Keluyuran / Kuliner Bali / Inilah 10 Kue Khas Bali yang Enak dan Layak Dicoba

Inilah 10 Kue Khas Bali yang Enak dan Layak Dicoba

Ditulis oleh - Diperbaharui 16 September 2019

Selain banyak pilihan akan makanan khasnya, Bali juga kaya akan sajian kue yang lezat. Tak ada salahnya bila kamu mencobanya saat hendak ke Bali nanti. Tak perlu bingung kue mana saja yang harus kamu coba di sana.

Soalnya, kami akan memberikan beberapa rekomendasi untukmu di artikel ini. Beberapa rekomendasi itu bisa kamu simak sebagai berikut:

1. Pie Susu

Pie Susu (Copy)

* sumber: travelingyuk.com

Pie Susu adalah kue khas Bali yang cukup dikenal luas masyarakat dan wisatawan. Selain dikonsumsi langsung, kue satu ini juga lazim dipakai sebagai buah tangan oleh para wisatawan. Masyarakat Bali biasanya menyajikan kue ini untuk acara keluarga atau kegiatan ibadah.

Pie Susu sendiri memiliki bentuk serupa pie, namun agak lebih gepeng sedikit. Pada bagian tengah kue ini, kamu bakal menemukan fla susu kekuningan yang manis dan gurih. Kue ini cocok disantap langsung atau disertai dengan secangkir teh/kopi.

2. Pia/Bakpia

Pia Bakpia (Copy)

* sumber: www.water-sport-bali.com

Tak hanya Jogja, Bali pun juga memiliki kue Pia/Bakpia. Pia khas Bali sendiri memiliki bentuk dan bahan yang sama dengan Pia khas Jogja. Yang membedakan hanyalah pada isian Pia Bali yang lebih variatif. Selain berisi kacang hijau. Pia khas Bali juga ada yang memiliki isian seperti cokelat, keju, dan stroberi.

Di Bali, ada dua merk besar yang menjual Pia khas Bali. Dua merk tersebut adalah Pia Legong dan Pia Elji. Kedua merk ini sama-sama menyajikan Pia Bali yang lezat dan memiliki banyak isian rasa. Pia dari kedua merk tersebut tak hanya cocok untuk kamu santap, tetapi juga untuk kamu bawa pulang.

3. Laklak

Laklak (Copy)

* sumber: travelingyuk.com

Secara tampilan, kue ini mirip dengan serabi yang biasa ditemui di beberapa daerah di pulau Jawa. Adapun perbedaan kue ini dengan serabi adalah warnanya yang lebih kehijauan (dan terkadang juga putih), serta bentuknya yang lebih kecil.

Kue Laklak sendiri dibuat dari campuran tepung beras, air, dan daun suji. Campuran bahan tersebut lantas diletakkan di atas cetakan yang telah diberi bara api di bagian bawahnya. Setelah matang, kue ini akan disajikan dengan gula merah cair dan taburan kelapa parut.

4. Jaje Injin

Jaje Injin (Copy)

* sumber: www.baligetaway.co.id

Jaje Injin merupakan kue khas Bali yang dibuat dari bahan dasar ketan hitam. Bahan dasar itu nantinya bakal dikukus hingga matang, lalu ditiriskan. Barulah setelahnya diberi taburan kelapa parut, serta gula merah cair di bagian atasnya.

Meskipun sebuah kue, namun tampilan kue ini tak seperti kue. Kalau melihat penampilannya, kamu akan mengira kalau kue ini adalah sajian ketan hitam biasa yang diberi taburan kelapa dan gula merah. Jaje Injin sendiri bisa kamu temukan di beberapa pasar tradisional di Bali.

5. Pisang Rai

Pisang Rai (Copy)

* sumber: sportourism.id

Kalau melihat tampilan luarnya, kue ini kurang lebih mirip dengan Es Pisang Ijo khas Makassar. Yang menjadi pembeda adalah Pisang Rai tidak diberi kuah manis dan es seperti Pisang Ijo, serta adonan berwarna hijaunya sedikit lebih tipis.

Kue ini sendiri dibuat dari pisang yang dipotong-potong beberapa bagian. Pisang yang dipakai adalah pisang tanduk; pisang raja; atau pisang ambon yang tidak terlalu lembek dan agak tua. Pisang yang dipakai nantinya akan dibalut dengan adonan berwarna hijau berbahan dasar tepung beras, santan, pewarna hijau, dan tepung tapioka.

Seperti kue-kue Bali sebelumnya, kue ini juga bakal diberi taburan kelapa parut dan gula merah, terutama saat kuenya sudah matang betul.

6. Kaliadrem

Kaliadrem (Copy)

Di Bali, kue ini biasa dijadikan sebagai sesajen untuk Galungan. Bagi yang belum tahu, Galungan adalah hari raya umat Hindu yang diperingati guna meryakan kemenangan Dharma (kebenaran) atas Adharma (kejahatan).

Walau begitu, Kaliadrem juga bisa disantap dalam keseharian. Kaliadrem sendiri dibuat dari tepung beras yang dicampur sejumlah bahan, seperti gula merah, gula pasir, sedikit garam, dan kelapa parut. Campuran tepung beras dan bahan-bahan tersebut nantinya bakal dibentuk segitig, ditaburi wijen, dan digoreng.

Kue ini memiliki cita rasa manis dengan cita rasa wijen yang cukup kuat. Kaliadrem sangat cocok untuk disantap bersama kopi pahit dan teh.

7. Bendu

Bendu (Copy)

Bendu merupakan kue khas Bali yang biasa kamu temui di Kabupaten Jembrana. Bendu memiliki tampilan seperti lumpia yang dibungkus dengan daun pisang, serta memiliki isian berupa gula unti yang manis.

Bagian luar Bendu dibuat dari tepung ketan. Adapun gula unti yang menjadi isian kue ini dibuat dari gula merah, garam, dan parutan kelapa. Walau berasal dari Jembrana, kue ini juga bisa ditemoukan di daerah lain yang ada di Bali, termasuk Denpasar.

Di Bali, kue ini biasanya disajikan dalam sejumlah upacara adat dan acara pemerintah di sana. Walau begitu, kue ini pun juga bisa kamu santap di hari-hari biasa.

8. Jaje Cerorot

Jaje Cerorot (Copy)

Bisa dibilang kalau ini adlaah kue khas Bali yang cukup unik. Keunikannya sendiri terletak pada bentuknya yang panjang seperti halnya cone es krim. Kue bernama lain Clorot ini dibuat dari gula kelapa yang dicampur dengan daun pandan, santan, dan air.

Campuran bahan tersebut lalu dituangkan di atas tepung beras. Setelah itu, campuran bahan itu dibungkus ke dalam daun Janur yang bentuknya kerucut dan memanjang. Setelah itu dikukus hingga matang dan layak disantap.

Kue ini biasa dijumpai di momen perayaan Nyepi. Kue ini pun juga bisa kamu beli di sejumlah pasar tradisional di Bali.

9. Jaje Bantal

Jaje Bantal (Copy)

Jaje Bantal merupakan kue yang terbuat dari ketan putih dan diberi isian khusus. Isian yang dipakai biasanya berupa pisang, kacang merah, ataupun kacang merah. Setelah diberi isian, kue ini nantinya bakal dibungkus janur muda dan diikat dengan tali bambu, hingga bentuk kue ini menyerupai bantal.

Bentuknya yang serupa bantal itu membuat kue ini dinamai Jaje Bantal. Selain untuk disantap sebagai kudapan ringan, kue ini juga lazim disajikan di sejumlah momen seperti pernikahan, menjamu tamu, dan sesajen. Khusus untuk momen pernikahan, kue ini biasanya dibawa oleh pihak mempelai pria.

10. Jaje Klepon

Jaje Klepon (Copy)

Klepon rupanya juga ada di Bali. Klepon khas Bali ini sendiri mempunyai beberapa ciri khasnya tersendiri. Jaje Klepon memiliki bentuk yang lebih oval dibanding klepon Khas Jawa. Teksturnya pun juga lebih kenyal dan tipis dibanding klepon khas Jawa.

Saat pertama kali menggigit kue ini, kamu bakal merasakan sensasi gula yang muncrat di dalam mulutmu. Kue ini sendiri memang memiliki isian berupa gula merah yang bakal muncrat bila kamu menggigit kue ini. Klepon khas Bali ini bisa kamu temui di pasar-pasar yang ada di Bali.

Bali memiliki sejumlah kue lezat yang patut dicoba. Beberapa di antaranya sudah kami rekomendasikan di atas. Semoga rekomendasi kami bermanfaat, ya.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Baca Juga

Artikel Terkait

Tinggalkan komentar