10 Makanan Khas Monako, Negara Terkecil Kedua di Dunia

Ditulis oleh Siti Hasanah - Diperbaharui 11 Oktober 2021

Monako yang letaknya ada di pantai timur Perancis dan bersebelahan dengan Italia ini merupakan negara terkecil kedua di dunia. Karena itu, makanan khas Monako mendapatkan pengaruh dari masakan Prancis dan Italia. Menu sarapan Monegasque―yaitu penduduk asli Monako―cukup ringan, tapi ini tergantikan dengan menu makan siang dan makan malamnya yang mewah.

Menu makanan mereka sebagian besar berisi makanan laut dan beragam jenis ikan bersama dengan sayuran dan buah-buahan karena negara ini terletak di sepanjang Laut Mediterania. Apa saja sih makanan khas Monako? Yuk, simak daftarnya berikut ini.

Baca juga: 10 Tempat Wisata di Monako

1. Bouillabaisse

Bouillabaisse

Makanan khas Monako ini berupa hidangan ikan yang terkenal yang berakar dari kota Prancis terbesar kedua, Marseille. Bouillabaisse yang tradisional dibuat dari tiga varian ikan, yaitu conger Eropa, sea robin dan rascasse merah. Bumbu-bumbu dan rempah-rempah aromatik yang masuk dalam proses pembuatannya menjadikan makanan ini unik dari yang lain.

Ikan disiapkan bersama dengan bahan lainnya kemudian dikentalkan dan diberi bumbu dengan saus rouille, yaitu saus yang terbuat dari remah roti, minyak zaitun, bawang putih, cabai cayenne, dan safron.

Namun, di Marseille, kaldu yang terbuat dari sayuran seperti kentang, seledri, daun bawang, bawang bombay, dan tomat ini ditempatkan dalam piring sup bersama dengan irisan roti serta saus rouille, sedangkan ikan ditempatkan di piring besar lainnya.

2. Tomates la Monegasque

Tomates la Monegasque

Tomates la Monegasque merupakan hidangan tradisional khas Monako. Hidangan ini berupa tomat isi dan dibuat dengan mengkombinasikan tomat besar bersama dengan tuna, telur rebus, mustard, daun bawang, mayones, daun selada serta bumbu.

Tomat bagian atas dipotong serta daging dan bijinya dikeluarkan. Kemudian bagian dalam tomat digosok menggunakan garam agar airnya hilang. Daging tomat dicampur bersama dengan telur, mayones, tuna, daun bawang cincang dan mustard, kemudian kombinasi tersebut dimasukkan ke dalam tomat.

Sajian ini dihidangkan bersama dengan bagian atas tomat yang sudah didinginkan di lemari es selama beberapa menit. Makanan ini umumnya dihidangkan di atas daun selada.

3. Socca

 Socca

Socca dibuat dengan mengaduk adonan yang terbuat dari tepung chickpea atau kacang arab yang dicampur dengan air serta minyak zaitun untuk membentuk adonan yang encer. Kemudian adonan tadi dituangkan ke dalam panci untuk membuat pancake yang umumnya memiliki ketebalan 4mm, dan dipanggang selama beberapa menit.

Biasanya adonan dipanggang menggunakan wajan tembaga berlapis timah. Hidangan ini juga dikenal sebagai farinata, atau roti pipih chickpea ini bisa diberi bumbu dengan merica, rosemary segar, dan garam laut. Biasanya farinata dipotong jadi irisan segitiga yang bentuknya tidak beraturan dan dimakan di piring kecil dengan ditambah lada hitam (opsional) tanpa topping.

Sementara itu di Italia, umumnya hidangan ini disebut dengan Cecina. Ini berasal dari kata ceci, istilah dalam bahasa Italia untuk chickpea.

4. Stocafi

Stocafi merupakan makanan lokal khas Monako. Makanan ini bahannya adalah ikan cod kering yang direbus di dalam saus tomat. Saus ini diberi bumbu dengan caper, bawang putih, zaitun hitam dan bay leaf. Sebelum dimasak, ikan cod kering harus direndam terlebih dulu selama kurang lebih 24 jam. Sesudah ikan matang, sajian siap dihidangkan.

Disarankan stocafi dihias dengan daun bawang cincang dan memadukannya dengan kentang rebus. Stew ikan ini merupakan hidangan yang popular di Monako dan umumnya bahan yang digunakan bergantung daerahnya. Namun, semua bahan tersebut pastinya menggugah selera saat dimasak bersama.

Sering kali stocafi dihidangkan dengan roti segar dan stew ditumpuk di atas rotinya. Hidangan ini bisa ditemukan di sekitar Prancis dan Italia Utara. Namun Monako sudah mengadopsi masakan ini menjadi kuliner negara ini.  

5. Gnocchi

Gnocchi

Bahan yang digunakan untuk membuat adonan pangsit kecil, tebal dan lembut ini adalah kentang tumbuk, tepung atau semolina, dan beberapa bahan lainnya seperti telur, keju, kentang dan remah roti. Gnocchi merupakan gumpalan kecil yang terbuat dari kentang yang telah dimasak, kemudian dibentuk dan sesudahnya direbus dan diberi bumbu dengan saus mentega yang lembut.

Hidangan ini bisa juga diberi bumbu dengan minuman anggur merah serta saus tomat dan ikan lokal yang ditangkap dari lepas Pantai Monaco. Hidangan terkenal ini adalah sajian tradisional dan salah satu makanan terkenal Monako.

Pangsit berbentuk bantal lembut dan halus ini dihidangkan dalam saus mentega atau dengan saus tomat dan krim ringan. Bisa juga dihidangkan dengan kerang lokal dari pantai di Monako.

6. Barbajuan

Dalam bahasa Monegasque barbagiuan berarti 'Paman John'. Menurut cerita rakyat, seseorang bernama Jean tidak mempunyai saus untuk ravioli-nya akhirnya dia mengisi ravioli itu dengan lobak Swiss kemudian dia menggorengnya. Hasil kreasi baru ini jadi semakin popular dan dikenal dengan sebutan 'barbagiuan', sebuah penghormatan untuk pencipta kulinernya yang terkenal.

Kue ini di Italia, disebut 'barbagiuai' dan yang jadi perbedaan utamanya yaitu isiannya. Isi barbagiuai adalah labu. Terkenal di Prancis dan Italia, dessert yang lezat ini adalah gorengan yang diberi isi dengan keju ricotta dan lobak Swiss. Untuk isiannya kemungkinan beragam, termasuk bawang, nasi, bayam, daun bawang dan keju Parmesan.

Makanan nasional Monako, barbajuan, umumnya disantap pada tanggal 19 November, yaitu hari nasional negara tersebut.

7. Pissaladiere

Pissaladiere merupakan makanan khas Monako yang asalnya dari Kota Nice di Prancis Selatan. Asal namanya dari frasa Prancis, yaitu pèi salat, yang diterjemahkan jadi ikan yang diasinkan dan merupakan salah satu bahan utama untuk membuat pissaladière. Hidangan ini dipercaya ditemukan antara 1305 dan 1377 saat Kepausan Avignon.

Biasanya adonan yang digunakan adalah adonan roti yang lebih tebal dari pizza klasik Margherita serta topping tradisionalnya umumnya berupa bawang bombay yang dikaramelisasi, ikan teri (utuh, dan kadang-kadang juga dengan pissalat, semacam pasta ikan teri, dan zaitun hitam. Sekarang makanan ini dihidangkan sebagai hidangan pembuka.

8. Pan Bagnat

Pan Bagnat

Penuh dengan rasa, sandwich tradisional khas Monégasque ini dibuat dari kombinasi minyak zaitun, ikan teri dan jus tomat yang larut dan meresap ke dalam roti segar. Sandwich ini juga diisi dengan sayuran apa pun dari adas manis renyah sampai paprika manis dan bahkan, saat sedang musim, salmon liar juga ada dan ditumpuk di dalamnya.

Ini merupakan makanan yang dibuat orang Monégasque ketika makan siang dan piknik di Pantai Riviera yang terkenal. Sekali mencicipi, penikmatnya pasti akan menyadari apa yang menjadikan sajian ini hidangan favorit di Monako.

Pan bagnat terkenal di sebagian besar supermarket juga toko roti dan ini merupakan hidangan pembuka yang menggiurkan. Dalam dialek lokal Provencal, pan bagnat artinya roti yang dimandikan.

9. Galapian

Galapian

Galapian adalah dessert yang dibuat pada tahun 90-an oleh Alain Bouchard, di komune Galapian Prancis. Walaupun Galapian jaraknya hampir 740 km dari Monako, kue tart galapian mendapatkan tempat dan menjadi terkenal dalam makanan khas Monako.

Kue tart manis ini diberi isian dengan putih telur yang dicampur dengan kacang almond dan dipanggang bersama dengan manisan melon dan ceri maraschino. Di akhir, kue ini diglasir dengan madu. Setiap gigitannya terasa ringan, lembut dan tekstur kuenya berongga. Ini cukup menyenangkan untuk mereka yang penyuka makanan manis.

10. Porchetta

Umumnya porchetta merupakan hidangan Italia yang terbuat dari daging babi tanpa tulang, kemudian diisi dengan hati dan adas liar lokal. Sesudahnya dipanggang di atas api berbahan bakar kayu sekurangnya selama delapan jam. Hasilnya adalah hidangan yang meleleh di mulut. Karena Italia letaknya berdekatan dengan Monako, hidangan ini pun sudah diadopsi oleh penduduk Monako.

Porchetta biasa dihidangkan untuk perayaan keluarga besar contohnya ulang tahun dan hari libur. Makanan khas Monako yang berupa hidangan pedesaan ini dibuat dengan memisahkan tulang dari daging anak babi atau babi dewasa dengan hati-hati, kemudian membumbuinya dengan garam, rosemary, bawang putih, atau biji adas serta beberapa rempah aromatik lainnya.

Daging ini lalu diisi dengan isian yang berbeda-beda bergantung pada daerahnya, bisa jadi lemak atau potongan kulit, hati, dan daging dan dibumbui dengan garam dan rempah-rempah.

Itulah 10 makanan khas Monako negara yang warna benderanya sama dengan Indonesia. Negara ini letaknya berbatasan dengan Italia dan Prancis sehingga kulinernya hampir sama dengan yang ada di kedua negara tersebut.

Meskipun negara ini merupakan negara terkecil kedua di dunia, tapi Monako tetap memiliki kuliner nasional seperti barbajuan. Kamu tertarik untuk mencoba kuliner dari negara yang sering dijadikan ajang F1 Grand Prix ini?

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram