Inilah Jenis Transportasi Umum yang Populer di Malaysia

Ditulis oleh Imma - Diperbaharui 29 Juli 2020

Berlibur ke negeri Jiran Malaysia memang tidak cukup sekali saja. Mengapa? Karena di Malaysia sendiri terdapat beberapa kota yang menjadi tujuan wisata favorit seperti Kuala Lumpur, Melaka, Penang, Kuching, dan juga Langkawi.

Selain budget liburan ke Malaysia yang cukup terjangkau jika dibandingkan dengan biaya liburan di Singapura, Malaysia juga sudah didukung dengan sistem transportasi umum yang lengkap dan memudahkan para turis untuk menjangkau kawasan wisata populer.

Jadi, bagi kamu yang first timer mengunjungi Malaysia pun tidak akan kesulitan menemukan transportasi umum yang siap mengantarkanmu berjalan-jalan menjelajah Malaysia.

Berikut ini Keluyuran telah merangkum jenis transportasi umum apa saja yang biasa digunakan di Malaysia, khususnya untuk para wisatawan. Ada yang gratis juga, lho! Penasaran? Berikut daftar lengkapnya.

1. Kereta

Di Malaysia, terdapat sistem transportasi berbasis rel yang terdiri dari KL Monorail, LRT, MRT, KLIA Ekspres dan KLIA Transit serta KTM Komuter.

Kesemua transportasi ini, kecuali KTM Komuter telah terintegrasi satu sama lain dan dikenal dengan nama Klang Valley Integrated Rail Transit. Lalu, apakah perbedaan dari masing-masing moda transportasi yang sama-sama berbasis rel ini? Simak penjelasan selengkapnya.

  • KL Monorail
KL-Monorail

* sumber: thecompletecityguide.com

Armada berbasis rel pertama yang akan Keluyuran bahas adalah KL Monorail.  Kereta yang dioperasikan secara melayang atau elevated ini, terdiri dari satu jalur yang menghubungkan stasiun KL sentral menuju ke Titiwangsa.

Dengan bentuk kereta yang terdiri dari rangkaian 2 atau 4 gerbong, rute KL Monorail ini melewati setidaknya 11 stasiun pemberhentian dimana beberapa diantaranya adalah destinasi favorit wisatawan seperti stasiun Bukit Bintang, stasiun Maharajalela yang berdekatan dengan Chinatown dan Petaling Street Night Market, atau stasiun Imbi yang dekat dengan tempat wisata belanja seperti Berjaya Times Square.

Untuk membeli tiket KL Monorail ini juga terbilang cukup mudah, karena terdapat vending machine yang tersedia di setiap stasiun. Atau, kamu juga bisa menggunakan kartu transportasi Touch n Go untuk dapat mencoba KL monorail ini.

  • LRT (Light Rapid Transit)
LRT Malaysia

* sumber: malaysia.panduanwisata.id

Kereta (elevated) yang tidak kalah populer lainnya di Malaysia adalah Light Rapid Transit atau disingkat dengan LRT. Jalur LRT sendiri terbagi menjadi dua yaitu Laluan Ampang / Sri Petaling dan Kelana Jaya, dimana kedua jalur ini dapat bertemu di Stasiun Masjid Jamek, dan memungkinkan kamu jika ingin berpindah jalur dari Laluan Ampang ke jalur Kelana Jaya, maupun sebaliknya.

Untuk menaiki LRT ini, kamu bisa membeli tiket LRT melalui mesin tiket yang berada di stasiun atau pun menggunakan kartu transportasi Touch n Go (sejenis kartu EZ Link di Singapura). Selain itu, LRT ini juga telah terintegrasi dengan MRT di beberapa stasiun tertentu seperti di Stasiun Pasar Seni, Stasiun Merdeka, dan Stasiun Maluri.

Baik jalur Laluan Ampang / Sri Petaling maupun Kelana Jaya, keduanya masing-masing melewati sejumlah stasiun yang sangat dekat dengan tempat wisata yang ramai dikunjungi seperti diantaranya Chinatown, Central MArket, KLCC, dan masih banyak lagi.

  • MRT
MRT Malaysia

* sumber: paultan.org

Resmi dibuka pada tahun 2016, MRT menambah panjang daftar transportasi yang berbasis rel di Malaysia. Untuk dapat mengakses MRT ini kamu bisa memulai perjalanan dari Stasiun Muzium Negara yang berada tidak jauh dari stasiun KL Sentral.

Papan petunjuk yang sangat jelas dari KL Sentral menuju Stasiun Muzium Negara akan membantu mengarahkan kamu ke lokasi Stasiun Muzium Negara hanya dengan berjalan kaki.

Cara menggunakan MRT di Malaysia juga hampir mirip dengan MRT di Singapura. Hanya saja, jika tiket standar MRT di Singapura berupa kartu, di Malaysia tiket MRT berupa koin. Sedangkan untuk kartu Transportasi layaknya EZ Link di Singapura, di Malaysia memiliki kartu serupa bernama Touch & Go.

Kawasan yang dilalui oleh jalur MRT di Malaysia pun hampir mengcover sebagian besar destinasi wisata di Kuala Lumpur mulai dari KL Sentral, Pasar Seni, Bukit Bintang dan masih banyak lagi. Jadi, kalau berkunjung ke Malaysia sempatkan mencoba MRTnya ya!

  • KLIA Ekspress
KLIA ekspres

* sumber: id.wikipedia.org

KLIA Ekspress adalah salah satu transportasi paling praktis dari bandara menuju pusat kota KL Sentral. Rute kereta ini dimulai dari KLIA2 menuju KLIA dan langsung menuju ke KL Sentral, atau sebaliknya secara nonstop tanpa berhenti atau transit di stasiun lainnya.

Dengan interval keberangkatan setiap 15-20 menit sekali, waktu tempuh yang diperlukan dari KLIA2/KLIA menuju KL Sentral terbilang cukup singkat yaitu sekitar 33 menit saja dengan tarif sebesar RM 55 untuk satu kali jalan dan RM 100 untuk trip pergi pulang.

Sedangkan untuk trip antar terminal yaitu dari KLIA 2 menuju ke KLIA, atau sebaliknya, hanya dikenakan tarif sebesar RM 2 dengan waktu tempuh selama 3 menit saja.

Jika dibandingkan dengan armada bus, KLIA ekspress ini memang terbilang lebih mahal. Namun tentu sebanding dengan efisiensi waktu dan kenyamanan selama perjalanan yang bebas macet.

  • KLIA Transit
KLIA-Transit

* sumber: economytraveller.com

Sama halnya dengan KLIA Ekspress,  KLIA Transit ini juga menghubungkan rute dari airport KLIA2, atau KLIA 1  menuju ke ke KL Sentral dan sebaliknya. Hanya saja, KLIA Transit ini bekerja seperti halnya kereta komuter yang akan berhenti di beberapa stasiun tertentu sebelum akhirnya tiba di KL Sentral.

Adapun rute dari KLIA Transit ini meliputi dari KLIA2, KLIA , Salak Tinggi, Putrajaya, Cyberjaya, Bandar Tasik Selatan, dan terakhir di KL Sentral.

Jarak tempuh yang dari KLIA 2 menuju KL Sentral adalah sekitar 39 menit dengan interval keberangkatan setiap 20-30 menit. Tarifnya sendiri adalah 55 RM/trip untuk keberangkatan dari KLIA/KLIA1 sampai dengan ke KL Sentral. Namun, tarif akan berbeda tergantung stasiun pemberhentian yang dituju.

  • KTM Komuter
KTM Komuter Malaysia

* sumber: www.ktmb.com.my

Kereta Tanah Melayu atau KTM Komuter ini tidak lain adalah sejenis kereta api komuter seperti halnya kereta api di tanah air yang menjangkau kawasan The Klang Valley dan sekitarnya. Jalur KTM Komuter ini terdiri dari dua jalur yaitu Laluan Seremban dan Laluan Pelabuhan Klang (Port Klang).

Para turis biasanya menggunakan armada ini untuk menuju tempat wisata Batu Cave dengan keberangkatan melalui stasiun KL Sentral. Dengan jarak yang cukup jauh dari KL Sentral menuju Batu Cave, tarif yang dikenakan hanya sebesar 2,6 RM. Tiket kereta dengan mudah bisa kamu beli di vending machine yang berada di stasiun, maupun langsung di loket petugas. Cukup murah dan mudah, bukan?

2. Bus

Bus adalah transportasi darat yang hampir selalu ada di seluruh negara di seluruh dunia termasuk di Malaysia. Kali ini, yang akan Keluyuran bahas adalah tentang dua jenis bus yang paling sering digunakan, baik oleh turis asing, maupun oleh warga negara Malaysia sendiri. Berikut informasi selengkapnya.

  • GO KL
Bus GO KL

* sumber: www.goasiaplus.com

Bus GO KL adalah sebuah layanan bus gratis dengan rute mengelilingi pusat kota khususnya di Kuala Lumpur. Bus ini sebenarnya diperuntukkan bagi para turis yang ingin berkeliling menjelajahi berbagai tempat wisata di Kuala Lumpur.

Namun, seiring waktu fasilitas ini pun akhirnya digunakan juga oleh warga lokal di sana. Maka jangan heran, jika pada jam-jam sibuk, bus ini akan sangat padat penumpang sehingga kamu harus sedikit berdesakkan.

Jam Operasional GO KL ini adalah mulai dari jam 06.00 pagi hingga jam 11 malam pada hari kerja, dan mulai pukul 07.00 pagi hingga jam 11 malam pada saat weekend. Interval keberangkatannya kurang lebih adalah 5 sampai 10 menit namun terkadang juga lebih lama.

Bus GO KL ini terdiri beberapa jalur atau line dengan rute berbeda sebagai berikut:

  1. Green Line: Melayani rute dari KLCC ke Bukit Bintang
  2. Purple Line: Melayani rute dari Pasar Seni ke Bukit Bintang
  3. Blue Line: Melayani rute dari Titiwangsa Bus Terminal ke Bukit Bintang
  4. Red Line: Melayani rute dari Titiwangsa Bus Terminal ke KL Sentral
  • Rapid KL
Rapid KL

* sumber: www.youtube.com

Rapid KL sendiri sebenarnya adalah perusahaan milik pemerintah yang menangani bidang transportasi umum, dan salah satunya adalah transportasi bus. Bisa dibilang bus Rapid KL ini adalah armada transportasi bus yang mendominasi hampir seluruh rute kawasan yang ada di Kuala Lumpur di tengah beberapa perusahaan bus lainnya.

Seperti halnya bus pada umumnya, bus ini dapat kamu temui di halte-halte bus yang tersebar di wilayah Kuala Lumpur. Untuk menaiki bus ini, kamu hanya perlu menyiapkan ongkos sesuai tarif dan rute yang dituju, baik menggunakan uang tunai maupun dengan mengtap kartu transportasi Touch n Go. Siapkan uang pecahan kecil atau receh karena supir tidak akan memberikan kamu kembalian. Maka dari itu, uang tunai menjadi item wajib yang harus kamu siapkan ketika berlibur ke Malaysia

Rute dari bus rapid KL ini meliputi banyak wilayah seperti Ampang, Jalan Ipoh, Jalan Klang Lama dan masih banyak lagi. Jika kamu bosan berkeliling Malaysia dengan transportasi berbasis rel, kamu bisa mencoba menjelajah kota dengan menggunakan bus Rapid KL ini.

3. Taksi

Taksi merupakan transportasi yang hampir dimiliki seluruh negara termasuk Malaysia. Ada dua jenis taksi yang akan Keluyuran Bahas kali ini, yaitu taksi argo dan taksi online sebagai berikut.

  • Taksi Argo
Taksi Kuala lumpur

* sumber: www.kaskus.co.id

Hampir serupa dengan taksi di tanah air, taksi di Malaysia pun menerapkan tarif argo untuk setiap kali perjalanan. Menggunakan taksi tentunya memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri.

Sudah menjadi rahasia umum bahwa tarif taksi selalu lebih mahal dari transportasi umum lainnya. Wajar saja, karena berkendara dengan taksi tentu akan lebih nyaman dan leluasa, apalagi jika kamu memiliki banyak barang bawaan atau bagasi yang besar-besar.

Taksi di Malaysia dapat kamu temukan mulai dari ketibaan di bandara, di hotel, di area wisata, di tempat atau di jalan-jalan umum lainnya. Sedikit tips bagi kamu yang ingin berkendara menggunakan taksi di Malaysia adalah pergilah bersama beberapa orang teman agar bisa sharing cost supaya lebih hemat.

Selain itu bayarlah tarif sesuai argo karena tidak jarang ada beberapa supir nakal yang memberikan tarif jauh di atas semestinya.

  • Taksi Online
Grab Malaysia

* sumber: www.cnbcindonesia.com

Kamu tentu sebelumnya sudah familiar dengan transportasi berbasis aplikasi online seperti Grab dan Gojek. Kedua provider transportasi online ini pun hadir di Malaysia. Jika sebelumnya kamu sudah memiliki kedua aplikasi ini di smartphone, maka kamu hanya tinggal menggunakannya seperti biasa. Yang berbeda hanyalah perubahan lokasi dan tarif yang menggunakan mata uang ringgit.

Rate menggunakan taksi online tentunya akan sedikit lebih hemat jika dibandingkan taksi argo kebanyakan. Jika kamu lelah bolak balik menggunakan kereta atau bis, kamu bisa sedikit lebih santai dengan menggunakan taksi online ini.

Itulah jenis-jenis transportasi di Malaysia yang biasa digunakan oleh para pelancong. Sesuaikan kebutuhan dan budget yang kamu miliki ketika hendak memilih transportasi selama berada di Malaysia. Jika kamu memiliki rekomendasi transportasi lain di Malaysia, jangan lupa tuliskan di kolom komentar ya!

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram