10 Minuman Khas Jawa Tengah untuk Melepaskan Dahagamu

Ditulis oleh - Diperbaharui 12 April 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Selain kaya akan makanan berat dan jajanan, Jawa Tengah juga punya sejumlah minuman khas. Hal ini tentu kabar baik untukmu yang hendak melepas dahaga di provinsi ibukota Semarang tersebut. Beberapa minuman tersebut akan Keluyuran rekomendasikan di artikel ini. Sejumlah rekomendasi tersebut adalah sebagai berikut:

1. Bir Pletok

Bir Pletok (Copy)

* sumber: food.detik.com

Bir Pletok sebetulnya merupakan minuman asli dari tanah Betawi. Namun, minuman satu ini juga lazim ditemukan di sejumlah daerah di Jawa Tengah, sehingga masih bisa disebut minuman khas Jawa Tengah. Walaupun bernama ‘bir’, minuman satu ini tak akan membuat kamu mabuk.

Bir pletok sendiri dibuat dari campuran beberapa rempah, seperti daun pandan wangi, jahe, dan serai. Adanya sejumlah rempah itu membuat minuman ini memberikan efek hangat di dalam tubuh, serta tentu saja meredakan dahagamu.

2. Bajigur

Bajigur (Copy)

* sumber: lifestyle.okezone.com

Minuman ini punya nasib yang sama dengan bir pletok. Bukan minuman Jawa Tengah, namun lambat laun menjadi salah satu minuman khas Jawa Tengah. Bajigur sendiri dibuat dari campuran gula, santan, jahe, dan sedikit garam.

Minuman ini sangat enak diseruput selagi hangat, serta ditemani sejumlah camilan misalnya pisang atau ubi rebus. Di Jawa Tengah, ada satu tempat yang cocok menyeruput minuman ini. tempat tersebut adalah Warung Bajigur Jae Iwan di daerah Sitanggal, Kecamatan, Larangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

3. Wedang Uwuh

Wedang Uwuh (Copy)

* sumber: kagamatp.com

Tak hanya di Jawa Tengah, minuman satu ini juga bisa kamu temukan di Jogjakarta. Seperti bir pletok dan bajigur, minuman satu ini juga dibuat dari banyak rempah, serta mampu menghangatkan badan. Bahan-bahan tersebut adalah jahe, cengkeh, kayu manis, kayu secang, pala, kapulaga, gula batu, dan pala.

Minuman ini memiliki warna merah cerah dan beraroma harum, serta bercita rasa manis dan pedas. Seiring berkembangnya zaman, minuman ini kini mulai diolah secara instan, baik dalam bentuk celup maupun serbuk.

Kalau kamu tertarik menyeruput minuman ini, kamu bisa datang ke Angkringan Wedang Uwuh Ibu Lies yang ada di Jalan Urip Sumoharjo No. 41, Semarang, Jawa Tengah.

4. Sekoteng

Sekoteng (Copy)

*

Sekoteng adalah minuman khas Jawa Tengah lainnya yang dapat menghangatkan tubuh. Bahan dasar minuman ini adalah jahe yang dicampur bersama kacang tanah, kacang hijau, pacar cina, dan potongan roti tawar. Di Jawa Tengah, minuman ini biasanya dijual pada malam hari.

Penjual minuman ini biasanya menjajakannya lewat gerobak dorong, pikul, atau gerobak yang dibiarkan mangkal di suatu tempat. Gerobak yang dipakai biasanya dilengkapi panci berisi air jahe dan kompor di satu sisi, serta sejumlah toples berisi bahan sekoteng di sisi lainnya.

Sekoteng Pak Who adalah tempat yang tepat untuk menyeruput minuman ini. Berminat? Langsung saja datang ke alamat lengkapnya di Jalan Kenanga, Klego, Kecamatan Pekalongan Timur, Pekalongan, Jawa Tengah.

5. Es Oyen

Es Oyen (Copy)

* sumber: lifestyle.okezone.com

Serupa bajigur, minuman ini juga asli Jawa Barat yang juga menjadi minuman khas Jawa Tengah. Minuman ini dibuat dari daging dan air kelapa muda, pacar cina, alpukat, kental manis, potongan nangka, sirup coco pandan, serta es batu.

Minuman ini sangat cocok diminum di kala siang, atau juga bisa dijadikan minuman berbuka puasa. Ada beberapa tempat yang menyajikan minuman ini dan salah satunya adalah Es Oyen Neng Alya 2 di daerah Pandean Lamper, Kecamatan Gayamsari, Semarang, Jawa Tengah.

6. Es Doger

Es Doger (Copy)

* sumber: id.wikipedia.org

Minuman ini sering dianggap mirip dengan es oyen. Padahal, dua minuman itu punya sejumlah perbedaan. Salah satunya ada pada bahan dasarnya. Pada es doger, salah satu bahan dasar yang dipakai adalah ketan hitam.

Bahan tersebut tak akan kamu temukan pada es oyen. Selain ketan hitam, es doger juga dibuat dari bahan dasar lain seperti alpukat, kental manis, parutan kelapa, alpukat, pacar cina, tapai (tape), dan sirup merah.

Usut punya usut, nama “doger” pada minuman ini merupakan singkatan dari “dorong seger”. Ada satu tempat yang cocok untuk menikmati minuman ini. Tempat tersebut adalah Es Doger Widi Anugrah yang ada di Jalan Hang Tuah, Tegalsari, Kecamatan Tegal Baru, Tegal, Jawa Tengah.

7. Es Dawet

Es Dawet (Copy)

* sumber: www.goodnewsfromindonesia.id

Es dawet merupakan minuman khas Jawa Tengah yang berasal dari Banjarnegara. Walau dari Banjarnegara, minuman ini juga bisa kamu temukan di kota-kota lain seperti Semarang dan juga Solo/Surakarta.

Minuman ini sering disamakan dengan cendol khas Bandung. Padahal, keduanya memiliki satu perbedaan mencolok. Perbedaan itu terletak dari bahan dasarnya. Es dawet dibuat dari bahan dasar tepung beras yang diberi pewarna hijau, sedangkan cendol dibuat dari tepung hunkwe yang diberi pewarna hijau.

Pada es dawet, tepung beras yang diberi pewarna hijau bakal disajikan bersama bahan-bahan lainnya. Misalnya gula merah cair, santan, dan es parut. Minuman ini memiliki cita rasa manis dan gurih, serta cocok diminum di siang hari yang panas.

8. Es Gempol Pleret

Es Gempol Pleret (Copy)

* sumber: www.inibaru.id

Kalau minuman satu ini bisa kamu temukan di Solo dan Jepara. Es gempol pleret dibuat dari gempol, sebuah adonan berbentuk bulat yang dibuat dari tepung beras. Adonan tersebut lantas dipadupadankan dengan santan, air gula jawa, dan es batu.

Minuman ini memiliki cita rasa yang manis dan gurih. Kalau kamu tertarik merasakan cita rasa minuman ini, kamu bisa datang ke Warung Makan Gempol Pleret dan Mi Thoprak Mangkuyudan. Warung ini terletak persis di Jalan Dr. Wahidin, Purwosari, Kecamatan Laweyan, Solo, Jawa Tengah.

9. Es Rumput Laut

Es Rumput Laut (Copy)

Sesuai namanya, ini merupakan sajian es berbahan dasar rumput laut. Agar menjadi es rumput laut yang lezat, rumput laut tersebut lantas dicampur dengan bahan-bahan lainnya misalnya nangka, jelly, dan es batu.

Minuman ini memiliki cita rasa yang manis, gurih, dan dingin. Tidak sulit menemukan minuman ini di Jawa Tengah. Kamu hanya tinggal datang ke daerah pesisir Jepara bila ingin menyeruput minuman ini. Adapun salah satu penjualnya adalah yang ada di daerah Mantingan, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.

10. Jamu Jun

Jamu Jun (Copy)

* sumber: www.genpi.co

Walaupun bernama jamu, minuman ini bentuk dan bahannya tidaklah seperti jamu. Minuman ini sendiri dibuat dari tepung beras yang dicampur dengan sejumlah rempah-rempah dan merica. Minuman ini lazimnya diletakkan di sebuah gentong yang lazim disebut ‘jun’.

Gentong tersebut dibuat dari gerabah yang bentuknya seperti kendi. Seiring berkembangnya zaman, gentong tersebut mulai ditinggalkan, serta mulai diganti dengan gentong berbahan dasar alumunium yang relatif ringan.

Minuman ini bisa kamu jumpai di sebuah kedai yang ada di Jalan Menoreh Raya No. 25, Sampangan, Kecamatan Gajahmungkur, Semarang, Jawa Tengah.

Itulah beberapa minuman khas Jawa Tengah yang padat melepaskan dahagamu. Di antara minuman-minuman di atas, mana yang bakal kamu coba dulu saat di Semarang nanti? Yuk kasih tahu kami via komentar!

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *