10 Makanan Khas Bantaeng, Kuliner Lezat dari Sulawesi Selatan

Ditulis oleh Siti Hasanah

5. Juku Pallu Mara

Juku artinya Ikan, sedangkan pallu berarti masak. Adapun mara berarti kering. Juku pallu mara berarti ikan yang dimasak hingga airnya hampir habis. Makanan berbahan ikan ini banyak dijumpai di Bantaeng. Hal ini karena Bantaeng merupakan salah satu penghasil kuliner khas tradisional ini.

Makanan khas Bantaeng ini mirip dengan Pallu Kaloa’ yang dibuat di Kabupaten Gowa, tapi rasanya berbeda. Juku pallu mara rasanya sedikit lebih asam. Makanan ini akan lebih lezat jika dinikmati saat panas. Jenis ikan yang digunakan untuk membuat juku pallu mara adalah ikan bandeng atau disebut juku bolu dalam bahasa Makassar.

6. Sup Ubi Tompong

Sup Ubi Tompong adalah salah satu kuliner legendaris di Kabupaten Bantaeng yang juga jadi makanan khas Bantaeng yang berasal dari Dusun Tompong, Bantaeng. Bahan untuk membuat sup ini di antaranya potongan daging, ubi, bihun, telur, daun bawang, bawang goreng, serta kaldu yang dimasak.

Penyuka makanan ini tak hanya penduduk Bantaeng tapi juga wisatawan yang berlibur ke Bantaeng. Ketika mencoba kenikmatan sup ubi tompong, kamu akan merasakan cita rasa sup yang segar dan gurih. Maka tak heran kalau banyak yang ketagihan ketika mencicipi sup ubi tompong.

Ketika bertandang ke daerah Bantaeng, coba sempatkan untuk mencicipi kelezatan sup ubi tompong. Untuk mencoba sup ini, kamu bisa berkunjung ke sebuah tempat makan yang berada di Jl. Pete pete, di Dusun Tompong, daerah Bantaeng.

7. Keripik Talas

Daerah Bantaeng yang terkenal sebagai daerah pengembangan beberapa jenis talas sehingga sebagian warga memanfaatkan talas untuk diolah menjadi makanan ringan, contohnya keripik talas.

Maka tak mengherankan kalau keripik talas bisa dengan mudah dijumpai di beberapa toko oleh-oleh di sekitar Bantaeng. Keripik talas adalah satu di antara beragam makanan khas Bantaeng.

Keripik talas dibuat dari talas, kunyit, bawang putih, kapur siri, garam, air, dan aneka pilihan rasa. Cara membuatnya yaitu dengan membersihkan talas terlebih dulu, kemudian merendamnya dengan ditambah air kapur siri untuk menghilangkan lendir di talas. Sesudah 30 menit kemudian tiriskan.

Selanjutnya adalah menghaluskan bumbu yang disebutkan tadi lalu bumbu tersebut dimasukkan ke dalam wadah yang sudah diisi air, kemudian masukkan talas yang sudah ditiriskan tadi. Sekarang goreng talas yang telah dibumbui tadi sampai renyah dan sesudahnya beri tambahan rasa jika suka.

Keripik talas banyak ditemukan di Bantaeng dan kamu bisa membawanya sebagai oleh-oleh.

8. Jagung Marning

Mungkin kamu sudah tak asing dengan istilah jagung marning. Ternyata makanan ini juga merupakan makanan khas Bantaeng. Seperti namanya, makanan ini dibuat menggunakan jagung. Untuk membuat jagung marning, diperlukan beberapa bahan di antaranya jagung, garam, kapur sirih, air, dan juga minyak goreng.


Untuk bumbu halusnya, pilihannya adalah bawang merah, bawang putih, garam, jahe, ebi, dan merica. Biasanya jagung marning dihidangkan dalam berbagai pilihan rasa seperti rasa original, asin, pedas, serta manis.

Kamu bisa membeli camilan nikmat ini untuk dibawa pulang sebagai oleh-oleh dari Bantaeng. Untuk mendapatkan jagung marning, mampirlah ke pusat atatu toko oleh-oleh yang ada di Bantaeng.

9. Kue Mangkok

Makanan khas Bantaeng ini adalah kue tradisional yang sampai sekarang masih mudah dijumpai di toko-toko kue atau di pasar. Begitu juga di Bantaeng, kue ini disukai oleh penduduk lokal.

Seperti namanya, kue ini memang bentuknya mirip mangkok. Kue yang legendaris ini bisa dengan mudah kamu temui di warung-warung atau pasar tradisional Bantaeng.

Bahan untuk membuat kue mangkok ini di antaranya tepung terigu, pengembang kue, tepung beras, gula, serta tapai singkong. Tidak hanya memiliki rasa yang lezat, kue ini harganya juga sangat terjangkau, yaitu Rp 1.000 per satu bijinya.

Baca juga: 10 Tempat Belanja Oleh-Oleh paling Favorit di Makassar

10. Cucur

Tampaknya makanan khas Bantaeng ini sudah sangat dikenal di Pulau Jawa. Nama kue ini adalah kue cucur yang dibuat dari tepung yang ditambah dengan gula merah. Kue cucur di Bantaeng hanya dijual dalam satu warna. Rasa kue cucur manis dan lezat.

Rasa manis itu berasal dari gula merah yang membuat kue ini terasa sangat lezat. Cucur dapat kamu temukan di beberapa sudut kota Bantaeng. Namun, untuk kamu yang ingin mencicipi cucur yang terkenal, datanglah ke Kampung Beloparang, di Kecamatan Bissappu.

Bantaeng seperti halnya daerah-daerah lain di Indonesia juga memiliki makanan khas. Makanan khas Bantaeng beragam bahannya, ada yang dibuat dari ikan, daging ayam juga daging sapi. Makanannya ada yang hanya bisa dijumpai saat perayaan keagamaan atau upacara adat saja, seperti kaloli dan gagape.

Tak hanya makanan berat, Bantaeng juga memiliki makanan ringan yang bisa dijadikan camilan dan oleh-oleh seperti keripik talas dan jagung marning. Apa makanan khas dari daerahmu?

«1 2
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram