Yuk, Kulineran dengan Mencoba 10 Makanan Khas Manado Ini!

Ditulis oleh Anggie Warsito - Diperbaharui 30 April 2020

Wisata kuliner patut kamu lakukan saat berwisata di mana pun. Apalagi, jika melakukannya di sejumlah daerah di Indonesia, termasuk Manado. Manado sendiri kebetulan punya banyak makanan khas. Jadi, tak usah ragu untuk berwisata kuliner di sana. Biar kamu tak terlalu bingung, kami bakal sajikan sejumlah rekomendasi untukmu. Untuk selengkapnya, simak saja langsung list di bawah ini.

1. Cakalang Fufu

Cakalang Fufu

Cakalang Fufu merupakan sajian ikan khas Manado. Sesuai namanya, sajian ini merupakan ikan cakalang yang diolah dengan cara di-fufu alias diasapi. Lebih tepatnya, ikan cakalang yang masih segar langsung diasapi dan jadilah Cakalang Fufu.

Cakalang Fufu sendiri rupanya kelak bakal diolah kembali dan setelah diolah akan berubah nama lho. Nah, Cakalang Papis adalah salah satunya. Ini adalah olahan Cakalang Fufu yang dipotong kecil lalu dicampur sambal. Selain bisa dikonsumsi langsung, Cakalang Fufu juga cocok dijadikan buah tangan.

2. Sambal Roa

Sambal Roa

Selain olahan ikan, Manado juga punya banyak olahan sambal. Ini tak lepas dari kegemaran orang Manado akan makanan pedas. Sambal Roa salah satunya. Olahan pedas ini merupakan sambal khas Manado yang dibuat dari campuran cabai dan ikan roa asap. Nah, kalau kamu yang suka makanan dengan cita rasa pedas, coba cocol makananmu ke sambal ini, pasti rasanya semakin maknyuuss!

3. Dabu-Dabu

resep sambal dabu-dabu

Masih ada satu sajian sambal lainnya di Manado yang patut dicoba. Sambal tersebut adalah Dabu-Dabu. Hmm, kalau diperhatikan ini mirip dengan sambal tomat mentah yang biasa dijumpai pada ayam geprek, ya?

Sambal ini berbahan dasar cabai dengan tingkat kepedasan yang cukup tinggi. Selain punya rasa pedas, sambal ini juga memberikan cita rasa sedikit masam dari tomatnya. Jadi, ketika kamu memakan sambal ini, kamu bisa rasakan sensasi pedas asam yang segar. Nah, untuk mencicipinya, Dabu-Dabu bisa dijumpai di tempat makan penyaji ikan bakar.

4. Sambal Bakasang

Sambal Bakasang

Tak hanya Sambal Road dan Dabu-Dabu, ada satu sambal lainnya yang patut dicoba: Sambal Bakasang. Berbeda dengan dua sambal sebelumnya, sambal ini mengandung bahan yang begitu unik; fermentasi perut ikan.

Pada sambal ini, perut ikan yang dipakai bakal dibersihkan terlebih dulu. Isi perut yang bersih itu lantas ditaburi garam dan disimpan dalam toples. Namun, sebelum itu, isi perut itu bakal dicampur dengan sejumlah bumbu. Barulah sesudahnya, isi perut itu dikeluarkan kembali dan dijemur selama kurang lebih seminggu.

Sambal Bakasang pun sudah bisa disajikan bila telah selesai dijemur seminggu. Orang Manado lazim menyantap sambal ini bersama nasi atau olahan ikan. Bahkan, sambal ini pun bisa menjadi cocolan buah-buahan, atau menjadi bumbu rujak a ala Manado.

5. Nasi Kuning Saroja

Nasi Kuning Saroja

Manado rupanya memiliki satu sajian nasi kuning khas, bahkan legendaris. Nasi Kuning Saroja adalah nasi kuning itu. Berbeda dengan nasi pada umumnya, Nasi Kuning Saroja memiliki isian berupa ikan cakalang, sambal, daging sapi, dan taburan bawang goreng. Bila kamu mau, kamu bisa menambahkan sebongkah telur rebus di dalam sajian nasi kuningnya.

Nasi kuning ini pertama kali dijual pada 1970 oleh pasangan Salma dan Abubakar. Nama ‘Saroja’ pada nasi kuning ini konon terilhami dari judul lagu favorit Abubakar. Mereka menjual nasi kuning ini di sebuah kedai kecil dan lazim hika dari jam lima subuh sampai sepuluh pagi.

Keunikan Nasi Kuning Saroja tak hanya sekadar dari bahannya saja. Cara penyajiannya pun juga tak kalah unik. Tak seperti nasi kuning lainnya yang disajikan di atas piring, Nasi Kuning Saroja justru tidak melakukannya. Nasi Kuning satu ini justru dialasi oleh daun woka. Penggunaan daun woka sebagai alas ternyata memiliki tujuan tersendiri. Daun ini ternyata dipakai untuk menjaga cita rasa Nasi Kuning Saroja yang begitu khas.

6. Perkedel Nike

Perkedel Nike

Ini adalah sajian perkedel khas Manado yang lain dari yang lain. Bagaimana tidak, perkedel satu ini tak berbahan dasar kentang atau jagung, tetapi ikan Nike alias Wurukus. Ikan Nike sendiri merupakan ikan yang lazim hidup di Danau Tondano Tomohon dan Sungai Bone Gorontalo.

Selain bahannya yang unik, cita rasanya pun juga begitu unik. Dalam tiap gigitannya, kamu bisa merasakan kerasnya tekstur perkedel ini yang bercampur dengan cita rasa gurih dan agak amis. Meski agak amis, kamu jangan khawatir karena olahan perkedel ini tak bakal bikin eneg.

7. Kawok

Kawok

Suka makanan ekstrem? Bila suka, kamu harus coba makanan satu ini. Ini adalah kuliner khas Manado dengan bahan ekstrem, tikus hutan berekor putih. Sesuai namanya, tikus ini merupakan spesies tikus yang lazim hidup di hutan-hutan Manado. Tak seperti tikus lainnya, tikus ini hanya memakan sayur-sayuran saja.

Walau ekstrem, kuliner satu ini masih enak untuk dimakan. Ini tak lepas dari penggunaan bumbu dapur dan cabai yang dicampurkan pada daging tikus hutan tersebut. Bumbu yang dipakainya makanan ini terbuat dari bahan yang beragam. Bahan-bahan tersebut adalah: sereh, bawang, kemangi, kunyit, lemon, garoka, dan santan kental.

Dari segi tekstur, Kawok cenderung berserat dan mengandung daging kecil di dalamnya. Adapun untuk rasa, menu ekstrem ini memiliki cita rasa agak pahit, namun masih amat laik dinikmati. Kawok sudah ada di sejumlah tempat makan di Manado dan Tomohon. Jadi, kamu tak bakal kesulitan untuk menemukannya.

8. Paniki

Paniki

Masih mau coba kuliner ekstrem lainnya di Manado? Kami rekomendasikan Paniki sebagai santapanmu nanti. Makanan ekstrem ini dibuat dari daging kelelawar. Paniki biasanya diolah dalam beragam cara. Ada yang dimasak dengan cara dioseng dengan rempah, ada pula yang dimasak bareng santan kental dan bumbu berempah.

Paniki biasanya menggunakan kelelawar hutan pemakan buah sebagai bahan dasar. Kelelawar satu ini cukup laku di pasaran Manado, dan harganya lazim sekali menaik. Sebelum akhirnya dioseng atau dimasak bareng santan, kelelawar hutan itu nantinya bakal dibakar dulu, supaya bulu-bulu di tubuhnya merontok.

Paniki memiliki tekstur kenyal dan gurih. Untuk merasakan cita rasa terbaiknya, maka kamu sebaiknya mencoba bagian sayapnya. Ini adalah bagian Paniki yang paling enak sekaligus gacoan bagi pecinta kuliner ini.

9. Gohu

Gohu

Kalau kamu pecinta manisan, maka Gohu adalah makanan yang tepat. Manisan asli Manado ini dibuat dari daging buah pepaya mengkal yang diiris kecil memanjang. Irisan pepaya itu kelak bakal dicampur dengan bumbu berbahan dasar cabai halus, gula aren, bakasang, jahe, dan cuka air/cuka aren.

Bumbu-bumbu itu kelak membentuk cita rasa manisan Manado ini. Dalam tiap gigitannya, kamu bisa merasakan cita rasa yang beragam; manis, asam, asin, dan pedas. Cita rasa ini akan membuatmu tak bisa melupakan manisan tersebut. Gohu wajib kamu santap, terutama setelah kamu usai menyantap makanan berat di sana.

10. Pisang Goreng Sambal

Pisang Goreng Sambal

Rekomendasi makanan yang terakhir ini merupakan salah satu terpopuler di Manado. Cara pembuatan makanan ini amat sederhana, pisang digoreng hingga matang, lalu dicocol sambal terasi pedas. Makanan ini bisa kamu temukan di sejumlah penjual yang ada di pinggiran Pantai Malalayang. Hmm, pasti sangat unik memakan pisang goreng dicocol sambal!

Demikianlah beberapa rekomendasi makanan khas Manado yang harus dicoba. Tapi, kalau kamu masih ingin mencicipi kuliner lainnya, bisa cobain 10 Kue Khas Manado ini. Semoga membantumu saat berwisata kuliner di Manado, ya!

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram