10 Minuman Khas Jawa Tengah yang Hangat dan Menyegarkan

Ditulis oleh Siti Hasanah - Diperbaharui 8 September 2021

Saat musim hujan atau cuaca dingin, menikmati segelas sajian minuman hangat tentu menjadi pilihan yang tepat. Selain bisa menghangatkan badan, banyak juga minuman-minuman hangat yang memiliki banyak khasiat untuk tubuh, mulai dari menyegarkan tubuh hingga menjaga kesehatan.

Indonesia juga memiliki banyak minuman khas yang berasal dari berbagai daerah. Di wilayah Jawa Tengah, kamu juga bisa menemukan banyak minuman hangat yang lezat, menghangatkan, dan juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Berikut 10 minuman hangat khas Jawa Tengah yang bisa kamu coba.

1. Wedang Ronde

Wedang RondeSumber: topwisata.info

Pada sejarahnya, wedang ronde merupakan minuman yang berasal dari Tionghoa. Namun minuman ini mengalami percampuran budaya dengan budaya Indonesia hingga menciptakan sajian wedang ronde seperti yang kita kenal saat ini. Wedang ronde biasa dijual di gerobak-gerobak pinggir jalan dan banyak ditemukan di wilayah Yogyakarta, Semarang, dan kota-kota lainnya.

Ronde berasal dari Bahasa Belanda rond yang berarti bulat. Ronde di minuman ini terbuat dari tepung ketan yang dibentuk bulat dan diberi isian kacang tanah yang ditumbuk. Ronde ini akan disajikan bersama dengan kuah jahe panas dan dinikmati selagi hangat. Wedang ronde bisa menjadi minuman untuk menghangatkan tubuh dan juga bermanfaat bagi kesehatan.

2. Wedang Uwuh

Wedang UwuhSumber: goodlife.id

Wedang uwuh merupakan minuman hangat khas Jawa Tengah yang berasal dari wilayah Yogyakarta. Dalam Bahasa Jawa, uwuh memiliki arti “sampah”. Penamaan ini merujuk pada tampilan wedang uwuh yang sekilas tampak berantakan seperti sampah setelah diseduh. Minuman ini terbuat dari jahe yang ditambahkan kayu secang, cengkeh, kayu manis, pala, kapulaga dan serai.

Bahan kayu secang akan membuat tampilan wedang uwuh tampak berwarna merah. Sementara kandungan jahe dan kapulaganya akan memberi sensasi hangat pada tubuh. Wedang uwuh juga memiliki banyak khasiat lain, seperti mengobati batuk, masuk angin, perut kembung, pegal linu, dan meningkatkan daya tahan tubuh.

3. Sekoteng

Sekoteng

Minuman hangat khas Jawa Tengah berikutnya adalah sekoteng. Istilah sekoteng berasal dari Bahasa Hokkian su ko thung, yang berarti sup empat buah buahan. Bahan utama sekoteng adalah air jahe yang dihidangkan saat panas. Sekoteng juga disajikan dengan campuran bahan lain, mulai dari kacang hijau, kacang tanah, pacar cina, serta potongan roti tawar.

Sekoteng memiliki banyak khasiat untuk kesehatan, mulai dari mengurangi mual, mencegah osteoporosis, dan menurunkan kolesterol. Penjual sekoteng biasa menjajakan minuman ini menggunakan gerobak pada malam hari. Biasanya air jahe sekoteng ini akan disimpan di sebuah wadah panci besar.

4. Jamu Jun

Meski bernama jamu, jamu jun sebenarnya merupakan minuman hangat khas Jawa Tengah yang berasal dari kota Semarang. Jamu jun memiliki tekstur yang kental dengan cita rasa yang manis. Minuman ini disebut jamu jun karena disimpan di sebuah tempat bernama jun, yang merupakan gentong berupa kendi yang terbuat dari gerabah.

Jamu jun terbuat dari tepung beras, jahe, kayu manis, kapulaga, gula aren, santan, dan daun pandan yang diberi sedikit taburan bubuk merica. Jamu jun juga disajikan dengan bola bola ronde atau krasikan yang terbuat dari beras ketan dan kelapa parut. Minuman ini berkhasiat untuk menghangatkan tubuh di saat cuaca dingin.

5. Wedang Jaselang

Jaselang merupakan singkatan dari bahan-bahan untuk membuat minuman ini, yaitu jahe, secang, dan alang-alang. Meski bahan utamanya adalah alang-alang, wedang jaselang juga terbuat dari bahan-bahan pelengkap lainnya, seperti kayu manis, kapulaga, dan merica. Di beberapa tempat, wedang jaselang juga dikenal dengan istilah bir jawa.

Proses pembuatan wedang jaselang juga cukup mudah. Semua bahan-bahan tersebut cukup direbus dan disaring airnya. Wedang jaselang akan disajikan dalam keadaan hangat. Selain berfungsi untuk menghangatkan tubuh, wedang jaselang juga memiliki khasiat lain seperti mampu meningkatkan stamina.

6. Wedang Pokak

Wedang PokakSumber: cookpad.com

Meski awalnya berasal dari Madura, minuman wedang pokak saat ini sudah banyak ditemui di daerah Jawa Tengah. Minuman hangat ini biasanya disajikan untuk menyambut tamu yang berkunjung di rumah atau saat merayakan hari lebaran. Selain harum dan menghangatkan tubuh, wedang pokak juga mengandung banyak nutrisi dan khasiat.

Wedang pokak terbuat dari aneka rempah-rempah seperti jahe, serai, kayu manis, daun pandan, kapulaga, cengkeh, bunga lawang, dan merica. Minuman ini berkhasiat untuk mengobati masuk angin, batuk, demam, menurunkan kolesterol, mengurangi bau badan, dan meningkatkan daya tahan tubuh.

7. Adon-Adon Coro

Adon-adon coro merupakan minuman hangat khas Jawa Tengah yang berasal dari Jepara. Konon, adon-adon coro merupakan minuman favorit salah seorang pahlawan nasional asal Jepara, Raden Ajeng Kartini. Minuman ini biasa dinikmati di malam hari atau saat hujan dan cuaca dingin. Adon-adon coro juga memiliki khasiat untuk menjaga daya tahan tubuh.

Rempah-rempah yang digunakan untuk membuat adon-adon coro terdiri dari jahe, kayu manis, cengkeh, merica, pandan, dan lengkuas. Rasanya manis dengan tekstur yang sedikit kental. Di Jepara dan berbagai wilayah Jawa Tengah, adon-adon coro biasa disantap bersama camilan lain seperti kacang atau gorengan.

8. Kopi Joss

Kopi joss atau juga dikenal dengan kopi arang merupakan minuman kopi khas daerah Yogyakarta. Kopi joss bahkan sudah dikenal hingga mancanegara dan dikenal dengan istilah the charcoal coffee. Di Yogyakarta, kopi joss dapat ditemui di berbagai penjual angkringan pada malam hari. Selain lezat dan unik, kopi joss juga memiliki banyak khasiat.

Pada kopi joss, biji kopi akan disangrai dan ditumbuk hingga halus sebelum diseduh. Setelah kopi diseduh, kopi tersebut kemudian akan ditambahkan arang panas. Arang yang ditambahkan pada kopi ini berkhasiat untuk mengobati berbagai macam penyakit, mulai dari mengobati asam lambung, kembung, masuk angin, hingga panas dalam.

9. Beras Kencur

Beras Kencur

Beras kencur merupakan minuman khas Jawa Tengah yang tergolong sebagai jamu. Meskipun termasuk jamu, beras kencur memiliki cita rasa yang manis dengan perpaduan asam dan terasa segar saat disajikan hangat. Minuman ini terbuat dari bahan utama beras dan rimpang kencur. Beras kencur juga banyak ditemui pada penjual-penjual jamu.

Minuman ini memiliki banyak khasiat untuk kesehatan. Beras kencur mampu meningkatkan nafsu makan, mengatasi pegal linu, mengatasi masuk angin, meningkatkan daya tahan tubuh, hingga melangsingkan tubuh. Apabila dikonsumsi secara rutin, minuman beras kencur juga mampu menyembuhkan penyakit maag.

10. Wedang Jahe

Wedang JaheSumber: selerasa.com

Minuman tradisional khas Jawa Tengah ini merupakan asal muasal dari semua wedang atau minuman panas yang dikenal saat ini. Di beberapa tempat, wedang jahe juga sering disebut dengan teh jahe, meskipun tak ada kandungan teh di dalamnya. Seperti namanya, minuman ini terbuat dari bahan utama jahe.

Pembuatan wedang jahe juga cukup mudah. Rempah jahe dan gula jawa atau gula batu cukup dicampurkan ke air yang direbus hingga mendidih. Wedang jahe juga bisa ditambahkan rempah-rempah lain, seperti kayu manis, cengkeh, sereh, dan daun pandan.

Itulah 10 minuman hangat khas dari Jawa Tengah. Rupanya, Jawa Tengah memiliki banyak sekali minuman hangat yang bisa menghangatkan tubuh sekaligus memberi banyak manfaat untuk kesehatan ya! Minuman hangat khas Jawa Tengah mana yang pernah kamu coba dan kamu sukai? Ceritakan di kolom komentar ya!

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram