10 Kebiasaan Orang Betawi yang Jarang Diketahui Orang

Ditulis oleh Syarip Ahmad D - Diperbaharui 23 Agustus 2021

Betawi adalah salah satu suku yang terdapat di pulau Jawa. Suku Betawi diketahui telah ada sejak abad ke-17. Suku ini merupakan sebuah kelompok etnis yang berasal dari campuran berbagai suku dan bangsa yang banyak bermukim di wilayah Jabodetabek dan sekitarnya. 

Sama seperti suku lainnya yang ada di tanah air, suku ini juga dikenal memiliki kebudayaan serta tradisi unik yang masih terjaga sampai saat ini. Nah, untuk mengenal lebih jauh tentang suku Betawi. Simak ulasan mengenai kebiasaan mereka yang akan Keluyuran bahas dalam artikel di bawah. Berikut adalah daftarnya: 

1. Kehidupan yang Religius 

Kehidupan yang Religius

Mayoritas masyarakat Betawi diketahui menganut agama Islam. Betawi sendiri adalah salah satu suku yang kehidupan sosial masyarakatnya banyak mengadopsi nilai-nilai agama Islam. Sejak usia anak-anak mereka telah dibekali dengan ilmu agama dengan sangat baik. 

Selain mendapat pendidikan formal di sekolah, biasanya orang tua akan menyekolahkan anak-anak tersebut di sekolah madrasah, yaitu sekolah khusus untuk belajar tentang ajaran agama Islam. Nah, masyarakat Betawi sendiri terdapat budaya malu bila tidak pergi mengaji. Hal itu tentu menjadi bukti bahwa masyarakat Betawi memang sangat religius perihal agama.

2. Blak-Blakan atau Ceplas Ceplos 

Blak-Blakan atau Ceplas CeplosSumber: tambahpinter.com

Kebiasaan lain yang bisa kita lihat dari masyarakat Betawi adalah dari cara mereka berbicara atau memberikan argumen. Hampir sebagian besar masyarakat Betawi memiliki kebiasaan berbicara dengan gaya blak-blakan atau ceplas ceplos. Mereka cenderung pada inti pembicaraan dan tidak suka bertele-tele. 

Tidak jarang orang lain yang mendengar mereka bicara menganggap masyarakat Betawi kasar dan tidak peduli pada perasaan orang lain. Padahal kenyataannya hal itu hanya sebatas gaya bicaranya saja. Sama seperti daerah lain, masyarakat Betawi juga dikenal ramah dan peduli pada orang lain. 

3. Suka Memakai Pakaian Tradisional 

Suka Memakai Pakaian TradisionalSumber: man15jkt.sch.id

Salah satu ciri khas lain yang bisa kita lihat dari masyarakat Betawi adalah dari penampilan mereka. Hampir sebagian besar, terutama orang dewasa yang lahir di lingkungan Betawi sangat suka mengenakan pakaian tradisional yang telah menjadi ciri khas bangsa ini sejak dulu. 

Jika kamu perhatikan, maka di daerah Betawi masih banyak masyarakat Betawi yang masih memakai pakaian adat Betawi seperti baju sadariah (koko), celana batik kompren, dan kopiah hitam. Sementara untuk wanitanya sendiri biasanya mengenakan kebaya Encim atau kebaya Kerancang. 

4. Ngored

Ngored

Kebiasaan masyarakat Betawi yang tidak kalah menarik adalah ngored. Ngored adalah tradisi yang dilakukan hampir sebagian besar keluarga Betawi. Ngored sendiri adalah aktivitas membersihkan makam anggota keluarga menjelang bulan Ramadhan. Ngored adalah akulturasi budaya masyarakat Jawa dan Betawi. 

Aktivitas yang dilakukan hampir sama dengan nyekar yang dikenal di masyarakat Jawa atau nadran yang biasa dilakukan masyarakat Sunda. Kedua istilah tersebut merajuk pada kebiasaan masyarakat  membersihkan makam dan mendoakan keluarga yang telah meninggal sebelum memasuki bulan puasa. 

5. Bergotong Royong / Nyambat 

Bergotong Royong

Kebiasaan lain yang patut ditiru dari orang Betawi adalah budaya gotong royong atau dikenal dengan istilah nyambat.  Kegiatan nyambat sendiri adalah mengerjakan pekerjaan secara bersama-sama tanpa pamrih seperti membangun rumah peribadatan, rumah tetangga, atau saat membajak sawah. Kegiatan nyambat sendiri merupakan tradisi yang cukup unik sekaligus sangat membantu. 

Nah, biasanya pihak yang mengajak kegiatan nyambat akan menyediakan makanan dan minuman bagi sukarelawan sebagai bentuk terima kasih atau bisa juga inisiatif tetangga untuk membantu memberi makanan pada orang yang sedang bekerja. 

6. Suka Menabung 

 Suka Menabung

Nah, kebiasaan positif yang juga patut kita tiru dari masyarakat Betawi adalah menabung atau orang Betawi sendiri menyebutnya dengan nyelengin. Menabung adalah sesuatu yang telah diajarkan orang tua Betawi sejak kecil. Biasanya anak-anak sendiri sudah diajarkan menabung melalui celengan yang terbuat dari bambu atau tanah liat.

Nah, kegiatan nyelengin sendiri tidak hanya dilakukan oleh anak-anak tapi juga oleh orang tua, dimana tujuan menabung sendiri biasanya untuk biaya ibadah haji. Kebiasaan yang satu ini tentu menjadi sesuatu yang baik untuk masa depan. 

7. Nyorog

NyorogSumber: warisanbudayanusantara.com

Setiap kebiasaan orang Betawi memang patut diacungi jempol. Salah satunya adalah cara mereka memperlakukan tetangga dan saudara-saudaranya. Nah, di Betawi sendiri terdapat tradisi nyorog, yaitu kegiatan saling mengantarkan makanan yang dilakukan oleh para tetangga pada saat bulan puasa atau menjelang perayaan Idul Fitri. 

Tradisi tersebut merupakan budaya yang masih bisa kita lihat hingga saat ini. Selain dapat mempererat kerukunan tetangga, kegiatan tersebut juga sebagai bentuk rasa syukur serta usaha dalam berbagai kebahagian dengan tetangga atau sanak saudara di hari yang penuh berkah. 

8. Tegas dan Berani 

Tegas dan BeraniSumber: anakbetawijamannow.blogspot.com

Betawi adalah salah satu suku yang memiliki prinsip hidup yang kuat. Masyarakat Betawi dikenal dengan sifat mereka yang tegas dan berani. Hal itu dapat dilihat dari cara mereka berbicara pada orang lain, dimana mereka terlihat sangat menggebu-gebu, bahkan cenderung frontal untuk mengemukakan maksud dan tujuannya. 

Hal itu pula yang kemudian membuat banyak orang seringkali salah paham dengan kepribadian yang ada pada diri mereka. Nah, pada dasarnya orang Betawi juga dikenal sangat penyayang, sopan santun dan memiliki jiwa sosial serta menjunjung tinggi nilai persaudaraan.

9. Tidak Suka Merantau

Tidak Suka Merantau

Masyarakat Betawi dikenal jarang yang merantau ke daerah jauh atau keluar pulau Jawa. Hal tersebut memang bisa terjadi karena beberapa alasan. Salah satunya adalah karena wilayah tempat tinggal masyarakat Betawi merupakan salah satu jantung ekonomi yang ada di pulau Jawa, sehingga tidak ada alasan bagi mereka untuk keluar daerah yang lebih jauh. 

Selain itu rasa kekeluargaan yang sangat erat menjadi alasan tersendiri bagi masyarakat Betawi. Mereka sendiri memang terbiasa menjalani hidup dengan penuh kebersamaan bersama saudara atau tetangganya. 

10. Suka Berpantun dan Pencak Silat

Suka Berpantun dan Pencak SilatSumber: baarakallaah.com

Salah satu kebiasaan yang sering kita lihat ada pada orang Betawi adalah suka berpantun dan pandai bela diri tradisional pencak silat. Pencak silat sendiri merupakan sebuah kebiasaan atau tradisi masyarakat Betawi yang diwariskan secara turun-temurun hingga saat ini.

Jika kamu pernah mengikuti tradisi pernikahan orang Betawi, maka kedua hal ini bisa kamu lihat secara bersamaan. Mereka sendiri menyebutnya dengan tradisi palang pintu, yaitu acara penyambutan pihak pengantin pria dengan kesenian pencak. Palang pintu menjadi salah satu tradisi masyarakat Betawi yang cukup menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat, khususnya yang ada di Jawa Barat. 

Nah, itulah 10 Kebiasaan orang Betawi yang telah Keluyuran bahas untuk kamu. Meski dikenal dengan imej galak, namun pada dasarnya mereka adalah pribadi yang menjunjung tinggi nilai-nilai agama serta memiliki rasa kepedulian yang tinggi terhadap sesama. Semoga informasi di atas bisa menumbuhkan sikap saling menghargai dan menghormati.

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram