10 Makanan Khas Kebumen dari Mulai Soto Sampai Yutuk

Ditulis oleh - Diperbaharui 12 September 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Kebumen merupakan salah satu kabupaten yang ada di wilayah Provinsi Jawa Tengah. Di kota kabupaten ini terdapat beberapa tempat wisata terkenal seperti Goa Jatijajar, Pantai Logending, Waduk Sempor, dan banyak lagi tempat-tempat lainnya. Saat berwisata, tak lengkap rasanya kalau kamu nggak mencoba makanan khas kota tersebut.

Nah, berikut ini makanan khas Kebumen yang mesti kamu coba nih. Simak ulasannya di bawah ini yuk!

1. Soto Tamanwinangun

Soto Tamanwinangun

Soto adalah salah satu kuliner nusantara yang bisa dijumpai di mana saja di Indonesia. Tiap daerah memiliki jenis soto yang khas dan unik. Kuliner yang berkuah ini rasanya sangat menyegarkan maka tak heran jika disukai banyak pecinta kuliner dari beragam golongan.

Kalau kamu jalan-jalan ke Kebumen, di kota ini pun kamu bisa menemukan soto. Makanan khas Kebumen ini memiliki cita rasa sendiri yang tak kalah dengan soto dari daerah lain. Nama soto dari Kebumen adalah soto tamanwinangun. Makanan ini harus kamu coba saat bekunjung ke sini.

Uniknya, soto dari daerah Jawa Tengah ini menggunakan daging yang jarang digunakan, yaitu daging entok atau itik serati. Sementara kuah sotonya memakai kuah santan yang dicampur dengan kaldu entok. Umumnya soto tamanwinangun dinikmati dengan ketupat.

Pasti penasaran gimana rasa soto yang menggunakan daging entok? Kalau kamu penasaran, cobalah soto ini di Warung Soto Entog Darsum. Sesudah mencicipinya, kamu sepertinya akan tertarik untuk nambah.

2. Kethek Khas Kebumen

Kethek Khas Kebumen

Kethek dalam Bahasa Jawa artinya adalah kera. Namun di daerah Kebumen, kethek adalah nama makanan khas Kebumen. Terdengar lucu memang, tapi makanan ini memiliki rasa yang sangat khas sehingga banyak direkomendasikan untuk dicicipi.

Sebenarnya pembuatan kethek caranya sangat mudah dan sederhana. Langkah pertama adalah meracik terlebih dahulu bumbu-bumbu khasnya, seperti cabai, bawang putih, kencur, lengkuas, dan diberi garam secukupnya dan daun salam.

Setelah itu, bumbu yang telah diracik sebelumnya dicampur dengan ampas kelapa yang asalnya dari kelapa yang diperas untuk dibuat jadi minyak goreng, umumnya disebut blondo oleh orang-orang setempat. Ampas kelapa tersebut jadi bahan utama pembuatan kethek.

Agar kesan tradisionalnya tetap terjaga, daun pisang digunakan untuk membungkus kethek. Panganan ini bisa kamu jumpai di daerah Karanganyar, Cinere dan dijual dengan harga yang terjangkau, sekitar 20 ribu sampai 25 ribu per kilogramnya.

3. Nasi Penggel

Nasi Penggel

Kuliner ini merpakan salah satu makanan khas Kebumen yang berada di Provinsi Jawa Tengah. Nama kuliner ini adalah nasi penggel. Rasanya sangat lezat sehingga orang ketagihan setelah mencicipinya. Nasi ini cocok untuk dijadikan menu sarapan.

Nasi penggel muncul di acara-acara hajatan masyarakat Kebumen. Konon kabarnya, makanan khas Kebumen ini asalnya dari Desa Karangpoh yang berada di wilayah Kecamatan Pejagoan. Penampakan nasi penggel seperti bola pingpong karena dibulat-bulat seukuran bola tersebut.

Satu porsi nasi penggel berisi 7 sampai 8 bulatan. Wadah untuk nasinya daun pisang yang dipicuk. Ada juga tambahan sayuran berbumbu serta kikil berbumbu kuning. Sayuran ini adalah lodeh yang diberi bumbu dan santan serta dicampur dengan nangka muda (gori), daun singkong, tahu, tempe dan melinjo.

Lauk pendamping untuk nasi penggel adalah tempe mendoan serta tahu. Menu pelengkapnya adalah telur, lidah, daging, tulang muda, serta bermacam jeroan sapi yang dimasak seperti opor. Selain itu, bisa juga ditambah dengan gulai kikil sapi.

Nasi Penggel akan banyak dijual di pagi hari antara pukul setengah enam pagi hingga sembilan pagi karena makanan ini adalah menu sarapan. Kamu bisa menemukan menu ini dijual di jalan Pemuda Kebumen, daerah alun-alun Kebumen, serta di tepi jalan raya Dukuh Gunungsari Desa Karangpoh.

4. Sate Ambal

Sate Ambal

Salah satu jenis makanan khas Kebumen yang namanya sudah sangat populer di kalangan penggemar sate adalah Sate Ayam Ambal. Sesuai dengan namanya, sate ini asalnya dari Desa Ambalresmi, desa yang berada di Kecamatan Ambal kawasan Kebumen.

Tidak hanya di Desa Ambalresmi, makanan ini bisa juga ditemui di kawasan lainnya. Namun untuk merasakan keaslian rasa satenya, kamu hanya bisa merasakannya di Desa Ambalresmi. Sekarang sate ini bisa kamu jumpai di beberapa warung makan yang berada di Jalan Daenles Ambal.

Untuk membuat sate ayam ambal, daging ayam terlebih dahulu diolah dengan bumbu, lalu sate disimpan di atas bara api untuk dibakar. Karena telah diberi bumbu sebelumnya, daging sate menjadi lebih gurih dengan tekstur yang lembut bahkan sebelum daging dibakar.

Sate ayam ambal kemudian disajikan di piring dan bumbu satenya disimpan di piring yang berbeda. Sambel untuk sate ini adalah sambal tempe kedelai. Tambahan lainnya adalah potongan ketupat. Satu porsi sate ini tak lebih dari 8 ribu rupiah.

5. Jipang Kacang

Jipang Kacang

Selain makanan berat, makanan ringan alias camilan dari Kebumen pun menarik untuk dicoba. Makanan khas Kebumen ini berupa makanan ringan yang disebut Jipang Kacang. Jika ditilik dari namanya, makanan ini pasti mengandung kacang. Tapi apa jipang kacang sebenarnya?

Jipang kacang adalah makanan berbahan dasar kacang tanah serta gula merah. Bentuk makanan ini padat serta memiliki rasa yang manis. Cara membuat jipang dengan menyangrai kacang tanah terlebih dahulu menggunakan pasir. Baru kemudian kacang ditumbuk kasar dan diberi gula merah cair.

Adonan tadi kemudian dipadatkan jadi berbentuk kotak lalu didinginkan. Sesudah dingin adonan dibungkus dengan menggunakan plastik. Dulu jipang dibungkus menggunakan daun pisang, sekarang sudah berganti dengan plastik sehingga bisa dibawa kemana saja.

6. Yutuk Goreng

Yutuk Goreng

Pernah mendengar yutuk goreng? Yutuk merupakan sejenis hewan laut. Di pesisir pantai di Kebumen terutama di Pantai Petanahan, hewan ini banyak sekali dijumpai. Penduduk setempat mengolah yutuk yang sekilas mirip dengan undur-undur ini menjadi bakwan.

Selain bakwan, yutuk juga dibuat jadi rempeyek khas Kebumen. Rasa rempeyek yutuk dari daerah ini  gurih dan renyah. Jika liburan ke Kebumen, terutama ke Pantai Petanahan, cobalah cicipi makanan khas Kebumen dari yutuk ini.

7. Soto Ayam Petanahan

Soto Ayam Petanahan

Indonesia sepertinya kayak akan berbagai jenis soto. Panganan ini bisa ditemui diberbagai daerah di Indonesia. Begitu pula dengan Kebumen yang juga memiliki soto yang terkenal. Di daerah Pantai Petanahan, selain terkenal dengan yutuknya, terdapat soto ayam yang sudah banyak dikenal orang.

Soto khas khas Petanahan dari Kebumen yang kelezatannya sudah sangat terkenal adalah soto Sukarman yang juga dikenal dengan sebutan Pak Kored. Soto ayam petanahan isinya suwiran daging ayam yang dilengkapi dengan potongan toge dan ketupat.

8. Lanting

Lanting

Sering disebut Klanthing, makanan khas Kebumen ini sering dijadikan buah tangan, selain jipang kacang dan sale pisang. Kota kabupaten ini juga punya julukan sebagai kota lanting. Mungkin kamu sudah tidak asing dengan bentuk makanan ringan ini yang rupanya seperti angka 8.

Bahan utama yang digunakan untuk pembuatan lanting yaitu singkong. Setelah diolah menjadi lanting, kamu akan menemukan makanan ini dijual dalam beragam rasa, tak hanya rasa original dan bawang goreng. Kamu akan menemukan lanting dalam rasa balado, keju, jagung bakar, atau pedas manis.

9. Golak

Golak

Kebumen memiliki makanan khas yang disebut Golak. Makanan ini adalah salah satu jajanan khas dari Kebumen, Karanganyar, Cilacap, Gombong, Banyumas juga daerah di sekitarnya. Umumnya makanan khas Kebumen ini dijajakan ketika ada pertunjukan rakyat contohnya Wayang Kuda dan Lumping.

Golak bentuknya angka delapan seperti halnya lanting. Yang membedakan adalah ukurannya. Dibandingkan lanting, ukuran golak lebih besar. Enaknya Golak dimakan saat masih hangat. Bahan utama untuk membuat golak adalah singkong atau ketela pohon.

10. Emping Mendem

Emping Mendem

Kamu pasti sudah nggak asing lagi dengan panganan yang dibuat dari biji melinjo ini. Ya, emping adalah makanan yang biasa kamu jumpai saat menikmati makanan di pernikahan atau acara hari raya. Selain di Banten, emping juga dikenal di daerah Kebumen.

Oleh-oleh khas dari Kebumen ini namanya emping mendem. Bentuknya lebih kecil juga lebih padat jika dibandingkan dengan emping lainnya. Emping ini dijual dalam berbagai rasa, contohnya rasa manis, pedas juga rasa asin.

Jalan-jalan ke Kebumen selain asyik menjelajahi tempat wisatanya, juga asyik dijadikan tempat untuk berburu kuliner. Kalau kamu penggemar kuliner sejati, pasti tak akan melewatkan untuk mencicipi makanan khas Kebumen yang kamu temui saat liburan di sana. Jadi, mau coba makanan yang mana?

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *