Tidak usah bingung. Pakai cara mudah ini; dari urutan luar ke urutan dalam. Yak benar! Kalian bisa menggunakan silverware kalian mulai dari yang paling luar berurut ke dalam.

Biasanya di kanan dan kiri ada sendok dan garpu kecil untuk makan kudapan appetizer. Semakin ke dalam sendok dan garpunya semakin besar mengikuti rangkaian makanan selanjutnya; yaitu main course.

Etika Makan

Fine Dining_Etika Makan (Copy)

Ini dia bagian yang dianggap paling melelahkan dari fine dining. Bagaimana tidak? Banyak sekali peraturan yang harus diikuti selama fine dining berlangsung. Well, mungkin kalian bisa mengatakan tidak penting, namun coba saja sendiri.

1 2»
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram