14 Jenis Banchan (Side Dish) Korea yang Beragam dan Lezat

Ditulis oleh Siti Hasanah - Diperbaharui 27 Juli 2021

Pernah makan di restoran Korea? Kalau pernah, kamu pasti pernah juga mencicipi banchan. Ya, makanan pembuka yang disajikan dalam piring kecil ini merupakan bagian penting dari tiap hidangan. Jenis-jenis banchan banyak sekali, tapi yang paling sering dihidangkan adalah beragam kimchi, tumis, pancake atau jeon, atau makanan laut seperti myulchi bokkeum.

Menariknya, hidangan banchan selalu disajikan dalam jumlah ganjil. Mengapa? Itu karena bilangan genap dianggap membawa sial. Mau tahu apa saja jenis-jenis banchan? Simak ulasannya di artikel ini.

1. Pajeon

Salah satu banchan yang banyak dijual oleh para pedagang kaki lima yaitu pajeon. Makanan ini mirip dengan pancake. Pajeon merupakan variasi jeon yang dibuat dari adonan tepung beras, telur, dan daun bawang (pa). Sesuai dengan namanya, daun bawang merupakan bahan utama dalam hidangan ini.

Pajeon selain termasuk banchan juga merupakan camilan populer yang biasanya disajikan dengan kombinasi ganjang, kecap Korea dan cuka, digunakan sebagai saus celupnya. Bahan yang digunakan bervariasi, bisa kimchi, sayuran atau seafood.

2. Namul Muchim

Namul artinya sayur atau akar, sedangkan muchim berarti membumbui. Untuk namul bisa menggunakan semua jenis sayuran, herba, atau sayuran hijau. Bahannya termasuk daun, akar, batang, kecambah, biji, kelopak bunga, dan buah-buahan.

Sebelum dibumbui sebagian besar sayuran direbus tapi cara persiapannya dapat bermacam-macam. Bisa disajikan segar, digoreng, direbus, difermentasi, ditumis, dikeringkan, atau dikukus.

Namul bisa diberi bumbu seperti garam, minyak wijen, cuka, kecap Korea (ganjang), pasta kedelai (doenjang), pasta cabai (gochujang) dan masih banyak lagi. Hidangan ini bisa bervariasi sesuai dengan musim.

Yang paling umum adalah Sigeumchi-namul (bayam rebus dengan minyak wijen, bawang putih, dan kecap). Selain itu, ada juga kongnamul (kecambah kedelai berbumbu).

3. Cheongpomuk

Jika diterjemahkan nama banchan ini  adalah "jelly buih bening" karena warnanya yang putih jernih Sebenarnya makanan ini hanya pati kacang hijau dan biasanya disajikan dingin. Hidangan ini umumnya dijadikan sebagai banchan.

Jeli kacang hijau ini biasanya diberi bumbu minyak wijen atau ganjang, mungkin tambahan sedikit cabai dan daun bawang. Cheongpomuk merupakan makanan umum untuk acara-acara khusus, seperti di pernikahan Korea dan perayaan lainnya.

Cheongpomuk juga adalah bahan utama pembuat tangpyeong-chae, yaitu hidangan masakan kerajaan Korea. Caranya yaitu dengan mencampurkan cheongpomuk yang dipotong-potong, suwiran daging sapi, dan berbagai sayuran dan diberi bumbu ganjang, cuka, gula, garam, biji wijen, dan minyak wijen.

4. Kimchi

Kimchi merupakan banchan yang paling terkenal. Kalau kamu lihat orang Korea makan, pasti tak akan ketinggalan kimchi. Sayuran yang difermentasi ini rasanya lezat, dan menggiurkan. Makanan pembuka klasik atau lauk untuk makanan Korea apapun.

Walaupun sekarang popularitas kimchi semakin meningkat di luar Korea, makanan ini merupakan hidangan kuno yang sudah berusia kira-kira dua ribu tahun yang lalu, saat pertama kali disebutkan dalam dokumen tertulis.

Dahulunya disebut chimchae, secara harfiah artinya sayuran yang direndam, karena di masa lalu kimchi hanya direndam menggunakan air garam atau kaldu daging. Namun pada abad ke-12, bahan dan bumbu kimchi lainnya mulai ditambahkan.

5. Gim Gui

Pernah makan rumput laut panggang? Dalam bahasa Korea disebut gim gui yaitu jenis banchan yang sederhana namun lezat berupa rumput laut panggang yang renyah dan asin. Banchan ini adalah makanan yang umum ditemukan dalam kotak bento.

Gim gui rasanya enak dan berserat juga mengandung vitamin, mineral, dan protein. Banyak orang suka mengonsumsi gim gui ditemani dengan bir dingin karena rasa asinnya yang menyengat. Sekarang gim gui dapat ditemui di toko-toko, tapi dulu para juru masak Korea memanggang rumput lautnya sendiri.

6. Gamjajeon

Gamjajeon merupakan banchan yang berupa pancake Korea yang dibuat dari parutan atau kentang tumbuk. Makanan ini bisa dijadikan camilan juga lauk, atau banchan, serta hidangan utama yang ringan.

Biasanya gamjajeon disajikan dengan saus celup choganjang yang terdiri dari ganjang, gula, cuka, dan air. Penambahan opsionalnya bisa berupa pasta cabai atau gochujang, bubuk cabai atau gochugaru, dan biji wijen.

7. Ojingeo Chae Bokkeum

Selain menjadi banchan, ojingeo chae bokkeum juga populer camilan Korea yang dibuat dari potongan tipis cumi-cumi kering (ojingeo chae). Kemudian bahan digoreng bersama dengan pasta cabai berbahan gochujang dan berbagai tambahan seperti bawang putih, ganjang, atau anggur beras.

Camilan pedas sering dihidangkan di bar dan sangat cocok dimakan dengan bir, tapi bisa juga dinikmati sebagai pelengkap nasi atau hidangan Korea lainnya. Disajikan dalam mangkuk kecil, camilan ini diberi hiasan berupa biji wijen panggang.

8. Eomuk Bokkeum

Kalau kamu pernah makan eomuk alias kue yang dibuat dari olahan ikan, kamu akan senang dengan jenis banchan ini, yaitu eomuk bokkeum, alias tumis eomuk. Dikenal juga dengan nama odeng, kue ikan ini dibuat dari sejenis tepung ikan yang terdiri dari ikan putih giling ditambah kentang dan sayuran.

9. Myulchi Bokkeum

Myulchi di Indonesia itu semacam ikan teri yang kecil-kecil. Jenis banchan yang satu ini rasanya agak amis, tapi juga renyah, dan sedikit manis. Teri yang ditumis ini enak sekali untuk dijadikan teman nasi, atau kalau suka jadi camilan.

Teri kering yang ditumis ini diberi bumbu ganjang, sirup beras dan minyak wijen, dengan tambahan kacang, terkadang kenari, untuk menambah kerenyahan. Kamu pasti akan suka dengan banchan yang satu ini.

10. Hobak Bokkeum

Hobak Bokkeum yaitu jenis banchan yang dibuat dari zucchini  yang tumis. Zucchini bisa dipotong dadu atau diiris tipis untuk bibimbap. Cara memasaknya biasanya cepat, tidak lebih dari 10 menit.

Zucchini yang sederhana mungkin tidak terlihat istimewa, tetapi bahan yang membuat banchan ini menjadi spesial adalah saewoojeot yang terbuat dari udang fermentasi. Penambahan saewoojeot ini memberikan rasa asin pada daging zucchini tumis yang empuk.

11. Gamja Jeorim

Kentang mungil atau baby potato yang direbus menggunakan ganjang adalah jenis banchan Korea yang populer. Dalam bahasa Korea Ini disebut algamja jorim. Kentang mungil ini empuk di dalam tetapi lapisan luarnya agak lengket, kenyal dan sangat lezat apalagi dengan tambahan saus rebus manis asin.

12. Goguma Mattang

Jenis banchan yang satu ini dibuat dari ubi jalar goreng yang dilapisi dengan gula karamel. Makanan ini merupakan hidangan yang renyah di luar dan lembut di dalam.

Mattang ternyata berasal dari Cina. Mereka mempunyai metode memasak yang disebut básī, yang secara kasar menggambarkan proses karamelisasi gula. Khususnya lagi, gula meleleh dengan sangat baik sehingga terlihat seperti ada benang yang keluar dari sirup gula.

13. Gyeran Mari

Gyeran mari merupakan egg roll Korea. Gyeran artinya telur dan mari menggambarkan keadaan digulung. Jadi, pada dasarnya, telur gulung Korea dan telur dadar gulung Korea memiliki arti yang sama.

Hal lain yang perlu diketahui yaitu telur gulung Korea dimasak seperti telur gulung Jepang yang disebut tamagoyaki. Telur, tentunya bahan terpenting untuk egg roll Korea, kemudian garam.

Kamu bisa membuat gyeran mari hanya dengan menggunakan dua bahan ini jika mau. Bahan tambahan lainnya yaitu paprika, zucchini, wortel, ham, daging kepiting, bawang, tuna kalengan dan rumput laut panggang, dan lain-lain.

14. Yeongeun Jorim

Yeongeun Jorim adalah akar teratai yang direbus dengan bumbu berupa ganjang, sirup beras, sirup maple, gula renyah, dan cuka apel. Yeongeun jorim merupakan jenis banchan musim gugur yang populer. Rasanya manis, gurih, dan renyah!

Akar teratai atau yeon-geun banyak digunakan di Korea dan negara Asia lainnya. Hidangan yang direbus dalam saus manis ini adalah salah satu hidangan paling populer yang dibuat dengan yeongeun di Korea. Makanan ini paling baik ditaburi dengan biji wijen dan dimakan dengan nasi yang sehat.

Mungkin dari jenis-jenis banchan Korea ini, hanya beberapa saja yang pernah kamu cicipi, seperti kimchi atau tumis sayuran lainnya. Jika kamu tertarik untuk mencicipi beragam banchan ini, kamu bisa mampir di restoran Korea yang autentik. Selamat mencoba.

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram