Inilah 8 Kastil dan Istana di Yaman yang Penuh Sejarah

Ditulis oleh Siti Hasanah - Diperbaharui 8 September 2021

Yaman merupakan negara yang kaya akan sejarah dan juga keindahan arsitekturnya bangunan-bangunan masa lalunya. Bangunan bangunan yang masih berdiri hingga kini pun terancam keberadaannya karena perang sipil yang masih berkecamuk. Tak jarang bangunan-bangunan itu mengalami kehancuran.

Keindahan arsitektur bangunan yang mereka miliki sayang untuk dilewatkan begitu saja, terutama kastil dan istana yang mereka miliki. Jika perang telah usai, bangunan-bangunan berikut ini layak untuk kamu kunjungi untuk melihat betapa hebatnya mereka yang mampu membuat bangunan tersebut berdiri hingga kini.

1. Istana Ratu Arwa

Istana Ratu Arwa
  • Alamat: Jibla, Yaman

Istana dari Ratu Arwa merupakan kediaman dari Ratu Arwa di Yaman. Beliau merupakan seorang ratu yang berkuasa di sekitar abad ke-11 sebelum masehi. Lokasi dari Istana ratu Arwa sendiri berada di sebuah bukit yang terdapat di kota Jiblah. Sayangnya bangunan istana ini sudah tinggal reruntuhan.

Istana dari Ratu Arwa ini dahulunya memiliki 356 kamar sesuai dengan jumlah hari dalam satu tahunnya. Hal tersebut membuat sang ratu akan selalu tidur di tempat yang baru, sebagai bentuk pertahanan agar musuh tidak tahu di mana ia tidur. Pada masa kepemimpinannya, Istana Ratu Arwa merupakan tempat yang terbilang istana yang amat megah berdiri di sebuah bukit.

2. Istana Seiyun

Istana Seiyun
  • Alamat: Seiyu, Yaman
  • Telepon: +967 733 822 271

Istana Seiyun dahulunya merupakan kediaman kerajaan yang berada di Hadramaut, tempat ini merupakan sebuah kediaman kerajaan dari seorang sultan yang bernama Kathiri. Tetapi saat ini istana ini berfungsi sebagai sebuah Museum. Sayangnya dengan perang sipil yang terjadi membuat tempat ini harus ditutup.

Istana Seiyun terbilang cukup unik hal itu karena struktur bangunan dari istananya terbuat dari bata lumpur. Istana Seiyun ini dapat dikatakan sebagai bangunan terbesar di dunia yang menggunakan bata lumpur. Bangunannya memiliki warna putih cerah menjulang tinggi terlihat sangat indah. Tetapi sayangnya keindahan istana ini terancam hancur karena hujan lebat dan juga banjir.

Bangunan Istana Seiyun ini  selesai dibangun pada tahun 1920an. Bangunan putih ini terlihat sangat kokoh dengan deretan jendela yang dapat kamu lihat dari jalan. Sayangnya bagian dalamnya mengalami kerusakan, juga pada bagian dasar bangunan, dinding, bahkan atapnya.

3. Istana Ghumdan

 Istana Ghumdan
  • Alamat: Sana’a, Yaman

Istana Ghumdan merupakan istana kuno yang dikenal juga dengan nama Qasir Ghumdan. Bangunan istananya terletak di sebelah utara dari Mesjid Agung Sana’a. Menurut para ahli sejarah, dikatakan bahwa anak Nabi Nuh yang pertama kali meletakan batu pondasinya. Tetapi para ahli geografi berpendapat bahwa istana atau kastil ini dibangun pada masa pra-islam.

Istana Ghumdan diyakini memiliki sebuah menara yang tingginya diperkirakan sekitar 20 tingkat. Bukti keberadaannya terdapat dalam puisi-puisi dan juga lagu-lagu arab yang sering menyebutkan keindahan dari istananya. Walaupun saat ini istana ini hanya berbentuk puing-puing, struktur serta arsitektur bangunannya menjadi contoh desain dari rumah dan menara yang ada di kota Sana’a.

4. Istana Dar al-Hajar

Istana Dar al-Hajar
  • Alamat: Wadi Dhahr, Sanaa’a, Yaman
  • Jam Buka: Senin-Minggu 08.00 – 17.00

Dar al-Hajar atau biasa disebut juga dengan Istana batu merupakan bangunan peristirahatan musim panas yang dibuat oleh pemimpin Yaman yaitu Yahya Muhamad Hamid ed-Din. Tempatnya dibangun pada sekitar tahun 1920an, dengan letaknya berada pada sebuah tempat yang tidak biasa, yaitu sebuah batu alam.

Sesungguhnya tempat ini didirikan di atas bangunan yang telah ada sebelumnya yang berasal dari tahun 1700an. Istananya saat ini sudah tak lagi digunakan sebagai tempat tinggal kerajaan semenjak Yahya Hamid terbunuh. Saat ini istananya digunakan sebagai museum dan dapat dikunjungi.

Kamu dapat mengikuti tur di istana untuk melihat ruangan yang terdapat di istana, seperti dapur, tempat pertemuan, ruang penyimpanan, dan menaiki tangga serta menyusuri bangunan lima lantai ini. Istana ini merupakan peninggalan sejarah yang memiliki arsitektur khas dari Yaman.

5. Istana Dar al-Shukr

Istana Dar al-Shukr
  • Alamat: Sana’a, Yaman

Dar al-Shukr merupakan sebuah istana kerajaan yang memiliki arti “Rumah Keberkahan”, letaknya berada di kota Sana’a. Istana ini tak lagi berfungsi sebagai kediaman kerajaan sejak 1960an, di saat sistem kerajaan runtuh. Bangunan ini sempat menjadi Museum Nasional Yaman, lalu menjadi Museum Seni dan Kerajinan Tradisional.

Dar al-Shukr awalnya merupakan istana tempat kediaman dari seorang Imam Yaman. Letak dari istana ini berada di alun-alun kota Tahrer di pusat kota, tepatnya berada di dekat dengan kubah Masjid Qubbat al-Mutawakkil. Bangunannya memiliki arsitektur khas Yaman yang mirip dengan semua bangunan di Kota tua Sana’a, dan terdapat  sebuah gerbang berada di depannya.

6. Istana Dar As-Sa’d

Istana Dar As-Sa’d
  • Alamat: Ali Abdul Moghni St, Sana'a, Yaman
  • Jam Buka: (Tutup Sementara)

Dar as-Sa’d juga merupakan sebuah istana yang memiliki arti Istana kebahagiaan. Saat ini istana ini berfungsi sebagai Museum National dari Yaman yang dahulu berlokasi di Istana Dar al-Shukr. Tempatnya kini menjadi tempat menyimpan artefak-artefak kuno yang merupakan bagian dari sejarah dan budaya Yaman.

Museum ini selamat dari beberapa serangan yang  mengarah pada tempat-tempat di sekitaran museum nasional ini. Arsitektur bangunan dari Dar A-Sa’d ini mirip dengan hunian-hunian yang terdapat di kota kuno Sana’a. Bangunannya didominasi warna tanah dengan sedikit  warna putih pada dekorasi jendelanya.

Istana ini yang kini telah berfungsi sebagai museum ini menjadi tempat penyimpanan artefak-artefak bersejarah dari Yaman. Museum-museum yang hancur, membuat beberapa barang koleksinya ditempatkan di Museum Nasional Yaman yang terdapat di kota Sana’a ini.

7. Kastil  Al-Qahira

Kastil  Al-Qahira
  • Alamat: Taiz, Yaman
  • Jam Buka: Setiap Hari 07.00-18.30

Kastil Al-Qahira merupakan sebuah bangunan bersejarah yang letaknya berada di sebuah gunung berbatu, tepatnya berada di kota Taiz, Yaman.  Kastil ini dibangun atas perintah dari sultan Abdullah bin Muhammad al-Sulayhi di sekitar abad ke12 pada paruh pertama. Lalu oleh Ali bin Muhammad al-Sulayhi yang merupakan adik sang sultan, kastil ini diperluas lagi selama ia berkuasa.

Kastil ini terbagi menjadi dua bagian, pada bagian yang pertama dapat dikatakan sebagai tempat tinggal karena berisikan taman dengan bentuk terasnya dan juga menara. Selain itu terdapat istana-istana tempat tinggal para sultan yang digunakan juga untuk menjamu tamu terhormat. Setiap istana dihubungkan dengan sebuah terowongan dan jalan rahasia.

Bagian kedua dari kastil ini berfungsi sebagai tempat logistik, digunakan untuk menyimpan air dan juga biji-bijian.  Kastil kuno ini berdinding tebal sekitar empat meter dan juga tingginya sekitar 120 meter. Sayangnya keindahan tempat ini kini jadi kenangan karena telah hancur setelah terjadi perang sipil ditahun 2015.

8. Kastil Sira

Kastil Sira
  • Alamat: Aden, Yaman
  • Jam Buka: Setiap hari 06.00-18.00

Kastil yang satu ini berada di sebuah pulau yang sama seperti nama kastilnya yaitu Pulau Sira. Usia dari kastil ini diperkirakan sudah berdiri sejak 1000 tahun yang lalu. Kastil Sira sendiri merupakan sebuah kastil militer yang dibangun sebagai sebuah pertahanan dan masih digunakan oleh militer Yaman hingga kini. Bangunannya dibangun di sekitar abad ke -1.

Kastil Sira merupakan tempat terbaik untuk melihat kota Aden dari ketinggian, pemandangan pelabuhan terlihat berbeda saat kamu melihatnya dari atas. Tak begitu banyak naskah-naskah yang berkaitan dengan sejarah kastil ini sehingga tak ada seorang pun yang tahu pasti siapa yang membangunnya untuk pertama kali.

Itulah beberapa kastil dan istana yang terdapat di Yaman. Sebagian dari bangunan tersebut telah beralih fungsi menjadi museum. Sebagian lagi terancam oleh perang yang masih berlangsung, dan mengalami kerusakan fisik, serta penjarahan dari artefak berharga yang terdapat di dalamnya juga.

Sebagian dari tempat-tempat ini harus tutup sementara karena perang yang masih terjadi. Jika berkunjung ke Yaman, kamu harus memastikan tur yang kamu ikuti memiliki asuransi perjalanan. Juga pastikan tidak ada pelarangan untuk bepergian karena Yaman karena negaranya masih mengalami ketegangan politik.

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram