7 Museum di Kota Medan yang Menarik untuk Dikunjungi

Ditulis oleh Muhamad Dikdik

Medan adalah kota terbesar di Pulau Sumatra dan terbesar ketiga di Indonesia setelah Jakarta dan Surabaya. Kota yang telah ada sejak abad ke-16 ini merupakan kota perdagangan, industri, dan bisnis yang sangat penting di Indonesia. Hal itu tak lain karena Medan terletak di jalur pelayaran internasional yang sangat sibuk dan legendaris, yaitu Selat Malaka.

Medan dan sekitarnya juga merupakan salah satu destinasi wisata yang populer di Sumatra. Kota yang telah ada sejak abad ke-16 ini menawarkan banyak tempat wisata yang populer, termasuk wisata budaya dan pendidikan yang dikemas dalam sejumlah museum. Nah, berikut adalah beberapa museum di Medan yang menarik dan populer untuk dikunjungi.

1. Museum Negeri Sumatera Utara

Museum Negeri Sumatera Utara

* sumber: www.semedan.com

Museum Negeri Sumatera Utara adalah salah satu museum yang paling populer di kota Medan. Museum ini memiliki banyak koleksi menarik, dengan peletakan koleksi pertama dilakukan oleh Presiden Republik Indonesia pertama, Ir. Soekarno, pada tahun 1954 yang berupa makara.

Selanjutnya koleksi di Museum Negeri Sumatera Utara terus bertambah hingga mencapai lebih dari 6.700 item pada tahun 2005. Sebagian besar koleksi yang ditampilkan di museum umum ini berupa benda-benda peninggalan sejarah budaya, mulai dari masa prasejarah, klasik pengaruh Hindu-Buddha, Islam, hingga sejarah perjuangan rakyat Indonesia modern.

Beberapa fasilitas yang terdapat di Museum Negeri Sumatera Utara antara lain seperti ruang pameran tetap, ruang pameran temporer, ruang audio-visual/ceramah, ruang Kepala Museum, tata usaha, ruang seksi bimbingan, perpustakaan, ruang mikro film, dan ruang komputer.

  • Alamat: Jl. H.M. Joni No. 51, Medan, Sumatera Utara, Indonesia
  • Jam buka: Selasa-Minggu (08:30-12:00 dan 13:30-17:00)
  • Telepon: (061) 732 2220, 736 6792

2. Rahmat International Wildlife Museum

Rahmat International Wildlife Museum

* sumber: commons.wikimedia.org

Kenal dengan Raline Shah? Nah, ayak artis cantik tersebut yang bernama Dr. H. Rahmat Shah merupakan pemilik dari Rahmat International Wildlife Museum yang disebut-sebut sebagai museum satwa liar pertama di Asia Tenggara dan bahkan dunia yang paling lengkap. Dr. H. Rahmat Shah sendiri diketahui sebagai seorang pengusaha sekaligus pemburu profesional.

Rahmat International Wildlife Museum menampilkan berbagai koleksi menakjubkan berupa hewan-hewan yang sudah diawetkan secara legal dan sesuai hukum (yang sudah mati dari berbagai taman hewan & kebun binatang, hasil buruan yang sudah dilegalkan, pembelian secara legal dari berbagai negara, serta pemberian dari teman-teman & sumbangan dari berbagai kalangan).

Ada lebih dari 5.000 koleksi satwa di Rahmat International Wildlife Museum yang berasal dari berbagai tempat di dunia. Selain ruang pameran utama, museum ini juga dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas lainnya, termasuk perpustakaan, toko souvenir, cafe dengan audio visual tentang perburuan konservasi, studio foto dengan fotografer profesional, dan ruangan serbaguna.

  • Alamat: Jl. S. Parman No. 309, Medan, Sumatera Utara, Indonesia
  • Jam buka: Setiap hari (09:00-17:00)
  • Telepon: (061) 4569964

3. Museum Situs Kota China

Museum Situs Kota China

* sumber: kebudayaan.kemdikbud.go.id

Museum Situs Kota China adalah sebuah situs arkeolog yang menampilkan berbagai benda sejarah dan budaya yang berasal dari beberapa abad yang lampau. Kota China sendiri dulunya dikenal sebagai pelabuhan niaga internasional yang makmur yang dihuni oleh para imigran dari daratan Tiongkok.

Sebagai pusat perdagangan, tentu saja Kota China banyak didatangi oleh berbagai bangsa untuk berniaga. Oleh karena itu, di situs budaya ini ditemukan banyak benda yang menjadi komoditas dagang utama pada masanya, seperti keramik dari Persia dan Tiongkok, uang keping dari Sri Lanka dan Tiongkok, dan patung Buddha dari Hindia.


Sayangnya bandar yang ramai tersebut hilang dari peta dunia karena berbagai anggapan. Menurut cerita legenda yang berkembang di masyarakat, Kota China lenyap akibat kutukan dan serangan yang dilakukan oleh pasukan kepah. Sementara yang lainnya beranggapan kalau Kota China hilang akibat diterjang tsunami.

  • Alamat: Jl. Kota Cina No.65, Kelurahan Payah Pasir, Kecamatan Medan Marelan, Sumatera Utara
  • Jam buka: Setiap hari (08:00-17:00)
  • Telepon: -

4. Museum Perjuangan TNI

Museum Perjuangan TNI

* sumber: commons.wikimedia.org

Nah, museum di Medan yang satu ini menampilkan berbagai koleksi yang berhubungan dengan TNI kita. Sebelum berfungsi sebagai museum, gedung Museum Perjuangan TNI terlebih dahulu digunakan sebagai kantor perusahaan asuransi Belanda, markas Jepang, hingga Markas Komando Teritorium I dan Kantor Kodam I/BB setelah Indonesia merdeka.

Beberapa koleksi yang terdapat di Museum Perjuangan TNI antara lain berupa ratusan senjata dari masa perang kemerdekaan Indonesia, dokumen-dokumen penting, dan berbagai koleksi sejarah perjuangan Indonesia lainnya.

1 2»
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram