10 Makanan Khas Kutai yang Menggugah Selera Makan

Ditulis oleh - Diperbaharui 7 Agustus 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Kamu pernah mendengar nama Kutai Kartanegara? Ya, nama kota ini sempat menjadi perbincangan karena terpilih sebagai calon ibu kota negara Indonesia yang baru menggantikan Jakarta. Namanya kian terkenal seiring dengan terpilihnya kota ini. Orang-orang pun jadi penasaran seperti apa sih kota Kabupaten Kutai Kartanegara yang terletak di Kalimantan Timur ini?

Selain ingin tahu tentang situasi kotanya, orang-orang juga penasaran dengan kulinernya. Seperti apa sih makanan khas Kutai itu? Konon katanya kuliner tradisional Kutai itu merupakan makanan tradisional yang telah lama ada bahkan sejak zaman Kerajaan Kutai.

Penasaran seperti apa makanan yang berasal dari zaman Kerajaan Kutai? Yuk, simak ulasan mengenai makanan khas Kutai berikut ini.

1. Sate Payau

Sate Payau

* sumber: wanakulinerindonesia.blogspot.com

Menu pertama dalam daftar makanan khas Kutai adalah Sate Payau. Mendengar kata payau pasti kamu ingat air payau yang merupakan percampuran antara air asin dan air tawar. Namun makanan ini tak ada hubungannya dengan air payau.

Jadi sate payau itu merupakan sate yang sangat populer di kalangan pelancong terutama mereka yang merupakan penyuka kuliner. Berbeda dari sate pada umumnya, sate payau terbuat dari daging rusa. Karena dari daging rusa, maka sate ini terbilang langka. Itu wajar karena rusa hewan yang dilindungi.

Meski demikian, kamu masih dapat menjumpai makanan khas Kutai Kartanegara ini di acara-acara festival yang diselenggarakan di Kalimantan Timur. Struktur dagingnya lembut juga empuk jika dibandingkan dengan sate berbahan dasar kambing atau sapi. Bumbunya sama kacang dan kecap.

2. Pulut Nasi

Pulut Nasi

Di daftar kedua terdapat kuliner yang bernama pulut nasi. Makanan satu ini adalah makanan khas bersantap pagi orang-orang Kutai. Rasa makanan ini bermacam-macam dari mulai gurih, manis sampai pedas. Itulah pulut nasi yang menjadi kegemaran masyarakat Kutai.

Pembuatan pulut nasi juga terbilang mudah. Bahan dasar kuliner ini adalah beras dan santan. Santan terlebih dahulu sudah diberi sedikit garam. Ada dua jenis santan yang digunakan yaitu, santai kental juga santai encer. Sesudah semuannya dicampur, bahan tersebut dibungkus daun pisang dan dikukus.

Saat proses pengukusan berlangsung, santan encer tersebut akan terserap ke dalam beras, sedangkan santan yang kental akan jadi semakin kental, sehingga membentuk tekstur nasi yang jadi lebih padat dengan ditambah ‘saus’ santan yang kental dan putih tersebut.

Rasa pulut nasi perpaduan antara asin dan gurih yang samar. Jadi hidangan ini akan lebih lengkap jika dihidangkan dengan siraman sambal kacang yang telah dicampur bumbu-bumbu. Adapun campuran bumbu, antara lain kacang tanah sangrai yang dihaluskan, cabai rawit, cabai merah dan tentunya garam.

3. Sambal Raja/Sambal Kutai

Sambal Raja/Sambal Kutai

Sepertinya tiap daerah memiliki sambal khasnya masing-masing. Begitu juga dengan daerah di Kalimantan Timur ini. Di sini terdapat sambal khas yang legendaris. Rasa sambalnya pedas nikmat dan memiliki rasa yang unik hasil dari perpaduan berbagai bahan pembuatnya.

Bahan untuk membuat sambal raja ini adalah bawang merah, cabai, tomat yang digoreng hingga lembek, dan terasi. Kemudian ditambahkan juga udang, tempe, kacang, terong, dan lalu dikucuri dengan jeruk limau segar. Sekilas sambal ini terlihat seperti rujak karena semua bahan digerus dalam cobek.

Menurut cerita masyarakat, sambal ini pada zaman Kerajaan Kutai dulu dibuat untuk menjadi pendamping nasi bekepor. Yang bisa menikmati hidangan ini hanya para raja. Namun sekarang semua orang bisa menikmati sambal ini dan bisa dijumpai di banyak restoran yang ada di Kutai Kartanegara.

4. Nasi Bekepor

Nasi Bekepor

Tadi sudah ada pulut nasi, dan yang makanan khas Kutai yang berikut ini juga berupa nasi yang disebut dengan nasi bakepor. Seperti yang sudah dijelaskan di atas, nasi ini dihidangkan bersama sambal raja dan biasanya disantap oleh para raja dahulunya.

Sekarang ini nasi yang mirip dengan nasi liwet ini biasa dihidangkan dengan lauk pauk, sayuran, sambal juga nasi putih. Di warung-warung nasi di daerah Kalimantan Timur  nasi ini termasuk yang populer. Nasi Bekepor biasanya dihidangkan dengan sayur asam khas Kalimantan Timur.

 5. Sayur Asam

Sayur Asam

Sayur asam atau sering disebut juga sebagai sayur asam kutai ini merupakan sayur hasil olahan ubi manis dengan ikan air tawar, seperti gabus atau patin. Zaman dulu hidangan ini dimasaknya  diputar di atas bara api memakai kenceng atau kendhil yang berbahan perunggu.

Sayur Asam Kutai, berbeda dengan sayur asam kebanyakan yang berbahan dasar sayuran, sayur asam kutai berbahan dasar ikan atau kepala ikan gabus yang dalam bahasa Kalimantan Timur disebut ikan haruan. Sayur ini berbumbu terung asam Kalimantan yang disebut terung dayak dan air jeruk nipis.

Bahan lain yang digunakan dalam sayur asam kutai adalah kangkung, jantung pisang, dan ubi. Cara menyajikan sayur ini relatif mudah. Setelah kepala ikan gabus diberi air jeruk nipis serta garam, diamkan sekitar 15 menit. Didihkan air lalu masukkan bumbu dan masak sampai harum.

Sesudahnya, kini tinggal memasukkan bahan lain, seperti talas. Masak hingga talas menjadi empuk. Kemudian tambahkan ikan gabus serta asam sunti lalu masak sampai matang. Terakhir tinggal masukkan kangkung dan jantung pisang.

6. Rojak Singkil

Rojak Singkil

Menu makanan ini merupakan salah satu sayur atau gangan dengan kuah santan yang diberi ikan haruan dan daun singkil muda. Hidangan ini sederhana tapi rasanya sangat lezat sehingga masyarakat setempat banyak yang menyukainya.

Rojak Singkil berbahan dasar dari daun singkil yang direbus kemudian diberi bumbu seperti  bawang merah, cabai, serai, tomat, dan bumbu rempah lainnya. Semua bahan kemudian dimasak bersama santan serta ikan haruan. Aroma ikan jadi tidak amis karena ada rasa gurih dari santan dan jeruk nipis.

7. Gence Ruan

Gence Ruan

Jika kamu bukan orang dari Kalimantan Timur, kamu akan merasa sedikit asing dengan makanan ini. Namanya Gence Ruan yaitu rica-rica ala Kutai Kartanegara. Bahan dasarnya hidangan ini adalah ikan gabus atau ikan haruan.

Proses pembuatan gence ruan cukup mudah, yaitu ikan gabus diberi taburan garam lalu dibakar di bara api. Usai dibakar, ikan diberi siraman tumisan bumbu yang berisi rempah-rempah, contohnya, bawang putih, bawang merah, cabe juga rempah-rempah lainnya.

8. Pepes Kepiting Soka Cangkang Lunak

Pepes Kepiting Soka Cangkang Lunak

Ngomong-ngomong soal kuliner dari Kutai di Kalimantan Timur, kamu tahu bahwa di sini merupakan habitat soft shell crab atau kepiting soka? Mereka hidup di daerah bakau. Kepiting soka biasanya dimasak dengan cara dikukus atau bisa juga dengan cara digoreng.

Untuk pepes kepiting soka cara memasaknya yaitu dengan cara ditumis dan ditambahkan beragam bumbu rempah lalu kepiting dibungkus dengan daun pisang dan dikukus. Pepes kepiting kemudian dibakar di atas tungku sampai keluar aromanya. Enaknya dimakan bersama nasi hangat.

9. Buras Berendam

Buras Berendam

Ada lagi hidangan berbahan dasar beras dari Kutai di Kalimantan Timur. Nama makanannya Buras Berendam. Hidangan ini merupakan primadona kuliner khas Kutai. Makanan ini berupa nasi yang diberi baluran santan masak kemudian dibungkus dengan daun pisang.

Bentuk nasi dari buras berendam itu persegi panjang. Nasi kemudian dihidangkan dengan kuah santan yang ditambahkan daging ikan gabus juga sambal udang papai lalu diberi taburan bawang goreng. Warna kuahnya kuning dan ada sedikit warna putih. Rasanya? Tentu saja gurih.

10. Gence Lais

Gence Lais

Makanan khas Kutai yang selain gence ruan adalah gence lais. Hidangan ini tak kalah enaknya dari gence ruan. Kuliner dari Kutai Kartanegara ini berbahan dasar ikan selais atau Kryptopterus lais. Ikan ini di-gence dengan bumbu khas dari Kutai.

Enaknya gence lais ini dinikmati bersama dengan sambal mangga dan disantap di tepi Sungai Mahakam. Tak beda dari ikan haruan dalam gence ruan, ikan lais dalam gence lais pun dibakar dan dibumbui sambal atau gence, tapi bisa juga dibakar tanpa diberi bumbu.

Sepertinya kesepuluh makanan khas Kutai ini sangat menggugah selera. Rasanya yang beragam, dari asam, gurih dan pedas serta bahannya yang bermacam-macam memberikan banyak pilihan bagi pencinta kuliner. Dari daftar makanan khas Kutai tersebut, mana yang menggugah seleramu?

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *