keluyuran web banner

Inilah 10 Oleh-Oleh Khas Boyolali yang Enak dan Unik

Ditulis oleh Siti Hasanah - Diperbaharui 28 Oktober 2020

Kabupaten Boyolali merupakan kabupaten yang berada di Provinsi Jawa Tengah. Secara administrasi, Boyolali termasuk ke dalam Solo Raya. Walaupun luas wilayahnya tak terlalu besar, tapi kota ini memiliki produk terkenal, yaitu susu sapi.

Karenanya penduduk di daerah ini banyak memproduksi olahan makanan yang berbahan susu dan daging sapi. Mau tahu apa saja oleh-oleh khas Boyolali? Simak ulasannya di sini.

1. Dodol Susu

Dodol Susu

Boyolali dikenal sebagai daerah penghasil susu sapi. Untuk memanfaatkan produk susu yang  melimpah, masyarakat setempat berpikir kreatif untuk memanfaatkan produksi susu dari daerah mereka. Beberapa panganan berbahan susu pun banyak bermunculan, di antaranya dodol susu dan keju.

Oleh-oleh khas Boyolali ini merupakan olahan susu sapi yang berupa dodol. Dodol susu khas Boyolali ini terbuat dari campuran susu sapi segar. Rasanya manis, creamy, dan teksturnya kenyal karena dibuat dari bahan yang berkualitas. Dodol ini cocok untuk dijadikan oleh-oleh, apalagi yang punya anak kecil.

Produksi dodol susu merupakan hasil karya tangan-tangan terampil para perempuan dari lereng Gunung Merapi. Usaha ini mulai dirintis oleh mereka sejak 2010 lalu, setelah erupsi Gunung Merapi yang sempat menghancurkan perekonomian masyarakat di daerah itu.

2. Keju Meneer

Keju Meneer

Sebagai daerah yang unggul dengan produksi susunya yang melimpah, tak mengherankan jika oleh-oleh dari Boyolali banyak yang berbahan susu. Salah satunya yang terkenal adalah keju. Keju ini berasal dari daerah Selo, Boyolali. Kamu tertarik untuk mencoba keju khas Boyolali?

Keju dari Boyolali ini dimiliki oleh warga Belanda yang telah tinggal di Indonesia yang berkeinginan untuk mengembangkan potensi susu sapi di wilayah Selo. Nama keju ini adalah Keju Meneer. Rasa yang dihasilkan oleh produk keju meneer memang gurih yang berbeda dari keju lain yang beredar di pasaran.

Selain jenis cheddar saja, terdapat jenis keju lain, yaitu jenis mozzarella yang bisa tahan hingga 4- 6 bulan. Harga keju khas Boyolali ini bervariasi, mulai dari Rp10.000 hingga yang Rp300.000-an jika kamu membeli kejunya dalam kiloan. Jika di simpan di lemari pendingin, keju bisa bertahan sampai 7 hari.

3. Tahu Susu

Tahu Susu

Apalagi olahan susu yang ada di Boyolali yang bisa jadi oleh-oleh? Tadi sudah ada dodol dan keju. Nah, olahan yang satu ini sering kita konsumsi sebagai teman nasi dan terkadang menjadi camilan, yaitu tahu. Seperti apa rasa tahu susu?

Kalau kamu mencoba tahu susu goreng, kamu akan merasakan kelezatan makanan ini. Selain itu, tahu ini bisa mengenyangkan. Begitu tahu ini kamu santap, makanan ini akan membuat lidahmu bergoyang. Aroma dan rasa yang dihasilkan berbeda dari kebanyakan tahu biasa.

Bahan yang digunakan untuk pembuatan tahu susu ini tak sembarangan. Susu yang digunakan adalah susu sapi murni dari sapi yang pertama kali melahirkan. Katanya, susu ini akan menghasilkan olahan yang memiliki rasa yang berbeda.

Tekstur tahu susu ini saat kamu pegang akan terasa lembut. Bahkan ada yang sampai hancur meskipun baru sebentar saja dipegang. Produk dari Boyolali ini memang belum bisa dijumpai di supermarket, tapi telah bisa dijumpai di toko oleh-oleh yang ada di Boyolali.

4. Keripik Lele

Keripik Lele

Selain olahan susu sapi, penduduk Boyolali pun memiliki kreasi lain hasil dari kreativitas mereka. Makanan yang mereka olah terbuat dari bahan-bahan alami juga dari hewani. Salah satu di antaranya yaitu keripik lele yang memiliki cita rasa yang nikmat.

Pembuatan keripik lele yang menjadi oleh-oleh khas Boyolali ini relatif mudah. Caranya dengan membersihkan sisik lele terlebih dulu. Setelah itu, lele lalu dimasukkan ke dalam beragam bumbu seperti kemiri, kencur, bawang putih, ketumbar, dan garam.

Agar menghasilkan produk olahan dengan cita rasa yang lezat, lele-lele ini dipotong kecil-kecil kemudian dilumuri bumbu di atasnya. Diamkan lele tadi selama kurang lebih 2 menit. Seudah itu, lele dibalur lagi dengan menggunakan tepung lalu digoreng sampai kering.

Yang menarik dari proses penggorengan ini adalah dipisahkannya bagian daging, sirip dan kulit. Ketika menggoreng, lele-lele ini harus terus diaduk supaya rata matangnya. Bagi kamu yang ingin membeli keripik lele ini kamu bisa membelinya di toko oleh-oleh dengan harga Rp20.000-an saja.

5. Keripik Ceker

Keripik Ceker

Bagi para penyuka ceker, oleh-oleh khas Boyolali ini bisa menjadi camilan yang wajib kamu serbu. Bahan utama oleh-oleh ini adalah kaki ayam yang kemudian diolah dan diberi bumbu pilihan serta rempah-rempah lainnya yang membuat olahan ceker ini menjadi enak. Namanya keripik ceker.

Untuk menghasilkan keripik ceker, ternyata pengolahannya lumayan rumit. Awalnya kaki ayam dibersihakan dari kotoran dan kukunya dipotong. Setelah itu, ceker ayam direndam dalam bumbu kemudian dikeringkan lalu barulah digoreng.

Jika kamu tertarik untuk mencicipi keripik ceker, kamu bisa berkunjung ke Dusun Gatak, Kelurahan Tanduk. Tepatnya di Kecamatan Ampel. Daerah ini merupakan tempat yang memproduksi keripik ceker. Untuk oleh-oleh, camilan ini harganya cukup ramah di dompet.

6. Dendeng Sapi

Dendeng Sapi

Olahan sapi lain yang wajib kamu cicipi kalau berkunjung di kota Boyolali adalah dendeng sapi yang rasanya enak dan nikmat. Panganan ini dibuat dari daging yang  diiris tipis-tipis. Selanjutnya, daging tersebut dibumbui dan direndam. Sesudahnya daging dikeringkan sampai benar-benar kering.

Dendeng sapi memang memiliki cita rasa yang gurih dan bercampur dengan rasa manis dan pedas sesuai dengan bumbu awal yang digunakan. Beberapa warung menjual dendeng sapi ini dengan harga sekitar Rp10.000-an. Kamu bisa menyantapnya dengan nasi hangat dan sambal, pasti mantap.

7. Marning

Marning

Sepertinya oleh-oleh khas Boyolali ini hanya bisa dikonsumsi oleh mereka yang masih muda atau mereka yang giginya masih kuat karena makanan ringan ini cukup keras. Saat memakannya akan menghasilkan suara yang keras. Nama makanannya adalah Marning.

Oleh-oleh berupa makanan ringan ini terbuat dari butiran jagung yang digoreng sampai garing sehingga menghasilkan camilan dengan tekstur yang renyah. Prosesnya dimulai dari mencuci jagung pilihan terlebih dahulu kemudian direndam dengan diberi bumbu selama satu hari lalu digoreng setelahnya.

Untuk membeli oleh-oleh ini tidak sulit. Kamu bisa berkunjung ke Pasar Sunggingan dan penggung. Camilan dengan rasa yang enak ini dijual dengan harga sekitar Rp30.000-an saja. Untuk pilihan rasa tersedia rasa manis dan pedas. Saat ini marning juga sedang dikembangkan agar menarik minat pembeli.

8. Rambak

Rambak

Masih mencari oleh-oleh khas Boyolali untuk dibawa pulang? Coba yang satu ini. Namanya rambak. Rambak adalah makanan khas Boyolali yang dibuat dari daging sapi yang lalu dikeringkan dan dibuat kerupuk. Makanan ini adalah olahan sapi khas Boyolali lainnya yang bisa dibawa jadi oleh-oleh.

Kalau membawa rambak sebagai oleh-oleh, kamu tak perlu khawatir akan basi karena paling awet jadi bisa dibawa pulang karena rambak awet juga tahan lama, sekitar hari sampai minggu. Untuk membeli rambak kamu bisa pergi ke kawasan pertokoan oleh-oleh khas Boyolali.

9. Petis Sapi

Petis Sapi

Boyolali yang terkenal dengan peternakan sapinya menghasilkan produk olahan yang menggunakan sapi sebagai bahan dasarnya. Salah satu produk olahan sapi yang juga bisa kamu bawa sebagai oleh-oleh khas Boyolali selain yang telah disebutkan sebelumnya adalah petis sapi.

Petis sapi dari Boyolali ini bisa kamu pakai sebagai bumbu untuk memasak. Pasti sedap karena ada aroma sapinya. Umumnya petis itu terbuat dari udang tapi beda dengan di Boyolali. di sini petis dibuat dari sapi dan rasanya enak sekali. Bisa untuk oleh-oleh saat pulang dari Boyolali.

Rasa petis sapi tak jauh beda dengan abon sapi. Hal yang membedakan antara petis dan abon adalah kekentalannya. Dibandingkan dengan abon, petis jauh lebih kental. Petis sapi tidak terlalu awet untuk disimpan dalam waktu lama karena makanan ini bukan makanan kering.

Kalau kamu ingin membawa petis sapi khas Boyolali sebagai oleh-oleh pastikan untuk menanyakan waktu kadaluarsanya. Jika masih lama, tentunya kamu bisa membelinya untuk jadi oleh-oleh.

10. Abon Sapi

Abon Sapi

Siapa yang tak kenal abon? Makanan ini dibuat dari serat daging hewan. Abon ada beberapa macam, ada abon sapi, abon ikan tuna, abon kambing, abon ebi, abon cabai, dan masih banyak lagi. Umumnya penampilan abon berwarna cokelat terang sampai kehitam-hitaman.

Abon khas Boyolali ini terbuat dari bahan daging sapi karena seperti yang sudah banyak orang tahu kalau Boyolali memiliki banyak sapi. Di Boyolali hewan bertubuh besar ini dagingnya diolah salah satunya menjadi abon sapi yang memiliki rasa gurih dan manis.

Karena abon bentuknya kering dan hampir tak ada airnya jadi makanan ini awet jika disimpan dalam waktu yang lama dalam wadah yang kedap udara. Kamu bisa membeli oleh-oleh ini di banyak toko di Boyolali dan harga satu toplesnya sekitar Rp20.000 rupiah.

Boyolali ternyata menjadi gudang oleh-oleh berbahan sapi dan susu. Kalau kamu berjalan-jalan ke kota ini pastikan untuk membawa salah satu makanan khas kota Boyolali yang berbahan susu dan sapi tersebut. Makanan mana yang ingin kamu bawa sebagai oleh-oleh kalau nanti berkunjung ke Boyolali?

Tag: 
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram