12 Makanan Khas Tahun Baru Di Jepang yang Indah dan Lezat

Ditulis oleh Siti Hasanah - Diperbaharui 16 Februari 2021

Seperti tahun baru di negara lain, tahun baru di Jepang juga dirayakan secara khas. Salah satunya yaitu makanannya. Osechi ryori adalah makanan tahun baru tradisional Jepang yang indah dan lezat. Makanan ini biasanya dimakan selama tiga hari pertama tahun baru.

Tradisi ini sudah ada sejak zaman Heian. Jenis makanannya banyak sekali. Inilah beberapa makanan khas tahun baru di Jepang yang mesti kamu coba jika berlibur ke Jepang nanti.

1. Datemaki

Datemaki

Makanan khas tahun baru di Jepang ini terlihat mirip sekali dengan tamago yaki, yaitu telur dadar gulung Jepang. Namun, saat kamu mencicipinya, kamu akan tahu perbedaannya. Datemaki adalah telur dadar gulung manis.

Datemaki lebih pulen dibandingkan dengan tamago yaki karena pembuatannya dicampur dengan bahan tambahan yang disebut hanpen atau kue ikan.

Dahulu, secara tradisional orang Jepang menggulung dokumen atau lukisan penting. Karena mirip penampilannya dengan kertas yang digulung, hidangan tersebut dikatakan mewakili keinginan untuk pengembangan budaya dan pembelajaran.

2. Toshikoshi Soba

Toshikoshi Soba

Toshikoshi soba adalah sup mi soba, dan mi panjang melambangkan keinginan panjang umur. Biasanya mi soba yang disajikan pada malam tahun baru dalam bentuk yang paling sederhana, yaitu mi soba soba disajikan dalam kaldu dashi panas dengan daun bawang cincang halus.

Namun tradisi Toshikoshi Soba bisa divariasikan dengan menambahkan tempura, bakso ikan, atau telur mentah. Hidangan ini biasanya pada malam tahun baru sebelum tengah malam atau di hari tahun baru.Seperti umumnya makanan tahun baru Jepang, Toshikoshi Soba juga mempunyai makna simbolis.

Penjelasan paling umum untuk makna mie ini adalah bentuk mie yang panjang melambangkan perpindahan dari satu tahun ke tahun berikutnya. Dikatakan juga bahwa karena mi mudah dipotong, ini melambangkan penyesalan tahun lalu.

3. Kuri Kinton

Kuri Kinton

Kuri Kinton merupakan makanan khas tahun baru di Jepang yang berupa manisan kastanye dan ubi jalar berwarna keemasan yang dihaluskan bersama dengan sirup manisan kastanye untuk membuat suguhan manis dan lembut. Selain unik dan makanan ini biasanya disajikan hanya sekali setahun.

Hidangan ini dengan warna kuning keemasannya melambangkan keinginan akan kemakmuran di tahun baru. secara harfiah, kuri kinton berarti tumbuk kastanye keemasan, warnanya yang cerah, kuning keemasan melambangkan kemakmuran dan kekayaan ekonomi.

4. Tai

Tai

Pernah dengar taiyaki, kue berbentuk ikan itu?  Nah, makanan khas tahun baru di Jepang ini ikan yang sebenarnya, bukan yang berbentuk kue. Tai atau ikan sea bream merupakan bahan untuk makanan ini. Ikan di bersihkan dan dipanggang utuh.

Umumnya ikan ini disajikan untuk perayaan tahun baru, tapi juga untuk perayaan ulang tahun dan acara lainnya. Ikan ini terletak di tengah-tengah di antara makanan tradisional tahun baru Jepang lainnya. Tai diletakkan secara terpisah dari kotak yang berisi osechi ryori (makanan tahun baru).

Nama makanan ini dapat disertakan dalam frasa 'omedetai', yang artinya 'ikan air laut selamat' atau 'Saya ingin memberi selamat kepada Anda.' Disarankan untuk menatap ikan air laut sebentar sebelum dikonsumsi untuk efek keberuntungan penuh.

Oh iya, ikan ini bukan 'ikan kakap merah', walaupun penampilannya mirip. Ini ikan sea bream. Kamu tidak akan mendapatkan banyak keberuntungan dari ikan kakap, jadi jangan tertipu.

5. Kamaboko

Kamaboko

Kamaboko merupakan kue ikan yang memiliki dua warna dari pasta ikan merah dan putih. Jadi, warna merah dan putih merupakan warna tahun baru tradisional di Jepang. Kedua warna ini mewakili matahari terbit dan bersama-sama mempunyai makna meriah yang tepat untuk hidangan perayaan osechi ryori.

Kue olahan ikan Jepang berwarna-warni ini tersedia di seluruh negeri dan dibuat dengan bubur daging ikan air laut putih yang disebut surimi. Kemudian bahan tadi biasanya dibentuk menjadi bentuk seperti kue atau roti berbentuk lonjong dengan bagian atasnya membulat, dikukus di atas papan kayu.

Setelah matang sepenuhnya, kue kemudian diiris sebelum disajikan. Biasanya Kamaboko disajikan dengan berbagai saus celup atau dihidangkan dalam sup panas dan hidangan mi, seperti ramen. Kue Kamaboko juga merupakan hadiah yang populer dan merupakan bagian penting dari osechi-ryōri.

Narutomaki adalah salah satu variasi kamaboko yang paling populer, yang dikenal dengan pola spiral merah muda atau merah yang mewakili pusaran air pasang surut Jepang yang mengesankan. Naruto kamaboko merupakan topping yang paling banyak dijumpai pada mie Jepang seperti ramen ala Tokyo.

6. Tazukuri

Tazukuri

Tazukuri jika diterjemahkan langsung, yang berupa bayi sarden kering dan manis, berarti bertani padi. Lalu apa hubungan ikan sarden, padi dan pertanian? Jadi, dulu sarden kering digunakan oleh para petani Jepang sebagai pupuk untuk persawahan mereka.

Nama lainnya yaitu gomame, yang secara harfiah diartikan “50.000 butir beras” dan ini asalnya dari fakta bahwa pupuk sarden bisa menghasilkan panen padi yang luar biasa banyak. Semenjak itu, tazukuri menjadi simbol panen yang baik untuk tahun depan.

7. Kuromame, Otafuku-mame

Kuromame, Otafuku-mame

Ini merupakan nama dua jenis kacang. Kuromame dan otafuku-mame secara tradisional dijadikan sebagai makanan tahun baru Jepang. Kuromame yaitu kacang hitam rebus dengan rasa manis, sementara otafuku-mame yaitu kacang buncis yang lebih besar yang dimasak sampai lembut dan manis.

"otafuku" katanya terdengar mirip dengan frasa "banyak keberuntungan", sementara "mame" yang artinya "kacang" terdengar mirip dengan kata "rajin" dan "kesehatan yang baik" dalam bahasa Jepang.

8. Kazunoko

Kazunoko

Kazunoko yaitu telur ikan haring adalah makanan yang juga menggunakan permainan kata bahasa Jepang. 'Kazu' berarti angka sementara 'ko' berarti anak-anak. Jadi, kazunoko artinya melambangkan diberkati dengan banyak anak.

Menariknya, alasan lain mengapa menggunakan ikan haring karena ikan ini dalam bahasa Jepang disebut 'nishin', tapi jika ditulis dengan kanji yang berbeda, jadi '二 親' (ni shin), yang artinya dua orang tua.

Telur ikan haring asin ini biasanya direndam dalam kaldu dashi. Telur kuning ini agak memanjang dan diisi dengan telur bulat kecil yang menyembul dan mengeluarkan rasa asinnya ketika dimakan.

Biasanya di Jepang telur ikan haring dihilangkan garamnya dan lalu direndam dalam kaldu dashi, yang sering diberi bumbu dengan kecap Jepang, rumput laut, dan serpihan bonito. kazunoko adalah salah satu hidangan penting yang disajikan selama perayaan tahun baru jepang.

9. Ozoni

Ozoni

Ozoni merupakan makanan terdiri dari kaldu bening yang dibumbui dengan kecap Jepang dan miso, dan dihidangkan dengan kue beras dan sayuran mochi panggang. Di seluruh Jepang terdapat berbagai jenis ozoni di tiap daerah.

Di wilayah Kanto, biasanya zōni diolah dengan kaldu dashi bening yang diberi bumbu serpihan ikan. Sementara di Kansai biasanya menggunakan kaldu buram yang dibumbui dengan miso putih.

Pilihan topping dan bentuk kue mochi yang kenyal juga sesuai dengan khas wilayahnya dan mungkin dalam supnaya juga ditambahkan bakso ikan, ayam, lobak, dan bahkan berbagai bahan makanan laut di beberapa daerah pesisir.

Zōni awalnya diyakini muncul sebagai hidangan bergizi dalam masakan samurai tradisional. Kemudian dimasukkan ke dalam tradisi tahun baru Jepang dan sekarang ini makanan ini biasa dihidangkan sebagai makanan sarapan pagi tahun baru.

10. Zenzai

Zenzai

Makanan khas tahun baru di Jepang ini merupakan makanan penutup yang tidak biasa karena menggabungkan sup kacang merah kental dengan mochi. Cara membuatnya  yaitu dengan merebus kacang merah kering atau mengencerkan anko, yaitu pasta kacang merah manis, dalam air.

Zenzai bisa ditambahkan rasa yang berbeda seperti kulit jeruk, tapi biasanya rasnya harus lembut dan bersahaja dengan sedikit rasa manis. Sebelum disajikan, kue mochi panas dimasukan ke dalam makanan penutup yang berupa sup lezat ini.

11. Kinpira Gobo

Kinpira Gobo

Secara harfiah kata ini berarti 'burdock pipih emas'. Makanan ini merupakan, adalah makanan pendamping atau side dish yang populer di Jepang. Makanan ini sering digunakan untuk dimasukkan ke dalam kotak bento, dan dibuat dengan burdock, yaitu sejenis akar tunggang.

Burdock kaya akan serat, vitamin B-6, kalium dan magnesium, dan selain baik untuk kesehatan, burdock mempuyai tekstur yang sangat renyah dan rasa bersahaja. Ketika diubah jadi kinpira membuat orang menjadi ketagihan untuk memakannya.

12. Kobumaki

Kobumaki

Dieja kombu, Konbu gulung Jepang ini disebut kobumaki. Rumput laut ini dimasak dengan saus manis dan asin. Makanan ini merupakan bagian dari Osechi Ryori. Kobumaki adalah salah satu hidangan paling tradisional dan penting walaupun terdapat banyak jenis hidangan Osechi.

Seperti banyak hidangan lainnya di Osechi, Kobumaki juga diberi bumbu dengan kuat supaya bisa bertahan selama beberapa hari selama musim liburan Jepang. Tiap hidangan Osechi Ryori mempunyai arti.

Kobumaki melambangkan kebahagiaan karena kata 'kobu terdengar seperti 'yorokobu', kata dalam bahasa Jepang untuk bahagia. Karenanya, kobumaki dianggap sebagai makanan yang membawa keberuntungan.

Nah, itulah 12 makanan khas tahun baru di Jepang yang ternyata cukup beragam dan sepertinya lezat sekali. Makanan ini juga ternyata melambangkan sesuatu, semacam pengharapan baik di tahun yang akan datang. Kamu tertarik  untuk mencoba makanan yang mana?

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram