Sam Poo Kong, Salah Satu Destinasi Wisata Religi Prasejarah

Ditulis oleh Mutiara Dwi C.K.

Klenteng Sam Poo Kong, adalah salah satu destinasi wisata religi yang ada di Semarang, Jawa Tengah. Katanya kurang komplit jika belum pergi ke Sam Poo Kong ketika kamu berwisata ke Semarang.

Sekilas sejarah tentang Klenteng Sam Poo Kong, konon pada tahun 1406 seorang Laksamana bernama Zheng He (Cheng Ho) yang sedang melakukan ekspedisi dan pertama kali datang ke Indonesia tepatnya di pulau Jawa, Semarang. Laksama Zheng He merupakan seorang pelaut yang berasal dari Tiongkok yang beragama Islam.

Ketika seorang nahkoda di kapal Laksamana Zheng He yang Bernama Wang Jing Hong jatuh sakit, Laksamana Zheng He pun memutuskan untuk beristirahat di sebuah gua batu. Wang Jing Hong memutuskan untuk tinggal di Semarang. Kemudian pada tahun 1417 ia membuat sebuah patung Laksamana Zheng He agar bisa dikenang oleh masyarakat sekitar. Dan patung tersebutlah yang menjadi awal mula di buatnya Klenteng Sam Poo Kong.

Namun pada tahun 1704 Wang Jing Hong meninggal dan dimakamkan di samping gua Sam Poo Kong yang kini makam tersebut dikenal dengan sebutan ‘Makam Kyai Juru Mudi’. Lalu terjadi sebuah badai dan longsor sehingga gua batu pun rubuh dan dibuatlah sebuah gua buatan oleh masyarakat sekitar disana.

Wahana dan Spot Populer

Wahana dan Spot Populer

Klenteng Sam Poo Kong dikenal juga dengan sebutan Klenteng Gedung Batu. Karena letak Klenteng ini berada di sebuah bukit batu dan sebelumnya berupa sebuah gua batu hingga menjadi klenteng seperti yang dikenal sekarang.

Klenteng Sam Poo Kong sebetulnya sudah pernah direnovasi berkali-kali dan direnovasi secara besar-besaran. Sehingga terbentuklah klenteng Sam Poo Kong seperti yang dikenal seperti sekarang.

Kamu yang datang kesana akan disambut dengan nuansa dan bangunan khas China, serta dominasi warna merah dan lampion-lampion yang menggantung hampir di semua bangunan. Klenteng Sam Poo Kong mampu menarik perhatian banyak orang untuk berkunjung, tidak hanya wisatawan lokal tapi sampai wisatawan luar negeri.

  • Area Klenteng
Area Klenteng

Di Klenteng Sam Poo Kong terdapat empat klenteng yaitu, Klenteng Sam Poo Tay Djien, Klenteng Dewa Bumi, Klenteng Juru Mudi dan Klenteng Kyai Jangkar. Tidak hanya bangunan Klenteng tapi disana terdapat juga bangunan serbaguna juga penginapan.

Tapi tidak semua bisa memasuki kawasan tersebut, karena memang kawasan tersebut khusus bagi yang akan beribadah. Kecuali kamu membeli tiket terusan, baru kamu bisa memasuki kawasan Klenteng. Bagi yang tidak membeli tiket terusan, kamu tetap bisa melihat bangunan klenteng dari luar pagar pembatas.

  • Area Panggung
Area Panggung

Tidak hanya Klenteng Sam Poo Kong yang selalu menjadi incaran para pemburu foto. Tapi area panggung yang berada berhadapan dengan Klenteng Sam Poo Kong pun menjadi salah satu spot yang sering dijadikan tempat untuk hunting foto.


Bangunan yang ada di area panggung masih bernuansa merah seperti bangunan lainnya. Di sisi panggung tersebut terdapat tiga buah patung di setiap sisinya. Jika kamu berada di area panggung ini, kamu akan bisa melihat hampir seluruh bangunan yang ada di kawasan klenteng karena letaknya yang berada di tengah-tengah.

  • Klenteng Sam Poo Tay Djien
Klenteng Sam Poo Tay Djien

Klenteng Sam Poo Tay Djien atau dikenal juga dengan Klenteng Sam Poo Kong merupakan Klenteng utama. Disini merupakan tempat semua kegiatan, termasuk diantaranya adalah untuk beribadah. Di dalam Klenteng Sam Poo Kong juga terdapat sebuah gua baru yang didalamnya terdapat patung Sam Poo Tay Djien beserta pengawalnya yang dihormati.

Sedangkan gua Sam Poo lama terdapat di bawah Klenteng utama yang konon disana terdapat mata air yang tidak pernah kering meskipun sedang musim kemarau. Air tersebut juga dipercaya oleh orang-orang yang beribadah dapat menyembuhkan bermacam penyakit.

  • Patung Laksamana Zheng He
Patung Laksamana Zheng He

Spot selanjutnya tentu menjadi salah satu spot foto yang harus diabadikan. Spot tersebut adalah patung Laksamana Zheng He yang berada di depan Klenteng Sam Poo Kong.

Patung yang cukup besar dan tinggi ini memiliki ukuran sekitar 10 meter. Di patung tersebut terdapat sebuah autobiografi singkat mengenai Laksama Zheng He. Patung ini juga lah yang membuat orang-orang banyak bertangan kesini, baik untuk beribadah atau pun untuk berwisata.

Fasilitas

Kawasan Klenteng Sam Poo Kong yang memiliki lahan cukup luas ini pun memiliki beberapa fasilitas yang bisa kamu nikmati ketika berwisata kesini. Nah, berikut ini beberapa fasilitas yang bisa kamu gunakan ketika berwisata ke sini.

  • Tempat Ibadah

Klenteng Sam Poo Kong selain tempat wisata tapi juga merupakan tempat untuk beribadah. Tempat ini masih aktif digunakan sebagai tempat ibadah oleh umat Kong Hu Cu untuk melakukan bermacam-macam ritual peribadatannya.

Tapi tidak hanya orang yang beragama Kong Hu Cu, bagi sebagian orang yang beragama Islam pun ada yang datang kesini untuk melakukan ziarah. Katanya tempat ini biasa ramai dijadikan tempat ziarah ketika Jumat kliwon.

  • Memasang Lampion

Jika kamu memasuki Kawasan Klenteng, kamu bisa membeli lampion dan menuliskan harapan dan doa kamu. Nantinya lampion tersebut akan digantung di Klenteng Sam Poo Kong enam bulan saja. Harga yang dipatok untuk membeli lampion tersebut adalah berkisar Rp 200.000-an.

Jika kamu tertarik untuk memasang lampion tersebut, kamu bisa menghubungi penjaga Klenteng untuk keterangan lebih lanjut lagi.

1 2»
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram