10 Fakta Kampung Naga yang Menarik untuk Diketahui

Ditulis oleh Syarip Ahmad D - Diperbaharui 4 Juni 2021

Kampung Naga adalah salah satu daerah yang terletak di desa Neglasari, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Kampung Naga dikenal sebagai salah satu kampung yang memiliki banyak tradisi  unik. Kampung Naga sendiri kerap dikunjungi oleh banyak wisatawan yang ingin mengenal lebih dekat dengan kehidupan masyarakat yang ada di desa tersebut.

Jika kamu termasuk salah satunya, maka kamu wajib menyimak fakta menarik tentang kampung Naga yang akan Keluyuran bahas dalam artikel di bawah. Seperti apa itu? Berikut adalah ulasannya:

1. Memegang Teguh Tradisi Leluhur

Memegang Teguh Tradisi LeluhurSumber: kabarpriangan.com

Kampung Naga menjadi salah satu destinasi wisata di Jawa Barat yang menarik untuk dikunjungi. Selain menawarkan suasana alam yang masih terjaga, tradisi dan budaya yang ada di kampung Naga pun cukup menarik untuk ditelusuri. Masyarakat kampung Naga sendiri pada dasarnya merupakan bagi dari suku Sunda yang menempati wilayah terpencil yang ada di Tasikmalaya.

Masyarakat kampung Naga sendiri dikenal sangat teguh memegang tradisi yang diwariskan leluhur. Hal tersebut dapat dilihat dari kehidupan mereka yang memiliki banyak pantangan dan tradisi unik yang masih bisa kita lihat hingga saat ini.

2. Memiliki Kaitan dengan Kerajaan Galunggung

Memiliki Kaitan dengan Kerajaan GalunggungSumber: mongabay.co.id

Salah satu yang membuat kampung ini cukup menarik adalah sejarah yang menyelimuti desa. Kampung Naga dikenal memiliki hubungan erat dengan salah satu kerajaan yang ada di tanah Pasundan. Keberadaan masyarakat kampung Naga sendiri memiliki kaitan erat dengan Pangeran Singaparana yang menjadi Panglima Kerajaan Timbang Anten dengan rajanya saat itu Wangsadikarya.

Raja Wangsadikarya sendiri adalah keturunan Raja Pajajaran dari Raja Surawisesa. Pangeran Singaparna inilah yang menjadi leluhur bagi warga yang ada di Kampung Naga. Pangeran Singaparna sendiri dikenal sebagai sosok arif dan bijaksana.

Hal itu diketahui dari beberapa peninggalan kerajaan yang ada di kampung Naga seperti piagam Tembaga Raja Wangsadikarya, yang sempat disimpan di Rumah Ageung.

3. Beragama Islam

Beragama IslamSumber: kumeokmemehdipacok.blogspot.com

Seperti yang kita ketahui hampir sebagian besar penduduk yang ada di tanah Pasundan menganut agama Islam. Meskipun mayoritas penduduk kampung naga beragama Islam, namun masyarakat kampung naga sendiri dikenal masih tetap menjaga tradisi dan mematuhi pesan leluhur yang diwariskan pada mereka.

Selain melaksanakan ajaran agama Islam, masyarakat Kampung Naga juga masih mengikuti tradisi dan budaya yang diajarkan nenek moyang mereka terdahulu. Salah satunya adalah dengan adanya upacara Hajat Sasih, yang biasanya diadakan bertepatan dengan Hari Raya Haji setiap tanggal 10 Dzulhijjah.

Upacara Hajat Sasih sendiri dipercaya hampir dengan upacara besar Islam seperti Idul Adha dan Idul Fitri.

4. Menggunakan Pencahayaan Api

Menggunakan Pencahayaan Api

Nah, salah satu hal yang harus kamu ketahui juga mengenai Kampung Naga adalah cara mereka menjalani kehidupan di tengah suasana alam yang jauh dari perkotaan. Masyarakat Kampung Naga sendiri diketahui memanfaatkan pencahayaan dari api seperti pada damar dan oncor.

Meskipun pemerintah sempat memberi penawaran untuk pengadaan sumber energi listrik di kampung tersebut, namun hal tersebut ditolak oleh sebagian besar masyarakat Kampung Naga. Alasannya karena mereka sendiri masih tetap ingin menjaga kelestarian budaya leluhur dan kesetaraan sosial di masyarakat.

5. Memiliki Rumah Ageung

Memiliki Rumah AgeungSumber: destinasiadi.wordpress.com

Salah satu hal yang menarik ada di Kampung Naga adalah keberadaan Rumah Ageung, yaitu sebuah rumah yang dianggap memiliki keistimewaan oleh masyarakat Kampung Naga. Beberapa peninggalan sejarah yang menceritakan mengenai asal-usul kampung tersebut di simpan di Rumah Ageung.

Meskipun ukuran bangunan dari rumah ini kecil, namun Rumah Ageung sendiri diketahui mampu menampung sekitar seribu orang. Keberadaan rumah ini sangat dilindungi oleh masyarakat yang ada di Kampung Naga. Rumah Ageung sendiri dikelilingi oleh pagar yang terbuat dari batang bambu. Pagar tersebut diketahui tidak pernah dibuka kecuali pada bulan Robiul awal.

6. Terdiri dari 40 Rumah

Terdiri dari 40 RumahSumber: m.ayotasik.com

Kampung Naga diketahui hanya memiliki 40 rumah. Jenis rumah yang ada di sana sebagian besar berjenis rumah panggung. Sebagian besar material yang  digunakan untuk membangun rumah berasal dari bahan alam. Rumah tersebut dibangun dengan mengikuti kontur tanah dengan tiang-tiang kayu sebagai penyangga.

Pada bagian bawah tiang kayu terdapat sebuah batu penyangga yang berfungsi sebagai pondasi. Rumah yang ada di Kampung Naga sendiri memiliki bentuk khas yang dikenal dengan atap cagak gunting. Selain memiliki bentuk yang unik, rumah adat yang ada di Kampung Naga juga memiliki filosofi tersendiri.

7. Suka Bergotong Royong

Suka Bergotong Royong

Salah satu kebiasaan yang dimiliki oleh masyarakat Kampung Naga adalah suka bergotong-royong. Masyarakat Kampung Naga dikenal memiliki solidaritas yang cukup tinggi antara warganya. Hal tersebut dapat dilihat ketika warga sedang melakukan perbaikan rumah.

Nah, ketika salah seorang penduduk sedang memperbaiki rumah, maka seluruh masyarakat yang ada di kampung Naga biasanya ikut membantu untuk melakukan perbaikan rumah tanpa pamrih. Kebersamaan seperti itu yang biasanya kita temukan di Kampung Naga.

8. Memiliki Banyak Pantangan

Memiliki Banyak PantanganSumber: agendaindonesia.com

Selain teguh menjaga tradisi yang diwariskan oleh leluhur, masyarakat Kampung Naga juga dikenal sangat taat dalam menjalani pantangan. Masyarakat Kampung Naga sendiri diketahui masih menjalankan pantangan atau ketentuan hukum tidak tertulis yang diwariskan oleh nenek moyang mereka.

Masyarakat Kampung Naga sendiri percaya bila pantangan tersebut dilanggar dapat menimbulkan malapetaka atau kerugian bagi hidup mereka. Pantangan yang ada di kampung Naga sendiri biasanya meliputi tata cara membangun rumah, mulai dari bentuk, posisi, arah, pakaian upacara, kesenian, dan masih banyak lagi.

9. Memiliki Tugu Kujang

Memiliki Tugu Kujang

Hal lainnya yang cukup menarik ada di kampung Naga adalah keberadaan Tugu Kujang. Bangunan Tugu Kujang raksasa tersebut merupakan simbol kekuatan yang dimiliki oleh masyarakat suku Sunda yang ada di Jawa Barat. Kujang sendiri merupakan senjata yang digunakan oleh masyarakat suku Sunda untuk memperkuat pertahanan diri ketika terjadi peperangan.

Kujang raksasa yang ada di Kampung Naga diketahui terbuat dari leburan senjata pusaka yang dimiliki 900 kerajaan yang tersebar ada di nusantara. Proses pembuatan sendiri diketahui melibatkan 40 empu yang biasa membuat kujang.

10. Kesenian yang Ada di Kampung Naga 

Kesenian yang Ada di Kampung NagaSumber: interaktif.kompas.id

Untuk urusan kesenian, masyarakat Kampung Naga sendiri memiliki  pantangan untuk mengadakan pertunjukan di luar dari kesenian yang ada di Kampung Naga. Beberapa kesenian tersebut antara lain wayang golek, dangdut, pencak silat, dan kesenian yang menggunakan waditra goong.

Sementara untuk jenis kesenian yang biasa ditampilkan di kampung Naga antara lain Terbang Gembrung, Terbang Sejak dan Angklung. Biasanya kesenian Terbang Gambrung ditampilkan pada saat hari besar Islam seperti Idul Fitri, Idul Adha, bulan Ramadhan, dan Maulud Nabi.

Sementara Terbang Sejak biasa dilakukan kapan saja tanpa menunggu waktu khusus. Nah, untuk angklung sendiri adalah kesenian yang sering ditampilkan dalam setiap pagelaran adat di kampung tersebut seperti ritual khusus, hajatan, nikahan, atau sunatan.

Demikian 10 Fakta Kampung Naga yang berhasil Keluyuran bahas untuk kamu. Keberadaan kampung Naga menjadi bukti bahwa masyarakat tanah air  memang cukup kuat menjaga tradisi dan budaya yang diwariskan leluhur. Hal tersebut tentu menjadi sesuatu yang patut untuk ditiru.

Nah, jika kamu memiliki suku atau kampung lain yang ingin kami bahas, maka kamu bisa memberitahu hal tersebut dengan menulis komentar di bawah.

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram