10 Makanan Khas Yaman yang Kaya Akan Rempah dan Bumbu

Ditulis oleh Siti Hasanah - Diperbaharui 7 Oktober 2021

Republik Yaman merupakan sebuah negara yang berada di daerah Jazirah Arab. Dahulu, sebelum peperangan terjadi di negara ini, Republik Yaman merupakan sebuah negara yang cukup besar dan indah. Negara ini mempunyai warisan budaya dan kuliner yang kaya. Makanan khas Yaman memiliki kemiripan dengan negara-negara lain di dunia Arab, tetapi selalu ada sentuhan Yamannya.

Makanan khas Yaman sangat beragam seperti seperti keindahan negaranya. Kuliner yang popular seperti maraq yaitu hidangan stew domba yang lezat, matfaiya yang berupa potongan kingfish yang lezat, serta ada saltah, sup hangat yang banyak dikonsumsi saat makan siang. Bagi kamu yang penasaran dengan kuliner dari negara Yaman, simak ulasan berikut ini yuk!

Baca juga: 10 Warisan Dunia yang Ada di Yaman

1. Bint al Sahn

Bint al Sahn merupakan makanan khas Yaman yang berupa hidangan manis. Meskipun hidangannya sendiri sederhana sekali tapi rasa serta teksturnya luar biasa. Akan tetapi untuk menyiapkan makanan ini serta mendapatkan lapisan roti yang konsistensinya sempurna dibutuhkan kesabaran.

Bint al Sahn merupakan roti yang terdiri dari beberapa lapisan dan bagian atasnya disiram dengan madu serta diberi taburan biji jintan hitam. Madu dan biji jintan hitam dalam tradisi Islam jika digabungkan menjadi “obat untuk semua penyakit.”

Gigitan terbaik dari makanan ini yaitu saat roti benar-benar terendam dalam madu. Dan jika rotinya kekurangan madu, kamu bisa tuangkan lebih banyak madu di atasnya. Biji jintan hitam sangat baik untuk rasa manis sehingga menyeimbangkan rasa roti dan madu.

2. Saltah

Hidangan nasional Yaman ini dinamakan saltah. Ini adalah sup hangat yang umumnya disantap untuk makan siang. Saltah bisa disiapkan dengan daging ataupun tidak. Bahan utama yang digunakan dalam saltah yaitu hilbeh, zhug, fenugreek, bumbu yang terdiri dari jinten, cabai, bawang putih minyak,dan ketumbar.

Stew berwarna coklat ditambah hilbeh dan zhug. Jika menggunakan daging, isi dari stew ini sering berupa daging domba atau ayam. Nasi, kentang, tomat, sayuran serta telur orak-arik adalah makanan pendamping saltah yang umum.

Sering kali saltah dihidangkan panas di dalam mangkuk yang terbuat dari logam maupun mangkuk batu serta disantap bersama dengan roti pipih Yaman. Roti tersebut bisa berfungsi sebagai alat untuk menyendok makanan.

3. Mandi

Mandi

Nama makanan khas Yaman ini juga ada dalam bahasa Indonesia tapi memiliki arti yang berbeda. Mandi merupakan sebuah hidangan yang mengenyangkan serta lezat yang terdiri dari nasi, daging, juga rempah-rempah. Nama "Mandi" asalnya dari kata Arab yang berarti "embun,". Ini mengacu pada tekstur daging yang berembun.

Dagingnya terlebih dahulu direbus dengan bumbu. Air yang dipakai untuk merebus daging nantinya digunakan untuk memasak nasi agar nasinya memiliki rasa daging dan rempah-rempah. Tahap akhir yaitu pemanggangan daging yang dilakukan di atas arang sampai garing. Proses memasak campuran yang bermacam-macam ini memberikan mandi rasa yang luar biasa.

Walaupun asalnya dari selatan Yaman, yaitu di daerah Hadramaut, mandi sudah popular di seluruh dunia Arab. Jadi makanan khas Yaman ini bisa didapati di berbagai negara Arab lainnya seperti Uni Emirat Arab.

4. Zhoug

Zhoug merupakan saus dan bumbu tradisional Timur Tengah yang dipercaya asalnya dari Yaman, tapi juga sangat populer di Israel. Biasanya sausnya dibuat dari cabai hijau atau merah, ketumbar, bawang putih, jinten, garam, kapulaga, dan bermacam bumbu.

Saus ini memiliki banyak versi sehingga orang sering menambahkan tambahan bahan lain ke dalamnya, contohnya jus lemon atau mint. Yang penting untuk zhoug yaitu saus ini harus selalu pedas atau panas. Zhoug setelah disiapkan sering dijadikan pelengkap daging panggang, misalnya topping atau saus untuk sayuran dan kadang-kadang dipakai sebagai saus dalam sandwich.

5. Shafoot

Salah satu hidangan favorit di Yaman ini adalah sebuah hidangan lokal asli. Ini membuat shafoot berbeda dari makanan timur tengah lainnya yang biasanya mendapat pengaruh dari negara-negara tetangganya seperti Levant, Afrika Timur Laut, Irak maupun semenanjung Arab.

Shafoot dibuat dari yogurt dan memupunyai rasa gurih serta asam yang luar biasa. Yoghurt dalam hidangan ini menjadi perantara yang menyatukan semua bahan lainnya.

Yang menjadi dasar hidangan ini adalah roti sourdough yang direndam dalam yogurt. Akan tetapi kalau tidak tersedia roti jenis ini, bisa diganti dengan menggunakan roti tawar biasa. Di akhir, makanan khas Yaman ini ditutup dengan berbagai sayuran dan kadang-kadang daging cincang.

6. Maraq

MaraqSumber: lets-get.com

Maraq merupakan sup kaldu ayam atau domba khas Yaman yang lembut serta aromatik. Hidangan ini secara tradisional disajikan di awal makan. Tiap keluarga dan restoran memiliki kaldu maraq mereka masing-masing, jadi mungkin direbus dengan bawang putih, bawang bombay, kunyit, ketumbar, kayu manis, atau merica bergantung pada preferensi pribadi.

Kaldu ini juga bisa digunakan jadi bahan dasar untuk beragam hidangan lainnya, seperti salta. Salta adalah stew yang juga merupakan makanan khas Yaman. Maraq juga adalah obat alami untuk mereka yang sakit dan sering dihidangkan kepada wanita yang baru melahirkan agar menguatkan mereka. Untuk menambah rasa, umumnya sup dihidangkan dengan irisan lemon segar yang harus diperas.

7. Madfoon

MadfoonSumber: youtube.com

Madfoon merupakan salah satu dari banyaknya makanan khas Arab yang berbahan kombinasi daging dan nasi. Yang membedakan hidangan khas ini yaitu teknik memasaknya. Caranya daging yang dimarinasi dimasak di dalam lubang yang dibuat di atas pasir yang digali. Kemudian makanan tadi di masukan dan di atas pasir diberi arang.

Perlahan asap dan panas membuat daging jadi matang, tetapi tetap segar serta empuk dengan memberikan rasa dan aroma yang sedikit smokey. Dipercaya kalau metode memasak ini merupakan warisan dari periode nomaden, saat oven tradisional belum ada dan memasak daging di bawah tanah merupakan cara yang terbaik.

Metode ini memanfaatkan alam dan menjaga daging terlindung dari pemangsa yang lapar. Sekarang ini, teknik madfoon, yang biasanya dihubungkan dengan kota Al Hudaydah di Yaman, sudah sedikit dimodernisasi, tapi tetap menghasilkan hidangan otentik yang sama.

Hidangan yang dimodernisasi ini dibuat dari ayam dan domba dengan daging yang tersisa di tulang kemudian dibumbui dengan ketumbar, jinten, cengkeh, kunyit dan merica. Sesudah beberapa jam dimasak, dagingnya akan menjadi empuk dan moist serta memiliki rasa rempah-rempah.

Daging dihidangkan di atas nasi kunyit dan umumnya makanan ini disertai dengan yogurt dan saus cabai pedas. Madfoon hanya bisa ditemukan di restoran khusus di semua Jazirah Arab karena membutuhkan banyak waktu untuk persiapan dan memasaknya.

8. Matfaiya

Hidangan lezat ini namanya matfaiya. Makanan khas Yaman ini terbuat dari potongan kingfish dan dicampur dengan saus tomat yang kental dan kaya rasa, rempah-rempah serta sayuran. Bahan-bahan lain yang ditambahkan yaitu kaldu ayam, lada hitam, kayu manis, ketumbar, jinten, tomat, bawang, sayuran, dan air.

Ikan digoreng di kedua sisi dalam panci besar hingaa berwarna kecokelatan dan renyah. Kemudian siapkan saus tomat di dalam mangkuk besar. Setelah itu, sebelum disajikan tuangkan saus tomat di atas ikan.

9. Fahsa

Street food Yaman yang populer ini dihidangkan dalam pot tanah liat yang disebut dengan madra. Fahsa adalah sup yang terbuat dari irisan daging domba dan rasanya cukup pedas. Makanan khas Yaman ini harus selalu dihidangkan panas.

Untuk menyiapkan fahsa, diperlukan bahan-bahan diantaranya minyak canola, jinten, bawang merah cincang, ketumbar, potongan daging domba berbentuk kubus, pasta hulba, merica, bawang putih cincang, garam, kunyit, dan air.

Sementara untuk membuat pasta hulba, bahan yang dibutuhkan adalah bawang putih, jus lemon, cabai hijau, pure tomat, garam, dan air. Fahsa, yang merupakan variasi saltah, dimasak dengan api yang jauh lebih besar hingga daging domba terlepas dari tulang, mendidih di dalam sup bawang putih dan bawang bombay.

Proses memasak diakhiri ditambahkan pasta fenugreek yang dicampur dengan tomat yang dimasak secara terpisah di atas menu makan malam tersebut.

10. Aseeda

Aseeda atau asida merupakan adonan yang moist yang dibuat dari tepung terigu, yogurt, air, garam dan minyak bunga matahari. Kemudian di atasnya diisi dengan kaldu ayam yang kaya rasa. Kaldu ini terdiri dari ayam yang dimasak, bawang bombay, bawang putih, merica, kapulaga, jinten ketumbar, air dan garam.

Adonan gandum dan kaldu dihidangkan panas dan umumnya hidangan ini dimakan tanpa menggunakan peralatan apa pun. Aseeda dimakan hanya menggunakan satu jari dari satu mangkuk dan disantap secara komunal. Saat menyiapkan makanan khas Yaman ini harus berhati-hati dan terus diaduk sehingga tidak ada gumpalan.

Pada abad ke-13 ditemukan salah satu resep awal dari makanan unik ini. Sekarang aseeda dimakan untuk sarapan, makan malam maupun selama upacara perayaan tradisional seperti aqiqah.

Itulah makanan khas Yaman, negara yang sedang berkonflik ini. Makanannya mirip-mirip dengan makanan dari daerah Arab lainnya. Itu karena negara ini memang berada di wilayah jazirah Arab. Maka sangat mungkin menemukan makanan Yaman di negara-negara tetangganya.

Meskipun demikian, makanan khas Yaman memiliki cirinya tersendiri. Nah, kalau kamu tertarik dengan makanan Yaman, kamu bisa mencoba salah satu makanan di atas.

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram