10 Jajanan Khas Malang yang Bakal Membuat Anda Ketagihan

Ditulis oleh Linda - Diperbaharui 2 Juni 2021

Ada banyak hal yang bisa Anda lakukan saat berada di Malang. Mulai dari jalan-jalan mengunjungi tempat wisata, bersantai di tempat nongkrong yang ada di Malang, sampai dengan berburu jajanan khas kota apel ini. Udara dingin di kota Malang membuat kita cepat merasa lapar. Alhasil, berburu jajanan di kota tersebut adalah sebuah ide yang tepat.

Sebagai wisatawan yang berasal dari luar kota Malang, Anda mungkin tidak mengetahui jajanan apa saja yang sedang hits di kota tersebut. Namun, Anda tak perlu khawatir karena Keluyuran akan memberi ulasan mengenai jajanan khas Malang yang bakal membuat Anda ketagihan.

1. Dodol Apel

Dodol Apel

Jajanan khas Malang yang satu ini memang sangat familiar. Pasalnya, dodol yang biasa hanya menawarkan rasa manis saja kini dikombinasikan dengan rasa dan aroma apel. Apel yang dipakai untuk membuat dodol khas Malang ini adalah apel hijau yang memang banyak dihasilkan di kota ini.

Tak hanya itu saja, dodol apel juga sudah sangat terkenal di berbagai wilayah yang Indonesia. Rasanya ada yang kurang jika Anda pergi ke Malang tanpa membeli dodol ini untuk cemilan selama perjalanan atau oleh-oleh.

2. Ketan Legenda

Ketan Legenda Jajanan Khas Malang

Melipir sejenak ke alun-alun Kota Batu yang masih berada di wilayah Malang. Anda akan menemukan Pos Ketan Legenda 1967 yang menawarkan berbagai menu hidangan yang terbuat dari ketan. Jajanan yang satu ini sudah melekat di pikiran wisatawan dan dianggap sebagai jajanan yang wajib dibeli jika sedang ke Malang.

Varian menu dari ketan legenda ini bermacam-macam, ada ketan bubuk, ketan susu keju, ketan susu durian, ketan kicir, dan masih ada banyak lagi. Sementara itu, Pos Ketan Legenda 1967 sendiri masih sangat ramai dikunjungi oleh wisatawan.

3. Sempol

Sempol

Ketika singgah di Kota Malang, Anda harus mencoba yang namanya sempol. Ini adalah jajanan dari Malang yang sudah mulai mewabah hingga ke kota-kota lain yang ada di Jawa Timur. Mungkin jika Anda melihat tampilan sempol, Anda pasti akan setuju bahwa jajanan ini mirip dengan sate telur gulung.

Bedanya, sempol terbuat dari daging ayam cincang yang sudah dicampur dengan tepung terigu. Kemudian, adonan tersebut dibentuk, ditusuk dengan tusuk bambu, dan dikukus hingga padat. Sebelum digoreng di dalam minyak panas, sempol yang sudah ditusuk akan dicelup ke dalam telur yang sudah dikocok lepas. Sempol bisa dinikmati dengan saus tomat, saus sambal, dan kecap manis.

4. Bakwan Malang

Bakwan Malang

Sudah jauh-jauh ke Malang, Anda harus mencoba jajanan khas Malang yang sudah dikenal hingga Jakarta, yakni Bakwan Malang. Semangkuk bakwan malang akan terasa sedap saat disantap di kota yang selalu memiliki udara yang sejuk ini. Lantas, apa perbedaan bakwan malang dibanding bakso?

Bakwan malang memiliki kuah yang lebih bening dan tidak terlalu beraroma daging sapi. Selain itu, tekstur bakwan malang lebih padat dibanding bakso. Bahan campuran lain untuk menikmati bakwan malang kurang lebih sama dengan bakso, yaitu tahu, gorengan, dan mie kuning. Anda bisa menemukan pedagang bakwan malang hampir di setiap sudut kota apel ini.

5. Pia Cap Mangkok

Pia Cap Mangkok

Camilan khas Malang ini juga merupakan jajanan wajib dan selalu menjadi incaran para wisatawan. Sama dengan bakpia pathok dari Jogja, Pia Cap Mangkok merupakan jajanan sekaligus oleh-oleh yang favorit dari Malang. Isi pia dengan bakpia pathok juga sama, yaitu kacang hijau.

Biasanya para wisatawan yang datang ke Malang akan menyempatkan diri membeli Pia Cap Mangkok ini. Pasalnya, rasanya yang khas, bentuknya yang besar, dan harganya yang murah membuat banyak orang memilih kue ini untuk dijadikan cemilan saat perjalanan atau oleh-oleh. Pia cap mangkok hadir dengan rasa original kacang hijau, coklat, keju, durian, dan tangkwee.

6. Lemet

Lemet

Kue basah lemet adalah jajan pasar tradisional dari Malang. Bentuknya hampir sama dengan arem-arem. Hanya saja, kue lemet ini berbahan dasar singkong. Persamaan antara lemet dan arem-arem hanya pada bentuknya yang memanjang dan dibungkus dengan daun pisang.

Bahan dasar pembuatan lemet adalah singkong parut yang sudah dicampur dengan kelapa parut dan garam. Setelah itu, adonan singkong akan diletakkan di atas daun pisang secara memanjang, lalu bagian atas adonan diberi gula merah. Setelah itu, letakkan adonan singkong di atas gula merah, bungkus daun, dan kukus kue lemet hingga matang.

7. Weci

Weci

Weci adalah nama lain dari ote-ote. Ke Malang artinya Anda harus membeli gorengan yang satu ini. Meskipun sama, tetapi weci khas Malang dan ote-ote Porong berbeda. Bahan-bahan untuk membuat weci sangat sederhana, terlebih isi dari weci hanya tepung dengan sayuran seperti tauge.

Di atas weci biasanya diberi udang goreng utuh. Namun, jika Anda tidak suka udang, maka Anda bisa membeli weci yang berisi sayuran saja. Sama seperti gorengan pada umumnya, Anda bisa menyantap weci ini dengan cabe hijau atau sambal petis khas Malang.

8. Bakpao Sayang

Bakpao Sayang

Jajanan khas Malang yang berikutnya sebenarnya bisa dijumpai di mana saja, termasuk di kota-kota lain yang ada di Indonesia. Namun, percayalah bahwa citarasa Bakpao Sayang ini berbeda dengan bakpao-bakpao lain yang dijual di berbagai daerah.

Kulit bakpao ini terasa lembut dan tidak mudah rapuh karena menggunakan bahan-bahan yang berkualitas tinggi. Kemudian, warna dari bakpao ini putih sedikit kekuningan karena pembuatannya tidak menambahkan pemutih. Tak hanya itu saja, ada berbagai macam varian untuk isi dari Bakpao Sayang ini, seperti kacang hitam, kacang merah, kacang tanah, keju, kacang hijau, strawberry, blueberry, dan nanas.

9. Lepet Jagung

Lepet Jagung

Kue basah lepet jagung memang sangat terkenal di Malang. Walaupun sudah jarang ditemukan, tetapi di beberapa pedagang kue basah yang ada di Kota Malang Anda masih bisa menemukan kue ini.

Lepet jagung terbuat dari pipilan jagung manis yang dihaluskan dan dicampurkan dengan sagu, parutan kelapa, gula pasir, dan garam. Kemudian, pembungkus lepet jagung bukan daun pisang, melainkan kulit jagung. Anda bisa membungkus adonan tersebut dengan kulit jagung lalu mengukusnya hingga matang.

10. Keripik Tempe

Keripik Tempe

Cemilan yang satu ini merupakan idola banyak orang. Ya, keripik tempe memang sangat familiar di lidah orang Indonesia. Bahkan, banyak yang memesan keripik tempe ini secara online dari Kota Malang. Tempe yang diiris tipis-tipis, kemudian dibalut dengan tepung, lalu digoreng sampai renyah.

Keripik tempe adalah jajanan yang wajib Anda beli jika singgah di Malang. Makanan ini bisa untuk ngemil atau dimakan dengan nasi putih.

Bagaimana dengan jajanan khas Malang rekomendasi dari Keluyuran ini? Apakah Anda berminat untuk mencobanya? Nah, apabila Anda memiliki rekomendasi seputar jajanan lainnya yang berasal dari Malang, jangan ragu untuk menulis nama jajanan tersebut di bagian komentar yang ada di bawah ini.

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram