10 Reruntuhan Kuno di Iran Bukti Kejayaan Bangsa Persia

Ditulis oleh Siti Hasanah - Diperbaharui 29 Juli 2021

Persia merupakan kekaisaran yang kekuasaannya terbilang cukup luas. Sisa-sisa dari kejayaan mereka masih dapat kamu lihat hingga saat ini. Reruntuhan bangunannya memperlihatkan kehebatan mereka dari segi rancang bangunnya dan juga dari seni dekorasi yang memperindah tampilan bangunan istana, taman, atau pun kuilnya.

Reruntuhannya membawamu kembali ke masa kejayaan dari peradaban Persia yang akan membuat kamu terpesona. Bagi pencinta sejarah, reruntuhan kuno di Iran ini layak untuk kamu kunjungi, baik yang menyenangi seni arsitektur dan rancang bangun atau juga dari segi sejarahnya.

1. Persepolis

 Persepolis
  • Alamat: Shiraz, Provinsi Fars, Iran
  • Jam Buka: Setiap hari 09.30 – 17.30
  • HTM: 200.000 IRR (Tanpa Guide)

Persepolis merupakan reruntuhan sebuah kompleks tempat  perayaan yang letaknya berada di Shiraz. Kompleks megah ini terdiri dari lima buah istana, aula dengan beragam ukuran serta gerbang yang megah. Persepolis arsitekturnya bergaya Achaemenid dan kini menjadi Situs Warisan Dunia oleh UNESCO.

Reruntuhan dari Persepolis memperlihatkan betapa megahnya bangunan itu di masa jayanya. Bangunannya juga penuh dengan dekorasi yang unik yang memperlihatkan tingginya budaya yang mereka miliki. Kompleks ini dibangun pada masa pemerintahan Cyrus Agung, Darius I dan Raja Xerxes.

2. Pasargad

Pasargad
  • Alamat: Susa, Provinsi Khuzestan, Iran
  • Jam Buka: Setiap hari, 09.00 – 12.30, 15.00 – 18.00
  • HTM: 500.000 IRR

Pasargad adalah sebuah ibukota yang dibangun oleh Cyrus yang Agung pada abad ke-6 sebelum Masehi. Pasargad merupakan ibukota dari kekaisaran Achaemenid. Kotanya memiliki keindahan arsitektur yang kedepannya menjadi ciri khas dari kebudayaan kekaisaran Achaemenid.

Kejayaan dari Persia terlihat dari bangunan yang mereka desain yang sisa-sisanya masih berdiri hingga kini. Bangunan sisa-sisa istana, tata letak tamannya, serta dari makam dari Cyrus yang Agung yang berada di Pasargad ini merupakan dapat dikatakan sebagai prototipe dari arsitektur bergaya Persia.

3. Sistem Hirolik Historis Shustar

Sistem Hirolik Historis Shustar
  • Alamat: Shooshtar, Taleghani Street, Khuzestan Province, Iran
  • Jam Buka: Musim semi & musim panas 08.00 – 20.00, Musim gugur & dingin 08.00 – 17.30, Tutup pada hari Libur Nasional
  • HTM: 500.000 IRR

Bangunan yang satu ini merupakan sebuah sistem irigasi kuno. Sistem hidrolik kuno ini dibangun pada masa Darius yang Agung pada abad ke-5 sebelum Masehi. Struktur bangunan ini dipuji oleh UNESCO sebagai sebuah mahakarya yang jenius sehingga tercatat sebagai situs warisan dunia di tahun 2009.

Sistem jenius ini berfungsi sebagai pemasok air ke daerah Shushtar dari Sungai Karun. Struktur Hidrolik Shushtar terdiri dari 13 komponen yang terdiri dari bendungan, jembatan dan juga kincir air. Sistem ini dianggap jenius karena menggunakan peralatan yang sederhana tetapi memiliki sistem yang kompleks.

4. Tchogha Zanbil

Tchogha Zanbil
  • Alamat: Khuzestan Province, Iran
  • Jam Buka: Musim semi & musim panas 08.00 – 20.00, Musim gugur & dingin 08.00 – 17.30, Tutup pada hari Libur Nasional
  • HTM: 500.000 IRR

Tchogha Zanbil terkenal karena bangunan ziggurat-nya yang masih berdiri tegak hingga kini. Tchogha Zanbil sendiri merupakan sebuah kompleks yang dibangun pada masa peradaban Kerajaan Elam. Raja Untash-Napirisha merupakan tokoh yang diyakini membangun kompleks Tchogha Zanbil.

Bangunan yang mencolok tentunya ziggurat yang didedikasikan kepada dewa bangsa Elam, yaitu Inshushinak dan Napirisha. Tchogna Zanbil merupakan perwujudan dari peradaban dari masyarakat Iran Kuno. Bangunannya memperlihatkan perkembangan dari seni rancang bangunan yang mereka miliki.

5. Menara Keheningan Yazd (Dakhma)

5. Menara Keheningan Yazd (Dakhma)
  • Alamat: Shooshtar, Taleghani Street, Khuzestan Province, Iran
  • Jam Buka: 07.00 – 17.30
  • HTM: 200.000 IRR

Zoroastrian merupakan keyakinan kuno yang mempercayai bahwa empat elemen yaitu air, api, angin, dan tanah suci sehingga tidak boleh terkotori. Keyakinan ini yang membuat orang yang telah meninggal akan di taruh di sebuah menara yang dibangun di tempat yang tinggi di atas bukit.

Tempat menyimpan mayat tersebut merupakan sebuah menara yang berbentuk melingkar. Tubuh dari orang yang telah meninggal akan disimpan di menara tersebut yang kemudian akan dimakan oleh burung pemakan bangkai. Tetapi praktik pemakaman seperti ini telah dilarang sejak 1960an.

6. Naqsh-e Rostam

Naqsh-e Rostam
  • Alamat: Provinsi Fars, Iran
  • Jam Buka: Musim Semi & Panas 07.30 – 20.00, Musim Guur & Salju 08.00 – 18.00
  • HTM: 200.000 IRR (Tanpa Guide)

Naqsh-e Rostam merupakan sebuah pemakaman pada zaman kuno yang letaknya sekitar 12 kilometer dari reruntuhan Persepolis. Pemakaman ini dibuat dengan diukir pada sebuah gunung batu dan merupakan tempat peristirahatan terakhir dari raja-raja pada masa kekaisaran Achaemenid.

Sayangnya pemakaman ini dijarah oleh Alexander yang Agung. Sekalipun begitu kamu masih dapat melihat keindahan karya seni yang terukir pada dinding batunya yang berasal dari era kekaisaran Achaemenid dan Sassanid. Tempat ini adalah makam dari Xerxes I, Darius I, Artaxerxes I dan Darius II.

7. Arg-e Bam

Arg-e Bam
  • Alamat: Bam, Provinsi Kerman, Iran
  • Jam Buka: Setiap hari 09.00 – 18.00
  • HTM: 500.000 IRR

Arg-e Bam merupakan sebuah benteng merupakan sebuah benteng yang struktur bangunannya menggunakan lumpur yang dikeringkan. Bangunannya diperkirakan berasal dari era Achaemenid. Keunikannya membuatnya masuk ke dalam Situs Warisan Dunia oleh UNESCO di tahun 2007.

Sayangnya sebagian kemegahan struktur bangunannya hancur di saat terjadi gempa di tahun 2003. Kendati begitu kamu masih dapat melihat jejak kejayaan mereka dari bentengnya yang masih berdiri. Lokasi benteng ini memiliki peran penting sebagai penyambung dari jalur perdagangan sutra.

8. Argh–e Rayen

Argh–e Rayen
  • Alamat: Rayen, Provinsi Kerman, Iran
  • Jam Buka: Setiap hari 09.00 – 18.00
  • HTM: 300.000 IRR

Argh-e Rayen merupakan sebuah benteng yang menurut sejarahnya adalah satu benteng yang tidak pernah dapat ditembus oleh musuh. Bentengnya diperkirakan telah berdiri selama 1500 tahun pada era Sassanid. Benteng ini letaknya berada di gurun pasir di sekitaran Gunung Hezar.

Pada masa lampau benteng ini  menjadi bagian rute perdagangan antara barat dan timur. Komoditas yang diperdagangkan berupa tekstil yang biasanya diimpor ke negara Mesir. Di dalam benteng sendiri terbagi menjadi dua bagian, bagian untuk orang kaya dan untuk rakyat biasa.

Tempat ini sempat mengalami kerusakan di saat terdapat gempa bumi di tahun 2003. Bangunan benteng ini memiliki struktur yang terbuat dari tanah liat yang dikeringkan. Bentengnya sendiri memiliki bentuk persegi dan terdapat beberapa menara yang berfungsi melindungi benteng ini.

9. Istana Sarvestan

Istana Sarvestan
  • Alamat: Sarvestan county, Provinsi Fars, Iran
  • Jam Buka: Setiap hari 08.30 – 19.30
  • HTM: -

Bangunan yang satu ini merupakan sebuah istana dari masa pra Islam di sekitar masa kerajaan kuno Sassanid. Fungsi dari istana ini sendiri masih menjadi perdebatan di antara para ahli. Sebagian mengatakan berfungsi sebagai kuil api sedangkan yang lain berpendapat bahwa tempat ini adalah resor berburu.

Arsitektur istananya diyakini mirip dengan kuil-kuil api yang dibangun pada masa pra Islam. Bangunannya sendiri berada pada sebuah kompleks yang luasnya sekitar 25 hektar. Sarvestan merupakan sisa dari kehebatan arsitektur pada masa kerajaan Sassanid yang masih berdiri.

10. Kota Kuno Bishapur

Kota Kuno Bishapur
  • Alamat: Kazerun, Provinsi Fars, Iran
  • Jam Buka: Setiap hari 08.30 – 19.30
  • HTM: 300.000 IRR

Reruntuhan yang satu ini juga masih merupakan peninggalan dari masa kerajaan Sassanid. Kota kuno ini juga masuk ke dalam Situs Warisan Dunia oleh UNESCO. Kota kuno ini memiliki merupakan perpaduan dari seni dan arsitektur dari Persia dan juga Romawi yang tidak pernah terlihat pada bangunan mana pun sebelum dibangunnya kota ini.

Menurut sejarahnya kota ini dibangun oleh seorang raja Sassanid ke-2 yaitu Shapur, yang berhasil mengalahkan bangsa Romawi hingga tiga kali. Tempat ini mengajak kamu menelusuri kota tua yang direncanakan akan dijadikan ibu kota baru. Ada juga relief-relief yang memperlihatkan kemenangan mereka dalam pertempuran.

Itulah beberapa tempat yang dapat kamu kunjungi di Iran saat kamu ingin bernostalgia dengan kejayaan dari peradaban Persia di masa lalu. Pesona dari kemegahan peradaban mereka di masa lalu yang tersisa dari reruntuhannya akan memberikanmu rasa penasaran, bagaimana rupanya di saat masa jayanya dahulu.

Dari beberapa tempat di atas, tempat manakah yang membuat kamu ingin menjejakkan kaki di sana? Adakah dari peradaban Persia masa lalu ini yang membuat kamu ingin rasakan atmosfer dari kejayaan dan kemegahannya? Banyak reruntuhan dari masa lalu ini masuk ke dalam Situs Warisan Dunia dari UNESCO karena keunikan tempatnya.

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram