10 Minuman Khas dari Pulau Dewata Bali yang Mesti Dicoba

Ditulis oleh - Diperbaharui 30 Juli 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Bali yang sering disebut sebagai pulau dewata merupaka salah satu tempat terindah yang dimiliki Indonesia dan menjadi destinasi wisata internasional. Pulau Bali dikenal dengan keindahan berbagai destinasi wisatanya, terutama pantai. Namun selain tempat wisata, Pulau Bali juga memiliki daya tariknya yang lain dari segi kuliner.

Masyarakat Bali dikenal sebagai masyarakat yang masih menjaga adat-istiadat serta peninggalan leluhur, tidak terkecuali dalam hal kekayaan kuliner. Hingga kini, masih banyak minuman khas Bali yang dapat ditemui di wilayah tersebut dan bisa kamu cicipi ketika kamu berlibur ke sana. Inilah 10 minuman khas Bali yang bisa menjadi rekomendasi ketika kamu berlibur ke pulau dewata. Simak ulasannya berikut ini!

1. Es Kuwut

Es Kuwut

Es kuwut adalah minuman khas Bali yang sekilas terlihat seperti es campur. Dalam bahasa Bali, kuwut merupakan istilah untuk menyebut buah kelapa. Sesuai namanya, es kuwut terbuat dari bahan utama daging kelapa yang lembut dan juga dipadukan dengan campuran buah-buahan lain. Es kuwut merupakan sajian minuman yang sangat segar diminum kala terik di siang hari.

Selain menggunakan daging kelapa, es kuwut juga menggunakan buah-buahan lain seperti melon dan blewah. Seluruh buah-buahan tersebut kemudian disajikan dalam mangkok atau gelas dan diberi perasan air jeruk nipis atau jeruk peras. Sebagai pelengkap, es kuwut juga ditambahkan biji selasih dan tentunya es batu yang membuatnya menjadi sajian yang segar.

2. Loloh

Loloh

Dalam bahasa Bali, loloh memiliki arti jamu. Minuman loloh memang seringkali disebut dengan istilah jamu khas Bali. Namun loloh merupakan jamu yang berbeda dengan jamu biasanya dan menjadi salah satu minuman yang sangat unik, karena dari satu minuman ini kamu bisa merasakan empat sensasi rasa sekaligus mulai dari manis, asam, asin, hingga pedas.

Ramuan herbal tradisional khas Bali ini terbuat dari daun cemcem sehingga terkadang disebut juga dengan sebutan loloh cemcem. Kandungan daun cemcem ini memiliki khasiat untuk melancarkan pencernaan, menurunkan tekanan darah, dan baik untuk dikonsumsi oleh ibu menyusui. Loloh juga bisa menjadi sajian segar dengan menambahkan es dan menjadi es loloh.

3. Es Kopyor Kelapa

Es Kopyor Kelapa

Kamu mungkin sudah cukup mengenal sajian minuman menyegarkan yang satu ini. Es kopyor kelapa merupakan minuman yang cocok untuk dinikmati saat siang hari. Bahan utama pembuatnya adalah dari buah kelapa yang sudah agak tua. Namun meskipun sudah tua, buah kelapa yang digunakan adalah kelapa pilihan yang dagingnya tetap terasa lembut.

Daging buah kelapa tersebut kemudian dipadukan dengan sirup. Sebagai bahan pelengkap, es kopyor kelapa juga ditambahkan agar-agar dan tak lupa diberi tambahan es batu yang membuatnya menjadi minuman dingin pelepas dahaga.

4. Es Tambring

Es Tambring

Sajian minuman khas Bali lainnya yang menggunakan bahan utama kelapa adalah es tambring. Sekilas es tambring ini memiliki tampilan seperti es kopyor. Perbedaannya, es tambring tidak menggunakan sirup seperti es kopyor, melainkan menggunakan asam jawa untuk menjadi perasa originalnya. Minuman ini cukup dikenal karena keunikannya tersebut.

Kuah dari es tambring ini juga terbuat dari racikan asam jawa yang dicampur dengan putih telur ayam kampung dan ditambahkan es batu. Perpaduan ini menghasilkan cita rasa yang gurih, asam, dan manis. Minuman ini dipercaya mampu mengatasi gejala panas dalam, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan melancarkan pencernaan.

5. Kopi Bali

Kopi Bali

Bagi para pencinta kopi, salah satu minuman khas Bali yang harus dicoba adalah kopi Bali. Setiap daerah selalu memiliki cita rasa kopi yang khas, tidak terkecuali dengan kopi Bali ini. Kopi Bali dikenal memiliki kualitas yang tinggi serta rasa yang pas di lidah. Kopi Bali juga dikenal dengan kealamiannya yang masih terjaa hingga zaman sekarang.

Sampai saat ini, masyarakat Bali tidak menggunakan mesin untuk proses pemanggangan, penyangraian, hingga pelepasan biji kopi. Semuanya dilakukan menggunakan kayu bakar secara tradisional sehingga membuat kopi Bali memiliki aroma yang khas. Kamu bisa menemuka kopi Bali di berbagai pusat oleh-oleh atau mendatangi langsung industri rumahan pembuatnya.

6. Es Bir

Es Bir

Minuman khas Bali yang satu ini sudah cukup dikenal dikalangan para turis mancanegara. Meskipun namanya es bir, namun nyatanya minuman ini tidak memiliki kandungan alkohol sama sekali. Es bir merupakan sajian minuman segar yang terbuat dari bahan utama daging kelapa. Daging kelapa ini kemudian ditambahkan perasan jeruk nipis.

Perpaduan dari ari kelapa dan jeruk nipis ini akan menghasilkan paduan rasa manis dan asam. Es bir akan banyak kamu temui di berbagai warung dan rumah makan yang berada di sekitar wilayah Buleleng. Sajian es bir ini merupakan minuman yang segar untuk dinikmati di siang hari kala cuaca sedang panas terik.

7. Es Daluman

Es Daluman

Es daluman merupakan minuman menyegarkan lain yang berasal dari Bali dan tampak mirip dengan sajian es cincau. Bahan utama pembuat minuman ini adalah daun daluman. Daun daluman sendiri dikenal memiliki khasiat untuk memperlancar sistem pencernaan dan baik dikonsumsi untuk kamu yang memiliki masalah kesulitan buang air besar.

Es daluman disajikan dengan campuran siraman gula merah yang memberikan cita rasa manis serta ditambah kuah santan yang memberikan cita rasa gurih. Selain gurih, kuah santan yang dituangkan ini akan memberi sajian rasa yang creamy di mulut kamu. Minuman ini juga disajikan dengan tambahan es batu yang membuatnya terasa semakin menyegarkan.

8. Teh Jahe

Teh Jahe

Selain aneka minuman menyegarkan, Bali juga memiliki sajian minuman khas yang bisa memberi kamu kehangatan saat pagi hari atau musim hujan dan memberi efek rileks, yaitu teh jahe. Minuman ini terbuat dari bahan utama seperti namanya, teh dan jahe. Minuman ini juga cukup mudah dibuat jika kmu ingin mencoba membuatnya sendiri di rumah.

Untuk membuat teh jahe, kamu bisa menggunakan teh jenis apapun, termasuk teh kantong atau teh celup. Namun pastikan kamu menggunakan jahe yang berkualitas yang sudah dicuci bersih terlebih dahulu. Untuk membuat teh jahe yang enak, pastikan juga kamu mencampur teh dan jahe sesuai dengan takaran.

9. Brem

Brem

Brem merupakan minuman khas Bali yang terbuat dari hasil fermentasi ketan merah. Brem merupakan minuman sejenis anggur yang memiliki kandungan alkohol. Minuman ini memiliki peranan cukup penting dalam kebudayaan Bali dan bisa kamu temukan ketika ada gelaran acara-acara tertentu di Bali.

Proses pembuatannya yaitu dengan menyimpan hasil fermentasi beras ketan dan ragi selama enam hingga delapan bulan. Brem biasa dikemas dalam botol berukuran mungil. Dulunya, minuman ini digunakan untuk kepentingan upacara sebagai pengganti darah yang harus menjadi persyaratannya.

10. Arak Bali

Arak Bali

Salah satu minuman beralkohol yang berasal dari Bali ini sudah cukup banyak dikenal hingga ke mancanegara. Jika biasanya minuman beralkohol menggunakan bahan baku anggur untuk difermentasi, lain halnya dengan arak Bali. Minuman ini menggunakan bahan baku air kelapa yang diolah dengan cara disuling.

Masyarakat Bali percaya bahwa arak Bali dilindungi oleh kekuatan Dewa Arak Api yang mereka sebut Ida Batara Arak Api. Menurut kepercayaan mereka, Dewa Arak Api ini tinggal di sebuah istana berupa pura kelurga yang bernama Njung Pura.

Itulah beberapa minuman yang berasal dari Pulau Bali. Apakah kamu memiliki rekomendasi minuman khas Bali lainnya yang pernah kamu coba ketika berlibur kesana? Bagikan ceritamu di kolom komentar ya!

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *