10 Oleh-Oleh Haji dan Umroh yang Biasa Dibeli untuk Kerabat

Ditulis oleh - Diperbaharui 14 Juli 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Umrah dan haji merupakan ibadah bagi seluruh umat muslim yang ada di seluruh dunia. Kegiatan umrah dan haji memang telah diperintahkan oleh Allah SWT seperti yang telah dicontohkan oleh nabi Muhammad SAW.

Berbicara mengenai umrah dan haji, tak lengkap rasanya bila kita tidak membahas buah tangan yang kerap dibawa para jemaah bagi sanak saudara selepas pulang dari tanah suci. Meskipun membeli oleh-oleh bukan hal yang utama, namun kebiasaan tersebut memang seakan tidak bisa lepas dari masyarakat yang ada di tanah air.

Nah, bila kamu berencana melaksanakan kegiatan ibadah umrah dan haji dalam waktu dekat. Kali ini Keluyuran akan mengulas 10 oleh-oleh Haji dan Umroh. Penasaran? Simak daftarnya berikut ini!

1. Air Zam-Zam

Air Zam-Zam

Siapa yang tidak tahu dengan air Zam-zam? Air penuh berkah yang memiliki sejarah perjuangan ibunda Siti Hajar bersama putra tercintanya, yaitu nabi Ismail AS ini berada di kawasan Masjidil Haram, sebelah tenggara Kabah. Air Zam-zam merupakan sumber mata air yang memiliki banyak keistimewaan.

Selain memiliki kandungan nutrisi dan mineral yang jauh lebih banyak dibanding dengan air mineral biasa, keutamaan meminum air zam-zam pun telah disebutkan dalam banyak hadist. Sehingga air zam-zam kerap menjadi pilihan bagi masyarakat tanah air untuk dijadikan oleh-oleh bagi karib kerabat yang menunggu di rumah.

2. Kurma

Kurma

Kurma adalah tumbuhan dari jenis Palma yang buahnya memiliki citarasa manis. Kurma sendiri menjadi salah satu sumber makanan utama di wilayah Timur Tengah sejak ratusan tahun silam bahkan hingga saat ini. Kurma memiliki beragam jenis serta kualitas rasa yang berbeda tiap jenisnya.

Kurma diketahui memiliki kandungan nutrisi yang sangat baik yang dibutuhkan oleh tubuh. Hal tersebut memang telah diterangkan dalam banyak hadist. Sama seperti air zam-zam, kurma pun kerap dijadikan buah tangan oleh para peziarah. Selain memiliki daging buah yang lembut, kurma juga memiliki rasa yang sangat lezat.

3. Parfum Arab

Parfum Arab

Oleh-oleh selanjutnya yang juga sering dijadikan buah tangan oleh para jemaah yang baru saja pulang menunaikan ibadah umrah dan haji adalah parfum Arab. Selain memiliki aroma yang lembut, parfum Arab sendiri menjadi pilihan karena telah mengalami proses denaturasi sehingga aman untuk digunakan ketika beribadah.

Parfum atau wangi-wangian sendiri memang telah dikenal ribuan tahun silam oleh bangsa Timur Tengah. Sehingga tak heran bila hingga saat ini Arab memiliki banyak jenis parfum yang memiliki kualitas Aroma terbaik serta terjamin kehalalannya.

4. Kacang Arab

Kacang Arab

Kacang Arab merupakan jenis polong-polongan yang telah dibudidayakan sejak lama oleh penduduk Arab. Kacang Arab sendiri memiliki tinggi protein yang baik untuk kesehatan tubuh. Kacang Arab terdiri dari dua jenis, yaitu  kacang Desi dan Kabuli.

Keduanya diketahui memiliki karakteristik yang berbeda dari segi warna dan ukuran. Masyarakat Indonesia sendiri kerap menjadikan kacang Kabuli yang memiliki warna jauh lebih terang serta ukuran kacang yang jauh lebih besar sebagai oleh-oleh untuk dibawa ke Indonesia.

5. Kismis

Kismis

Kismis merupakan oleh-oleh selanjutnya yang sering dibawa oleh masyarakat tanah air. Kismis merupakan makanan yang terbuat dari buah anggur yang telah dikeringkan. Oleh-oleh yang memiliki citarasa manis sedikit asam ini dapat dikonsumsi langsung atau dapat juga dijadikan  sebagai topping dalam hidangan lain seperti kue atau makanan khas dari timur tengah.

Karena rasanya yang unik, kismis pun menjadi salah satu oleh-oleh yang banyak dicari oleh jemaah. Bangsa Arab sendiri menyebut makanan kering ini dengan sebutan Zabib. Sementara di Indonesia sendiri makanan ini dikenal dengan Kismis. Nama tersebut diambil dari bahasa Urdu dan Persia ‘Khismish’.

6. Gelang Tasbih

Gelang Tasbih

Selain makanan, oleh-oleh lain yang sering dibawa oleh jemaah haji atau umrah sepulang dari Mekah adalah gelang tasbih. Gelang tasbih sendiri biasanya terbuat dari berbagai macam material mulai dari bahan plastik, kayu atau batu.

Dimana salah satu gelang tasbih yang cukup khas adalah yang terbuat dari kayu Kokka atau sering disebut juga Fukaha oleh bangsa Arab. Hanya saja harga satuan yang dijual untuk tasbih jenis ini memang terbilang cukup mahal. Sehingga masyarakat sendiri kerap memilih tasbih berbahan plastik yang relatif lebih murah sebagai pengganti.

7. Sajadah

Sajadah

Sajadah merupakan karpet atau permadani berukuran kecil yang digunakan oleh umat Islam sebagai alas untuk mengerjakan sholat lima waktu. Umumnya sajadah memiliki beragam motif dan warna yang menarik. Jenis karpet pun beragam tergantung bahan yang digunakan.

Sajadah sendiri berfungsi sebagai pelindung tubuh agar kebersihan saat mengerjakan sholat tetap terjaga. Sajadah Turki sendiri umumnya banyak dicari oleh masyarakat tanah air karena corak serta material bahannya yang lembut dan nyaman ketika digunakan.

8. Sorban/ Turban

Sorban

Sorban atau Turban merupakan kain penutup kepala yang biasa digunakan oleh masyarakat Arab. Sorban dan Turban sendiri berbahan kain lembut dengan beragam motif dan warna yang menarik.

Umumnya Sorban digunakan untuk pria. Sorban memiliki warna yang cenderung gelap. Sementara Turban memiliki banyak warna cerah karena memang diperuntukkan bagi wanita. Kedua jenis penutup kepala tersebut memang menjadi salah satu oleh-oleh khas Timur Tengah yang biasa dibeli para jemaah sebagai cinderamata.

9. Peci

Peci

Peci adalah oleh-oleh yang sering dibeli oleh jemaah yang telah menjalani perjalanan umrah dan haji. Peci sendiri merupakan penutup kepala yang dibuat khusus bagi pria agar rambut tidak menjuntai ke tanah saat sedang melaksanakan sujud ketika sedang sholat.

Peci sendiri memiliki banyak model serta material kain yang beragam, mulai dari peci yaman, turki atau maroko. Karena dapat digunakan untuk ibadah, hal tersebut tentu sangat bermanfaat dan mengundang banyak pahala bagi yang memberikannya.

10. Coklat Turki

Coklat Turki

Oleh-oleh terakhir yang sering kita dapat dari orang-orang yang telah menjalani umrah dan haji adalah coklat. Turki Elvan Truffle atau coklat Altat Rotana merupakan dua brand yang cukup sering dijadikan sebagai oleh-oleh.

Selain kualitas rasa yang ditawarkan tidak kalah dengan brand coklat lain dari negera lain. Masyarakat Indonesia pun tidak harus merasa khawatir dari segi kehalalannya. Mengingat kedua brand coklat tersebut  diproduksi di negara yang mayoritas penduduknya beragama muslim.

Nah, itulah 10 oleh-oleh Haji dan Umroh bagi karib kerabat yang ada di tanah air. Kebiasaan membeli oleh-oleh ketika berpelesir memang telah menjadi hal biasa dilakukan masyarakat dunia. Meskipun demikian jangan jadikan hal tersebut sebagai prioritas utama. Mengingat tujuan umrah dan haji sendiri merupakan ibadah untuk mendekatkan diri pada sang pencipta.

Semoga informasi di atas bisa menjadi referensi bagi kamu yang hendak memberikan oleh-oleh khas Arab bagi keluarga.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *