10 Oleh-Oleh Khas Bukittinggi yang Mesti Kamu Bawa Pulang

Ditulis oleh - Diperbaharui 26 Desember 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Bukittinggi merupakan sebuah kota di Provinsi Sumatera Barat yang menjadi tempat dimana tokoh besar dilahirkan, salah satunya Mohammad Hatta. Bukittinggi masuk ke dalam bagian dari rangkaian Pegunungan Bukit Barisan.

Jarak dari Kota Padang ke Bukittinggi sekitar 90 km. Berada di ketinggian 909 – 941 meter di atas permukaan laut, membuat Bukittinggi memiliki suhu yang dingin. Kota yang diapit oleh Gunung Singgalang dan Gunung Marapi ini memiliki banyak destinasi wisata yang menarik.

Jika kamu ada waktu untuk liburan ke Bukittinggi, jangan terlewat untuk membawa oleh-oleh khas Bukittinggi, ya. Apa saja buah tangan yang bisa kamu bawa? Inilah 10 oleh-oleh khas Bukittinggi yang bisa kamu bawa pulang.

1. Songket

Songket

* sumber: songketpandaisikek.com

Jika di Jawa ada batik, di Sumatera Barat ada Songket. Sejak zaman Kerajaan Sriwijaya, masyarakat Sumatera diajarkan membuat kain Songket, salah satunya di Bukittinggi. Sebagai salah satu tempat wisata terbaik di Sumatera Barat, Songket menjadi salah satu barang yang wajib dibawa pulang sebagai oleh-oleh.

Songket ini dikenal dengan nama Songket Minangkabau. Ciri-cirinya adalah tenunan kain menggunakan benang perak dan emas yang membentuk beragam motif, mulai dari motif pucuak rabuang atau bambu, kaluak paku atau pakis, hingga ilalah rebah. Kamu pun bisa memilih Songket yang berkarakter jika datang langsung ke kampung pengrajin Songket.

2. Karupuak Sanjai

Karupuak Sanjai

Kalau camilan yang satu ini, pasti sudah dikenal banyak wisatawan. Karupuak Sanjai merupakan salah satu oleh-oleh khas Sumatera Barat yang tidak boleh terlewatkan. Keripik yang berbahan dasar singkong ini, dilengkapi dengan bumbu balado khas Minang yang pedas dan teksturnya sedikit lengket.

Karupuak Sanjai atau biasa disebut dengan nama Keripik Balado khas Ranah Minang ini cocok dijadikan sebagai camilan ketika berada di perjalanan pulang menuju kota asal, hingga camilan santai di rumah. Karena masuk ke dalam kategori makanan kering, Keripik Balado awet dan tidak mudah basi, jadi aman dijadikan oleh-oleh.

3. Karak Kaliang

Karak Kaliang

Karak Kaliang merupakan camilan khas Minangkabau yang terbuat dari ubi kayu. Bentuknya seperti angka 8, dan rasanya gurih. Karak Kaliang memiliki warna kuning dan teksturnya renyah. Karak Kaliang sering kali dijadikan sebagai oleh-oleh khas Ranah Minang, salah satunya ketika kamu liburan ke Bukittinggi.

Hampir di semua toko oleh-oleh Sumatera Barat menjual Karak Kaliang. Rasanya yang lezat, gurih, dan renyah ini membuat wisatawan merindukan cita rasanya dan selalu mencari Karak Kaliang saat berada di Sumater Barat.

4. Mukena Kerancang

Mukena Kerancang

* sumber: ratu-mukena.blogspot.com

Mukena Kerancang menjadi salah satu souvenir khas dari Sumatera Barat. Daerah yang mayoritas penduduknya beragama muslim ini menghasilkan budaya yang mencerminkan sisi islami. Sehingga jika kamu liburan ke Sumatera Barat, khususnya Bukittinggi, wajib membawa Mukena Kerancang sebagai oleh-oleh untuk Ibu maupun kerabat.

Kerancang merupakan seni sulam-menyulam khas Sumatera Barat yang bentuknya halus, rapi, dan bentuknya seperti lubang-lubang kecil. Pembuatan Kerancang dapat memakan waktu sekitar 2 bulan, jadi Mukena Kerancang ini sangat mahal nilainya bagi masyarakat Minangkabau.

5. Galamai

Galamai

* sumber: sagitariuses.wordpress.com

Galamai merupakan kudapan yang jika di Jawa Barat mirip dengan dodol. Galamai terbuat dari tepung ketan, santan, dan gula aren. Kudapan ini memiliki tekstur yang kenyal dan legit. Warnanya yang hilam legam mungkin terlihat kurang menarik. Namun jangan ragukan rasanya karena lezat dan manis.

Galamai biasa dihidangkan sebagai kudapan pada hari besar, termasuk hari raya Idul Fitri dan Idul Adha. Galamai menjadi makanan wajib ketika hari raya. Tak jarang kudapan ini dijadikan sebagai oleh-oleh ketika pulang ke kota asal.

6. Dendeng Pedas Batokok

Dendeng Pedas Batokok

* sumber: www.makanabis.com

Kalau makanan yang satu ini tentu semua orang mengetahuinya. Dendeng khas Minangkabau ini menjadi salah satu makanan favorit di Nusantara setelah rendang. Makanan berbahan dasar daging sapi dengan memiliki rasa yang lezat dan cocok dijadikan sebagai makanan pendamping nasi. Jika biasanya dendeng diolah menggunakan bumbu balado, bagaimana dengan yang satu ini?

Dendeng khas Bukittinggi dikenal dengan nama Dendeng Pedas Batokok. Daging dendeng yang biasa dibakar atau digoreng ini memiliki cita rasa yang khas. Karena dalam pembuatannya daging sapi dipukul menggunakan alu cobek, sehingga dagingnya melebar dan bumbu lebih meresap ke serat daging. Makanan yang cocok dijadikan sebagai oleh-oleh.

7. Serunai

Serunai

* sumber: alampedia.blogspot.com

Tak hanya makanan saja, liburan ke Bukittinggi kamu juga bisa membawa Serunai sebagai oleh-oleh. Serunai merupakan alat musik tiup khas Minangkabau yang bentulnya menyerupai clarinet. Cara memainkannya pun mirip seperti memainkan clarinet.

Serunai terbuat dari sepasang bambu atau kayu dengan ukuran berbeda. Ukuran yang lebih kecil digunakan sebagai tempat meniup, sedangkan yang besar dilengkapi dengan 4 lubang yang berfungsi untuk mengatur nada.

8. Pernak-Pernik

Pernak-Pernik

* sumber: jejakpiknik.com

Salah satu oleh-oleh yang banyak dicari wisatawan ketika berkunjung ke Bukittinggi adalah pernak-pernik. Biasanya barang yang dicari berupa gantungan kunci, ikon Bukittinggi, hingga minatur kota. Sebagai kota yang identik dengan Jam Gadang ini, tentu Jam Gadang dan rumah khas Minangkabau lah yang paling banyak dicari wisatawan.

Penjual pernak-pernik khas Minangkabau banyak ditemukan di Kota Padang, Kota Bukittinggi, hingga kota-kota lain di sekitarnya. Salah satu yang ramai dikunjungi wisatawan adalah Pasar Bukittinggi. Di sini, kamu bisa memilih beragam oleh-oleh, dan pernak-perniknya pun lengkap, mulai dari hiasan meja hingga hiasan gantung.

9. Kaos Bukittinggi

Kaos Bukittinggi

* sumber: yopiardinal.wordpress.com

Kalau oleh-oleh yang satu ini, mudah ditemukan di tempat lain. Seperti halnya Jogja atau Bandung, terdapat baju bertuliskan kota tersebut dan sering dijadikan sebagai buah tangan. Begitu pun dengan Bukittinggi. Kaos Bukittinggi menjadi salah satu oleh-oleh yang banyak dicari anak muda.

Kaos Bukittinggi bukan hanya bisa dipakai oleh orang dewasa, melainkan ada pula ukuran anak-anak. Jadi kamu bisa memperkenalkan Bukittinggi ke segala usia melalui kaos yang dibawa dari daerah asalnya. Kaos Bukittinggi memiliki ragam desain. Mulai dari tulisan “Bukittinggi”, hingga gambar Jam Gadang.

10. Saluang

Saluang

Selain Serunai, ada pula Saluang. Suling khas Minangkabau ini terbuat dari bambu dan terdapat 4 lubang pengatur nada. Uniknya, menurut masyarakat Minangkabau, Saluang yang sering dijadikan sebagai tempat jemuran rumah tangga dan pernah hanyut ke seungai adalah bahan yang terbaik.

Memainkan Saluang terbilang cukup sulit. Tak semua orang bisa memainkan Saluang dengan harmonis. Meski begitu, Saluang masih tetap digunakan sebagai alat musik tradisional yang memperlihatkan ciri khas dari Minangkabau. Karena itulah Saluang juga sering menjadi oleh-oleh karena memiliki nilai historis bagi masyarakat, khususnya MInangkabau.

Wisata ke Sumatera Barat, tidak melulu tentang Kota Padang. Begitupun oleh-oleh, tidak selalu berbentuk makanan. Oleh-oleh khas Bukittinggi ini terbilang unik dan jarang ditemukan di tempat lain. Sudah siap mengeksplor Bukittinggi, dan membeli oleh-oleh khasnya? Yuk, keluyuran ke Bukittingi!

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *