10 Makanan Khas Brunei yang Paling Sedap dan Wajib Dicoba

Ditulis oleh - Diperbaharui 14 April 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Percayakah kamu bahwa Brunei Darussalam memiliki sejumlah makanan khas yang mirip dengan hidangan di nusantara? Wajar saja jika Brunei memiliki kemiripan dalam hal makanan khas. Pasalnya, letak negara ini masih berada di Pulau Borneo, tepatnya di pantai utara Pulau Kalimantan. Jadi, sedikit banyak makanan khas Indonesia pasti mempengaruhi kuliner di Brunei juga.

Penasaran dengan sejumlah makanan khas Brunei? Memang tidak semua makanan khas di sana sama persis dengan hidangan dari nusantara. Akan tetapi, makanan-makanan Brunei yang sedap ini pasti bisa diterima oleh lidah masyarakat Indonesia kok.

1. Ambuyat

Ambuyat

* sumber: id.wikipedia.org

Kalau sebelumnya kamu sudah pernah makan papeda dari Maluku atau Papua, kamu pasti bisa menyantap ambuyat khas Brunei. Pasalnya, ambuyat dan papeda memiliki kemiripan tekstur dan cita rasa. Ambuyat juga terbuat dari tepung sagu.

Yang membedakan ambuyat dan papeda adalah side dish-nya. Jika papeda disajikan dengan ikan, ambuyat justru disajikan dengan saus mangga atau saus cabai. Namun, kamu tetap bisa menambahkan lauk lainnya, seperti ikan, udang, atau tumis sayuran ketika menyantap ambuyat ini.

2. Nasi Katok

Nasi Katok

* sumber: whatsneue.online

Malaysia punya nasi lemak, Indonesia punya nasi rames, dan Brunei punya nasi katok. Ya, nasi katok ini adalah “nasi campur” khas Brunei yang rasanya nendang banget. Sekali coba nasi katok, dijamin kamu bakal ketagihan.

Nasi katok berisi nasi putih yang disajikan dengan lauk ayam goreng dan sambal. Sederhana sekali, bukan? Tapi nikmatnya tiada tara, lho! Ayam gorengnya juga sudah dibumbui dengan rempah-rempah khas Brunei sehingga rasanya lebih gurih. Kamu bisa menemukan menu makanan yang sangat familiar bagi masyarakat Brunei ini di warung kaki lima sampai restoran yang ada di negara tersebut.

3. Pulut Panggang

Pulut Panggang

* sumber: ohbulan.com

Salah satu makanan khas Brunei yang namanya mirip dengan kue khas Indonesia adalah pulut panggang. Walaupun namanya memiliki kesamaan, tapi tampilan dan cita rasanya beda. Kamu wajib mencoba pulut panggang ini jika kamu sedang berada di Brunei Darussalam.

Pulut panggang terbuat dari beras ketan yang dimasak dengan santan dan garam. Kemudian, beras ketan ini diisi dengan udang kering atau ikan bumbu. Adonan ketan ini nantinya akan dibungkus dengan daun pisang, lalu dibakar di atas bara api sampai mengeluarkan aroma harum. Pulut panggang ini lebih nikmat dimakan dalam keadaan hangat.

4. Hati Buyah

Hati Buyah

* sumber: shutterazzi.blogspot.com

Suka makan jeroan sapi? Brunei juga punya makanan khas yang terbuat dari jeroan sapi, lho, namanya adalah hati buyah. Makanan ini terbuat dari paru-paru sapi yang dimasak dan dibumbui dengan kecap dan campuran rempah-rempah lainnya. Hati buyah ini tidak beraroma amis jika pengolahnya memasaknya lebih lama dengan rempah-rempah yang dipakai.

Hati buyah tersedia dalam dua varian rasa, yakni manis (tidak pedas) dan sangat pedas. Kalau kamu penyuka makanan pedas, Keluyuran menyarankanmu untuk memilih varian yang pedas agar rasanya lebih nampol. Di warung kaki lima, hati buyah biasanya sudah ditusuk dengan tusuk sate. Makanan ini juga bisa dimakan bersama dengan nasi putih hangat.

5. Bamboo Chicken

Bamboo Chicken

* sumber: uk.freme.com

Kunjunganmu ke Brunei belum lengkap tanpa mencoba bamboo chicken. Ini adalah ayam yang dimasak dengan rempah-rempah di dalam bambu yang panjangnya kurang lebih ½ meter. Ayam yang sudah dipotong-potong harus diasinkan terlebih dahulu, lalu dimasukkan ke dalam bambu bersama rempah-rempah. Selanjutnya, bambu akan diletakkan di atas bara api sampai ayam di dalamnya matang.

Aroma yang dikeluarkan bamboo chicken ini benar-benar menggugah selera. Apalagi jika ayamnya sudah matang, ada sepiring nasi putih hangat yang turut disajikan untuk menikmati ayam bambu ini. Hmm.. Benar-benar nikmat yang tak bisa didustakan!

6. Soto Brunei

Soto Brunei

* sumber: www.idntimes.com

Bukan hanya Indonesia yang memiliki soto sebagai makanan khasnya, Brunei juga punya, lho. Soto Brunei adalah hidangan berkuah yang sangat segar. Meskipun kuah sotonya tidak berwarna kuning pekat seperti soto-soto khas Nusantara, tapi rasanya segar dan gurih.

Isian Soto Brunei ini terdiri dari daging sapi, suwiran ayam, telur rebus, dan sejenis bihun atau mie. Tidak sulit menemukan soto ini di negara tersebut. Kamu dapat menyantap Soto Brunei yang lezat ini di kedai-kedai makan yang tersebar di pusat kota.

7. Kuih Bahulu

Kuih Bahulu

* sumber: www.shiokmanrecipes.com

Tidak asing dengan penampilan kue yang satu ini? Ya, kuih bahulu adalah jenis kue yang juga bisa ditemukan dengan mudah di Indonesia dan Malaysia. Jadi, wajar saja jika kamu merasa familiar dengan kue yang satu ini.

Kuih bahulu dibuat dari tepung gandum, gula, baking powder, telur, dan vanila. Kue yang satu ini sangat nikmat bila dikonsumsi saat baru matang, saat masih hangat. Untuk menikmati kuih bahulu ini, sebaiknya buat dulu secangkir teh atau kopi sebagai pendamping untuk menyantap kue lezat khas Brunei ini.

8. Belutak

Belutak

*Sumber: https://www.facebook.com/NikmatRoseStorage

Sebagai negara muslim, tentu saja Brunei banyak menyajikan makanan halal, salah satunya adalah belutak. Makanan yang satu ini bukan terbuat dari daging babi layaknya sosis yang biasa dijual di Bali. Belutak terbuat dari daging sapi yang diproses dengan cara tradisional sehingga cita rasanya sangat khas.

Berbeda dengan sosis pada umumnya, belutak mempunyai rasa yang sedikit asam karena campuran rempah-rempah yang digunakan. Kamu bisa memakan belutak ini dalam keadaan utuh atau yang sudah dipotong-potong dan dimasak bersama dengan tambahan bumbu lainnya.

9. Kelupis

Kelupis

* sumber: sarawakianaii.blogspot.com

Kudapan manis yang menggugah selera ini sejatinya juga bisa kamu jumpai di Malaysia. Namun, ketika kamu sudah berkunjung ke Brunei, maka kamu bisa menyantap kue ini di negara tersebut. Lantas, apa saja sih bahan-bahan yang dipakai untuk membuat kelupis?

Kelupis terbuat dari beras ketan yang dimasak dengan santan. Kemudian, beras ketan yang sudah dimasak tadi akan dibungkus dengan daun nyirik, lalu dikukus sampai matang. Para wisatawan yang datang ke Brunei sangat menyukai kue ini, lho. Apalagi jika wisatawannya dari Indonesia, pasti bakal suka dengan kue yang memang mempunyai cita rasa yang ‘ramah’ dengan lidah masyarakat Indonesia.

10. Mie Goreng Brunei

Mie Goreng Brunei

Mie goreng adalah makanan yang bisa ditemukan di hampir semua negara di Asia. Akan tetapi, setiap negara pasti punya bumbu dan cara unik tersendiri dalam mengolah mie goreng khasnya. Ketika kamu berkunjung ke Brunei Darussalam, kamu wajib mencicipi mie goreng yang banyak dijual di kaki lima di negara tersebut.

Mengapa mie goreng Brunei menawarkan cita rasa yang unik? Pasalnya, mie ini dimasak dengan sambal dan saus tiram yang cukup banyak. Jadi, buat kamu yang suka mengonsumsi makanan pedas, mie goreng khas Brunei ini bakal cocok dengan seleramu.

Yuk, catat dan cicipi 10 makanan khas Brunei ini. Walaupun beberapa jenis makanannya memang familiar dengan makanan di Indonesia, tapi makanan khas Brunei ini pasti menawarkan cita rasa berbeda yang membuatmu memperoleh eksperimen kuliner yang baru.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *