18 Jajanan Khas Bandung yang Lagi Hits di Tahun 2021

Ditulis oleh Syuri - Diperbaharui 20 Mei 2021

Kota Bandung memang surganya kuliner. Dari pagi sampai pagi lagi tersedia berbagai macam makanan yang bisa memanjakan lidah dan perut kamu. Ada 1001 jenis makanan enak di Bandung yang bisa kamu coba, mulai dari jajanan yang ringan hingga makanan yang berat.

Nah, pada kesempatan kali ini Keluyuran telah merangkum 18 jajanan khas Bandung yang sedang hits saat ini. Kesepuluh jenis jajanan ini wajib banget kamu cicipi kalau sedang berkunjung ke Bandung. Kira-kira apa sajakah jajanannya? Simak ulasannya berikut ini:

1. Cibay

Sebagai destinasi wisata kuliner, Bandung tidak pernah kehabisan inovasi-inovasi jajanan yang unik. Salah satu jajanan khas Bandung yang tentu kamu coba adalah aci ngambay (aci meleleh), atau lebih dikenal Cibay.

Sesuai namanya, jajanan ini berbahan dasar aci yang diisi dengan ayam, sosis atau bahan lainnya dan disajikan seperti lumpia goreng. Keunikan dari jajanan ini, aci yang sebelumnya diolah dan dimasukan ke dalam kulit lumpia membuat makanan ini terasa renyah di luar namun lumer di dalam, bahkan jika kamu tarik bagian dalamnya akan terlihat seperti mozzarella.

Kalau kamu penasaran mencobanya, kamu bisa membeli jajanan ini di warung-warung dekat sekolah atau biasanya ada di pedagang seblak sebagai menu tambahan. Atau, kamu juga bisa memesan jajanan ini melalui aplikasi online di handphone kamu.

2. Cimin

Cimin adalah salah satu jajanan khas Bandung yang masih menggunakan aci sebagai bahan dasar untuk mengolahnya. Cimin sendiri bisa diartikan aci mini atau aci micin, karena proses pembuatannya memakai dua unsur tersebut.

Jajanan ini berupa aci yang sudah diolah dan dibentuk kecil-keci, lalu dimasak di sebuah cetakan dengan tambahan telur, dan disajikan dengan bumbu-bumbu yang kamu sukai, misalnya keju, barbeque dan lain-lain.

Tekstur kenyal dari aci yang dipadukan dengan telur dan bumbu micin tentu membuat makanan ini unik dan berbeda dari jajanan khas Bandung lainnya.

3. Cilung

Kalau kamu pernah makan cilor, jajanan khas Bandung ini juga menggunakan aci dan telur sebagai bahan dasarnya. Ya, jajanan ini adalah cilung. Berbeda dengan cilor di mana proses pembuatannya mirip dengan telur gulung, cilung dibuat dengan cara memasak adonan aci yang cair di dalam wajan, lalu setelah matang digulung menggunakan sumpit atau stik kayu.

Jajanan khas ini biasa disajikan dengan bumbu micin baik saat proses pembuatannya atau setelah pembuatannya. Di beberapa kota lainnya, cilung juga dikenal dengan nama papeda karena teksturnya yang kenyal dan lengket. Karena jajanan khas Bandung ini sangat disukai oleh anak-anak, kamu bisa menemukan jajanan ini di sekitar sekolahan.

4. Lumpia Basah BPI

Berburu jajanan khas Bandung tidak lengkap rasanya kalau kamu belum mencoba lumpia basah Bandung. Seperti yang juga dikatakan oleh Chef Bahtiar di channelnya Masak Darurat, lumpia basah Bandung jarang sekali ditemukan di beberapa kota lainnya, khususnya di luar Jawa Barat.

Jika lumpia Semarang biasanya menggunakan rebung sebagai bahan dasarnya, lumpia basah Bandung mengganti rebung dengan bengkuang. Selain itu, ada juga tambahan lainnya misalnya telur dan taoge.

Keluyuran akan memberikan salah satu rekomendasi jajanan khas Bandung ini untuk kamu coba, yaitu Lumpia Basah BPI. Lumpia basah ini memiliki kelebihan karena adanyan tambahan kulit tahu dalam masakannya, kamu juga bisa menambahkan topping tambahan juga, misalnya potongan daging ayam dan ati ampela. Untuk rasanya, Lumpia Basah BPI memiliki cita rasa yang gurih.

Kalau kamu tertarik mencobanya, lokasi Lumpia Basah BPI berada di Jalan Burangrang tepat di sebrang Gedung Sekolah BPI.

5. Tahu & Basreng Tiara ITB

Jajanan khas Bandung identik dengan rasanya yang unik dan lezat serta harganya yang terjangkau, contohnya Tahu & Basreng Tiara. Jajanan ini tentu nggak asing khususnya bagi kamu yang merupakan mahasiswa-mahasiswi ITB dan juga warga di daerah Tamansari dan sekitarnya,

Walaupun, Jajanan yang bererlokasi di Jalan Tamansari hanya menawarkan tahu dan baso goreng, namun dengan bumbu racikan yang berisikan bubuk cabe, daun jeruk, dan ditambah penyedap rasa lainnya seperti balado, barbeque, keju dan jagung manis, jajanan ini menjadi unik karena memiliki rasa yang khas dan membuat semua pelanggannya tetap setia untuk membelinya.

6. Cakue dan Odading Nusa Sari

Kamu pasti hafalkan dengan kalimat yang diucapkan oleh Ade Londok di videonya yang viral. Ya, kamu bisa mendapatkan jajanan khas Bandung ini di Cakue dan Odading Nusa Sari di Jalan Baranangsiang di samping Pasar Kosambi. Saking viralnya jajanan ini, pengunjung dan pembeli harus antri untuk mendapatkannya.

Soal rasa, odading mempunyai ciri khas rasa yang manis, dan cakue memiliki rasa yang asin. Kedua makanan ini sangat cocok untuk disantap sebagai sajian cemilan kapan pun dan dimana pun. Selain itu, harga yang dijual untuk satuannya tergolong terjangkau untuk isi dompet kamu.

7. Cipak Koceak

Ketika kamu mendengar cipak koceak, rasanya namanya begitu unik untuk suatu jajanan khas Bandung. Tapi, keunikan namanya sebanding dengan rasa yang kamu dapatkan dari jajanan ini. Jajanan hits yang berasal dari Garut ini sebetulnya hanya berisikan cimol dengan isian potongan ayam yang dilumuri bumbu pedas yang bisa membuat kamu koceak alias teriak.

Bumbu pedas ini terdiri dari bumbu micin, bubuk cabe dengan potongan biji cabe di dalamnya, lalu ditambahkan minyak bawang panas yang membuat cimol tidak hanya terasa pedas, namun gurih dan renyah. Di Bandung, kamu bisa menemukan jajanan ini dengan memesannya melalui aplikasi online.

8. Cimol Bawang Bojot

Garut bisa dibilang menjadi tempat yang melahirkan nama-nama jajanan unik, misalnya cipak koceak, burayot, goyobod, dan lain-lain. Salah satu jajanan unik lainnya adalah cimol bawang bojot. Ya, sesuai dengan namanya, jajanan ini menawarakan cimol yang identik dengan jajanan khas Bandung yang dimodifikasi dengan pengolahannya yang berbeda.

Jika biasanya cimol hanya disajikan dengan bumbu kering seperti bubuk cabe, bubuk bawang dan bumbu micin lainnya, cimol bawang bojot disajikan dengan tambahan minyak bawang yang menambah aroma pada cimolnya. Rasanya gurih dan asin membuat jajanan ini banyak disukai oleh kalangan muda dan dewasa.

9. Batagor

Siapa yang tidak kenal dengan batagor? Makanan yang satu ini sudah menjadi ciri khas dari Kota Kembang. Karena rasanya yang enak dan bikin nagih, tidak heran batagor banyak diburu dan disukai siapa saja.

Batagor atau baso tahu goreng ini umumnya dijual dengan menggunakan gerobak, namun di Bandung sendiri ada banyak tempat makan batagor yang terkenal dengan hidangan batagornya yang luar biasa lezat. Salah satunya adalah Batagor Riri yang beralamat di Jalan Burangrang No. 41, Kota Bandung.

Batagor biasanya menggunakan campuran daging ikan tenggiri untuk memperkuat citarasa. Sajian tradisional ini dihidangkan dengan menggunakan sambal kacang dan kecap, namun tidak jarang ada yang disajikan pula dengan kuah hangat.

10. Cilok

cilok cepot

Kita semua tahu kalau jajanan enak khas Kota Kembang kebanyakan menggunakan bahan berupa tepung tapioka atau aci. Nah, salah satu dari jajanan tradisional yang murah dan mudah didapat tersebut adalah cilok.

Cilok atau aci dicolok kini tidak hanya disajikan dengan sambal kacang saja. Makanan yang diolah dengan cara dikukus ini pun bisa disajikan dengan kuah atau sambal goang. Isiannya pun tidak terbatas pada lemak saja, melainkan juga hati ayam, telur sampai sosis. Selain cilok yang dikukus, cilok goreng pun sudah sangat populer saat ini.

Cilok goreng biasa dihidangkan dengan berbagai bumbu. Mulai dari ayam bawang, balado, keju, barbeque sampai bumbu kacang itu sendiri. Hayo, siapa yang jadi ngiler dan kepingin makan cilok?

11. Cilor

18 Jajanan Khas Bandung yang Lagi Hits di Tahun [year] 4

Ada lagi nih, satu makanan khas Bandung yang terbuat dari aci dan tentu rasanya nggak kalah enak dari cilok, cimol sampai cimin. Yup, cilor namanya. Cilor ini adalah aci berbentuk bulat kecil yang dibalut dengan telur. Kebayang kan, enaknya?

Rasa makanan ini gurih dan teksturnya kenyal banget. Nggak ada yang bisa menolak kenikmatan setusuk cilor. Kamu tertarik untuk mencoba?

12. Surabi

Kalau membicarakan kuliner khas Bandung, tentunya kamu akan langsung teringat Surabi. Sekarang ini surabi tidak hanya dijual polos atau dengan taburan oncom saja, melainkan sudah tersedia berbagai rasa yang unik seperti Surabi Tuna, Surabi Daging Sapi, Surabi Telur, hingga Burger Surabi.

Itu baru yang rasa 'asin' saja. Untuk yang rasa manis, ada banyak pilihan juga seperti Surabi Keju, Surabi Toblerone, Surabi Kacang Cokelat, dan masih banyak lagi. Walaupun aneka rasa 'tradisional' seperti Surabi Tabur Gula Merah dan Surabi Kinca masih memiliki banyak peminat.

Dari segi rasa, Surabi memang sangat enak. Selain itu, Surabi cukup mengenyangkan, sehingga bisa menjadi alternatif sarapan atau jajanan malam. Dan, hebatnya lagi, harga surabi termasuk sangat terjangkau.

Kalau surabi polos biasa yang dijual di emperan mungkin hanya seharga Rp 1.000-an per buahnya. Lalu, untuk surabi yang unik-unik paling hanya dihargai sampai Rp 20.000-an saja.

Kamu bisa menemukan banyak sekali tempat makan, kafe dan restoran surabi yang enak dan unik di Bandung. Beberapa kedai yang terkenal adalah Surabi Enhaii, Surabi Gaul Bandung, Surabi Imut, Radja Surabi, dan masih banyak lagi kedai surabi enak lainnya jika Anda berkunjung ke Kota Kembang ini. Yuk, makan surabi!

13. Kue Kekinian Milik Artis

Bandung memang tempatnya berbagai macam kuliner yang unik dan lezat. Oleh karena itu, tidak heran jika banyak kalangan artis yang mencari kesempatan dengan menjual kue-kue untuk oleh-oleh Bandung. Ada beberapa kue kekinian milik artis yang tidak bisa dilewatkan saat kamu berada di Bandung.

Beberapa kue milik artis yang terkenal di Bandung ada Makuta milik Laudya Cynthia Bella, Bandung Kanaya milik Amy Qanita & keluarga, dan jajanan kue Kunafe milik Irfan Hakim.

14. Kue Cubit

Kue Cubit merupakan jajanan khas Bandung yang sedang ngehits selanjutnya pada tahun ini. Nama kue cubit diambil dari cara mengangkatnya. Kue imut ini kalau sudah matang diambilnya dengan cara di'cubit' menggunakan alat khusus.

Kue cubit yang dulu hanya merupakan jajanan khas Bandung yang biasa saja. Biasanya penjajak kue cubit akan mudah ditemukan di pinggir jalan dekat sekolahan atau area taman kanak-kanak, karena biasanya anak-anak kecil yang suka membeli kue ini. Malah bisa dibilang kue cubit ini lebih dikenal dengan sebutan jajanan anak SD.

Tapi, sekarang ini sudah banyak kue cubit yang aneh-aneh. Mungkin bisa dibilang kalau tren kue cubit kekinian dimulai dari kue cubit rasa greentea. Semenjak kue cubit greentea naik daun, bermunculan pula kue cubit rasa lainnya seperti rasa red velvet, taro, Oreo, Toblerone, dan masih banyak lagi rasa yang unik-unik.

Kamu bisa menemukan kue cubit kekinian ini di daerah kampus atau sekolahan, coba deh celingak-celinguk, siapa tahu ada mamang kue cubit sedang mangkal di sana!

15. Seblak

Seblak Mang Aru

Siapa yang tidak tahu seblak? Jajanan khas Bandung ini sudah sangat terkenal hingga seluruh penjuru Indonesia. Walaupun sekarang sudah banyak yang menjual seblak di luar kota, kata orang-orang, tetap saja yang paling enak itu seblak Bandung.

Seblak dulu hanyalah camilan yang biasa dibuat di rumah masing-masing. Cara membuatnya cukup mudah, hanya menumis bumbu bawang dan kencur lalu dimasukkan kerupuk yang sudah direndam air. Tapi, sekarang ini seblak sudah banyak variannya.

Tidak hanya kerupuk saja, sekarang sudah ada seblak ceker, seblak pasta, seblak tulang, seblak batagor, seblak suki, dan masih banyak lagi. Seblak dapat dinikmati garing (tanpa kuah) dan juga berkuah. kamu ingin tahu seblak enak di Bandung ada di mana saja? Baca ulasan Keluyuran yuk dengan klik di sini.

16. Basreng

Basreng merupakan singkatan dari Baso Goreng. Tapi, tidak sembarang baso yang bisa digoreng dan dijadikan basreng. Selama ini cuma baso ikan-lah yang jadi bahan utama untuk membuat basreng.

Ada basreng basah dan ada juga basreng kering. Untuk basreng basah, teksturnya kenyal di dalam dan agak garing di luar. Lalu, untuk basreng kering, basonya digoreng cukup lama hingga benar-benar kering seperti kerupuk.

Biasanya baso dipotong balok atau pipih lalu digoreng. Bumbu basreng pun bervariatif, ada bumbu asin, pedas, pizza, barbeque, jagung bakar, hingga dibuat menjadi seblak dan karedok.

Biasanya basreng yang seperti ini bisa kamu dapatkan di warung atau kedai penjual basreng atau seblak. Tapi, kalau kamu mau yang praktis dan bisa dimakan kapan saja, belilah basreng kemasan.

Sejak dulu basreng kering sudah menjadi oleh-oleh khas Bandung yang selalu dinanti orang-orang. Selain sebagai oleh-oleh, basreng juga bisa dibawa pulang sebagai camilan jangka panjang yang bisa disimpan jika belum habis.

Varian rasanya ada banyak sekali, mulai dari original, pedas, keju, bbq, pizza, kurang lebih sama dengan basreng yang digoreng dadakan. Tapi, rasa yang paling difavoritkan tentu saja basreng pedas.

Basreng kering dapat kamu temukan di toko oleh-oleh khas Bandung, Kamu bisa membelinya per-ons hingga kiloan. Atau, kalau kamu mau lebih praktis lagi, kamu bisa menemukan basreng kemasan yang sudah dipasarkan secara komersial di minimarket dan supermarket, contohnya seperti Basreng Ma'icih.

17. Bandros

Bandros (Copy)

Bandros merupakan jajanan khas Bandung yang kembali naik daun. Dulu bandros hanya berupa adonan tepung beras dan kelapa parut saja, tanpa topping atau isian apa pun lagi. Tapi, sekarang bandros sudah memiliki varian rasa yang unik. Bahkan, sudah ada yang menjual bandros asin dan bandros manis. Wah, jadi seperti martabak saja, ya?

Bandros manis biasanya lebih nikmat jika disajikan setengah matang. Rasanya tak kalah enak dari bandros yang asin, lho. Umumnya, bandros manis memiliki varian rasa original, cokelat, green tea dan lain sebagainya. Sudah pernah coba?

18. Keripik Pedas

Keripik Setan atau Kripset masih menjadi incaran orang-orang, terutama penduduk luar kota Bandung. Kripset adalah sebutan untuk keripik singkong khas Bandung. Kenapa disebut setan? Karena rasa keripik singkong ini luar biasa pedas.

Kripset mulai menjadi sangat terkenal hingga ke seluruh penjuru negeri ketika muncul per-level-an alias tingkat kepedasan yang bisa diatur di dunia kuliner.

Biasanya kripset berlevel kelipatan ganjil 3, 5, lalu diakhiri dengan level 10. Semakin tinggi levelnya, semakin pedas pula kripset-nya. Sekarang ini penjual kripset dengan level kepedasan sudah ada banyak sekali. Sebut saja yang paling terkenal adalah Maicih, Karuhun, dan Kripset Riki asal Cimahi.

Selesai sudah pembahasan Keluyuran tentang 18 Jajanan Khas Bandung yang Sedang Hits di tahun ini. Bagaimana, Apakah kamu tertarik untuk mencicipinya?

Jika list makanan di atas belum memenuhi kriteria kamu, masih ada list kuliner Bandung yang legendaris di artikel ini yang tidak boleh kamu lewatkan. Oh, ya, kalau Anda punya rekomendasi makanan lainnya, beritahu pembaca lainnya di kolom komentar, ya.

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram