10 Makanan Khas dari Sulawesi Barat yang Wajib Dicicipi

Ditulis oleh - Diperbaharui 7 Juli 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Setiap daerah di Indonesia selalu memiliki daya tarik dan pesonanya masing-masing. Salah satunya adalah Sulawesi Barat. Salah satu provinsi di Pulau Sulawesi yang beribu kota Mamuju ini cukup dikenal dengan keindahan pantainya yang beragam. Namun selain menikmati pesona pantai Sulawesi Barat, kamu juga harus mencicipi berbagai kuliner lezat saat berkunjung ke wilayah ini.

Bagi kamu yang sedang berencana untuk mengunjungi Sulawesi Barat, berikut daftar 10 makanan khas dari Sulawesi barat yang wajib untuk kamu cicipi.

1. Bau Peapi

Bau Peapi

Makanan ini merupakan makanan khas dan legendaris dari suku mandar, penduduk asli Sulawesi barat. Bau peapi juga sering menjadi hidangan utama untuk disajikan kepada orang-orang yang berkunjung ke wilayah Mamuju, Majene, serta Polewali Mandar. Bahan utama yang digunakan untuk membuat bau peapi adalah ikan tuna, ikan tongkol, atau ikan cakalang.

Daging ikan segar tadi kemudian diolah menjadi hidangan berkuah yang kaya akan cita rasa rempah-rempah, seperti bawang mandar, kunyit, minyak kelapa, serta asam mangga. Bahan-bahan tadi membuat bau peapi memiliki kuah kuning dengan cita rasa asam dan gurih. Hidangan ini biasa disajikan bersama nasi hangat atau olahan singkong yang bernama jepa.

2. Jepa

Jepa

* sumber: tommuanemandaronline.blogspot.com

Jepa juga merupakan makanan khas yang dimiliki oleh suku Mandar dan biasa disantap bersama bau peapi. Makanan ini terbuat dari bahan utama singkong atau sagu yang dibentuk bundar tipis. Di bagian tengahnya, jepa diberi rasa manis yang berasal dari gula aren. Jepa memiliki ciri khas warna putih kecoklatan dan memiliki paduan cita rasa yang unik.

Cara pembuatan jepa juga masih menggunakan cara tradisional. Jepa akan dipanggang dengan menggunakan wajan khusus yang terbuat dari tanah liat. Wajan ini akan dibakar di atas bara api dengan menggunakan kayu bakar. Proses memasak jepa dengan cara tradisional ini tetap dipertahankan karena dianggap mampu memberi cita rasa yang lezat pada jepa.

3. Kue Apang

Kue Apang

Kue apang merupakan salah satu kue tradisional khas Mamuju Sulawesi Barat. Kue yang memiliki tampilan dengan warna kecoklatan ini terbuat dari bahan utama tepung beras dan gula aren. Bahan-bahan tersebut kemudian diolah dengan cara dikukus dalam cetakan berbentuk segitiga sehingga menghasilkan cita rasa kue yang manis dan legit.

Mulanya, pembuatan kue apang juga menggunakan bahan tuak manis untuk membuat adonan kue mengembang. Namun kini bahan tersebut lebih sering diganti dengan baking powder. Kue apang disajikan dengan taburan kelapa muda di atasnya. Kue yang banyak dijual di pasar tradisional ini cocok disantap di pagi hari bersama secangkir kopi.

4. Sambusa

Sambusa

Bagi kamu yang menyukai camilan asin semacam gorengan, kamu harus mencicipi sambusa. Di daerah Sulawesi Barat, sambusa merupakan menu takjil favorit saat bulan Ramadhan. Sekilas makanan ini mirip seperti samosa yang berasal dari India atau Pakistan, namun yang membedakannya adalah dari segi isiannya.

Sambusa berbentuk segitiga dan memiliki isian berupa daging ikan tuna yang dicampur dengan bumbu-bumbu lain seperti bawang putih, bawang bombay, seledri, dan merica. Kulit sambusa terbuat dari bahan tepung terigu yang kemudian dilipat dan diberi isian kemudian digoreng. Sambusa sangat lezat disantap saat hangat dan ditambahkan saus sambal.

5. Roti Pawa

Roti Pawa

Sajian kuliner khas Sulawesi Barat yang satu ini cukup mirip dengan kue bakpau. Perbedaannya adalah dari bahan pembuatnya dimana roti pawa menggunakan tepung terigu yang dicampur tepung beras. Roti pawa berbentuk bulat pipih dengan warna kuning gading. Cara mengolah roti pawa yaitu dengan cara dikukus dan ditiriskan di atas daun pisang.

Di bagian dalam roti pawa biasanya diisi dengan olahan kacang halus yang dicampur dengan gula merah dan gula pasir. Roti pawa ini memiliki tekstur yang empuk dan lembut serta cita rasa manis yang berasal dari isian kacang dan gula. Saat ini kamu juga bisa menemukan roti pawa dengan berbagai varian rasa seperti coklat, kacang hijau, atau kelapa di Sulawesi Barat.

6. Kue Paso

Kue Paso

Dalam bahasa Mandar, Paso memiliki arti paku. Hal ini karena kue ini memang memiliki bentuk unik berupa kerucut yang runcing di ujungnya seperti paku. Kue paso banyak ditemui ketika bulan Ramadhan. Kue ini memiliki cita rasa yang manis dan legit serta terbuat dari bahan utama tepung beras dan gula aren yang dicampur dan dibungkus dengan daun pisang.

Setelah matang, kue paso disajikan dengan tambahan santan kental di atasnya. Cara memakan kue ini juga cukup unik. Orang-orang biasa menikmati kue ini dengan cara menyantap ujungnya yang runcing terlebih dahulu hingga sampai ke ujungnya. Kue paso lebih cocok jika disantap dalam keadaan masih hangat.

7. Bolu Paranggi

Bolu Paranggi

Bolu paranggi merupakan makanan khas suku Mandar yang bisa kamu temukan di berbagai pasar tradisional yang ada di Sulawesi Barat. Kue ini berbentuk seperti mangkok yang berukuran sebesar kepalan tangan. Walaupun memiliki ukuran yang cukup besar, namun bolu paranggi memiliki tekstur yang empuk dan rasa yang manis.

Bolu paranggi memiliki tampilan berwarna coklat yang berasal dari bahan baku pembuatnya, yaitu gula aren. Selain gula aren, bolu paranggi juga terbuat dari bahan-bahan lain seperti tepung dan soda kue. Bolu paranggi dibakar dengan menggunakan cetakan khusus dan menggunakan bara api. Kue ini sering dijadikan oleh-oleh dan bisa tahan hingga seminggu.

8. Kue Tetu

Kue Tetu

Kue tetu sering juga disebut dengan istilah kue perahu. Makanan ini merupakan makanan khas suku Mandar dan kini banyak ditemukan di berbagai daerah di Sulawesi. Kuliner ini juga cukup terkenal saat bulan Ramadhan karena banyak dijual oleh para pedagang takjil. Kue tetu terbuat dari bahan utama tepung terigu, santan, dan gula aren.

Bahan-bahan utama tersebut kemudian dibungkus dengan menggunakan daun pisang atau daun pandan dengan membentuk seperti perahu. Daun pandan wangi yang menjadi pembungkus ini sebelumnya telah dijemur sehingga bisa lebih elastis. Kue tetu dimasak dengan cara dikukus dan memiliki paduan rasa gurih, asin, dan manis serta aroma wangi dari daun pembungkusnya.

9. Kue Kui-Kui

Kue Kui-Kui

Kue kui-kui merupakan salah satu kue tradisional yang sering disajikan dalam acara adat suku Mandar. Kue ini terbuat dari bahan utama tepung beras. Tepung beras tersebut kemudian dicampurkan dengan parutan kelapa muda dan gula merah lalu dimasak dengan cara dipanggang.

Proses pemanggangan kue kui-kui yaitu dengan menggunakan cetakan yang sebelumnya dipanaskan menggunakan bara. Sekilas, kue ini mirip dengan kue pancong khas Betawi, namun kue kui-kui memiliki ukuran yang lebih panjang. Kue kui-kui memiliki cita rasa yang gurih dan lezat dan mudah ditemukan di berbagai wilayah di Sulawesi.

10. Kue Bikang

Kue Bikang

Kue bikang merupakan kue khas Sulawesi Barat yang mirip seperti kue serabi. Bahan utama pembuat kue ini adalah tepung beras dan santan. Kue bikang memiliki ciri khas bentuknya yang memiliki banyak pori. Pori ini juga membuat gula aren yang disiram saat kue bikang disajikan akan meresap ke dalam kue dan membuat cita rasanya menjadi lebih lezat.

Cara pembuatan kue ini juga masih menggunakan cara tradisional yaitu dengan wadah yang terbuat dari tanah liat. Kue bikang yang memiliki cita rasa manis ini dapat ditemui di pasar-pasar tradisional di Sulawesi Barat dan banyak dijual saat bulan Ramadan sebagai menu berbuka puasa.

Itulah 10 kuliner lezat dari Sulawesi Barat yang harus kamu cicipi jika berkunjung ke sana. Dari sepuluh sajian tadi, manakah yang menjadi favoritmu? Atau kamu memiliki rekomendasi kuliner ala Sulawesi Barat lainnya? Bagikan tanggapanmu di kolom komentar ya!

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *