keluyuran web banner

Catat! Inilah 10 Oleh-Oleh Khas Papua yang Wajib Kamu Beli

Ditulis oleh Anggie Warsito - Diperbaharui 14 April 2020

Papua selalu menarik dikunjungi. Pulau besar di Timur Indonesia ini mempunyai aneka wisata alam yang eksotis. Keeksotisannya tak akan membuatmu bosan untuk mengunjunginya. Selaiknya tempat wisata lazimnya, Papua juga punya oleh-oleh yang beragam. Oleh-oleh tersebut sangat laik dibawa, lantaran keunikan dan kekhasannya.

Kalau kamu bingung mau membeli oleh-oleh yang mana, maka sebaiknya bacalah artikel ini. Kami bakal merekomendasikan beberapa oleh-oleh khas Papua yang wajib kamu beli. Kamu mau tahu apa saja oleh-oleh yang dimaksud? Tanpa perlu berbasa-basi lagi, simak ulasan kami di bawah ini.

1. Martabak Sagu

 

Martabak Sagu

Sagu adalah makanan pokok masyarakat Papua. Bahan makanan ini biasanya diolah menjadi Papeda dan dimakan bersama dengan ikan atau lauk lainnya. Namun, tahukah kamu, sagu juga bisa dibuat menjadi bentuk olahan lainnya?

Di Fakfak, sagu kini bisa dibuat menjadi martabak. Martabak Sagu sendiri dibuat dari sagu yang dihaluskan lalu digoreng. Sagu tersebut lalu dicampur dengan gula merah. Hmm, cara pembuatannya unik juga, ya.

Martabak Sagu memiliki tekstur dan rasa yang gurih dan manis. Selain menjadi buah tangan, Martabak Sagu juga lazim dijadikan sebagai kudapan penyambut tamu. Kebiasaan ini lazim dilakukan masyarakat Papua Barat, khususnya warga Fakfak. Kalau ingin membeli buah tangan ini, kamu bisa membelinya di sejumlah toko makanan dan pasar di Fakfak.

2. Abon Gulung

Abon Gulung

Selain Martabak Sagu, Papua masih memiliki makanan unik lainnya. Makanan itu bernama Abon Gulung. Sesuai namanya, makanan asal Manokwari ini terbuat dari abon yang diolah dengan cara digulung. Abon yang dipakai pada sajian ini merupakan abon sapi dengan jumlah yang banyak. Adapun yang menjadi pembungkus abon tersebut adalah roti gulung.

3. Ikan Asar

Ikan Komu Asar

Papua memiliki olahan ikan yang cukup banyak. Ini wajar mengingat banyaknya pantai dan lautan di pulau ini. Salah satu olahan ikan di sini adalah Ikan Asar. Olahan ini biasanya dibuat dari ikan cakalang, ekor kuning, atau ikan tongkol.

Pada dasarnya, cara mengolah ikan hampir sama dengan pengolahan ikan asap. Bedanya, ikan asar diolah dengan cara dipanggang di sisi bara yang berasap secara diagonal. Cara memanggang tersebut dilakukan supaya si ikan bisa lebih kering dan bagian dalamnya kian matang.

Sebelum diletakkan seperti itu, ikan yang dipakai bakal dibersihkan terlebih dahulu. Setelah itu, diberi lumuran perasan jeruk nipis agar tak mudah amis. Saat semua bagian ikan terlumuri, maka si ikan pun langsung ditusuk dengan tusuk satai yang besar.

Proses pemanggangan Ikan Asar lumayan lama; sekitar 4 hingga 10 jam. Proses pemanggangan sendiri dilakukan di dalam tertutup. Lamanya pemanggangan ini punya satu tujuan: agar asap bara api bisa meresap, dan bagian dalam ikan bisa matang sempurna. Ikan Asar memiliki cita rasa yang gurih, serta pekat dengan aroma asap yang menggugah selera.

4. Keripik Keladi

Keripik Keladi

Bagi kamu pecinta keripik, Keripik Keladi bisa menjadi oleh-oleh yang wajib dibawa. Sesuai namanya, keripik ini terbuat dari bagian daun keladi, sejenis talas khas Papua. Saat dimakan, keripik ini terasa renyah dan pastinya bikin kamu ketagihan. Selain itu, keripik ini cukup awet, sehingga cocok untuk dijadikan buah tangan untuk orang di rumah. Keripik ini bisa kamu beli di beberapa toko di Papua.

5. Dendeng Buaya

Dendeng Buaya

Kalau kamu punya kerabat pecinta kuliner ekstrem, maka buah tangan ini wajib dibeli. Seperti namanya, ini adalah sebuah dendeng dengan daging buaya sebagai bahan dasarnya. Dendeng yang dibuat masyarakat Mamberamo ini memiliki tekstur yang lunak, kenyal, dan halus. Dari segi rasa, ada dua varian rasa dendeng ini: manis dan asin.

6. Noken

noken

Oleh-oleh khas Papua bukan hanya makanan semata. Oleh-oleh non-makanan pun tersedia di sini, salah satunya ada Noken. Buah tangan ini merupakan tas tradisional Papua yang terbuat dari serat kayu. Ciri khas tas ini adalah adanya corak di bagian permukaannya. Corak tersebut cenderung variatif, tergantung darimana noken itu berasal. Misalnya, noken Asmat yang memiliki corak burung kasuari di bagian permukaannya.

Masyarakat Papua lazim memakai tas ini di kepala. Tas ini mereka pakai untuk membawa hasil pertanian dan dagangan yang hendak mereka jajakan. Pada 4 Desember 2012, UNESCO menjadikan tas ini sebagai salah satu hasil karya tradisional dan warisan dunia. Selain itu, Noken juga dijadikan nama sistem Pemilu yang kini diterapkan di Papua. Selain dipakai untuk kebutuhan sehari-hari warga Papua, Noken sangat bisa kamu bawa sebagai buah tangan.

7. Batik Papua

Batik Papua

Seperti daerah lainnya di Indonesia, Papua juga memiliki batik dengan ciri khasnya tersendiri. Ciri khas batik Papua terletak pada warnanya yang lebih berani. Ciri khas lainnya terletak pada motifnya yang tak biasa. Batik Papua memiliki motif yang didominasi gambaran patung, simbol keramat, dan hewan khas Papua. Batik Papua sudah bisa dijumpai di mana pun, jadi kamu tidak perlu bingung lagi mencari batik ini di Papua.

8. Lukisan Kulit Kayu

Lukisan Kulit Kayu

Ini adalah oleh-oleh khas Papua terakhir yang bisa kamu beli nanti. Sesuai namanya, lukisan ini dibuat dari kayu khas Papua. Corak lukisan satu ini biasanya amat lekat dengan kehidupan rakyat Papua. Kamu bisa datang ke desa Asei di Sentani Papua, untuk membeli lukisan satu ini.

9. Mutiara

Mutiara

Papua merupakan salah satu penghasil mutiara di Indonesia. Mutiara di sini terkenal berkualitas dan berkuantitas. Dalam setiap panennya yang dilakukan 6 bulan sekali, Papua bisa menghasilkan mutiara hingga Rp150 ribu butir.

Mutiara di Papua dijual dengan harga Rp40 ribu hingga Rp300 ribu perbutir. Untuk membelinya, kamu bisa datang ke wilayah Pantai Selatan Raja Ampat.

10. Tifa

tifa

Bila kamu memiliki saudara pecinta alat musik, maka Tifa cocok untuk dibeli. Alat musik pukul ini dibuat dari kulit pada bagian atasnya, dan bagian bawahnya terbuat dari kayu ukir. Alat musik ini bisa kamu temukan di sejumlah toko souvenir dengan harga mulai Rp70 ribu.

Demikianlah beberapa buah tangan khas Papua yang bisa kamu bawa pula nanti. Kamu bisa memilih oleh-oleh berupa makanan atau pernak-pernik khas Papua. Yang penting, kamu harus bisa memilih oleh-oleh yang mudah dibawa dan awet selama di perjalanan.

Oh iya, selain kaya akan oleh-olehnya, Papua juga terkenal dengan sejumlah keindahan alamnya yang bisa kamu jadikan destinasi wisata. Ingin tahu beberapa tempatnya? Yuk kepoin artikel 9 Tempat Wisata di Papua ini.

Tag: 
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram