4 Alasan Patung Kristus Sang Penebus Terkenal di Dunia

Ditulis oleh - Diperbaharui 10 Juli 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Sebuah patung berdiri dengan megah di sebuah gunung yang menghadap ke kota Rio de Janeiro, yang menjadi ikon negara Brasil. Patung itu dikenal dengan nama Kristus Sang Penebus, atau dalam bahasa inggris dikenal dengan nama Christ the Redeemer. Adapun penduduk setempat menyebutnya Cristo Redentor. Tapi ada juga yang memanggilnya dengan nama Kristus dari Corcovado.

Apapun panggilannya, faktanya patung ini menjadi patung yang paling terkenal di seluruh dunia. Patung kristus sang penebus pernah dinobatkan menjadi sebagai salah satu dari tujuh keajaiban dunia baru di tahun 2007 dengan mengalahkan patung Liberty yang berada di pelabuhan Kota New York. Patung ini tidak setua patung Liberty tetapi apa yang membuatnya terkenal di seluruh dunia, ayo kita cari tahu!

1. Awal Sejarah

Awal Sejarah

Gagasan untuk membuat patung yang menjadi sebuah monumen keagamaan terjadi disekitar tahun 1859. Seorang pastor bernama Maria Boss menyarankan untuk menempatkan sebuah patung di puncak Gunung Corcovado untuk menghormati Isabel, putri dari Kaisar Pedro II, tetapi usulannya itu tidak pernah di setujui.

Namun pada tahun 1921 keuskupan agung Katolik Roma di Rio de Janeiro mengusulkan agar sebuah patung Kristus di bangun di atas sebuah puncak yang ketinggiannya 2.310 kaki, agar patung tersebut dapat terlihat dari mana saja di Rio. Warga mengajukan petisi kepada Pres Epitácio Pessoa untuk membangun sebuah patung di atas Gunung Corcovado.

Izin pun pada akhirnya diberikan dan peletakan batu pertama di lakukan pada tanggal 4 april 1922, dalam rangka memperingati 100 tahun hari kemerdekaan Brasil dari Portugal. Pada tahun yang sama diadakan kontes untuk menemukan seorang desainer dan seorang insinyur untuk mendesain patung kristus tersebut.

2. Bentuk Patung Kristus Sang Penebus

Adapun bentuk patung kristus cukup menarik, mulai dari sketsanya, arsitekturnya, hingga pelapis patungnya. Ingin tahu lebih detail soal patung terkenal di Brazil ini? Yuk, langsung bacapenje.lasan berikut ini!

Sketsa dan arsitektur patung

Sketsa dan arsitektur patung

Pada tahun 1922 diadakan sebuah kompetisi untuk menemukan seorang yang akan mendesain dan membangun patung tersebut. Heitor da Silva Costa terpilih dengan desain patung Kristus memegang salib di tangan kanannya dan dunia di tangan kirinya. Carlos Oswald yang bekerja sama dengan Heitor seorang seniman Brasil menyarakankan perubahan desain pada patung tersebut.

Oswaldlah yang dikatakan memiliki gagasan agar membuat patung dengan pose berdiri dengan tangan terbentang lebar. Selain itu mereka juga bekerja sama dengan seorang pemahat Perancis Paul Landowski sebagai perancang utama untuk kepala dan tangan figur tersebut. Konstruksi patung tersebut di mulai pada tahun 1926 di bawah pengawasan Silva Costa.

Patung Kristus Sang Penebus menggambarkan kristus yang berdiri dan membentangkan tangannya dan memandang ke kota, sikapnya melambangkan penebusan. Wajahnya yang keras dan tenang memberikan kesan hormat. Patung Katolik ini mengingatkan tugas-tugas umat Katolik yang berada di dalam dan diluar kota Rio, bahkan diseluruh Brasil.

Alas patung

Alas patung

Pada bagian bawah patung itu terdapat lubang yang berisi sebuah kapel, yang dikenal dengan kapel Bunda Maria dari Aparecida, nama dari seorang santo utama dari Brasil. Kapel ini digunakan setiap hari untuk misa pada pukul 11 pagi, dan tempatnya bisa disewa untuk pembaptisan dan pernikahan.

Kapelnya berukuran kecil namun ditata dengan apik. Dinding bagian dalamnya sederhana berwarna putih. Lantainya terbuat dari marmer dan langit-langit berlubang sebagian besar berwarna biru langit yang mengingatkan kamu pada langit diluar sana.

Ketenangan kapel sangat kontras dengan 6 bangku kayu yang dipernis dengan tempat dudukannya berwarna merah, dan terdapat salib berukuran sedang.

Pelapis patung

Pelapis patung

Patung kristus sang penebus terbuat dari beton, untuk pelapisnya terdapat banyak masalah sehingga menyebabkan keterlambatan dalam proses pembangunan. Pelapisan pada patung Kristus Sang Penebus itu terispirasi dari air mancur yang terdapat di Champs Elysées. Untuk melapisi patung Kristus digunakan mosaik yang memiliki warna yang seragam.

Blok steatite yang diektrasi dipotong menjadi segitiga kecil 3x3x4 sm dengan ketebalan 5 mm.  Mosaik itu dilem di atas kain linen berbentuk persegi empat, yang dilakukan oleh para relawan paroki wanita. Tetapi kedepannya timbul masalah saat bahan pembuat mosaik habis, dan untuk menemukan batu yang memiliki warna yang sama cukup sulit.

Bagian dalam patung

Bagian dalam patung

Bagian dalam dari patung Kristus Sang Penebus gelap dan sempit, tidak seperti patung Liberty yang memiliki tangga sempit kecil ditubuh yang lembar, sedang pada patung Kristus memiliki ruang yang sangat sempit.

Struktur dalamnya yang terbuat dari beton dengan demikian banyak balok benton bertulang yang disusun secara horizontal dan vertikal untuk membentuk rangkaian lantai sebanyak 12 lantai.

3. Lokasi Patung

Lokasi Patung

Pemilihan tempat berdirinya patung itu oleh pemerintahan Brasil yang disponsori dan dipromosikan oleh gereja Katolik adalah agar patung yang baru itu dapat dilihat sebanyak mungkin oleh penduduk Rio de Janeiro. Maka patung itu harus berada di salah satu bukit yang mengelilingi kota Rio, dan gunung Corcovado dipilih karena ketinggiannya walaupun sempat ada keraguan karena bentuknya yang runcing.

4. Transportasi dan Waktu untuk Berkunjung

Jika ingin mengunjungi patung terkenal ini, Anda harus mengetahui cara dan transportasi yang bisa mengantarmu ke sana. Begini caranya!

Kereta api

Kereta api

Jika kamu memilih untuk menggunakan kereta api, kereta berangkat dari stasiun Cosme Velho, kereta api akan memberikan kamu pemandangan yang indah melewati Taman Nasional Tijuca. Kamu akan melihat pemandangan yang luar biasa dari taman, hutan serta kota, jika kamu duduk di sebelah kanan kereta. Perjalanannya memakan waktu 20 menit dengan kereta berwarna merah terang. 

Tiket

Tiket

Di kota ada beberapa tempat dimana kamu bisa mendapatkan tiket kereta, tetapi mungkin lebih baik kamu membelinya di internet di website resmi dari kereta Corcovado. Selain itu kamu bisa mendapatkan tiketnya di terminal otomatis dan kantor tiket stasiun, riotur yang berada di jalan de la Candelaria atau juga di Rio Lottery.

Kamu harus merencanakan tanggal kunjunganmu karena kereta api hanya mampu membawa penumpang dalam jumlah yang terbatas. Popularitas monumen ini membuat antriannya bisa sangat panjang. Terkadang  hanya akan ada kereta yang tersisa pada sore hari meskipun kamu sudah datang dari pagi.

Untuk harga tiketnya, saat sedang high season kamu harus membayar r$ 68,00 untuk dewasa, saat low season r$ 56,00. Anak-anak yang berusia 6-11  tahun membayar sekitar r$ 44,00, sedangkan untuk anak dibawah 6 tahun gratis. Manula di atas 60 tahun membayar r$ 22,00, tapi hanya untuk penduduk setempat. Kereta beroperasi dari pukul 8 pagi sampai dengan 7 malam. 

Shuttle bus

Shuttle bus

Penampakan bus terlihat lebih mirip dengan mobil travel di indonesia. Mobilnya berwarna putih dengan logo yang melambangkan Corcovado yang berwarna hijau dan hijau tosca. Mobil ini beroperasi dari pukul 8 pagi sampai dengan 5 sore dengan ongkos R$ 62,00 dari Machado dan Copacabana, jika dari Panieras R$ 35,00. Cara membayarnya sama seperti naik angkot, langsung bayar ke supirnya. 

Berjalan kaki

Berjalan kaki

Jika kamu memilih untuk berjalan kaki, banyak orang yang melakukan cara ini hanya saja untuk cara yang ini kamu butuh waktu yang lama. Perjalan ini seperti hiking, kamu kan melintasi Hutan Tijuca, dan akan sampai dalam beberapa jam setelah berjalan kaki, cara yang unik untuk melihat patung Kristus Sang Penebus dibandingkan cara yang konvensional.

Kamu harus melakukan persiapan yang matang terutama sepatu untuk berjalan serta tidak lupa air minum yang cukup serta beberapa cemilan dan  jika melihat cuacanya kamu memerlukan baju anti air. Perjalanannya sekitar 1 jam 10 menit, tetapi lama tidaknya bergantung pada stamina masing-masing karena jalannya terkadang curam dan melewati hutan lebat.

Pada awal perjalanan medannya masih mudah sampai kamu akan melewati tiga air terjun. Pada bagian yang kedua jalannya lebih menantang tetapi jaraknya lebih pendek, tetapi jangan panik kamu bisa mulai dengan perlahan. Setelah ini kamu akan tiba di jalan yang  menanjak dan beraspal menuju ke monumen. Jangan lupa ada biaya masuk monumen R$ 22,00 saat high season dan R$ 18,00 saat low season.

Patung Kristus Sang penebus memang destinasi wisata religius yang banyak diminati, jadi buat kamu yang berencana untuk mengunjunginya harus mempersiapkan dengan baik. Jangan sampai kamu gagal masuk karena rencana yang kurang matang. Apakah kamu mau mengunjunginya dengan menggunakan kereta api, bus atau mungkin dengan berjalan kaki.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *