Keluyuran / Wisata Jawa Barat / 6 Minuman Khas Sunda yang Menyegarkan dan Menyehatkan

6 Minuman Khas Sunda yang Menyegarkan dan Menyehatkan

Ditulis oleh - Diperbaharui 16 Oktober 2019

Sunda merupakan sebuah suku di Indonesia yang umumnya tinggal di Pulau Jawa bagian barat. Budaya masyarakat Sunda sama-sama membentuk budaya Indonesia yang sangat kaya, termasuk dalam hal makanan dan minuman.

Ada banyak makanan dan minuman khas Sunda yang sangat populer di Indonesia, bahkan beberapa di antaranya sudah dikenal di luar negeri. Contoh hidangan Sunda yang terkenal adalah nasi timbel, nasi liwet, batagor, sayur asem, dan masih banyak lagi yang lainnya. Sedangkan untuk kudapannya antara lain seperti surabi, tahu gejrot, cilok, dodol garut, dan sebagainya.

Masyarakat Sunda juga memiliki beberapa produk minuman tradisional yang beberapa di antara telah tersedia sebagai produk instan. Berikut adalah beberapa minuman khas Sunda yang sangat lezat dan perlu dicoba.

1. Bajigur

Bajigur

*Sumber: https://www.flickr.com/photos/[email protected]/16194822307/

Bajigur adalah salah satu minuman tradisional khas Sunda yang populer. Minuman yang terbuat dari gula aren dan santan kelapa ini biasanya disajikan hangat-hangat dan diminum saat cuaca dingin. Untuk menambah kenikmatan dan khasiat bagi tubuh, bajigur sering dicampur dengan sedikit jahe dan garam.

Bajigur bisa dibilang baik bagi tubuh karena dibuat dari bahan-bahan alami yang menyehatkan. Bagi masyarakat Sunda yang tinggal di kawasan pegunungan yang dingin, bajigur sangat digemari karena bisa membantu menghangatkan tubuh saat kedinginan. Beberapa kudapan yang umum disajikan dengan bajigur adalah pisang rebus, ubi rebus, dan kacang rebus.

Di zaman modern ini bajigur sudah tersedia dalam bentuk bubuk, sehingga bisa langsung diseduh dengan air hangat kapan dan di mana saja. Beberapa penjual bajigur juga masing sering ditemui di kawasan perumahan penduduk, lengkap dengan kudapan-kudapan lezat dan mengenyangkan.

2. Bandrek

Minuman khas Sunda

* sumber: id.tastemade.com

Minuman khas Sunda yang satu ini memiliki aroma yang cukup kuat karena dibuat dengan sejumlah rempah yang menyehatkan. Oleh karena itu, bandrek tidak hanya dikenal sebagai minuman lezat yang menghangatkan tubuh, tetapi juga sebagai minuman untuk mengobati sejumlah penyakit ringan, seperti sakit tenggorokan, batuk, dan lain sebagainya.

Jahe dan gula merah merupakan bahan dasar bandrek yang paling penting. Sedangkan rempah-rempah yang umum ditambahkan pada bandrek adalah serai, merica, pandan, dan lain sebagainya. Bahkan untuk khasiat tertentu, bandrek cukup sering dicampur dengan telur ayam kampung!

Untuk menambah citarasa, sejumput kerukan kelapa juga umum ditambahkan pada bandrek. Kudapan yang umum disajikan bersama bandrek adalah kacang rebus, singkong rebus, dan gorengan. Sama seperti bajigur, kini bandrek juga sudah tersedia dalam bentuk bubuk yang dapat diseduh kapan dan di mana saja sesuai keinginan.

3. Lahang

Lahang

* sumber: id.m.wikipedia.org

Ini adalah minuman khas Sunda yang juga dikenal di seluruh Indonesia. Minuman manis dan menyegarkan ini terbuat dari nira atau air sadapan sari aren. Lahang disebut-sebut memiliki kualitas sebagai minuman isotonik tradisional, sehingga cocok diminum oleh mereka yang sedang mengalami dehidrasi berat.

Lahang mungkin sudah sulit ditemukan di kota-kota besar, namun di pedesaan dan kota-kota kecil minuman masih bisa didapatkan dengan mudah (biasanya harus memesan ke petani aren). Proses produksi lahang yang cukup sulit dan tidak boleh sembarangan membuat minuman ini hanya dikonsumsi di waktu-waktu tertentu saja.

4. Cendol

Cendol

* sumber: commons.wikimedia.org

Tidak ada orang Sunda yang tidak kenal dengan minuman yang satu ini. Cendol bisa ditemukan dengan mudah di hampir semua kota di Jawa Barat. Pedagang minuman dingin yang menyegarkan ini biasanya mangkal di siang hari saat cuaca sedang panas. Hal itu karena siang hari yang melelahkan adalah waktu terbaik untuk meminum cendol.

Bahan baku cendol sangatlah simpel, yaitu gula merah cair, santan, parutan es, dan tentu saja buliran serat pengenyang berwarna hijau yang terbuat dari tepung beras atau hunkwe. Pembuat cincau yang masih tradisional pasti menggunakan daun suji sebagai pewarna buliran berasnya yang “nyendol-nyendol” (dari kata dalam bahasa Sunda “jendol” atau “jendul” dalam bahasa Indonesia).

Salah satu tempat terbaik untuk berburu cendol adalah Bandung. Pedagang cendol dapat ditemukan di berbagai sudut kota, terutama di sekitar Pasar Baru Bandung yang sangat ramai setiap harinya. Cendol adalah minuman yang wajib dicoba bagi para wisatawan yang datang ke Bandung atau Jawa Barat pada umumnya.

5. Goyobod

Minuman segar

* sumber: merahputih.com

Goyobod merupakan sejenis es campur khas Sunda yang disebutkan berasal dari daerah Garut. Sama seperti cendol, goyobod juga umumnya disajikan dingin dengan tambahan parutan es, sehingga cocok disantap di siang hari yang panas dan melelahkan setelah sibuk bekerja.

Goyobod memiliki lebih banyak isian dibandingkan cendol, seperti potongan buah nangka dan alpukat, parutan kelapa, dan tentu saja jeli kenyal berwarna merah muda yang terbuat dari tepung hunkwe. Pemanis yang digunakan dalam goyobod juga sama dengan cendol, yaitu gula merah cair.

Meskipun goyobod tidak sepopuler cendol, namun minuman ini masih tetap bisa ditemukan dengan mudah di kota dan di desa. Karena isiannya lebih banyak, meminum satu gelas goyobod bisa cukup mengenyangkan, selain menyegarkan tentu saja. Goyobod dan cendol sama-sama sangat populer di bulan Ramadhan karena sering dijadikan menu awal berbuka puasa.

6. Es Doger

Es doger

* sumber: infokuliner.com

Es doger adalah minuman menyegarkan yang berasal dari Cirebon. Nama “doger” sendiri merupakan singkatan dari kata “dorong” dan “seger” (versi lainnya adalah kata “gerobak”). Hal itu karena penjual es doger biasanya menggunakan gerobak dorong untuk menjajakan dagangannya.

Bahan-bahan dasar es doger adalah gula pasir, santan, sirup merah muda, pacar cina, alpukat, singkong, tapai, tape ketan hitam, nangka, roti tawar yang dipotong dadu dan susu kental manis (vanila atau coklat). Proses pembuatannya membutuhkan waktu yang cukup lama, karena adonan es doger yang telah dimasak harus didinginkan dalam lemari es selama beberapa jam sebelum siap disajikan.

Es doger sangat cocok disantap di siang hari yang panas. Para pedagang es doger cukup mudah ditemukan di berbagai sudut kota yang ramai, seperti di dekat sekolahan, pasar, taman-taman, dan lain sebagainya. Rasanya yang kaya dengan sedikit asam dari tapai membuat es doger benar-benar sangat lezat dan menyegarkan.

Nah, itulah beberapa minuman khas Sunda atau Jawa Barat yang populer dan wajib untuk dicoba. Jika Anda berencana untuk liburan ke Bandung atau ke tempat-tempat lain di Jawa Barat, jangan lupa untuk berburu minuman-minuman di atas untuk melengkapi pengalaman liburan Anda.

Harga minuman-minuman di atas juga sangat terjangkau. Hanya dengan uang Rp 5rb atau Rp 10rb, Anda sudah bisa mencicipi segelas minuman khas Sunda yang lezat. Anda juga bisa membawa pulang beberapa di antaranya sebagai oleh-oleh, seperti bandrek dan bajigur yang telah tersedia dalam bentuk bubuk dan cair yang tinggal diseduh.

Tidak hanya itu, Anda juga bisa dengan mudah membuat minuman-minuman di atas sendiri di rumah, kecuali lahang karena diambil langsung dari pohon aren.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan komentar