10 Kebiasaan Orang Thailand yang Membuat Wisatawan Heran

Ditulis oleh Syarip Ahmad D - Diperbaharui 13 Oktober 2021

Thailand adalah negara di Asia Tenggara yang berbatasan dengan negara Laos, Kamboja, Myanmar, dan Malaysia. Selain dikenal dengan bentang alamnya yang mempesona, negara yang beribu kota di Bangkok ini memiliki berbagai tradisi dan kebiasaan unik yang jarang diketahui oleh wisatawan asing seperti yang akan kita bahas di bawah.

Meski terkadang di negara lain kebiasaan tersebut dianggap hal yang biasa, tetapi di negeri gajah putih, beberapa kebiasaan bisa dianggap sebagai tindakan yang kurang baik. Kebiasaan seperti apa itu? Nah, untuk menjawab pertanyaan tersebut. Sebaiknya simak ulasan yang telah kami rangkum dalam artikel di bawah ini.

Baca juga: 10 Transportasi di Thailand

1. Memiliki Salam Khas

Pada umumnya, berjabat tangan adalah hal yang lumrah dilakukan saat menyambut kedatangan seseorang. Namun, di Thailand sendiri hal tersebut bukan hal yang lazim dilakukan oleh sebagian besar masyarakat Thailand. Saat mereka menyambut atau bertemu seseorang, maka yang dilakukan mereka adalah melakukan salam khas yang dikenal dengan 'Wai'.

Cara yang dilakukan adalah dengan melipat kedua tangan di depan tubuh dan mengarahkannya kepada orang tersebut seraya menundukkan kepala sebagai bentuk rasa hormat.

2. Tidak Menyentuh Kepala

Kepala adalah bagian tubuh yang dianggap suci dan bersih oleh sebagian besar masyarakat Thailand. Menyentuh bagian kepala orang lain merupakan hal yang kurang sopan, bahkan bisa dianggap sebagai tindakan kasar meski dilakukan sebagai candaan.

Pada umumnya, masyarakat Thailand sendiri kurang begitu suka bila ada seseorang menyentuh bagian kepala mereka, atau anak-anak mereka tanpa ijin. Meskipun kamu memiliki hubungan dekat dengan orang tersebut, namun Sebaiknya tidak kamu lakukan. Mengingat tindakan tersebut bisa saja membuatnya tersinggung.

3. Menempatkan Kaki di Atas Sesuatu

Menempatkan Kaki di Atas Sesuatu

Kebiasaan lain yang juga dianggap kurang baik dan tidak boleh dilakukan di Thailand adalah menempatkan kaki di atas kaki lainnya atau menempatkan kaki pada sesuatu seperti kursi, meja atau benda yang membuat telapak kaki terlihat oleh orang lain. Hal itu dianggap sebagai tindakan kurang sopan, tidak hormat, bahkan bisa dianggap sebagai bentuk penghinaan.

Di daerah lain pose tersebut mungkin merupakan hal yang biasa dan tidak memiliki arti apa-apa. Namun, saat kamu berada di Thailand. Sebaiknya ikutilah setiap peraturan serta kebiasaan penduduk setempat sebagai cara untuk menunjukkan rasa hormat pada tradisi dan kebudayaan mereka.

4. Berdiri Saat Mendengar Lagu Kebangsaan

Masyarakat Thailand juga dikenal sebagai orang yang memiliki nasionalisme tinggi. Hal tersebut bisa dilihat saat mereka mendengar lagu kebangsaannya berkumandang. Saat lagu kebangsaan Thailand diputar. Seluruh masyarakat akan berdiri dan menghentikan aktivitas yang sedang dikerjakan sampai lagu kebangsaan tersebut selesai di putar.

Kebiasaan itu juga dapat dilihat ketika berada di bioskop, dimana sebelum pertunjukkan film dimulai biasanya lagu kebangsaan akan di putar terlebih dahulu. Para penonton yang berada di dalam bioskop biasanya akan serentak berdiri sebagai bentuk rasa hormat mereka pada negara.

5. Menyukai Inhaler

Hal lain yang bisa kamu temukan di negeri yang terkenal dengan keindahan pantainya ini adalah kecintaan masyarakat pada produk inhaler. Jika kamu sedang berkunjung ke toko-toko atau apotek yang ada di Thailand, jangan heran bila kemudian menemukan banyak produk inhaler berukuran kecil yang dipajang dalam rak dengan berbagai aroma dan kemasan yang unik.

Masyarakat Thailand memang sangat menyukai produk tersebut, terutama produk inhaler yang memiliki aroma mentol. Mereka biasa membeli inhaler untuk meredakan gejala sakit kepala atau pilek yang mengganggu.

6. Tidak Menggunakan Rok Pendek

Tidak Menggunakan Rok Pendek

Menggunakan rok pendek yang memperlihatkan kaki bukanlah kebiasaan yang sering terlihat dilakukan oleh wanita Thailand. Sebagai negara konservatif, masyarakat Thailand memang cukup menjunjung tinggi aturan yang berlaku di masyarakat.

Hampir sebagian besar wanita muda yang ada di Thailand terbiasa mengenakan gaun atau rok panjang saat keluar rumah. Hal serupa juga terjadi di sekolah, dimana para siswi dilarang menggunakan seragam minim dan rok ketat. Larangan tersebut diambil berdasarkan pembaruan UU Perlindungan Anak 2003 di Thailand.

7. Tidak Kontak Fisik dengan Biksu

Biksu adalah pemuka agama yang cukup disegani oleh masyarakat Thailand. Sebagian besar masyarakat Thailand memang menganut agama Buddha. Hal itu terlihat dari banyaknya bangunan kuil yang dibangun di negara tersebut.

Masyarakat, khususnya wanita dilarang mengenakan pakaian terbuka saat mengunjungi kuil. Mereka juga dilarang untuk melakukan kontak fisik dengan seorang biksu. Wanita biasanya akan menjaga jarak ketika bertemu atau berpapasan dengan seorang biksu. Jika mereka hendak memberikan sesuatu pada sang biksu, biasanya mereka menggunakan perantara laki-laki untuk menyerahkannya.

8. Marah Jika Menawar Terlalu Rendah

Tawar menawar adalah hal yang wajar dilakukan saat bertransaksi jual beli. Meski demikian, ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan saat ingin berbelanja di Thailand. Di sana para turis harus berhati-hati saat menawar sesuatu yang ingin dibeli. Masyarakat Thailand sendiri cenderung tidak suka pada pelanggan yang menawar barang mereka dengan harga yang rendah.

Saat kamu melanggar itu, maka biasanya si penjual akan marah besar. Kebiasaan yang satu ini memang bukan hal yang mesti terjadi. Mengingat saat ini, sudah banyak para pedagang yang berpikiran lebih terbuka. Nah, supaya kamu terhindar dari amukan penjual. Sebaiknya tawar dengan harga yang wajar, ya!

9. Tidak Bersiul di Malam Hari

Tidak Bersiul di Malam Hari

Sama seperti di daerah lain yang ada di dunia. Thailand sendiri diketahui sangat percaya dengan berbagai hal yang berbau takhayul. Salah satunya mengani bersiul. Menurut kepercayaan penduduk setempat, orang yang bersiul pada malam hari bisa mengundang roh jahat dan makhluk halus yang akan mengganggu kehidupan orang yang melanggarnya.

Kebiasaan bersiul memang kerap dilakukan untuk membuang perasaan bosan dan jenuh. Namun, ketika satu daerah melarang hal tersebut. Alangkah baiknya, kamu ikuti aturan tersebut sebagai bentuk rasa hormat kamu pada tradisi mereka.

10. Menunjuk dengan Jari Telunjuk

Menunjuk dengan Jari Telunjuk

Kebiasaan lain yang juga tidak boleh kamu lakukan saat berlibur ke Thailand adalah menunjuk dengan jari telunjuk. Menunjuk dengan telunjuk dianggap sebagai perbuatan yang kurang sopan dan menghina. Masyarakat Thailand sendiri biasa melakukan cara tersebut untuk memanggil anjing atau hewan peliharaan.

Selain menunjuk dengan jari telunjuk, menjentikkan jari, atau bertepuk tangan saat memanggil sesuatu adalah hal yang dilarang dilakukan di Thailand. Mengingat Thailand sendiri adalah salah satu negara Asia yang menjunjung tinggi adab, serta sopan santun dalam bertingkah laku di lingkungan masyarakat.

Demikianlah 10 Kebiasaan orang Thailand yang berhasil kami rangkum untuk kamu. Pada dasarnya, setiap daerah memiliki kebiasaan dan aturan yang harus dihormati. Menghargai setiap perbedaan merupakan langkah yang tepat untuk menciptakan perdamaian. Semoga informasi mengenai kebiasaan masyarakat Thailand di atas menjadi inspirasi yang bermanfaat bagi kita semua.

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram