keluyuran web banner

10 Kebiasaan Unik Orang Bali yang Menarik untuk Diketahui

Ditulis oleh Syarip Ahmad D - Diperbaharui 1 Maret 2021

Bali adalah salah satu destinasi wisata di tanah air yang telah mendunia. Keindahan alam Bali yang mempesona menjadikan Bali sebagai salah satu tempat wisata favorit bagi masyarakat tanah air maupun mancanegara. Sama seperti daerah lain yang ada di Indonesia, masyarakat Bali juga memiliki beragam tradisi dan budaya unik yang menarik untuk diketahui oleh wisatawan yang akan berkunjung.

Nah, kebiasaan unik apa saja yang biasa dilakukan oleh masyarakat Bali? Yuk, kita simak ulasan yang akan Keluyuran bahas untuk kamu dalam artikel di bawah. Berikut adalah penjelasannya:

1. Mudah Akrab

Mudah Akrab

Bali merupakan salah satu daerah yang memberikan kontribusi cukup tinggi bagi pertumbuhan ekonomi nasional dari sektor pariwisata. Potensi wisata alam yang sangat besar membuat pulau yang satu ini kerap dikunjungi oleh para pelancong dari berbagai daerah di penjuru dunia yang terpesona dengan keindahan alam yang dimilikinya.

Nah, kondisi tersebut membuat masyarakat Bali harus terbiasa bertemu dengan para wisatawan dengan latar belakang berbeda. Meskipun terkadang harus terkendala dengan perbedaan bahasa dan budaya, namun masyarakat Bali sendiri dikenal oleh wisatawan sebagai pribadi yang bersahabat dan mudah akrab. Hal itu yang membuat para wisatawan merasa nyaman dan betah berada di Bali.

2. Tradisi Mesaiban

Tradisi Mesaiban

Bali memang dikenal banyak menjalankan tradisi unik yang diturunkan oleh para leluhur. Salah satu yang masih bisa kita lihat hingga saat ini adalah tradisi Mesaiban, yaitu sebuah ritual persembahan kepada Bhuta Kala yang dilakukan setiap pagi sebelum acara makan pagi atau setelah selesai memasak.

Ritual ini sebagai bentuk rasa syukur serta terima kasih atas anugerah pangan yang didapatkan setiap hari oleh masyarakat Bali. Tradisi yang satu ini dilakukan dengan menempatkan nasi beserta lauk pauk di atas potongan daun yang akan diletakkan di luar rumah. Masyarakat Bali sendiri percaya bahwa ritual tersebut dapat mencegah segala  gangguan yang disebabkan oleh Bhuta Kala.

3. Sopan Santun

Sopan Santun

Indonesia dikenal sebagai negara yang memiliki sifat ramah. Bali sendiri menjadi salah satu daerah yang menjunjung tinggi budaya sopan santun kepada sesama. Hal itu dapat dilihat dari cara mereka berbicara pada orang yang dianggap lebih tua atau kasta yang jauh lebih tinggi, dimana tutur bahasanya yang sangat halus.

Masyarakat Bali sendiri memang kerap menerapkan budaya sopan santun dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari cara mereka berbicara, bersikap, dan membawa diri di lingkungan masyarakat. Salah satu contoh yang biasa dilakukan oleh masyarakat Bali adalah tidak menunjuk dengan tangan kiri, mengucapkan permisi sebelum bertanya, dan tidak membanggakan diri di hadapan orang lain.

4. Membungkus Pohon dengan Kain Poleng

Membungkus Pohon dengan Kain Poleng

Jika kamu sedang berlibur ke pulau Dewata Bali, maka jangan heran bila banyak pohon besar yang akan dibungkus dengan kain poleng kotak-kotak berwarna hitam putih. Masyarakat Bali sendiri percaya bahwa tradisi atau ritual menutup pohon degan kain poleng sebagai bentuk peringatan bagi orang-orang bahwa pohon tersebut dihuni oleh makhluk gaib.

Hal itu dilakukan agar masyarakat atau orang-orang bisa menjaga sikap dan tidak sembarangan dalam menebang pohon. Nah, selain kain pohon yang melilit di badan pohon, masyarakat Bali sendiri biasanya menyimpan sebuah pelinggih, yaitu tempat suci umat Hindu yang digunakan sebagai tempat untuk persembahan.

5. Tradisi Ngejot

Tradisi Ngejot

Salah satu kebiasaan unik orang Bali selanjutnya adalah menjalankan tradisi ngejot. Tradisi ini merupakan bentuk toleransi masyarakat Bali yang tinggi terhadap sesama. Tradisi ngejot sendiri adalah aktivitas memberi makanan kepada tetangga, baik itu umat Hindu maupun masyarakat Bali non-Hindu.

Tradisi ngejot biasanya dilakukan oleh masyarakat Bali yang sedang merayakan hajatan pada tetangga atau orang-orang tanpa melihat latar belakang suku atau agama. Selain sebagai bentuk rasa syukur kepada pencipta, tradisi yang satu ini pun dapat membuat ikatan persaudaraan yang semakin kuat antara sesama.

6. Pandai Berbahasa Inggris

Pandai Berbahasa Inggris

Banyaknya wisatawan luar negeri yang berkunjung ke pulau Bali menuntut masyarakatnya untuk bisa berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris. Masyarakat Bali sendiri memang cukup beruntung karena dapat lebih mudah mempelajari bahasa Inggris dan mempraktikkan kemampuannya tersebut melalui percakapan dengan turis asing secara langsung.

Kebiasaan untuk berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris membuat sebagai besar penduduk lambat laut terbiasa dan pada akhirnya menguasai bahasa tersebut. So, jangan heran apabila kamu melihat masyarakat Bali fasih berbahasa Inggris meski mereka tidak mempelajari bahasa tersebut di bangku sekolah atau kursus bahasa.

7. Menyiapkan Kamar untuk Tamu

Menyiapkan Kamar untuk Tamu

Salah satu kebiasaan lain yang membuat masyarakat Bali sangat disukai oleh wisatawan atau turis asing adalah karena sikap mereka yang baik dan suka menolong. Masyarakat Bali dikenal selalu bersedia menyiapkan kamar untuk tamu di rumah bagi para turis yang tidak mendapat kamar hotel saat berlibur.

Mereka akan dengan senang hari memberikan tumpangan menginap bagi para turis tersebut. Masyarakat Bali sendiri menyebut tindakan yang satu ini dengan istilah Belog Polos, yaitu mempersilakan orang asing tanpa pertimbangan. Kebiasaan masyarakat Bali yang satu ini tentu menjadi sebuah kebiasaan yang menarik dan jarang dilakukan di tempat lain.

8. Memanggil dengan Sebutan “Bli”

Memanggil dengan Sebutan “Bli”

Kebiasaan lain yang bisa kamu temukan di Bali adalah menyebut seorang laki-laki dengan panggilan "Bli". Panggilan "Bli" sendiri biasanya digunakan untuk seorang pria yang berusia tidak terlalu tua atau teman yang memiliki umur sebaya. Panggilan tersebut dianggap paling sopan untuk orang yang belum saling mengenal.

Di Bali sendiri panggilan tersebut lumrah digunakan oleh para turis lokal untuk mengakrabkan diri. Namun, mengingat Bali adalah salah satu daerah yang mengenal sistem kasta, dimana bahasa yang digunakan oleh setiap kasta berbeda, sehingga penyebutan panggilan tersebut perlu diperhatikan supaya orang lain yang memiliki kasta lain tidak tersinggung karena hal tersebut.

9. Melasti

Melasti

Salah satu kebiasaan lain dari masyarakat Bali yang masih terjaga hingga saat ini adalah Melasti, yaitu kegiatan upacara keagamaan yang ditandai dengan prosesi berjalan beriringan seraya membawa persembahan dari sebuah pura menuju sumber air, seperti laut atau sumber mata air.

Ketika kegiatan tersebut berlangsung jalanan akan sangat macet karena dipenuhi oleh masyarakat yang terlibat dan para turis yang tertarik untuk melihat tradisi tersebut. Nah, para Pecalang atau polisi adat setempat bersama petugas polisi tanah air biasanya ikut dilibatkan untuk menjaga keamanan selama kegiatan upacara berlangsung.

10. Nyepi Adat

Nyepi Adat

Nah, jika kamu berkunjung ke beberapa wilayah yang ada di Bali, maka kamu tidak perlu heran bila melihat situasi lingkungan atau jalanan yang sangat sepi. Nyepi adat atau dikenal juga dengan Nyipeng adalah sebuah tradisi yang dilakukan masyarakat Bali, dimana mereka dilarang untuk keluar rumah selama tiga hari.

Nah, pada masa Nyepi adat masyarakat Bali memiliki empat pantangan diantaranya; tidak boleh keluar rumah, tidak boleh bersenang-senang, tidak boleh bekerja, dan menyalakan api. Jadi, jangan heran bila jalanan akan terlihat sangat sepi.

Demikianlah 10 Kebiasaan unik orang Bali yang berhasil Keluyuran rangkum untuk kamu. Bali adalah salah satu daerah yang memegang teguh ada istiadat yang diwariskan para leluhur. Meski perkembangan teknologi telah semakin canggih, namun hal tersebut tidak membuat tradisi dan budaya Bali tergerus. Nah, bagaimana pendapatmu tentang hal itu? Tulis komentarmu di bawah, ya!

linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram