Inilah 10 Makanan Khas Purwodadi yang Menggugah Selera

Ditulis oleh - Diperbaharui 9 Oktober 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Purwodadi merupakan nama ibu kota Kabupaten Grobogan yang ada di Jawa Tengah. Kota ini berbatasan dengan Kudus, Sragen, Blora, dan Demak. Nama Purwodadi juga merupakan nama sebuah kecamatan di Kabupaten Grobogan. Daerah ini terkenal dengan kuliner swike dan kecapnya.

Selain swike, ada lagi kuliner khas Purwodadi yang enak untuk dicicipi. Penasaran? Simak daftarnya di ulasannya berikut ini.

1. Nasi Pager Godong

Nasi Pager Godong

Berbicara soal kuliner khas Purwodadi, ada menu sarapan pagi yang khas dan unik. Menu ini asalnya dari Kecamatan Godong, Purwodadi.  Namanya sega janganan tapi lebih populer disebut “Nasi atau Sega Pager Godong” oleh orang Godong.

Katanya kalau belum mencoba menu sarapan Sega Pager Godong berarti kamu belum ke Godong. Seperti apa sih nasi pager godong ini? Sebenarnya, nasi ini tak beda seperti nasi gudangan/urap sayur yang juga ada daerah lain.

Yang membedakan nasi pager godong dengan nasi semacam di tempat lain adalah tambahan sambal pecel juga uyah gorengnya. Keduanya membuat perpaduan juga sensasi yang unik di lidah. Nasi ini disajikan dengan cara dipincuk menggunakan daun pisang.

Nasi ini juga disajikan bersama mendoan, bakwan, peyek, juga teh hangat. Konon makanan khas Godong Purwodadi ini telah ada semenjak 70 tahun yang lalu. Disebut nasi Pagar karena nasi ini dilengkapi dengan sayuran yang biasa ditanam di halaman rumah, yang dulu juga sering berfungsi sebagai pagar.

2. Bakmie Mbah Kenci

Bakmie Mbah Kenci

Kalau kamu mendatangi daerah daerah Wirosari Purwodadi, kamu akan menemukan makanan ikonik yang sudah legendaris, yaitu Bakmi Mbah Kenci. Bakmi ini Langganannya banyak sekali karena mempunyai cita rasa yang khas dan juga lezat.

Usaha Warung Bakmie Mbah Kenci sekarang diteruskan oleh anak-anaknya bahkan sampai diteruskan oleh cucunya. Warung ini kini sudah mempunyai beberapa cabang di beberapa titik di kabupaten Grobogan.

Kalau kamu ingin mendatangi Bakmie Mba Kenci, kamu bisa mendatangi warung yang berada di bekas stasiun Wirosari, di Jambangan Timur. Ada juga warung yang terletak di Jl. DI Panjaitan, yaitu di bagian selatan RSUD dr. R. Soedjati Purwodadi yang dimiliki oleh Ibu Suryati, anak ke-6 Mbah Kenci.

3. Ayam Pencok

Ayam Pencok

Ayam Panggang Bledug merupakan nama lain dari Ayam Pencok. Makanan khas Purwodadi ini disebut ayam pencok karena ketika dikonsumsi dibarengi oleh sambal pencok. Bahan untuk membuat sambal pencok ini adalah parutan kelapa muda dan beberapa rempah seperti bawang, cabai, kencur, dan teras.

Supaya sambal pencok tidak mudah basi, perlu trik khusus, yakni sambal harus dikukus terlebih dulu hingga masak.  Sementara pembuatan ayam bledugnya bisa dibilang tidak biasa dan unik. Ayam yang digunakan adalah ayam kampung.

Pertama-tama, ayam kampung dibersihkan terlebih dulu kemudian dibakar menggunakan bara api. Di antara ayam dan pemanggangan harus diberi jarak sekitar 25 sampai 30 cm. Sementara itu proses memanggal tidak dikipasi, oleh karena itu api harus dijaga supaya nyalanya tidak terlalu besar.

4. Nasi Jagung

Nasi Jagung

Sega Jagung adalah nama lain untuk nasi Jagung khas Purwodadi. Makanan ini masih merupakan makanan pokok bagi sebagian penduduk yang hidup di dusun. Namun sekarang ini agak susah untuk menemukan masyarakat yang masig mengkonsumsi nasi jagung sebagai makanan pokok.

Berita bagusnya adalah saat ini beberapa rumah makan di daerah Purwodadi sudah menyajikan menu sega jagung. Penjual nasi jagung ini bisa kamu temui di daerah kota. Bahkan sega jagung ini telah dipadukan dengan makanan lain, contohnya  peyek, sayur lompong, ayam goreng, daging sapi, dan urap.

Nasi Jagung merupakan nasi yang dicampur dengan jagung yang sebelumnya telah dihaluskan.  Selain beras dan jagung, sega jagung khas Purwodadi ini juga diberi tambahan bawang merah, garam, gula, dan merica. Tambahan bumbu-bumbu tersebut membuat nasi jagung ini menjadi gurih dan lezat.

5. Swike Purwodadi

Swike Purwodadi

Swike merupakan kuliner yang menjadi makanan khas Purwodadi. Makanan ini sangat legendaris dan menggunakan paha katak sebagai bahan utamanya. Kuliner unik ini bisa kamu dapati hampir di tiap warung, dari warung pinggir jalan sampai restoran bergengsi.

Mungkin bagi sebagian orang katak atau kodok merupakan hewan yang aneh untuk dimakan dan dibuat menjadi makanan. Namun ada juga sebagain orang yang ternyata menyukai bahkan menikmati kuliner yang berbahan katak ini.

Untuk membuat swike, paha katak dimasak dengan bawang putih, jahe, kecap manis, kecap asin,  tauco, lada, garam, gula pasir, serta minyak wijen. Kemudian bumbu-bumbu tadi direbus berbarengan dengan paha kodok lalu diberikan taburan bawang goreng, seledri juga lemon, merica, atau kecap manis.

6. Sega Pecel Gambringan

Sega Pecel Gambringan

Kuliner lain dari Purwodadi yang tak kalah populernya adalah Sega Pecel Gambringan. Nama Gambringan berasal dari tempat kuliner ini. Dahulu makanan ini banyak dijajakan di Stasiun Gambringan yang berada di Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh.

Sejak tahun 1940-an pedagang yang menjajakan kuliner tradisional ini di stasiun maupun di atas gerbong kereta api sudah banyak ditemui. Namun saat ini peraturan PT. KAI tidak lagi membolehkan pedagang untuk menjual dagangan mereka di atas gerbong kereta api.

Karena itu kini banyak pedagang kuliner Sego Pecel Gambringan yang akhirnya berjualan keluar. Makanan dari Purwodadi ini memiliki rasa yang khas, yaitu pedas dengan aroma kacang yang otentik tanpa ada rasa daun jeruk atau bawang putih dan disajikan memakai pincuk daun pisang.

7. Sate Kambing Mbah To

Sate Kambing Mbah To

Satu lagi kuliner legendaris yang sudah lama eksis di Purwodadi, yaitu Sate Kambing Mbah To. Kapan persisnya Mbah To mulai jualan sate kambing tidak diketahui. Namun menurut anak Mbah To, Mbak Yanti, sekitar tahun 1990-an dia sudah membantu ayahnya berjualan sate dan gule kambing.

Mba Yanti meneruskan usaha kuliner ini sampai sekarang setelah ayahnya meninggal dunia tahun 2003. Sate kambing Mbah To memiliki cita rasa yang  terkenal enak dan lezat dengan bumbunya yang meresap. Untuk penyuka makanan pedas, rasa sate ini pasti bikin kamu ketagihan.

Kalau mau coba Sate kambing Mbah To, kamu bisa berkunjung ke Dusun Sarip, Desa Karangasem. Tepatanya di Kecamatan Wirosari, sekitar 10 km arah utara dari perempatan Wirosari.

8. Sayur Becek

Sayur Becek

Kuliner khas Purwodadi ini dahulunya hanya bisa ditemukan saat momen-momen tertentu. Namun sekarang, sayur becek bisa dijumpai dijual di warung di Purwodadi. Sayur becek namanya cukup unik juga rasanya membuat orang yang memakannya jadi ketagihan.

Bahan utama yang digunakan untuk memasak sayur becek yaitu iga sapi, tapi kadang-kadang bisa juga diganti dengan iga kerbau. Sementara bumbu untuk membuat sayur becek adalah kemiri, bawang putih, cabe, bawang merah, juga ketumbar. Bumbu kemudian ditumbuk lalu dimasukan ke rebusan iga sapi.

Untuk mendapatkan aroma yang khas serta menggugah selera ada cara yang bisa dilakukan, yakni dengan menambahkan daun kedondong dan dayakan ke dalam rebusan tulang iga. Dengan demikian sayur beceknya akan memiliki aroma yang membuat orang jadi tak tahan untuk mencoba.

9. Mie Tek Tek

Mie Tek Tek

Kuliner khas Purwodadi lainnya yang bisa kamu jajal adalah mi tektek. Makanan ini bisa kamu jumpai saat telah menjelang malam. Mie tek tek bisa kamu temui setelah maghrib hingga tengah malam. Pedagangnya ada yang berkeliling ada juga yang mangkal di suatu tempat.

Mie ini berbeda dengan menu mie yang biasa dijual umumnya. Mie tek tek ini prosesnya pembuatannya tetap mempertahankan ciri khasnya, yaitu dengan dimasak menggunakan bara dari arang kayu. Cita rasa Mie Tek Tek jadi sangat khas dan lezat karena penggunaan dari arang kayu ini.

10. Garang Asem

Garang Asem

Makanan khas Purwodadi Grobogan ini memiliki rasa yang seger dan enak tentunya. Nama kuliner dari Purwodadi Grobogan ini adalah garang asem. Nama ini merujuk pada cara masakan ini dibuat. Garang Asem merupakan masakan yang dibuat dengan cara dibungkus memakai daun pisang.

Setelah itu makanan yang dibungkus tadi dikukus atau digarang. Adapun rasanya asem karena pemakaian belimbing wuluh atau irisan tomat. Di daerah Grobogan, warung atau rumah makan yang menjual garang asem hampir ada di tiap kecamatan.

Kalau jalan-jalan ke Purwodadi, pastikan kamu tak melewatkan untuk berwisata kuliner khasnya juga. Kota ini memiliki makanan yang unik, contohnya swike. Mungkin kamu tertantang untuk mencicipi rasa katak? Atau mau coba kuliner legendarisnya?

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *