10 Kota Tertua di Eropa yang Penuh dengan Sejarah

Ditulis oleh Siti Hasanah - Diperbaharui 25 Agustus 2021

Eropa terkenal memiliki banyak kota-kota tua. Berjalan-jalan di negara-negara Eropa seperti melakukan time travel kembali ke masa lalu. Terdapat katedral yang berusia ratusan tahun di Italia. Ada juga kastil di Inggris yang sudah berdiri semenjak abad pertengahan. Di Yunani serta Irlandia terdapat reruntuhan peradaban kuno yang selalu memikat banyak wisatawan.

Banyak di antara beberapa kota tertua di Eropa ini berusia hampir sepuluh ribu tahun. Hebatnya, beberapa bangunan di kota-kota tertua ini masih berdiri sampai sekarang. Ingin tahu tentang negara-negara tertua yang ada di Eropa? Yuk, simak10 kota tertua di Eropa yang menarik untuk dijelajahi berikut ini!

1. Plovdiv, Bulgaria (sekitar 6000 – 5000 SM)

Plovdiv, Bulgaria (sekitar 6000 – 5000 SM)

Di Eropa Timur ada kota tertua lainnya yaitu kota Plovdiv. Kota yang berdiri di atas sekitar tujuh bukit di wilayah Thrace ini sudah ada semenjak zaman Neolitik, yaitu sekitar 6.000 SM. Orang Thracia (suku Indo-Eropa) adalah penghuni pertama kota ini. Kemudian datang penjajah yang juga tinggal di sini, seperti Celtic, Yunani juga Persia.

Sekarang kota ini menjadi ibu kota budaya Bulgaria dan menjadi kota terbesar kedua di negara ini. Untuk menyaksikan kembali bangunan masa lalu yang bertingkat-tingkat, kamu bisa berkunjung ke Kota Tua berbatu dan reruntuhan bangunan kuno yang terpelihara dengan baik.

2. Bratislava, Slovakia (5000 SM)

Bratislava, Slovakia (5000 SM)

Seperti yang diketahui, sejarah Slovakia didominasi oleh negara lain, khususnya Uni Soviet. Secara teknis, Bratislava adalah ibu kota termuda di Eropa. Namun, meski baru menjadi ibu kota, Bratislava memiliki sejarah yang lebih jauh lama dibanding saat Slovakia dibentuk pada tahun 1993.

Seperti kota tertua di Eropa lainnya, Bratislava merupakan rumah bagi penduduk Neolitik permanen dari sekitar 5000 SM. Bratislava selama bertahun-tahun ditaklukkan serta dipengaruhi oleh Bulgaria, Austria, Jerman, Kroasia, Yahudi, Hongaria, Serbia, Ceko, serta Slovakia. Kota yang begitu kaya akan sejarah ini merupakan salah satu wilayah terkaya di Uni Eropa.

3. Athena, Yunani (5000 SM)

Athena, Yunani (5000 SM)

Salah satu kota yang paling terkenal di Yunani adalah Athena. Kota ini sudah dihuni semenjak 5000 SM dan mungkin sudah ada jauh sebelum itu. Athena, seperti kebanyakan kota di Yunani, menurut mitologi mempunyai cerita asal-muasal yang menarik. Berdasarkan cerita legenda, kota ini namanya diambil dari nama Dewi Athena yang memenangkan kontes melawan dewa air, Poseidon.

Keduanya berkompetisi untuk mengetahui kekuatan siapa yang lebih berharga, dengan Athena yang menanam benih zaitun dan Poseidon yang mengeluarkan aliran air dari batu. Karena membawa kehidupan bagi daerah tersebut, pohon zaitun yang tumbuh di sana dianggap lebih penting. Kota ini pun dinamai Athena yang merupakan dewi kebijaksanaan dan perang.

Kemudian kota ini jadi tempat lahirnya demokrasi. Seperti halnya Argos, kota ini masih memiliki bangunan asli dari zaman dulu sehingga wisatawan yang datang ke daerah tersebut bisa menyaksikan secara langsung semua hal yang menakjubkan yang terjadi di masa lalu.

4. Argos, Yunani (5000 SM)

4. Argos, Yunani (5000 SM)

Ini adalah kota lainnya di Yunani yang termasuk ke dalam kota tertua di Eropa. Populasi Kota Argos hanya 22.000. Ini lebih kecil dibandingkan Athena yang berjumlah 3 juta. Namun secara konsisten Kota Argos sudah dihuni semenjak sekitar 5.000 SM. Pertanian di Argos menjadi kekuatan pendorong utama kota.

Nama kota ini diambil dari nama tokoh penting dalam mitologi Yunani, yaitu Argus yang merupakan putra Dewa Zeus dan Dewi Niobe. Kota yang berada di wilayah Peloponnese ini memiliki budaya yang sangat banyak. Di sini terdapat makam dan teater kuno Mycenaean yang tiap tahunnya menarik wisatawan untuk berkunjung.

5. Varna, Bulgaria (4600 SM)

Varna, Bulgaria (4600 SM)

Varna didirikan sekitar 4600 SM. Kota ini berada di Pantai Laut Hitam Bulgaria. Karena lokasinya yang strategis, Varna selalu menjadi kota pelabuhan yang penting. Sama seperti kota lain di daerah ini, orang sudah mendiami Varna semenjak zaman prasejarah.

Ketika orang Thracia mendirikan pemukiman tepi laut, Varna jadi pusat kota besar. Semenjak itu, Varna pun berubah jadi pusat utama untuk bisnis, pendidikan, transportasi, hiburan, pariwisata, dan perawatan kesehatan. Selain menjadi ibu kota maritime Bulgaria, Varna juga merupakan markas besar Angkatan Laut Bulgaria serta Angkatan Laut Pedagang.

6. Chania, Yunani (4000 SM)

Chania, Yunani (4000 SM)

Kota tertua di Eropa yang satu ini juga berada di Yunani. Negara ini merupakan rumah bagi hampir semua kota tertua di Benua Eropa. Walaupun tidak mudah untuk menyebutkan dengan pasti kapan sebagian besar kota ini didirikan, kebanyakan sumber setuju kalau Chania sudah ada semenjak sekitar 4.000 SM.  

Di daerah tersebut ditemukan reruntuhan yang berasal dari periode Minoa (yang terjadi sekitar 2.100 dan 1.100 SM). Namun artefak lain memperlihatkan bahwa sejarah kota ini ternyata sudah ada lebih jauh lagi yaitu ke periode akhir Zaman Batu.

Situs ini memiliki banyak temuan sejarah, seperti lukisan, tembikar, dan koin, yang sekarang ini kebanyakan bisa dilihat di museum. Dilaporkan kota ini hancur kira-kira tahun 800-an, tapi dibangun kembali oleh Venesia dan berubah jadi kota pantai modern yang indah yang berdiri di kota tersebut sekarang.

7. Thebes, Yunani (3000 SM)

Thebes, Yunani (3000 SM)

Kembali kota di Yunani menduduki posisi sebagai kota tertua di Eropa. Kota Thebes merupakan salah satu kota bersejarah terbesar di Yunani. Usia Thebes kira-kira setua Athena dan sekitar 3000 SM sudah dihuni oleh banyak penduduk.

Selain bagian dari sejarah Yunani, Thebes juga jadi latar untuk banyak mitos Yunani, seperti kisah Cadmus, Dionysus, Oedipus, Heracles (Hercules) dan masih banyak lagi. Pada awal abad ke-4, Thebes mencapai puncaknya. Saat itu kota ini merupakan kota paling kuat di Yunani. Namun, dominasi ini tidak lama dan sekarang Thebes merupakan kota yang jauh lebih tenang dibandingkan Athena.

8. Nikosia, Siprus (2500 SM)

 Nikosia, Siprus (2500 SM)

Sejak abad ke-10 M Nicosia sudah menjadi ibu kota Siprus. Namun sejarah kota ini sudah dimulai semenjak kira-kira 2500 SM. Kota ini merupakan satu-satunya pemukiman Zaman Perunggu yang bertahan hingga hari ini di Siprus.

Nicosia, seperti kota tertua di Eropa lainnya, sudah didiami oleh banyak orang dengan latar yang beragam selama bertahun-tahun. Nicosia saat ini masih menghadapi beberapa konflik. Ini karena kota tersebut terbelah menjadi dua dan diklaim oleh komunitas Siprus Turki dan Siprus Yunani.

Secara teknis, Nicosia merupakan ibu kota Republik Siprus yang diakui secara internasional. Namun, Nicosia juga merupakan ibu kota Siprus Utara, tetapi ini hanya diakui oleh Turki dan bagi seluruh dunia Nicosia hanya dipandang sebagai wilayah pendudukan.

9. Mantua, Italia (2000 SM)

Mantua, Italia (2000 SM)

Mantua merupakan sebuah kota yang berada di Lombardy, Italia. Kota ini disebutkan sudah berdiri sekitar 2000 SM. Mantua dikenal secara khusus karena statusnya sebagai salah satu dari permata era Renaissance Italia. Selain itu, kota ini juga memiliki hubungan dengan keluarga bangsawan Gonzaga. Keluarga ini memerintah kota tersebut selama beberapa abad.

Kota ini juga merupakan salah satu kota tertua di Italia. Mantua selama puncaknya adalah salah satu pusat seni, budaya, dan khususnya musik Italia. Tak hanya itu, kota tua ini juga merupakan tempat kelahiran opera karena opera tertua, L'Orfeo karya Claudio Monteverdi masih ditampilkan. Mantua dinyatakan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO karena pentingnya sejarah bagi budaya dan seni.

10. Lisboa, Portugal (1200 SM)

Lisboa, Portugal (1200 SM)_

Lisbon didirikan oleh orang Fenisia pada 1.200 SM. Ini merupakan kota tertua di Eropa yang berada di Portugal. Tak hanya di Eropa, kota ini juga merupakan salah satu kota tertua di dunia. Sesudah bangsa Celtic berdiam di daerah itu, orang Fenisia kemudian membangun sebuah peradaban di kota ini yang dinamakan Ulissipo. Kemudian peradaban ini ditaklukkan oleh bangsa Yunani.

Sesudah itu kota ini diambil alih oleh bangsa Kartago. Kemudian kota ini kembali direbut oleh bangsa Romawi, lalu Jerman, selanjutnya penguasa Islam. Sepanjang sejarahnya kota ini menyerap potongan-potongan dari semua budaya tersebut.

Akhirnya, sesudah berpindah tangan dan juga berganti nama berkali-kali, semuanya menjadi tenang. Lisbon pun jadi kota yang stabil dan penting karena letaknya yang berada di laut dan perluasan perdagangan maritim Portugal.

Eropa yang tak akan habis untuk digali sejarahnya, termasuk kota-kotanya. Benua ini memiliki kota-kota tertua yang masih dihuni hingga sekarang. Daftar kota-kota tertua di Eropa di atas merupakan kota-kota yang masih bisa kamu kunjungi sampai sekarang.

Sejarah kota-kota tertua di Eropa ini pun tak luput dari cerita penaklukan suatu bangsa oleh bangsa lainnya, karenanya kota-kotanya memiliki beragam pengaruh budaya. Apakah kamu tertarik untuk mengunjungi salah satu kota tertua di Eropa yang ada di daftar ini?

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram