Ingin Membuat CV yang Menarik & Profesional? Perhatikan Hal Ini

Ditulis oleh Reisa Caroline - Diperbaharui 7 Oktober 2021

PERHATIAN

ARTIKEL SPONSOR Permanent do follow link

Bagaimana cara kamu memberikan reward untuk diri sendiri? Ada yang caranya dengan belanja, pergi ke salon, menikmati makanan enak atau pergi liburan. Tapi sebelum me-reward diri sendiri, kamu mesti bekerja dong. Setelah bekerja dengan keras baru lah kamu bisa menikmati hasilnya, tapi bagaimana dengan yang belum punya pekerjaan ya?

Nah, untuk yang sedang mencari pekerjaan atau memang baru saja lulus sekolah, sudah berapa kali kamu melamar pekerjaan tapi belum saja mendapatkan panggilan interview? Jika hal ini sering terjadi, ada beberapa hal yang mesti kamu perhatikan sebelum melamar sebuah posisi dalam perusahaan.

CV1

Beberapa hal ini seringkali dilewatkan karena banyak yang berpikiran coba-coba saja dulu, padahal hanya akan buang waktu saja. Inilah beberapa hal dasar yang mesti diperhatikan jika mau melamar pekerjaan:

  • Melamar pekerjaan sesuai dengan keterampilan yang dimiliki atau sesuai jurusan saat kuliah
  • Membaca dengan seksama kriteria yang diberikan oleh perusahaan, seperti gender, umur, atau kriteria khusus yang dituliskan
  • Menulis CV dengan benar dan dibuat menarik supaya HRD tertarik untuk membacanya
CV2

Dari beberapa poin yang disebutkan di atas, membuat CV yang menarik dan benar menjadi poin utama dalam melamar sebuah pekerjaan. Berikut ini adalah beberapa poin yang wajib dicantumkan di dalam CV supaya HRD dapat mudah mengenali kamu.

  1. Informasi pribadi, seperti nama, alamat, nomor telepon, jenis kelamin, tempat & tanggal lahir, alamat email atau jika diperlukan akun media sosial yang aktif digunakan.
  2. Deskripsi singkat atau ‘Tentang Saya’, Buatlah deskripsi singkat tentang kamu menggunakan kalimat singkat dan menarik. Ini menjadi salah satu yang menjadi pertimbangan HRD dalam memilih calon pegawainya.
  3. Riwayat pendidikan dan pelatihan yang sudah diikuti. Untuk riwayat pendidikan, sertai dimana dan tahun berapa kamu lulus. Sedangkan untuk data pelatihan yang sudah diikuti, tuliskan jenis pelatihan, waktu pelaksanaan, dan siapa penyelenggaranya.
  4. Pengalaman Organisasi. Poin ini menunjukan bahwa sejauh mana kamu dapat bekerja sama dengan tim atau orang lain. Untuk kamu yang masih minim atau belum ada pengalaman bekerja, poin satu ini jangan dilewatkan karna inilah saatnya kamu menunjukan kelebihanmu.
  5. Keahlian. Di sini tuliskan kemampuan tambahan yang bisa menunjang pekerjaanmu. Misalnya saja, bisa Bahasa mandarin/ Inggris atau bisa menggunakan aplikasi tertentu untuk komputer. Tuliskan dengan jujur ya karena nanti jika dipanggil interview, kemampuanmu pastinya akan diuji.
  6. Pengalaman Bekerja. Untuk poin ini kamu mesti menulis sejelas-jelasnya , mulai dari nama perusahaan, jabatan, detail pekerjaan dan lama bekerja di perusahaan sebelumnya.

Di era modern seperti sekarang ini mengirimkan CV bisa dilakukan dengan dua cara yaitu dikirim secara langsung atau melalui surat elektronik atau email. Meskipun bisa secara langsung atau lewat email, ketentuan dan hal-hal yang perlu diperhatikan dalam membuat CV tetap sama.

CV3

Jika kamu akan mengirimkan lamaran pekerjaan melalui email, terdapat 2 hal penting yang tidak boleh dilewatkan, yaitu:

  • Subjek Email

Subjek email ini adalah salah satu poin yang wajib diisi jika kamu mengirimkan lamaran melalui email. Hal ini akan sangat memudahkan HRD dalam menentukan apakah kamu sesuai dengan ketersediaan posisi pekerjaan yang mereka butuhkan atau tidak.

Tulisan subjek email dengan jelas, seperti tuliskan di subjek email posisi yang akan kamu lamar. Kesalahan umum yang terjadi banyak yang hanya menulis ‘Job Application’ saja, kalau sudah begini biasanya HRD akan melewatkan emailmu begitu saja.

  • Cover Letter

Untuk diketahui sebelumnya, cover letter adalah sebuah surat pengantar isi lamaran pekerjaanmu jadi jika cover letter saja sudah salah atau dilewatkan, jangan salahkan HRD jika kamu tidak dipanggil-panggil untuk interview ya.

Cover letter ini menjadi bagian paling penting karena inilah hal pertama yang akan dilihat oleh HRD. Isi dari cover letter adalah sebuah deskripsi singkat tentang diri kamu, memperkenalkan diri dengan singkat dan tulis juga sedikit kenapa kamu berminat bekerja di perusahaan tersebut.

Kesalahan yang biasa terjadi jika mengirim CV melalui email, pelamar biasanya menyertakan cover letter sebagai attachment dan membiarkan body email kosong. Padahal setelah mengisi subjek email, kamu wajib mengisi body email dengan cover letter atau surat pengantar lamaran.

Nah lain hal jika kamu mengirim lamaran secara langsung, cover letter dan CV semua bentuknya dalam bentuk hard copy. Tapi kelengkapan poin-poin yang wajib ditulisnya tetap sama saja dengan CV yang akan dikirim melalui email.

Untuk yang sedang mencari pekerjaan, itulah hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menulis dan mengirimkan CV. Terkadang tidak peduli seberapa tinggi pendidikan atau nilai yang kamu miliki, tapi jika etika dalam melamar saja sudah salah HRD tidak akan segan-segan melewati CV kamu.

Jadi selain etika dalam mengirim CV, CV kamu pun wajib dibuat menarik sedemikian rupa karena hal ini menunjukan juga keseriusanmu dalam mencari pekerjaan. Mungkin kamu banyak menemukan contoh CV dan lamaran kerja di internet yang desainnya polos atau kaku sekali, sebagai referensi kamu bisa mengunjungi cvmenarik.com untuk membantu kamu membuat CV yang baik namun tetap menarik.

Nah, jika kamu sudah tahu apa saja poin-poin yang perlu diperhatikan dalam membuat dan mengirim CV dengan benar, saatnya mempraktekan ha-hal yang disebutkan di atas. Semoga informasi di atas dapat membantu ya!

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram