10 Stasiun Terbesar di Indonesia dengan Arsitektur Menarik

Ditulis oleh Syarip Ahmad D - Diperbaharui 13 April 2020

Kereta adalah salah satu sarana transportasi yang banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia. Di Indonesia sendiri kereta merupakan pilihan utama masyarakat untuk perjalanan jarak jauh antar kota.

Beberapa stasiun bahkan dilengkapi berbagai fasilitas untuk memudahkan masyarakat dalam menjalan aktivitasnya. Bila kamu sering bepergian keliling kota menggunakan kereta api. Kamu pasti mengetahui beberapa stasiun terbesar di Indonesia yang telah Bacaterus rangkum kali ini.

Nah, untuk lebih jelasnya. Inilah 10 stasiun terbesar Indonesia yang menarik dari segi arsitektur dan fasilitas. Apakah stasiun favorit kamu masuk dalam list? Simak daftarnya berikut ini yuk!

1. Stasiun Gambir

Stasiun Gambir

Stasiun yang terletak di tengah ibu kota ini merupakan salah satu stasiun terbesar yang menjadi penghubung beberapa kota besar di Pulau Jawa. Stasiun Gambir melayani kelas bisnis dan eksekutif untuk beberapa rute perjalanan.

Mulai dari Argo Parahyangan Bandung, Bima dari Surabaya Gubeng, Argo Bromo Anggrek dari Surabaya Pasarturi, Taksaka dari Yogyakarta, Argo Dwipangga dari Solo Balapan serta Argo Muria dari Semarang Tawang.

Sebagai salah satu stasiun terbesar yang ada di Indonesia. Stasiun Gambir dilengkapi dengan berbagai fasilitas mulai dari kafetaria, pertokoan, ATM, dan mushola bagi masyarakat muslim. Stasiun Gambir sendiri memiliki 4 jalur yang sering dilintasi oleh kereta-kereta dari luar kota maupun kereta dalam kota.

2. Stasiun Tugu Yogyakarta

Stasiun Tugu Yogyakarta

Stasiun terbesar selanjutnya adalah stasiun Tugu Yogyakarta. Berbeda dengan stasiun Gambir yang memilik i tampilan modern. Stasiun Tugu masih tetap mempertahankan bangunan khas perpaduan kolonial dan Jawa.

Stasiun ini pun dilengkapi dengan fasilitas berupa rumah makan serta tempat istirahat bagi para pengunjung. Dengan desain interior yang kental dengan budaya Jawa. Stasiun Tugu pun semakin tampak unik dan menarik.

Stasiun Tugu sendiri melayani semua jenis kelas kereta api serta memiliki delapan jalur. Dimana lima jalur berada di bagian utara sedangkan tiga jalur lain berada di bagian selatan. Selain termasuk dalam stasiun terbesar yang ada di Indonesia. Stasiun Tugu Yogyakarta diketahui sebagai stasiun tersibuk yang ada di pulau Jawa.

3. Stasiun Hall Bandung

Stasiun Hall Bandung

Stasiun terbesar selanjutnya terletak di kota Bandung. Setasiun Hall Bandung merupakan salah satu stasiun yang memiliki dipo induk terbesar ketiga yang ada di Indonesia. Dipo sendiri merupakan tempat peristirahatan kereta.

Stasiun berdiri di atas lahan yang cukup luas dan dilengkapi dengan bebagai fasilitas yang lengkap seperti mini market, fasilitas ATM serta aula yang cukup besar bagi para penunggu. Stasiun Hall Bandung sendiri memiliki 6 jalur kereta.

Dengan 3 kereta api utamanya yang beroperasi diantaranya Argo Parahyangan menuju stasiun Gambir, Jakarta, Turangga menuju Surabaya Gubeng dan Lodaya dengan tujuan Solo Balapan. Sebagai salah satu stasiun kereta api terbesar. Stasiun Hall Bandung dilengkapi pula dengan fasilitas bengkel untuk perbaikan kereta.

4. Stasiun Gubeng Surabaya

Stasiun Gubeng Surabaya

Stasiun kereta api terbesar selanjutnya adalah Stasiun Gubeng yang ada di Surabaya. Stasiun ini memiliki dua bangunan yang digunakan untuk melayani dua rute perjalanan. Bangunan yang berada di sebelah barat digunakan untuk melayani kereta ekonomi dan ekspres. Sementara bangunan yang ada di bagian timur khusus melayani kereta bisnis dan eksekutif.

Stasiun ini memiliki 6 jalur utama dimana diantaranya digunakan untuk Argo Wilis dengan tujuan Bandung, Bima tujuan Gambir, Pasundan dengan tujuan stasiun Kiaracondong, Bandung dan masih banyak lagi.

Pada tahun 2019 sendiri PT. KAI telah meresmikan fasilitas tambahan berupa ruang tunggu yang luas serta arena bermain bagi anak yang lengkap dengan mainan tradisional khas Indonesia.

5. Stasiun Solo Balapan

Stasiun Solo Balapan

Stasiun Solo Balapan merupakan stasiun terbesar yang ada di Solo. Sebagai stasiun terbesar aktivitas di stasiun ini memang cukup padat. stasiun Solo sendri beberapa rute yang melayani perjalanan ke luar kota. Mulai dari Lodaya tujuan Bandung, Argo Lawu tujuan Gambir, Argo Dwipangga tujuan Gambir.

Stasiun Solo Balapan memiliki 5 jalur yang digunakan sebagai rute utama dan beberapa jalur Sepur Simpang. Stasiun Solo Balapan sendiri sedang dalam proses pembangunan fasilitas peron untuk kereta api Bandara yang memiliki ruang tunggu nyaman dan juga luas. Ruang tunggu peron tersebut nantinya akan terhubung dengan skybridge dan bisa diakses dari Terminal Tirtonadi.

Selain itu, di lahan staisun juga sedang dalam proses pembangunan mesjid dan juga lahan parkir yang mampu menampung ribuan kendaraan. Oleh karena itu stasiun ini pun masuk ke dalam stasium terbesar yang ada di tanah air.

6. Stasiun Tawang Semarang

Stasiun Tawang Semarang

Stasiun Tawang merupakan salah satu stasiun terbesar yang memiliki desain klasik bergaya Eropa. Selain memiliki banyak rute pemberangkatan. Keindahan bangunan dari stasiun ini memang cukup menarik. Bangunannya sendiri memiliki nilai artistik yang bisa membuat para pengunjung kagum.

Stasiun Tawang menjadi stasiun pemberhentian utama bagi seluruh kereta api di perlintasan jalur utara Pulau Jawa seperti Argo Bromo Anggrek dengan tujuan Pasarturi-Gambir, Sembrani dengan tujuan Pasarturi-Gambir, Argo Sindoro tujuan Surabaya-Gambir. Stasiun Semarang Tawang sendiri merupakan stasiun besar tertua kedua di Indonesia setelah Stasiun Semarang NIS.

7. Stasiun Purwokerto

Stasiun Purwokerto

Stasiun Purwokerto merupakan stasiun terbesar selanjutnya yang memiliki dipo lokomotif yang sangat bersih dan terbaik yang ada di Jawa tengah. Stasiun yang dibangun pada tahun 1917-1918 oleh perusahaan kereta api Staatsspoorwegen (SS). Stasiun Purwokerto sendiri merupakan pemberhentian utama semua kereta api untuk perlintasan di jalur selatan pulau Jawa.

Beberapa kereta api yang berhenti di stasiun ini antara lain; Bima dengan tujuan Surabaya Gubeng-Gambir, Argo Lawu dengan tujuan Solo Balapan-Gambir, Gaya Baru Malam Selatan tujuan Surabaya Gubeng-Pasar Senen.

8. Stasiun Madiun

Stasiun Madiun

Stasiun Madiun adalah salah satu stasiun induk. Stasiun ini dibangun pada bulan 1897 oleh arsitek Belanda Frans Johan Louwrens Ghijsel. Stasiun ini memiliki jalur yang terhubung pada Dipo Lokomotif milik PT INKA, pabrik tempat pembuatan kereta yang ada di Indonesia. Di tempat tersebut perancangan serta desain kereta api di buat dan di ujicoba.

Madiun sendiri termasuk ke dalam stasiun besar kelas A. Rute pemberangkatannya pun cukup banyak mulai dari ekonomi dari Jakarta, Gaya Baru, Krakatau, Brantas, Matarmaja dan Mantab Lebaran serta kereta ekonomi dari Madiun ke Bandung seperti Pasundan dan Kahuripan. Selain itu terdapat juga kereta eksekutif dengan tujuan Bandung, Yogyakarta dan Jakarta.

9. Stasiun Malang

Stasiun Malang

Stasiun terbesar selanjutnya ada di Malang. Stasiun Malang dibangun pada tahun 1941 berdasarkan karya J. Van der Eb. Sentuhan kolonial Memang terlihat jelas dari segi artistekturnya. Masyarakat sendiri mengenal stasiun ini sebagai stasiun Malang Kotabaru. Stasiun Malang memiliki 12 jalur dimana beberapa jalur tersebut dipakai untuk perjalanan jarak jauh.

Beberapa kereta yang singgah di stasiun ini diantaranya; kereta api Gajayana dengan tujuan Gambir, Malioboro Ekspres tujuan Yogyakarta, Penataran tujuan Surabaya, kereta api Tawang Alun tujuan Banyuwangi Baru, Matarmaja tujuan Pasar Senen serta kereta api Malabar tujuan Bandung.

10. Stasiun Cirebon

Stasiun Cirebon

Stasiun terbesar terakhir yang ada di Indonesia selanjutnya adalah stasiun Cirebon. Masyarakat sendiri menyebut stasiun ini sebagai stasiun Kejaksaan. Stasiun ini memang hanya melayani rute  pemberangkatan dan kedatangan kerata api kelas eksekutif dan bisnis. Bangunannya sendiri memiliki desain arsitektur pada zaman kolonial.

Bangunan yang berada di stasiun Cirebon dibangun pada tahun 1920 oleh arsitek Pieter Adrian Jacobus Moojen. Stasiun ini sendiri memiliki dua menara yang bertuliskan kata dalam bahasa Belanda 'Kaartjes' yang berarti tiket dan 'Bagage' yang berarti bagasi. Pada tahun 2011 stasiun Cirebon pun akhirnya direnovasi tanpa menghilangkan nilai sejarah bangunan yang ada di sana.

Nah, demikianlah 10 stasiun terbesar Indonesia yang menarik dari segi arsitektur dan fasilitas. Semoga informasi tersebut bermanfaat bagi kamu!

linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram