10 Makanan Khas Argentina, Negara Asalnya Lionel Messi

Ditulis oleh Siti Hasanah - Diperbaharui 23 November 2021

Argentina merupakan salah satu negara Amerika Selatan yang selain terkenal dengan sepakbolanya, juga menjadi salah satu tujuan wisata yang terkenal di kalangan anak muda dan orang tua. Negara ini memiliki kota-kota kosmopolitan serta makanan khas Argentina yang dibentuk oleh sejarah juga budayanya. Makanannya kaya rasa juga memiliki pengaruh dari imigran Eropa.

Dari kota kosmopolitan Buenos Aires sampai pedesaan Patagonia, makanan khas Argentina memiliki rasa yang sangat lezat. Contoh kuliner dari Argentina mulai dari daging panggang yang dikenal dengan asado hingga hidangan dengan keju yang berlimpah seperti provoleta. Kalau kamu sudah penasaran dengan makanan dari negaranya Lionel Messi ini, berikut daftar hidangannya.

Baca juga: 10 Makanan Khas Laos, Kelezatan yang Mesti Kamu Coba

1. Asado

Asado

Tidak ada yang bisa merangkum makanan khas Argentina lebih baik dari asado. Asado merupakan gabungan sajian daging barbekyu, bukan satu makanan tertentu. Daging panggang ini selalu dimasak di atas api terbuka. Asado lebih dari sekedar daging panggang, hidangan ini mengakar kuat ke dalam budaya Argentina karena di saat tersebut mereka bisa berkumpul dengan keluarga dan teman.

Hidangan asado berhubungan dengan memanggang daging sapi dengan beragam potongan daging lainnya. Jenis potongan daging yang sangat umum di antaranya bife de chorizo ​​atau sirloin, bife de lomo atau tenderloin, vacio serta matambre atau flank.

Sosis biasanya yang pertama diangkat dari panggangan. Sosis atau chorizo ​​​​umumnya dihidangkan dengan roti yang dinamakan choripan. Ada juga sosis darah yang disebut morcilla. Sosis ini dihidangkan dengan roti yang dinamakan morcipan.

Penanggung jawab daging, yang disebut asador, selanjutnya akan membagikan sisa potongan daging. Di akhir pemanggangan asador akan diberikan tepuk tangan. Asal muasal tradisi asado dimulai dari para gaucho, yaitu penunggang kuda nomaden di padang rumput (atau La Pampa), di Argentina tengah yang hidup sepenuhnya di alam terbuka.

Jika kamu berada di restoran barbekyu atau restoran Argentina, kamu akan bisa menikmati potongan khas yang ditemukan di asado. Aktivitas barbekyu di Argentina merupakan ritual sosial yang menyatukan teman dan keluarga.

2. Lomo de llama

Lomo de llama yaitu tenderloin daging llama. Potongan ini asalnya dari pinggang llama dan memiliki tekstur yang sangat empuk, lezat serta berair. Bagian daging ini bisa disiapkan hampir sama dengan daging tenderloin, misalnya steak, fillet, atau medali fillet.

Bagaimanapun daging llama jauh lebih sedikit lemaknya dibandingkan daging sapi. Selain itu, daging llama juga lebih tinggi protein. Sedangkan untuk hal rasa, daging llama hampir sama dengan daging sapi tapi sedikit lebih intens, dengan sedikit aroma daging domba dan jeroan. Llama tenderloin biasanya dipilih untuk membuat beragam macam spesialisasi.

Umumnya daging ini disiapkan dengan cara dipanggang, digoreng, direbus dalam saus anggur atau diisi. Makanan pendamping yang khas untuk kuliner yang dibuat menggunakan potongan daging ini yaitu papas andina (kentang Andes) yang direbus atau dihaluskan, sayuran dimasak atau mentah, risotto, salad quinoa, dan saus chimichurri.

3. Milanesa

Milanesa

Makanan khas Argentina ini dirayakan secara luas di negara ini. Hidangan ini bisa dibilang sangat terkenal di Argentina dan ada di mana-mana di kota Buenos Aires. Makanan ini sangat terkenal sampai memiliki hari yang dinamai menggunakan makanan ini dan diperingati tiap tanggal 3 Mei.

Milanesa Argentina berupa potongan daging sapi tipis ataupun daging sapi muda yang dilapisi oleh remah roti, bumbu lalu digoreng. Ada juga yang menggunakan daging ayam atau terong, kedelai bahkan juga ikan.

Sulit untuk diketahui berapa banyak versi dari hidangan populer ini. Jika diberi topping dengan saus tomat, maka disebut Milanesa Napolitana. Ketika ditambahkan telur goreng di atasnya, hidangan ini menjadi Milanesa a Caballo. Ketika disantap sebagai sandwich bersama dengan tomat, selada atau mayones, hidangan ini dikenal dengan nama Sandwich de Milanesa atau Milanga.

Di Argentina, Milanesa berakar dari gelombang imigran Italia yang datang ke negara tersebut pada sekitar tahun 1880 dan 1970.

4. Chimichurri

Chimichurri

Harissa banyak digunakan untuk makanan Maroko dan mustard banyak digunakan untuk hot dog di Amerika Serikat, di Argentina ada chimichurri yang digunakan untuk steak. Makanan ini berupa campuran aromatik dari bawang putih, peterseli, minyak zaitun, oregano, serpih cabai merah, dan cuka.

Namun bahan tambahan lain seperti tomat cincang atau ketumbar terkadang juga termasuk dalam kombinasi. Mungkin sebagian orang tidak menggunakan bahan-bahan tersebut karena chimichurri memiliki banyak variasi. Terkadang digunakan juga sebagai bumbu marinasi, saus hijau yang semarak ini umumnya dihidangkan dengan steak daging sapi panggang.

Namun saus ini juga bisa digunakan untuk daging babi panggang, domba, ayam, bebek, atau ikan dan cukup umum untuk disantap bersama dengan wine Malbec. Asal usul nama hidangan ini memiliki dua teori, yaitu yang mengatakan bahwa nama itu ditemukan dan dinamai oleh Jimmy Curry, pedagang daging Inggris.

Ada juga versi yang lain mengatakan nama itu asalnya dari frasa "che mi curry", diucapkan oleh tentara Inggris yang jadi tawanan. Mereka meminta makan kari sesudah usaha mereka gagal untuk menyerang Argentina yang pada saat itu merupakan sebuah koloni Spanyol.

Mungkin asal usul nama itu tidak diketahui, tapi bahwa chimichurri akan meningkatkan rasa pada hidangan apa pun yang ditambahkannya adalah fakta yang diketahui.

5. Matambre Arrollado

Matambre Arrollado

Jika diterjemahkan nama makanan khas Argentina ini berarti pembunuh rasa lapar yang digulung. Kuliner dari Argentina yang lezat ini bisa membuat perut kenyang. Potongan daging sapi matambre asalnya dari bagian bawah tulang rusuk sapi.

Di luar Argentina sulit untuk menemukan jenis potongan daging ini, jadi flank steak adalah pengganti yang umum. Flank steak tidak begitu banyak lemak dan ideal untuk dipanggang. Hidangan ini mengkombinasikan matambre yang diiris tipis dengan berbagai bahan.

Biasanya bahan yang dicampurkan di antaranya telur rebus, sayuran, zaitun dan paprika merah. Matambre arrollado diberi bumbu dengan ketumbar, bawang putih, dan minyak zaitun. Bahan-bahannya dibungkus menggunakan daging sapi dan dimasak bersama ala asado. Ini merupakan makanan yang mengenyangkan yang dapat menghilangkan semua rasa lapar.

6. Parrilla

Parrilla

Parrilla merupakan kata Argentina yang memiliki dua arti, yaitu untuk mendeskripsikan restoran steak khas Argentina. Selain itu, kata itu juga bisa menunjukkan panggangan logam yang dipakai untuk memasak daging. Panggangan logam merupakan bagian dari barbekyu asado tradisional.

Alat pemanggang ini tersedia dalam beragam bentuk dan ukuran, tapi umumnya parrilla terdiri dari panggangan utama dengan brasero atau kotak api di sampingnya.

Pertama-tama arang atau kayu bakar dimasukkan ke dalam tungku. Sesudah bara api turun ke dasar, bara diletakkan di bawah panggangan utama. Panggangan sering dimiringkan ke bawah agar kelebihan cairan dari daging bisa menetes ke bawah supaya tidak mengakibatkan flare-up.

Parrillas bisa dijumpai di banyak rumah serta restoran di Argentina. Adapun jenis daging yang dipanggang di atasnya umumnya adalah sosis darah morcilla, chitterlings, parrilleras salchichas, sosis chorizo, iga, skirt steak, sirloin, dan tenderloin.

7. Revuelto de Gramajo

Revuelto de Gramajo

Makanan khas Argentina ini merupakan obat untuk mereka yang mabuk minuman. Revuelto de Gramajo yang populer ini umumnya disantap dan dihidangkan untuk sarapan. Bahan yang digunakan untuk makanan ini hanya beberapa saja, yaitu irisan tipis ham, telur orak-arik dan kentang goreng. Namun, beberapa senang menambahkan ayam, kacang hijau, atau bawang ke dalam campuran itu.

Gramajo dikomersilkan karena konon hidangan itu diciptakan oleh seorang laki-laki bernama Artemio Gramajo. Akan tetapi, ada beberapa teori mengenai asal muasal menu sarapan berminyak. Teori yang pertama menyebutkan bahwa Kolonel Gramajo biasa makan kentang, telur goreng, bawang juga ham untuk sarapan tiap hari.

Teori yang lain mengatakan bahwa Sang Kolonel merupakan anggota dari klub dan restoran eksklusif di Buenos Aires. Di tempat itu dia bermain biliar dan kartu dan dia biasa memesan makanan khusus, yaitu ham Serrano, telur orak-arik, dan kacang polong.

Sementara itu teori ketiga menyebutkan bahwa Gramajo lain, yaitu Arturo, merupakan seorang playboy di Paris. Dia memesan menu sarapan saat dapur ditutup sehingga dia dibuatkan hidangan dari bahan sisa, yaitu telur, ham, ayam juga kentang goreng. Apapun asal-usulnya, ada hal yang benar mengenai makanan ini, yaitu siapa pun yang menemukan makanan itu punya nama belakang Gramajo.

8. Locro

Locro

Locro merupakan hidangan nasional Argentina. Jika kamu ada di Argentina pada 25 Mei, yaitu Hari Revolusi Mei Argentina, kamu akan menikmati locro. Locro merupakan sup hangat dan beraroma. Bahan untuk membuat sup ini yaitu daging sapi atau babi, jagung putih, babat, serta chorizo ​​​​merah. Ditambahkan juga sayuran seperti labu, kacang, dan labu siam.

Taburan quiquirimichi ditambahkan pada beberapa resep locro. Salsa paprika dan cabai pedas ini memberikan rasa pedas ke stew.

9. Quinoa Salad

Quinoa Salad

Salah satu biji-bijian terpenting di Amerika Selatan yaitu quinoa atau quinua dalam bahasa Spanyol. Asal quinoa dari Amerika Selatan, wilayah Andes. Daerah ini terdiri dari beberapa negara di antaranya Argentina, Chili, Bolivia, Kolombia, Peru dan Ekuador.

Sehari-hari orang Inca makan quinoa lebih dari 5.000 tahun yang lalu. Quinoa dikenal sebagai "Golden Grain of The Andes." Di seluruh dunia quinoa dikenal luas sebagai makanan super. Sekarang ini quinoa diakui sebagai sumber makanan padat nutrisi serta biji-bijian super masa depan.

Di Argentina dan juga di Peru terdapat banyak jenis quinoa. Salah satu makanan yang berbahan quinoa yang terkenal di Argentina adalah salad quinoa. Makanan cerah yang penuh warna ini dibuat dari tomat segar, jagung dan keju Andes lokal.

Pada umumnya salad quinoa dan hidangan quinoa lainnya telah mendarah daging dalam budaya makanan lokal di wilayah Andes.

10. Provoleta

Provoleta

Provoleta merupakan makanan khas Argentina yang berupa keju panggang. Makanan ini merupakan pengaruh dari para imigran Italia yang berdatangan ke Argentina. Provoleta merupakan varian Argentina untuk provolone.

Keju berbentuk piringan dengan rasa yang tajam ini diiris kemudian di atasnya diberi serpihan cabai dan rempah-rempah, seperti oregano, lalu dipanggang.

Keju yang hampir meleleh dihidangkan renyah dengan teksturnya yang sedikit caramelized di bagian luar, lengket dan smoky di bagian dalam. Sentuhan akhir adalah percikan minyak zaitun maupun sesendok chimichurri.

Makanan khas Argentina merupakan makanan yang berwarna dan unik. Makanannya banyak mengandung daging dan keju. Selain itu makannya juga mendapat pengaruh dari beberapa negara Eropa seperti Spanyol dan Italia yang datang sebagai imigran.

Yang unik adalah mereka memiliki sambal khas sendiri seperti Indonesia. Sambal tersebut banyak digunakan dalam makanan khas Argentina bahkan untuk steak. Nah, setelah tahu makanan dari Argentina, apakah kamu tertarik untuk mencicipinya?

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram