11 Jenis Nasi Goreng Enak dari Berbagai Negara Asia

Ditulis oleh Siti Hasanah - Diperbaharui 27 Oktober 2021

Nasi goreng merupakan menu hidangan umum ditemui dijual baik di restoran atau di kedai-kedai pinggiran jalan. Makanan ini bisa dibuat dari nasi yang baru ataupun nasi sisa. Hidangan ini umumnya dijadikan sebagai menu sarapan pagi tapi bisa juga jadi menu makan siang atau bahkan makan malam.

Negara-negara di Asia juga memiliki versi nasi gorengnya masing-masing. Jenis nasi goreng di Asia pastinya unik dan menarik. Kalau penasaran seperti apa nasi goreng versi negara-negara Asia, ikuti artikel berikut ini yang akan membahas beragam nasi goreng dari benua ini. Simak, yuk!

1. Khao Phat, Thailand

Khao phat merupakan hidangan sederhana dari Thailand berupa nasi goreng dengan sayuran yang secara tradisional disiapkan dengan nasi dari beras melati atau beras wangi. Ini berbeda dengan nasi goreng versi Cina yang menggunakan nasi putih biasa. 

Nasi yang sudah dimasak biasanya digoreng dengan bahan-bahan seperti bawang bombay, bawang putih, dan daun bawang, kemudian ditambah dengan kecap ikan, thin soy sauce atau kecap asin yang lebih encer, sedikit lada putih, dan sedikit air jeruk nipis segar.

Komponen penting lainnya dari hidangan ini yaitu penambahan telur orak-arik, yang digoreng bersama nasi dan sayuran sebelum tercampur rata ke dalam campuran. Di Thailand, cara tradisional menyantap hidangan ini adalah dengan telur goreng renyah di atasnya.

Biasanya khao phat disertai dengan irisan jeruk nipis dan saus pedas yang disebut nam pla prik, yaitu kecap ikan yang dicampur dengan cabai Thailand. 

Nasi goreng Thailand merupakan makanan khas jalanan dan hidangan pokok di restoran-restoran yang menyediakan hidangan tumis di negara ini, dan terkadang berisi daging atau seafood seperti ayam atau udang.

2. Yangzhou, Cina

Yangzhou, Cina_

Nasi goreng Yangzhou merupakan jenis nasi goreng Asia dari Cina yang terdiri dari nasi, telur, dan sayuran seperti wortel, jamur, kacang polong, dengan tambahan lain seperti udang, daging, daun bawang, dan ham Cina. Versi tradisional seringkali diberi tambahan teripang, daging kepiting, dan rebung.

Hidangan ini diyakini asalnya dari Jenderal Yang Su dari Dinasti Sui. Nasi goreng ini merupakan salah satu hidangan kesukaannya. Saat dia berpatroli di daerah Jiangdu bersama Kaisar Yangdi, dia memperkenalkan hidangan itu pada budaya Yangzhou. 

Pada awalnya, nasi goreng ini merupakan makanan petani yang disiapkan dengan nasi sisa yang dikombinasikan dengan potongan kecil daging dan sayuran. Nasi goreng Yangzhou umumnya disajikan setelah makan utama dan sebelum pencuci mulut pada perayaan Cina. 

3. Omurice, Jepang 

Omurice, Jepang _Sumber: sethlui.com

Omurice merupakan jenis nasi goreng di Asia yang dibuat dari telur dadar dan nasi, dua bahan penting dari hidangan perpaduan Jepang ini. Biasanya nasi ditumis bersama ayam dan saus tomat, lalu dibungkus dengan lembaran telur dadar tipis. Akhirnya, hidangan ini diberi saus tomat di atasnya.

Terkadang omurice hanya berupa telur orak-arik yang ditaruh di atas nasi, dan saus tomat bisa diganti dengan saus demi-glace, yaitu saus berwarna coklat dalam masakan Prancis. Omurice merupakan salah satu dari banyak masakan Jepang yang dipengaruhi oleh teknik dan bahan masakan Barat. 

Walaupun sudah menjadi hidangan tradisional Jepang, biasanya omurice dibuat di rumah atau disajikan di restoran Jepang non-tradisional. Ada dua cerita tentang asal mula dan penciptaan sebenarnya dari hidangan fusi yang tidak biasa ini. 

Versi pertama menyebutkan bahwa omurice dibuat di Tokyo. Hidangan tersebut disiapkan dengan cepat untuk menjadi makanan para staf restoran. Namun, cerita lain mengatakan bahwa nasi goreng ini sebenarnya ditemukan di Osaka sebagai makanan yang dibuat khusus untuk pelanggan tertentu yang hanya bisa makan makanan ringan.

Bisa jadi salah satu dari kedua teori itu benar, tapi bisa dipastikan bahwa hidangan tersebut telah hadir dalam masakan Jepang sejak awal abad ke-20. Saat ini omurice juga banyak ditemukan di Korea Selatan dan Taiwan.

4. Kimchi Bokkeumbap, Korea Selatan

Kimchi Bokkeumbap, Korea Selatan_Sumber: koreanbapsang.com

Kimchi bokkeumbap merupakan jenis nasi goreng lainnya dari Asia yang merupakan hidangan Korea Selatan. Hidangan yang sederhana serta beraroma ini dibuat dengan kombinasi nasi goreng dan kimchi. Hidangan ini dianggap sebagai cara terbaik untuk menggunakan sisa kimchi

Hidangan ini juga bisa diperkaya dengan bahan tambahan seperti daging, sayuran, dan kecap Korea. Umumnya, sebelum disajikan, kimchi bokkeumbap diberi topping telur goreng, meskipun bisa juga dihiasi dengan biji wijen, daun bawang cincang halus, atau gim yaitu rumput laut kering. 

Karena sangat mudah disiapkan, murah, dan nikmat, hidangan ini menjadi favorit para pelajar Korea Selatan. Makanan ini juga sering dihidangkan di restoran-restoran atau kedai-kedai di Korea Selatan.

5. Chanhan, Jepang

Chanhan, Jepang_Sumber: youtube.com/Morgane Recipes

Chahan merupakan sebutan untuk hidangan nasi goreng Jepang yang terdiri dari nasi yang di-stir fry dengan telur, saus, dan sayuran seperti kacang polong, daun bawang, dan wortel. Umumnya hidangan ini disiapkan di atas teppan, pemanggang dengan permukaan datar yang bagian atasnya terbuka.

Namun nasi goreng ini juga bisa dengan mudah disiapkan dalam wajan besar. Makanan pokok di banyak rumah di Jepang ini adalah cara sempurna untuk menghabiskan sisa nasi. Awalnya chahan dibawa ke Jepang dari Tiongkok pada tahun 1860-an, ketika para imigran Tiongkok mulai berdatangan di Pelabuhan Kobe.

6. Cơm Chiên, Vietnam

Cơm Chiên, Vietnam_Sumber: youtube.com/KeepingUpWithTheTrans

Cơm chiên merupakan cara orang orang Vietnam membuat nasi goreng. Hidangan ini sangat serbaguna karena hampir semua hal dapat ditambahkan ke dalam nasi untuk memperkaya nasi. Cơm chiên biasanya disiapkan dengan nasi putih, bawang putih, garam, dan merica. 

Nasi goreng ini disajikan selagi masih panas, dan dapat diperkaya dengan berbagai sayuran, telur, daging, serta sosis. Soy sauce atau kecap ikan bisa digunakan sebagai bumbu utama, sementara daun bawang cincang akan memberikan tekstur ekstra dan kontras visual yang bagus dengan nasi.

7. Khao Op Sapparot, Thailand

Khao Op Sapparot, Thailand_Sumber: thebittersideofsweet.com

Khao op sapparot merupakan hidangan nasi tradisional Thailand. Meskipun tidak ada daftar bahan yang pasti, hidangan ini dibuat dengan kombinasi nasi yang minimal berumur sehari, bawang putih, jahe, bawang merah, saus tumis, dan potongan nanas. 

Bawang putih, jahe, dan bawang bombay digoreng dengan minyak, kemudian ditambahkan dengan nasi dan potongan nanas. Bahan-bahannya dicampur dan hidangan dibumbui dengan garam serta merica. 

Sapparot Khao op sering disajikan dalam cangkang nanas berukir dan biasanya dihiasi dengan daun bawang cincang di atasnya. Hidangan ini juga bisa diperkaya dengan potongan ayam, kismis, kacang mete renyah atau cabai cincang.

8. Paloo, Kirgistan

Hidangan tradisional Kirgis ini biasanya menggabungkan nasi, daging, wortel, bawang merah, dan bawang putih. Sering disebut sebagai plov versi Kirgis, biasanya dibuat dengan daging sapi atau kambing, dan kadang-kadang ayam. 

Secara tradisional, paloo disiapkan dalam qazan, yaitu kuali besi yang besar di atas api terbuka. Nasi digoreng bersama bahan-bahan lain. Hidangan ini biasanya ditaburi dengan potongan daging, sementara bawang putih goreng dan cabai bisa disajikan sebagai pendamping. 

Shirin polo adalah variasi vegetarian yang populer. Versi nasi goreng ini ditambah dengan berbagai buah kering, seperti aprikot, plum, atau kismis.

9. Fodnicha Bhaat, India

Fodnicha bhaat atau phodnicha bhaat adalah hidangan sederhana yang bisa dibuat dengan sisa nasi. Kata "phodni" mengacu pada “mencampur” dan "bhat" diterjemahkan sebagai “nasi” dalam bahasa Marathi. Phodnicha bhat juga bisa disebut sebagai “Nasi Goreng Gaya India” atau “Nasi Tadka”. 

Nasi yang baru atau nasi sisa bisa digunakan untuk hidangan ini. Phodnicha bhaat merupakan hidangan jenis nasi goreng di Asia yang cepat dan mudah dibuat. Setiap rumah di India mempunyai resep berbeda untuk membuat phodnicha bhat.

Fodni cha bhaat adalah sebutan orang marathi untuk nasi goreng ini. Di Gujarat, mereka menyajikan resep nasi gorengnya dengan sebutan vagharelo bhat. Di India Selatan, terdapat daftar panjang resep nasi yang juga bisa dibuat dengan nasi sisa.

10. Sinangag, Filipina

Sinangag, Filipina_Sumber: norecipes.com

Nasi goreng bawang putih atau sinangag telah menjadi bagian favorit dari hidangan sarapan di Filipina. Sinangag bisa cocok dengan banyak hidangan seperti hidangan goreng atau semur.

Hidangan ini merupakan cara pintar untuk mengubah nasi sisa yang membosankan menjadi hidangan dengan rasa yang luar biasa. Sinangag biasanya beraroma bawang putih yang akan membangkitkan indra penciuman dan perasa. 

Nasi goreng ini umumnya disajikan bersama telur goreng dengan sedikit tocino, tapa, atau longanisa. Seperti halnya pasta Italia yang sederhana, nasi goreng khas Filipina ini hanya terdiri dari tiga atau lima bahan dasar jika garam dan merica ikut dihitung. 

Namun setiap juru masak mempunyai cara masing-masing untuk membuatnya. Seperti kebanyakan hidangan sederhana, trik membuat sinangag yang lezat ada pada bahan dan tekniknya.

11. Htamin Gyaw, Burma

Htamin gyaw atau juga dikenal sebagai nasi goreng dengan kacang polong rebus adalah resep nasi goreng tradisional Burma. Nasi goreng Burma biasanya menggunakan paw hsan hmwe, beras dengan butiran pendek khas Burma yang harum dan lebih bulat juga lebih pendek dari varietas lain.

Versi htamin gyaw biasa yang populer terdiri dari nasi, kacang polong rebus, bawang bombay, bawang putih, dan kecap hitam. Bumbu pendamping bisa berupa ngapi kyaw, yaitu pasta ikan goreng dengan serpihan parut dan irisan timun segar yang dicampur dengan bawang cincang, cabai hijau, dan cuka. 

Hidangan ini adalah menu sarapan yang umum di Myanmar, dan bisa diberi tambahan telur goreng. Seperti kebanyakan makanan Burma yang dibuat dengan cepat di meja, nasi goreng ini dibumbui dengan bawang goreng, kacang tumbuk, dan bubuk cabai merah.

Berbagai jenis nasi goreng di Asia tadi meskipun bahan utamanya sama, yaitu nasi, tapi cara pembuatan dan penyajiannya memiliki keunikan tersendiri. Bahannya pun beragam. Di Indonesia sendiri kita mengenal banyak jenis nasi goreng. 

Varian nasi goreng dari Asia ini bisa menjadi pilihan kalau ingin memasak nasi goreng yang beda dari biasanya. Mungkin ingin mencoba trik membuat omurice ala Jepang seperti yang dipertontonkan di Youtube atau membuat kimchi bokkeumbap ala drama Korea? Pokoknya, selamat mencoba!

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram