10 Kebiasaan Makan Orang Sunda yang Menarik Diketahui

Ditulis oleh Syarip Ahmad D

Sunda adalah salah satu suku di tanah air yang sebagian besar warganya menempati wilayah Jawa Barat. Masyarakat Sunda dikenal sangat menjaga tradisi dan budaya dari nenek moyang. Hal itu dapat dilihat dari berbagai pantangan, serta tradisi unik yang masih tetap dijalankan di tengah lingkungan masyarakat tanah Pasundan.

Nah, setelah sebelumnya kita membahas kebiasaan unik orang Sunda. Kali ini Keluyuran akan mengulas kebiasaan makan suku ini yang jarang diketahui oleh orang lain. Seperti apa itu? Simak ulasannya berikut ini ya!

Baca juga: Kebiasaan Unik Orang Sunda

1. Menyukai ikan asin

Menyukai ikan asinSumber: endeus.tv

Ikan asin adalah salah satu olahan ikan favorit masyarakat Sunda. Jenis hidangan ini berasal dari pesisir pantai. Ikan asin sendiri merupakan olahan ikan yang telah melalui proses pengawetan dengan menggunakan garam. Pada umumnya, ikan asin mampu bertahan lama, bahkan hingga berbulan-bulan.

Jenis ikan asin yang kerap dikonsumsi masyarakat Sunda cukup beragam mulai dari ikan peda, jambal roti, cucut, Aasin sepat, dan gabus. Masyarakat Sunda biasa menyantap ikan asin dengan nasi panas, sambal, dan lalapan.

Meski hidangan tersebut terbilang sederhana, tetapi sebagian besar masyarakat Sunda sangat menyukai hidangan khas tersebut. Bahkan di setiap restoran Sunda, ikan asin kerap dijadikan sebagai salah satu menu wajib yang harus ada

2. Jengkol dan petai makanan favorit

Jengkol dan petai makanan favorit

Selain ikan asin, orang Sunda juga terkenal sangat suka dengan Jengkol dan Petai. Jengkol dan petai merupakan jenis tumbuhan polong-polongan yang memiliki aroma khas. Kedua jenis sayuran ini umumnya disajikan mentah atau diolah menjadi hidangan berbumbu. Jengkol dan petai dikenal memiliki kandungan nutrisi yang cukup baik bagi tubuh.

Sebagian masyarakat yang ada di tanah air memang tidak terlalu menyukai kedua jenis sayuran ini. Mengingat aroma kedua sayuran ini yang tidak sedap, dan dapat mempengaruhi bau pada air seni. Meski demikian, masyarakat Sunda sendiri dikenal sangat menyukai jenis sayuran ini. Selain kerap dijadikan sebagai lalapan, jengkol dan petai juga bisa diolah menjadi menu lezat.

3. Suka makan bersama

Suka makan bersamaSumber: persib.co.id

Salah satu kebiasaan makan orang Sunda yang masih terjaga hingga saat ini adalah makan bersama. Masyarakat Sunda menyebut kebiasaan tersebut dengan istilah 'Botram', yang merujuk pada tradisi berkumpul dan makan bersama. Ada pula istilah 'Munggahan', yaitu kegiatan makan bersama yang dilakukan saat menjelang hari raya.

Biasanya masyarakat Sunda akan mengundang keluarga, kerabat, atau tetangga untuk menikmati hidangan bersama. Selain dapat mempererat tali silaturahmi, kegiatan tersebut biasanya diadakan sebagai bentuk rasa syukur atas segala kenikmatan yang telah Tuhan berikan. Salah satu makan bersama orang Sunda yang cukup populer di tanah air adalah 'Ngaliwet'.

4. Suka lalapan mentah

Lalapan adalah berbagai jenis sayuran mentah, yang kerap disajikan sebagai menu pelengkap masyarakat Sunda. Pada umumnya lalapan disajikan dengan sambel. Jenis sayuran yang biasa digunakan cukup beragam, mulai dari timun, kol, selada, terong hijau, leunca, daun kemangi, jengkol, pete, pare, tomat, daun pepaya dan masih banyak lagi.


Kebiasaan masyarakat mengonsumsi lalapan memang tidak terlepas dari budaya, tradisi, karakter masyarakat dan keadaan alam tanah Sunda. Seperti kita ketahui, wilayah di Jawa Barat terkenal dengan daerah yang dikelilingi pegunungan yang subur. Hal itulah yang membuat berbagai jenis tanaman dapat tumbuh dengan sangat baik.

5. Kuat makan pedas

Kuat makan pedas

Orang Sunda cenderung lebih suka masakan dengan cita rasa pedas. Masyarakat Sunda biasa menggunakan cabe rawit sebagai salah satu condiment dalam masakannya. Masyarakat Sunda sendiri dikenal memiliki berbagai jenis sambal dengan cita rasa berbeda.

Meski demikian, hampir sebagian besar rasa yang dihasilkan memiliki tingkat kepedasan yang kuat. Hal tersebut karena bahan baku yang digunakan serta cara pengolahannya yang fresh. Pada umumnya masyarakat Sunda menggunakan banyak cabe rawit.

Penambahan bumbu lain seperti terasi, dan jeruk nipis dalam pembuatan sambal juga cukup membantu meningkatkan rasa pedas sambal.

6. Ikan Gurame hidangan mewah

Ikan Gurame hidangan mewahSumber: selerasa.com

Kesukaan masyarakat Sunda terhadap ikan memang jauh lebih besar. Berbagai jenis hidangan ikan biasanya dapat dengan mudah ditemukan di meja makan masyarakat Sunda, mulai dari ikan mas, ikan patin, ikan mujair, ikan nila, ikan pindang, dan berbagai jenis ikan asin.

Diantara jenis ikan yang biasa dikonsumsi oleh masyarakat Sunda. Ikan gurame adalah jenis ikan yang cukup digemari oleh masyarakat Sunda. Bagi masyarakat Sunda sendiri, ikan Gurame merupakan salah satu hidangan mewah dengan cita rasa yang tinggi. Masyarakat Sunda biasa menghidangkan jenis ikan ini dengan cara dibakar, pepes, goreng, atau dibuat sop.

7. Memasangkan jenis makanan

Kebiasaan unik lain masyarakat Sunda lainnya adalah suka memasangkan jenis makanan yang akan dihidangkan. Biasanya masyarakat Sunda memasangkan makanan bertekstur basah dan kering di setiap menu hariannya seperti sayur asem dan ikan asin, ayam goreng dan sambal, sayur kacang dan ikan pindang, tumis kangkung dan mendoan, sup daging dan perkedel, serta masih banyak lagi.

Kebiasaan mencocokkan makanan sendiri memang menjadi tradisi yang dilakukan oleh masyarakat Sunda sejak zaman dulu. Kebiasaan tersebut masih sering dilakukan masyarakat Sunda, bahkan hingga saat ini.

1 2»
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram